p-Index From 2021 - 2026
9.766
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan Jurnal Dedikasi Jurnal Gamma Jurnal Bahasa dan Sastra Asas: Jurnal Sastra Bahtera Sastra: Antologi Bahasa dan Sastra Indonesia BAHASA DAN SASTRA Agrointek Jurnal Teknologi Pertanian agriTECH AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Panggung JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya Jurnal Organisasi Dan Manajemen Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Viabel : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian Tonil, Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Attractive : Innovative Education Journal Journal of Community Service and Empowerment Wacana : Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra dan Pengajaran KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Food Technology and Halal Science Journal Jurnal Edukasi Khatulistiwa : Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra MAHADAYA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran DIMASATRA Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia Purbawidya: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi @Artikulasi Panggung Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

STYLE GURUH SOEKARNOPUTRA MENULIS LIRIK LAGU DALAM ALBUM PUSPA RAGAM KARYA Indra Rasyid Julianto; Yostiani Noor Asmi Harini; Ma'mur Saadie
Jurnal Bahtera Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2021): JBSI Vol. 3. No. 2
Publisher : Jurnal Bahtera Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Album Puspa Ragam Karya berisi lagu ciptaan Guruh Soekarnopura. Sebagai mahakarya, kajian stilistika lirik lagu karya Guruh Soekarnoputra penting dilakukan. Artikel ini mendeskripsikan diksi, gaya bahasa, dan citraan yang digunakan Guruh Soekarnoputra pada lirik-lirik lagu yang terdapat dalam album tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Guruh Soekarnoputra memanfaatkan diksi yang terdiri atas sinonim, homoni, pelisemi, konotatif, dan denotatif. Diksi tersebut dimanfaatkan Guruh Soekarnoputra untuk menciptakan mahakaryanya.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH KULIT / KEPALA UDANG MENJADI CHITOSAN UNTUK INGREDIENT PEMBUATAN PERMEN DI HOME INDUSTRI KEBON AGUNG KEPANJEN MALANG Ir. Noor Harini; Sri Winarni; Ety Setyaningsih
Jurnal Dedikasi Vol. 1 No. 2 (2004): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v1i2.891

Abstract

Pembangunan Perikanan yang sedangdigalakkan saat ini selain menghasilkan produkyang dapat dimanfaatkan untuk memenuhikebutuhan pangan, industri maupun sumberpendapatan Juga menghasilkan limbah baikberupa limbah padatan, cairan maupun gas.Sampai saat ini limbah-limbah tersebuturnumnya belum dikelola dan dimanfaatkandengan baik, namun dibuang ke laut, sungai,danau, pantai dan tempat-tempat yang lain.Kondisi ini apabila berlangsung terus-menerusakan rnengganggu kelangsunganpembangunan perikanan di masa mendatang.Hal ini tentu saja tidak sesuai dengan konseppembangunan berwawasan lingkungan ataupembangunan berkelanjutan {sustainable development).Di samping itu praktekpembuangan limbah tersebut dapatmenurunkan daya guna dan nilai guna produkperikanan, sehingga secara ekonomi sangatmerugikan.Upaya Pemerintah dalam mernpertahankandaya dukung lingkungan melaluipengembangan industri yang bersih (clean industry)dan upaya peningkatan daya guna danhasil guna produk perikanan, makapengembangan rnanajemen limbah perikananharus menjadi prioritas penting. Strategi yangdapat diterapkan untuk mencapai tujuantersebut antara lain melalui peningkatanefisiensi dalam penanganan dan pengolahanhasil perikanan, maksirnalisasi pemanfaatanlimbah sehingga jumlah limbah yang dihasilkandapat ditekan seminimal mungkin, sertaperlakuan terhadap limbah yang tidak dapatdimanfaatkan lagi supaya berada di bawahambang batas yang ditentukan sehingga bilalimbah tersebut dibuang tidak mencemarilingkungan.Beberapa jenis limbah padat hasilperikanan dan kemungkinan pemanfaatannyaserta teknologi pengolahan yang banyakdikenal masyarakat ada 3 produk yaitupengolahan tepung dari kepala/kulit udang,pengolahan silase ikan dan pengolahan chi/indan chitosun dari kulit/kepala udang. Chitindan chitosan merupakan senyawa golongankarbohidrat yang dapat dihasilkan dari limbahhasil laut, khuusnya golongan udang, kepiting,ketam, dan kerang. Chum diperoleh denganmelalui proses deproteinasi dan demineralisasi.Chithosan merupakan produk dari prosesdeasetilasi chitin, yang memiliki sifat unik.Unit penyusun chithosan merupakan
Pemanfataan Teknologi pengolahan limbah cangkang kerang menjadi chitosan untuk ingredient campuran pelitur pada pembuatan meubel sebagai bahan pelapis alami (natural laminated film/coating) di perusahaan muebel kota malang Joko Triwanto; Noor Harini
Jurnal Dedikasi Vol. 3 (2006): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v3i0.896

Abstract

Pemanfataan Teknologi pengolahan limbah cangkang kerang menjadi chitosan untuk ingredient campuran pelitur pada pembuatan meubel sebagai bahan pelapis alami (natural laminated film/coating) di perusahaan muebel kota malang
PEMBENTUKAN WIRAUSAHA LIDAH BUAYA INSTANT BAGI MAHASISWA Yuniar Sawitri; Noor Harini; Warkoyo .
Jurnal Dedikasi Vol. 1 No. 1 (2004): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v1i1.925

Abstract

Pembuatan lidah buaya instant menggunakan bahan baku lidah buaya segar, pandan wangi dan suji serta gula putih. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk wirausaha dengan mahasiswa dari berbagai jurusan sebagai target grupnya, yaitu mahasiswa dari jurusan teknologi hasil pertanian, agronomi, dan agribisnis. Adapun tujuan program adalah memberi bekal kepada mahasiswa sebagai calon pengusaha untuk menguasai wirausaha sejak penyediaan bahan baku, proses produksi, pemasaran sampai pematauan tingkat preferensi konsumen. Dengan demikian ada luaran kegiatan dimana mahasiswa dapat memahami berbagai aspek yang penting selama proses produksi sampai pemasarannya. Dari program ini ada indikator pencapaian tujuan yang dapat dipantau, yaitu 60% mahasiswa dapat mengikuti kegiatan dan Dosen pembimbing dapat berperan sebagai motivator dan pengarah untuk kegiatan tersebut. Kegiatan ini memberikan output para mahasiswa dapat menjadi pengusaha yang memahami berbagai aspek sejak hulu sampai hilir yaitu persiapan bahan baku, selama proses produksi sampai pengemasan dan mengetahui seluk beluk jalur pemasaran dan juga pemantauan konsumen menyangkut cita rasa dan preferensi konsumen. Persiapan bahan baku dilakukan dengan baik oleh mahasiswa dari Jurusan Agronomi, Agribisnis. Demikian pula mahasiswa Jurusan Teknologi Hasil Pertanian serta jalur pemasaran oleh mahasiswa Jurusan Agribisnis. Sedangkan untuk mengetahui tingkat kesukaan / preferensi konsumen oleh mahasiswa lintas jurusan.
Ekstraksi Chitosan dari Cangkang Udang Windu (Penaeus Monoodon Sp.) Secara fisik Kimia (Kajian berdasarkan ukuran partikel tepung chitian dan konsentrasi Naoh) Suharjo & Noor Harini
Jurnal Gamma Vol. 1 No. 1 (2005): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ukuran partikel chitin dan konsentrasi NaOH terhadap kualitas chitosan yang terbaik serta mengetahui efektivitas perlakuan tersebut dalam kemampuan untuk mengekstraksi chitosan.
PENGUJIAN EFEKTIVITAS ASAP CAIR (Liquid Smoke) SEBAGAI ANTI BAKTERI PADA BERBAGAI KONSENTRASI DAN LAMA PENYIMPANAN PADA IKAN MUJAIR Noor Harini; Moch Wachid
Jurnal Gamma Vol. 9 No. 2 (2014): Maret
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGUJIAN EFEKTIVITAS ASAP CAIR (Liquid Smoke) SEBAGAI ANTI BAKTERI PADA BERBAGAI KONSENTRASI DAN LAMA PENYIMPANAN PADA IKAN MUJAIRTesting The Effectiveness of Liquid Smoke as Antibacterial in All Farious Concentrateand Longer of Storage in Mozambique Tilapia FishNoor Harini1, Moch Wachid2Jurusan Pertanian, Fakultas Pertanian PeternakanUniversitas Muhammadiyah MalangEmail: noorhumm@yahoo.co.id ,mochammadwachid@yahoo.co.idABSTRACTLiquid smoke is has been used to preserve meat and give some flavor of the food, so it can be used as a natural preservative alternative. Raw materials liquid smoke can be originate from a waste incineration biological especially vegetable namely coconut shell, bambu, cobs corn and another-other. Content of chemical compound on liquid smoke among others is compounds phenol, carbonyl, acid and another-other, so it can function for extend power save it an ingredient. Pickling can inhibiting the proliferation of microorganism mainly bacterial including the bacteria pathogenic. Purpose this research is: 1) for mengektraksi the smoke liquid with raw materials coconut shell, bambu and cobs corn, 2) for know the effectiveness of usage liquid smoke on various concentrations, and 3) for reviewing power inhibitory liquid smoke against developments test bacteria from group of bacteria pathogens. The results showed that the liquid smoke contains compounds that are useful as a food preservative, because of its antibacterial properties in it. Food preservatives has been successfully extracted from natural ingredients from 3 different types of liquid smoke coming from bamboo, coconut shells and corn cobs. Liquid smoke 3 types of liquid smoke (coconut shell, bamboo and corn cobs) has potential as a natural preservative food functionally safe and lawful. Liquid smoke has the ability to inhibit pathogenic bacteria (Pseudomonas aeuginosa, Bacillus subtilis, Escherichia coli and Staphylococcus aureus) at different storage periods tilapia fish (day-1, -2, -3 and -4).Keywords: diseases, pre-weaning, mortality rate.ABSTRAKAsap cair merupakan bahan pengawet alami alternatif dan diekstraksi dengan cara destilasi. Pemanfaatan bahan hayati dapat berasal dari tempurung kelapa, bambu, tongkol jagung dan lain-lain. Pengawetan bertujuan untuk menghambat perkembangbiakan mikroorganisma terutama bakteri patogen. Bakteri patogen yang dapat mengurangi daya simpan bahan pangan diantaranya adalah Pseuodomonas aeruginosa, Bacillus subtillis, Eschericia coli dan Staphylococcus aureus. Tujuan penelitian ini adalah : 1) untuk menguji efektivitas asap cair dari tempurung kelapa, bambu dan tongkol jagung pada berbagai konsentrasi bahan pengawet; 2) untuk mengaplikasikan asap cair dari tempurung kelapa, bambu dan tongkol jagung sebagai bahan pengawetan pangan dengan menguji sifat anti bakteri oleh lama waktu penyimpananannya pada ikan mujair; 3) untuk. mengetahui efek daya hambat asap cair terhadap perkembangan 4 spesies bakteri patogen secara in vitro.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa asap cair dapat diekstrak dari bahan alami dari 3 jenis asap cair yang berasal dari tempurung kelapa, tongkol jagung dan bambu. Asap cair dari 3 jenis asap cair (tempurung kelapa, tongkol jagung dan bambu) dapat bermanfaat sebagai bahan pengawet yang ditunjukkan oleh kemampuan zona hambat dan nilai absorbansi. Asap cair mempunyai kemampuan dalam menghambat bakteri patogen (Eschericia coli, Pseudomonas aeuginosa, Bacillus subtilis dan Staphylococcus aureus) pada berbagai periode penyimpanan ikan mujair (hari ke-1, -2, -3 dan -4).Kata Kunci : penyakit, pedet pra-sapih, tingkat kematian
CERITA TENTANG BIDADARI MANDI DAN FUNGSINYA SEBAGAI SARANA KONSERVASI SUMBER DAYA AIR Yostiani Noor Asmi Harini; Tedi Permadi
Klitika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/klitika.v1i2.473

Abstract

Di Kabupaten Maros, Makassar, terdapat Kolam Jamala. Menurut cerita masyarakat, Kolam Jamala atau Telaga Bidadari merupakan tempat mandi bidadari. Bahkan, karena cerita tersebut, Kolam Jamala pun dipercaya memiliki khasiat dapat menyembuhkan berbagai penyakit bahkan menghindarkan orang yang mandi disana dari guna-guna. Di Jawa Barat, terdapat cerita tentang Jaka Tarub. Penggerak utama dalam cerita tersebut adalah turunnya para bidadari dari kahyangan yang kemudian mandi di sungai yang berada di bumi. Peristiwa tersebut menyebabkan Jaka Tarub terpesona oleh kecantikan sang bidadari sehingga dirinya mencuri salah satu selendang sang bidadari (Nawang Wulan). Kedua cerita tersebut memiliki kesamaan yaitu adanya peristiwa bidadari mandi dan latar tempat bidadari mandi (sungai/telaga). Pertanyaan yang kemudian muncul dalam benak kami adalah: mengapa dalam cerita rakyat nusantara tidak ada satu pun kisah yang di dalamnya terdapat tokoh dewa atau bidadara yang dikisahkan mandi di bumi? Setelah ditelusuri menggunakan pendekatan folklor, tampak bahwa cerita tentang bidadari mandi berfungsi sebagai sarana konservasi sumber daya air. Mengapa bidadari (perempuan)? Karena perempuan dipercaya masyarakat sebagai “ibu bumi”.
PHYSICOCHEMICAL AND FATTY ACID PROFILE OF FISH OIL FROM RED SNAPPER HEADS (LUTJANUS MALABARICUS) REFINED FROM VARIOUS NAOH CONCENTRATIONS Desiana Nuriza Putri; Hanif Alamudin Alamudin Manshur; Teguh Setyawan; Noor Harini
AGROINTEK Vol 15, No 4 (2021)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v15i4.11098

Abstract

The red snapper fillet industry only uses 40–50% of its fish meat; the rest becomes waste. Red snapper fillet waste can be used as raw material for fish oil rich in Polyunsaturated Fatty Acid through the extraction process. Extracted fish oil quality can be improved through a neutralization process. This research aims to determine the degree of Baume NaOH that can produce fish oil with the best physicochemical properties. This study used a simple completely randomized design with three replications. The results showed that the difference in the degree of Baume NaOH significantly affected all characteristics of fish oil except yield and density. The neutralization process with the addition of NaOH 16°Be effectively improves the quality of fish oil and can maintain the unsaturated fatty acid content of fish oil. Neutralized fish oil has the characteristics of an acid number of 2.67 mg KOH/g, a peroxide value of 0.79 meq/kg, a p-anisidin number of 1.34 meq/kg, and a total oxidation number of 2.90 meq/kg. Identification of fatty acids and heavy metal contamination in fish oil before and after neutralization showed that the dominant fatty acid in fish oil was in the form of saturated fatty acids (50.58-67.51%) and heavy metal contamination in the form of arsenic 3.61-4.07 ppm.
The constellation of Lacan’s subject register in Damar Shashangka’s translation of Serat Gatholoco Yostiani Noor Asmi Harini; Hegar Krisna Cambara
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol 50, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.03 KB) | DOI: 10.17977/um015v50i12022p98

Abstract

The constellation of Lacan’s subject register in Damar Shashangka’s translation of Serat GatholocoGatholoco is a figure in Serat Gatholoco, a literary work suspected to be written in the early 19th century. The Gatholoco character is said to have a constellation of desires that presents subversive symptoms, positioning Serat Gatholoco as a controversial text at that time. The aim of this study is to describe the constellation of desires in Serat Gatholoco translation from Damar Shashangka, using the economics perspective of the Lacanian subject. This study used the qualitative interpretive method. The result shows Gatholoco as a sublimation of ideas that become the image-subject in the symbolic register, which is a manifestation of alienation symptoms suppressed in the discourse of the Ruler. Naming as a true-born man declared by Gatholoco is a form of active narcissistic desire, a metonymy that connects identification and desire for Gatholoco’s self-hood. The identity of the naming is the substitution of one marker with the Other. Its word is a paternal metaphor, the substitution of the Father’s name (resistance efforts) for the Mother’s desire (primordial existence). This metaphor offers substantial resistance to the Father’s Law (puritan existence). In the end, the nicknames of Gatholoco are a form of the narcissistic desire of the author.Keywords: Gatholoco, a constellation of desires, psychoanalysisKonstelasi subjek register Lacanian dalam Serat Gatholoco terjemahan Damar ShashangkaGatholoco ialah tokoh yang terdapat dalam Serat Gatholoco yang diperkirakan ditulis pada awal abad ke-19. Tokoh Gatholoco dikisahkan memiliki konstelasi hasrat yang menyajikan gejala subversif sehingga Serat Gatholoco menjadi teks yang kontroversial pada zamannya. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan konstelasi hasrat dalam Serat Gatholoco terjemahan Damar Shashangka ditilik dari ekonomi subjek register Lacanian. Metode kualitatif interpretatif digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan Gatholoco sebagai sublimasi gagasan yang menjadi citra-subjek dalam register simbolik yang merupakan manifestasi gejala alienasi yang ditekan dalam diskursus Sang Penguasa. Penamaan seperti lelaki sejati yang dideklarasikan Gatholoco merupakan bentuk hasrat narsistik aktif, metonimia yang menghubungkan identifikasi dan hasrat atas kedirian Gatholoco. Identitas atas penamaan tersebut merupakan substitusi satu penanda dengan Liyan. Kata tersebut merupakan metafora yang bersifat paternal, substitusi nama Ayah (upaya resistensi) demi hasrat sang Ibu (eksistensi primordialitas). Metafora tersebut menawarkan perlawanan secara subtansial terhadap Hukum Sang-Ayah (eksistensi puritan). Pada akhirnya, nama-nama sebutan dari identitas Gatholoco merupakan bentuk hasrat narsistik  pengarang serat itu sendiri.Kata kunci: Gatholoco, konstelasi hasrat, psikoanalisis 
Hubungan antara atribut sensori dan kualitas gula merah tebu: pengaruh pH dan kondisi karamelisasi Athaya Milda Putri Yuwana; Desiana Nuriza Putri; Noor Harini

Publisher : Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Yudharta, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/tp.v13i1.2767

Abstract

Brown cane sugar is a traditional sugar product manufactured without removing the molasses component. Non-enzymatic browning occurred through Maillard reaction when heated in the caramelization process involving complexes between amino acids and sugar reducer possessing important effects on food properties, such as: nutritional value, color, texture, and taste. This study was conducted to analyze the pH effect and caramelization conditions towards the quality of brown cane sugar and the correlation to sensory properties by Partial Least Squares (PLS) Regression by using four treatments: 440 (40-minute caramelization : 0.3% NaHCO3), 710 (40-minute caramelization : 0.7% NaHCO3), 240 (40-minute caramelization : 0% NaHCO3), and 460 (60-minute caramelization : 0.3% NaHCO3). Water content, ash content, color (L, a*, b*), sensory attributes (color, taste, texture) as well as the level of consumer acceptance were investigated. The results showed that texture was positively correlated with moisture, ash, and b* values. The color intensity and taste were negatively correlated with these parameters but positively correlated with pH. Color intensity was also positively correlated with (L*). A caramelization duration and concentration of NaHCO3 given effected the quality of brown cane sugar. In other words, the longer of caramelization duration, the darker of color (blackish brown), with a slightly soft texture, high water content, and strong caramel flavor. Besides, the higher of the concentration of NaHCO3 given, the brighter of the product with hard and sandy textures, which many consumers preferred.
Co-Authors Achmad Naufal Adi Sutanto Afifa Husna Agung Dwi Ai Siti Zenab Aisah Aisah Aisya Mardiani Alfajri Ula Ashfarina Alifia, Hafidzatu Taslima Amalia, Atika Rahma Amalia, Wahyu Ani Rostiyati Annis Mulyani Aprih Santoso Arief Dwinanto Aryani, Arisma Dila Athaya Milda Putri Yuwana Atika Rahma Amalia Ayu Lestari Ayu Rosita, Herlina Diah Azizah, Helda Nur Azka Azkia Amelia Cambara, Hegar Krisna Damat, Damat Desiana Nuriza Putri Desy Rachmatullah Devi Dwi Siskawardani Devi Heryanti Dian Puspita Didik Suhariyanto Dina Siti Logayah Dina Srirahayu Dwi Okta Indriani Dwi Pramsiska Elfi Anis Saati Elfi Anis Saati Elianarni, Dahlia Elsa Yuniarti Ety Setyaningsih Ety Setyaningsih, Ety Faradiba Hijriani Harahap Fawwaz Akbar Al Amin Febriyanti, Adinda Kamilah Fiki Herianto Firdaus, Sajidah Al-Lathifah Fitriatusyifa, Maulida Gloriapoerwa, Trixie H, Cantika Eka Rahmah Hanif Alamudin Manshur Hanif Alamudin Mansur Hegar Krisna Cambara Helda Nur Azizah Husna, Afifa Iis Indra Rasyid Julianto Indriyani Indriyani Intan Satia Hotimah Irawan, Tofan Andrew Izzah Nazilatul laili Joko Susilo Utomo Joko Triwanto Kusumawardhana, Gelar Taufiq Lestar, Ayu Listiari Hendraningsih Liza Ni’matul Azizah Ma'mur Saadie Ma'ruf, Muhammad Amar Maulida Fitri Iswari Meisa Arya Putri Gunawan Memen Durachman Moch Wachid Moch Wachid, Moch Moch. Wachid Mochammad Arif Saputra Mochammad Wachid Mujahid, Abdullah Nabila, Jihan Nafidzah Nur Nasifah, Dzurotun Nenden Lilis Aisyah Nova Anggraeni Novaria, Novi Novianti Fitria Rahmadhona NS, Maureen Danysha Nugraha, Robby Nurhadi, Jatmika Nursahila, Belgis Alfia Okta Pringga Pakpahan Oktaviani, Adellia Prasetio, Anggih Puspitasari, Ade Putri Adek Putro Putri Naufal Nurotul Zannah Putri, Elita Mahda Gatra Putri, Zahra Meidina Rahayu Relawati Retno Muji Rahayu Rif'an Hariri Rifan Hariri Rista Anggriani Rista Anggriani S. Sukardi S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sanjaya, Basanty Pramesthi Sarie, Audina Aura Setiawan, Janten Hidayat Shandra Berliana Shandra Berliana Shobah, Fitri Nurul Sri Winarsih Sri Wiyanti Suci Sundusiah Sucipto, Hanna Aulia Rahmah Sudana, Undang Suganda, Nurkalina Pratiwi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sutawi Sutawi Sutawi Tabga, Yoseba Tedi Permadi Teguh Setyawan Theresia, Helena Triadi, Rai Bagus Tsabita, Alifa Shaliha Tyas Anugrah Hirgawati Usman, Khairunnisa Pratiwi Maulida Verta Hedyana Vinindika, Nabila Vritta Amroini Wahyudi Vritta Amroini Wahyudi W. Warkoyo Wafi, Fakhri Ahmad Wahid Muhammad Shodiq Wahid Muhammad Shodiq Wahyudi Warkoyo . Wibowo, Yessi Maulidhia Nugrahani Wijayanti, Ervina Dwi Yasmin Nurinbaity Yulianeta Yuniar Sawitri Yuniar Sawitri, Yuniar Zannah, Putri Naufal Nurotul