Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

INFLUENCE OF RESIDENCE TIME TO THE PROPERTIES OF LIQUID PRODUCT FROM PLASTIC WASTE PYROLYSIS Muhammad Sigit Cahyono; Agus Prasetya; Mochammad Syamsiro
MULTITEK INDONESIA Vol 14, No 1 (2020): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/mtkind.v14i1.2726

Abstract

Pirolisis adalah sebuah metode daur ulang yang digunakan untuk mengurangi dampak lingkungan dari sampah plastik di Indonesia. Disini, karakteristik dari produk pirolisis sampah plastic jenis Low Density Poli Etilena (LDPE) telah diteliti lebih lanjut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu tinggal (residence time) pada rendemen dan properti produk cair (minyak pirolisis), gas (non-condensable gas), dan padatan (arang). Penelitian dilakukan menggunakan reactor batch skala kecil yang dilengkapi dengan sebuah siklon, kondensor, steam-atomizing burner, dan sistem flare. Pirolisis dilakukan dalam waktu 30, 60, dan 90 menit pada suhu 3500C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin lama waktu tinggal akan menghasilkan jumlah minyak dan gas yang lebih besar, namun menghasilkan arang yang lebih kecil. Produk minyak tersebut memiliki sifat fisik yang mendekati kerosene dengan nilai kalor  20.019–20.047 BTU/lb, massa jenis 0.7754–0.7802 g/ml, viskositas kinematik 1.392–1.603 mm2/s, dan titik nyala di abwah 11°C. Minyak tersebut juga mengandung asam asetat, metil oleat, 1-hidroksi-2-propanon, furan metanol, and metil siklopentan sebagai senyawa-senyawa yang utama.
Pengaruh Jenis Bahan terhadap Proses Gasifikasi Sampah Organik Menggunakan Updraft Fixed Bed Reactor Wira Widyawidura; Maria Ratih Puspita Liestiono; Muhammad Sigit Cahyono; Agus Prasetya; Mochammad Syamsiro
Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Proklamasi 45 University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.168 KB) | DOI: 10.30588/jeemm.v1i2.258

Abstract

Organic wastes has potential as a renewable energy resource. The waste could be converted as a gaseous fuel through gasification method. The objective of this reserach was to study the performance of gasification of various organic waste using fixed bed updraft gasifier especially in term of production of heat and stability of gas production. The raw material that used are rice husk, sawdust pellet, and wood branch. The stabilization of gas production was measurdd based on the time interval of gas could be burnt. The result shows that the kind of biomass has influenced the heating rate and stability of gas production. Sawdust pellet have the biggest burning stabilisation, that is 45 minute of burning time, compare to rice husk that have 15 minute burning time, and wood branch that have 30 minutes burning time. The main problem of gasification of organic waste was less stabilization of gas production due to low material compaction and uncontinuous mass flow.
Hydrothermal Treatment of Herb Residue for Solid Fuel Production Fredy Surahmanto; Didik Nurhadiyanto; Mujiyono Mujiyono; Chinnathan Areeprasert; Mochamad Syamsiro
ASEAN Journal of Chemical Engineering Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Department of Chemical Engineering, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ajche.62594

Abstract

Hydrothermal processing is appraised as one of  advanced technologies for wet solid waste handling. In this study, herb residue was subjected to hydrothermal treatment. Calorific value, yield, and also proximate analysis of obtained hydro-char were investigated. A cylindrical reactor with an internal volume of 2.5 Litres made of stainless steel and a low-tech component was used in the experiment. The reactor was equipped with a stirrer to ensure heat transfer took place through the entire parts of the solid-water mixture. Solid products were dried by a microwave oven before analysis. The results show that the final temperature, holding time, and solid-water ratio have various effects on the hydro-char yield, calorific value, and proximate analysis of the hydrothermal products. The hydro-char yield decreased with the increase in final temperature and holding time. Meanwhile, the highest hydro-char yield was obtained at the solid-water ratio of ¼. The hydro-char calorific value increased with the increase in final temperature, holding time, and solid-water ratio. The rise in final temperature, holding time, and solid-water ratio resulted in  a lower moisture content and volatile matter but higher fixed carbon. Meanwhile, the ash content increased with the solid-to-water ratio.
Karakteristik Minyak dan Gas Hasil Proses Dekomposisi Termal Plastik Jenis Low Density Polyethylene (LDPE) Ratih Puspita Liestiono; Muhammad Sigit Cahyono; Wira Widyawidura; Agus Prasetya; Mochamad Syamsiro
Jurnal Offshore: Oil, Production Facilities and Renewable Energy Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Offshore : Oil, Production Facilities and Renewable Energy
Publisher : Proklamasi 45 University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.327 KB) | DOI: 10.30588/jo.v1i2.288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik minyak dan gas hasil proses dekomposisi termal (pirolisis) sampah plastik jenis low density polyethylene (LDPE) dengan berbagai variabel laju kenaikan suhu selama proses pirolisis terjadi. Pada proses ini digunakan reaktor pirolisis kapasitas 2 kg dengan laju kenaikan suhu sebesar 2, 4, dan 6 °C/menit sebagai variabel penelitian. Minyak dan gas yang terbentuk ditampung dalam wadah penampung dan diukur rendemennya. Karakteristik gas yang dihasilkan kemudian diuji di laboratorium menggunakan peralatan GC-MS dan peralatan uji sifat fisik khusus untuk minyak hasil pirolisis. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa semakin tinggi laju kenaikan suhu, minyak yang diahsilkan semakin banyak dan gas semakin sedikit. Rendemen minyak terbesar sebesar 35,83 % dihasilkan pada proses pirolisis dengan laju kenaikan suhu 6 °C/menit, dimana pada saat itu, nilai rendemen gas adalah paling kecil, sebesar 5,83 %. Sementara hasil identifikasi gas, yang paling dominan adalah gas jenis butena, dimana kadarnya semakin kecil seiring dengan laju kenaikan suhu. Kandungan gas butena terbesar sebesar 98% pada laju kenaikan suhu 2 °C/menit. Sementara berdasarkan uji sifat fisik, karakteristik minyak plastik mendekati sifat-sifat bahan bakar minyak, terutama kerosen., sehingga cukup layak apabila dijadikan sebagai bahan bakar alternatif pengganti BBM.This study aims to determine the characteristics of oil and gas from the thermal decomposition (pyrolysis) process of waste low density polyethylene (LDPE) type plastic with various temperature increase rate variables during the pyrolysis process. In this process a 2 kg capacity pyrolysis reactor is used with a temperature increase of 2, 4, and 6 °C/min as the research variable. The oil and gas that is formed is stored in a container and the yield is measured. The characteristics of the gases produced are then tested in the laboratory using GC-MS equipment and special physical property test equipment for pyrolysis oils. Based on the research results, it was found that the higher the rate of temperature rise, the more oil is produced and the less gas. The largest oil yield of 35.83 % was produced in the pyrolysis process with a rate of temperature rise of 6 °C/min, where at that time, the value of the gas yield was the smallest, amounted to 5.83 %. While the gas identification results, the most dominant is the type of butene gas, where the levels get smaller along with the rate of temperature rise. The biggest butene gas content is 98 % at a rate of temperature rise of 2 °C/min. While based on the physical properties test, the characteristics of plastic oil approach the properties of fuel oil, especially kerosene, so it is quite feasible if used as an alternative fuel to substitute fuel.
PEMANFAATAN LIMBAH BIOMASSA CANGKANG KAKAO DAN KEMIRI SEBAGAI BAHAN BAKAR BRIKET (Utilization of Biomass Wastes from Cocoa and Candlenut Shells as Fuel Briquette) Harwin Saptoadi; Moch. Syamsiro; Bisrul Hapis Tambunan
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 14, No 3 (2007): November
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.18670

Abstract

ABSTRAK Biomassa adalah sumber energi utama jutaan manusia di dunia, akan tetapi penggunaannya menurun ketika batubara, minyak dan gas tersedia cukup melirnpah. Namun akhir-akhir ini perhatian muncul kembali karena terjadinya krisis energi dan isu-isu lingkungan. Pemanfaatan biomassa untuk menggantikan bahan bakar fosil dapat menurunkan persoalan emisi CO2 global. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji alternatif sumber energi terbarukan dengan pemanfaatan limbah biomassa cangkang kakao dan kemiri. Penelitian dilakukan dengan menghaluskan biomassa dengan ukuran partikel kurang dari I mm. Kemudian 5 gram campuran bahan baku dengan bahan pengikat gel tepung kanji dengan perbandingan 70:30 untuk kakao dan 80:20 untuk kemiri dibriket dalarn cetakan berdiarneter l6 mm. Setelah dibriket kemudian dikeringkan dengan oven pada suhu 50 oC selama 5 jam. Pembakaran dilakukan dalam ruang bakar pada temperatur dinding 350 oC dan laju aliran udara bervariasi antara 0,1 - 0,4 m/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cangkang kakao dan kemiri mempunyai nilai kalor masing-masing 16.998 dan 21.960 kJ/kg. Emisi CO cukup signifikan pada tahap devolatilisasi. Cangkang kakao memberikan total emisi CO lebih tinggi dibandingkan dengan cangkang kemiri. Laju aliran udara juga berpengaruh terhadap emisi CO yang dihasilkan. Penambahan laju aliran udara akan mengurangi emisi CO, hal ini karena adanya penambahan suplai oksigen sehingga pemnbakaran dapat berlangsung lebih sempurna. ABSTRACT Biomass was the  primary source of energy for millions of people in the world, but when coal, oil, and gas became widely available, its use was declined. However, in recent years interest in biomass utilization increases because of energy crisis and environmental issues. Utilization of biomass for substituting fossil fuel can reduce global CO2 emission problem. The objective of this research is to study alternative energy sources that utilize biomass waste from cocoa and candlenut shells. Biomass materials were crushed until particle size of less than 1 mm were obtained. Five grams mixture  of biomass and binder with composition 70:30 for cocoa and 80:20 for candlenut were briquetted in 16 mm cylindrical mould and dried in an oven at  50C for 5 hours. Combustion tests were conducted in a combustion chamber at constant wall temperature 350C and air velocity ranges between 0.1 – 0.4 m/s. The results show that cocoa and candlenut shells have calorific value of 16,998 and 21,960 kJ/kg respectively. The CO emission was generated significantly during devolatilization phase. Cocoa shell generate total CO emission higher than that of candlenut shell. The increase of air velocity can reduce CO emission, because more oxygen is supplied to the briquette that can help completing the combustion.
Pendampingan Pengembangan Prototype Automated Guided Vehicles untuk Sektor Pergudangan pada PT Stechoq Robotika Indonesia Anugrah K Pamosoaji; Feri Febria Laksana; Mochamad Syamsiro; Fadmi Rina; Djoko Budiyanto Setyohadi; Abdulloh Badruzzaman; Irwan Novianto; Nur Azmi Ainur Bashir; Septian Rico Hernawan; Zulkhairi; Bayu Megaprastio; Malik Khidir; Rico Setiono Bayu Saputra
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/senapas.v1i1.7367

Abstract

Paper ini mempresentasikan kegiatan pendampingan research and development kepada mitra UKM yaitu PT Stechoq Robotika Indonesia. Kegiatan yang dilakukan bertujuan menghasilkan prototype Automated Guided Vehicles (AGV). Kegiatan ini dilakukan melalui kerjasama tiga perguruan tinggi, yaitu Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), dan Universitas Janabadra Yogyakarta (UJB). Dari kegiatan ini dihasilkan desain prototype AGV yang mampu membawa barang dalam jumlah besar.
KAJIAN TEKNOLOGI GASIFIKASI BIOMASSA/SAMPAH UNTUK PRODUKSI SYNGAS DAN LISTRIK BERKELANJUTAN Muhammad Arief Saputro; Mochamad Syamsiro; Bayu Megaprastio; Feri Febriana Laksana
Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Al Ulum
Publisher : UNIVERSITAS AL WASHLIYAH (UNIVA) MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/alulum.v11i2.461

Abstract

In this modern era, electrical energy is the most needed energy. Because a lot of equipment is powered by electricity. As a result, it must be balanced in relation to the availability of electrical energy. To provide enough electrical energy, a power plant is required. One of the promising technologies in the future is the downdraft gasification technology, where biomass can be used as a very abundant fuel in Indonesia. Rice husk, coconut fiber, coconut shell, palm oil waste, and urban waste are some of the biomass materials used. Based on the results of a literature review regarding the composition and calorific value of the syn-gas produced, the easiest biomass to gasify is a combination of palm fronds/palm fronds (OPF) and palm kernel shells (PKS) with a ratio of 20/80. With this composition ratio, it is possible to produce syn-gas with a composition of 21% CO, 3% CH4, and 17% H2 with a heating value of 5850 kJ/m3. It can be concluded that the type of biomass feedstock greatly influences the composition and calorific value of the syn-gas produced. Because each type of biomass produces different syn-gas characteristics.
Teknologi Pirolisis untuk Konversi Sampah Plastik menjadi Bahan Bakar Minyak : Kajian Literatur Bayu Megaprastio; Mochamad Syamsiro; Muhammad Arief Saputro; Fadmi Rina
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 2 (2023): Volume 18, Nomor 2, Agustus 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i2.4443

Abstract

Pada zaman ini, penggunaan bahan bakar minyak minyak (BBM) merupakan kebutuhan energi yang tidak dapat diperbarui yang tidak sebanding dengan meningkatnya jumlah kendaraan sehingga pasokan volume BBM semakin menurun. Selain itu, masalah lingkungan berupa peningkatan jumlah sampah yang juga semakin tinggi dikarenakan proses penguraian yang memerlukan  khususnya pada sampah plastik. Oleh karenanya diperlukan cara mengatasi permasalahan tersebut dengan membuat bahan bakar minyak dengan mengekstrak energi yang terdapat pada sampah menggunakan termal. Pirolisis adalah proses dekomposisi secara kimia-termal pada keadaan tanpa oksigen yang terjadi didalam reaktor. Produk utama dari teknologi ini adalah MHP (Minyak Hasil Pirolisis). Minyak inilah yang diharapkan mampu mengatasi berkurangnya bahan bakar fosil dengan dilakukan pengujian performa MHP pada mesin secara langsung. Pengujian dilakukan dengan melihat kinerja yang dihasilkan dengan melakukan variasi campuran bahan bakar. Emisi gas buang juga dilakukan guna mendapatkan data dari efek penggunaan MHP sebagai campuran BBM. Hal ini ditujukan untuk mengetahui secara keseluruhan bagaimana potensi dari MHP agar nantinya bukannya menghasilkan energi terbarukan tetapi juga ramah lingkungan sehingga menghasilkan energi yang bersih dan berkualitas.
Proses Konversi Metana Menjadi Hidrogen dengan Proses Pirolisis dalam Reaktor Kolom Gelembung Menggunakan Logam Cair Cahyono, Muhammad Sigit; Aridito, M.Noviansyah; Irvan, Irvan; Syamsiro, Mochamad; Heru Setiawan, Heru Setiawan
Jurnal Offshore: Oil, Production Facilities and Renewable Energy Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Offshore: Oil, Production Facilities and Renewable Energy
Publisher : Proklamasi 45 University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30588/jo.v7i1.1738

Abstract

Proses pirolisis metana yang menghasilkan hidrogen tanpa melepaskan emisi CO2, sangat menjanjikan karena juga memproduksi hasil samping berupa karbon yang bermutu tinggi. Penggunaan logam cair sebagai media reaksi mampu memperbaiki proses konversi dan mengatasi masalah pengerakan pada reaktor kolom gelembung. Untuk mengetahui pengaruh suhu dan laju aliran gas terhadap konversi metana di dalam reaktor, dilakukan studi eksperimental di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konversi gas metana meningkat ketika temperatur reaktor dan laju aliran gas menurun. Proses konversi gas metana tertinggi didapatkan pada suhu reaksi 1000°C dan laju aliran gas 50 ml/menit, yaitu sebesar 54,46%.
RANCANG BANGUN DAN PENGUJIAN WASTAFEL TANPA SENTUH UNTUK MEMINIMALKAN PENYEBARAN VIRUS COVID-19 Syamsiro, Mochamad; Pratama, Dandy Hendra; Pamungkas, Lucki Putra Aji; Huda, M Okta Rachman; Nugraha, Rizqi Arya
Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi dan Otomotif Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi, dan Otomotif
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/jinggo.v3i1.2024.25-33

Abstract

Pandemi Covid-19 yang muncul sejak awal tahun 2020 telah mengubah perilaku hidup masyarakat khususnya dalam kebiasaan mencuci tangan. Namun demikian, mencuci tangan dengan wastafel biasa berpotensi menjadi penyebab penyebaran virus karena ada persentuhan tangan dan keran air. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan wastafel tanpa sentuh dengan menggunakan pijakan kaki yang diteruskan dengan sistem mekanis untuk membuka keran dan sabun. Sehingga alat ini tidak membutuhkan suplai listrik dari luar dan bisa dipasang di manapun. Penelitian dimulai dari desain dan perancangan alat, fabrikasi hingga pengujian di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi sistem tanpa sentuh dengan injakan pedal kaki ini berjalan sesuai dengan desain dan dapat bekerja dengan baik. Sementara itu, dari hasil pengujian konsumsi air, volume air yang keluar dari keran selama 20 detik adalah sebesar 390 ml untuk tipe keran tembak dan 150 ml untuk tipe keran spray. Dengan kapasitas tangki air bersih sebesar 20 liter, maka sekali mengisi tangki dapat melayani 51 orang untuk tipe keran tembak dan 133 orang untuk tipe keran spray. Berdasarkan hasil ini dapat dilihat bahwa penggunaan keran spray menghasilkan efisiensi penggunaan air yang signifikan hingga kurang dari separoh penggunaan air pada keran tembak.
Co-Authors Abdulloh Badruzzaman Ade Setiawan Agus Mulyono Agus Prasetya Agus Prasetya Agus Prasetya Ahmad Jamaludhin Al Muafi Sandono Andika Andika Anugrah K Pamosoaji Anwar, Nurcaya Putra Arip Nur Hadiyanto Bakhtiyor Nakhshiniev Bayu Megaprastio Bayu Megaprastio Bayu Megaprastio Bisrul Hapis Tambunan Bisrul Hapis Tambunan, Bisrul Hapis Cahya Tresna Pradana Chinnathan Areeprasert Didik Nurhadiyanto Djoko Budiyanto Setyohadi Eko Subandono Erni Umi Hasanah Fadmi Rina Fredy Surahmanto Fumitake Takahashi Haris Riswanto Hariyanti, Kristiana Harwin Saptoadi Harwin Saptoadi Hasanah, Erni Ummi Herlambang, Bagas Hermawan Prasetyanto Heru Setiawan, Heru Setiawan Huda, M Okta Rachman Hudi Baitul Fajri Ika, Siti Rochmah Irvan Irvan Irwan Novianto Joko Winarno Joko Winarno Juriah Mulyanti Kunio Yoshikawa Laksana, Feri Febria Malik Khidir Maria Ratih Puspita Liestiono Megaprastio, Bayu Muchammad Ajhi Romadhon Muhammad Arief Saputro Muhammad Aziz Muhammad Azizi Muhammad Kunta Biddinika Muhammad Luk Marsakti Muhammad Noviansyah Aridito Muhammad Sigit Cahyono Mujiyono Mujiyono Nosal Nugroho Pratama Nugraha, Rizqi Arya Nur Azmi Ainul Bashir Nur Azmi Ainur Bashir Nurwiyanta Nurwiyanta Pamungkas, Lucki Putra Aji Prabandari, Anis Prabang Setyono Pratama, Dandy Hendra Rena Juwita Sari Retno Lantarsih Ricki Rafli Rico Setiono Bayu Saputra Rustam Asnawi Saptoadi, H. Saputro, Muhammad Arief Satria Pinandita Sawtipan, M Imam Septian Rico Hernawan Shuo Cheng Slamet . Srikandi Novianti Sudarja Sudarja, Sudarja Sukamta Sukamta Sukoco Sukoco Sutanto, Gatot Syahril Machmud Syamsul Ma’arif Tambunan, B H. Teguh Widodo Wahyudi, Danang Wega Trisunaryanti Wirantara, Rizky Wu Hu Zahrul Mufrodi Zulkhairi