Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam pembelajaran social studies di sekolah menengah atas Tasrif, Tasrif
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol. 10 No. 1 (2022): June
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v10i1.29490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam pembelajaran social studies atau Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah menengah atas. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan menggunakan kualitatif. Penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Ada dua sumber data yang digunakan dalam penelitian, yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa HOTS mengandung pemikiran secara kritis, kreatif, dan analitis terhadap informasi dan data dalam memecahkan permasalahan. Dalam konteks pembelajaran IPS di sekolah menengah atas, peserta didik mampu mencapai pemikiran tingkat tinggi melalui desain pembelajaran inquiry, discovery learning, dan student-centered learning yang dapat memicu peserta didik mencapai pemikiran tingkat tinggi. Melalui HOTS peserta didik memiliki kemampuan untuk mengamati, menanya, menalar, mencoba, mengkomunikasikan, dan menganalisis materi. Selain itu, kemampuan dan konsep HOTS perlu dikembangkan sejak dini. Pendekatan semacam ini yang sangat sesuai dengan anjuran Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka.AbstractThis study aims to understand the concept of Higher Order Thinking Skills (HOTS) in high school learning social studies. This type of research is descriptive using qualitative. Research using a purposive sampling technique. Two data sources are used in this research, namely primary and secondary data. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used Miles and Huberman's interactive model. The results of this study indicate that HOTS contains critical, creative, and analytical thinking about information and data in solving problems. In social studies learning in senior high schools, students can achieve higher-order thinking through inquiry learning designs, discovery learning, and student-centered learning, which can trigger students to achieve higher-order thinking. Through HOTS, students can observe, ask questions, reason, try, communicate, and analyze material. In addition, HOTS capabilities and concepts need to be developed early on. This approach is in line with the recommendations of the Kurikulum 2013 Curriculum and Kurikulum Merdeka.
Dampak Psikososial Perilaku Perundungan Siswa di SDN 44 Kota Bima Raihan, Raihan; Tasrif, Tasrif; Waluyati, Ida
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i1.1986

Abstract

Perundungan (bullying) adalah salah satu ekspresi kekerasan yang paling umum terjadi dalam konteks teman sebaya selama masa sekolah. Penelitian tentang perundungan dimulai lebih dari empat puluh tahun yang lalu. Perundungan didefinisikan sebagai tindakan agresif dan disengaja dilakukan oleh kelompok atau individu secara berulang-ulang serta dalam jangka waktu yang lama terhadap korban yang tidak dapat dengan mudah membela diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak psikososial perilaku perundungan pada siswa di Sekolah Dasar Negeri 44 Kota Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan utama penelitian ini terdiri dari para siswa kelas VI. sedangkan informan tambahan adalah para guru kelas dan wali kelas. Metode penentuan informan dilakukan melalui teknik purposive random sampling. Metode pengumpulan data penelitian dilakukan melalui teknik wawancara secara mendalam dan observasi. Tekhnik analisis data dilakukan melalui tahapan-tahapan sistematis yakni reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data. Teknik keabsahan data dilakukan melalui teknik trianggulasi sumber, teknik, serta waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku perundungan di SDN 44 Kota Bima dapat menyebabkan gangguan emosional dan mental pada korban antara lain mengalami kecemasan, depresi, stres, serta kehilangan kepercayaan diri. Perilaku perundungan juga dapat menyebabkan dampak isolasi sosial, perasaan kesepian serta penurunan kualitas hidup
Penerapan New Normal dalam Masa Pandemi Covid 19 di Sekolah Waluyati, Ida; Tasrif, Tasrif
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 5 No 1 (2020): EDU SOCIATA (Jurnal Pendidikan Sosiologi)
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v3i2.362

Abstract

New normal sebagai tatanan kehidupan normal yang baru bagi masyarakat di tengah-tengah pandemi covid-19.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan new normal pada masa pandemi covid-19 di sekolah (studi deskriptif di SMPN 5 SAPE, BIMA).Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif.Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, guru, siswa, serta orang tua siswa yang dipilih secara purposive sampling.Instrumen pengumpulan data berupa pedoman wawancara dan pedoman observasi.Teknik analisis data penelitian menggunakan tahap reduksi, penyajian, serta verifikasi.Pengujian keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan new normal pada masa pandemi covid-19 di SMPN 5 SAPE, Bima adalah sekolah mewajibkan siswa, guru, tamu, serta warga sekolah memakai masker dari rumah sampai pulang sekolah, melakukan cek suhu, menyediakan tempat cuci tangan dan sabun, kegiatan pembelajaran dibagi menjadi dua shift, jumlah tatap muka siswa menjadi 40-50 persen, guru berkreasi dan berinovasi, mengembangkan bahan ajar lalu mengaktifkan pembelajaran jarak jauh melalui tugas-tugas, tempat duduk siswa dalam kegiatan pembelajaran diatur dengan jarak minimal 1 (satu) meter dimana siswa memakai kursi dan meja yang tetap dengan memberi merek atau nomor untuk menghindari pertukaran, kegiatan ekstrakurikuler ditiadakan, siswa dianjurkan membawa membawa bekal makanan dari rumah, setelah melakukan KBM setiap sekolah wajib melakukan penyemprotan disinfektan terhadap ruang kelas, ruang tertentu dan perpustakaan, fungsi UKS ditingkatkan untuk pencegahan covid, sekolah membuat spanduk atau pamflet yang berisi edukasi terkait pencegahan covid serta langkah yang harus dilakukan didepan pintu gerbang agar dapat dibaca langsung secara jelas setiap siswa dan warga sekolah lainnya sebelum memasuki lingkungan sekolah. Selanjutnya, demi terlaksananya penerapan new normal di sekolah berjalan dengan baik, maka pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat membentuk tim yang memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di sekolah.
Dampak Covid 19 Terhadap Perubahan Struktur Sosial Budaya dan Ekonomi Tasrif, Tasrif
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 5 No 1 (2020): EDU SOCIATA (Jurnal Pendidikan Sosiologi)
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v3i2.366

Abstract

Artikel ini berujuan mengetahui dampak sosial budaya dan ekonomi yang ditimbulkan dari merebaknya pandemi covid 19 yang telah menginfeksi manusia di seluruh dunia. Virus covid 19 yang berasal dari kota Wuhan, China ini telah bermigrasi ke seluruh negara termasuk Indonesia. Menurut WHO Virus ini telah membunuh hampir 300 ribu manusia di luruh penjuru dunia. Terkonfirmasi ada 28 ribu orang positif, 1.500 meninggal di Indonesia. Kajian artikel ini menggunakan metode deskriptif fenomenologis. Metode ini berusaha mengungkap bagaimana perubahan-perubahan kecil hingga perubahan besar lainya yang diakibatkan oleh pandemic virus. Teori yang digunakan dalam kajian ini adalah teori sosial modal sosial untuk menyelesaikan masalah corona. Temuan dari artikle ini adalah pandemi virus covid 19 telah merubah cara pandang manusia terhadap pentingnya menjaga kesehatan, terutama PHBS, semakin jaraknya hubungan fisik antar-manusia. Corona juga diprediksi akan menciptakan kemiskinan dan kelaparan baru bagi Indonesia. Dalam aspek berpikir corona merombak cara berpikir masyarakat secara saintis dan gaya hidup.
Kurikulum Multikulturalisme Untuk Pendidikan Berkeadilan Tasrif, Tasrif; Waluyati, Ida; Irfan, Irfan; Arif, Arif
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 6 No 2 (2020): EDU SOCIATA (Jurnal Pendidikan Sosiologi)
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v4i1.426

Abstract

Multikultural adalah khazanah bangsa dan dunia. Multikulturalism harus menjadi dasar filosofis dalam membuat kebijakan dan perencanaan pendidikan. Pendidikan belum sepenuhnya berwajah multikultural. Nilai-nilai multikultur harus mengejewantah ke semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Kebijakan pendidikan yang tidak mengadopasi nilai-nilai multikulturalisme menyisahkan disparitas pendidikan antara pusat dan daerah, suku satu dengan lain. Sekolah menyambut dan menyediakan siswa yang berasal dari latar belakang budaya yang berbeda. Sekolah dan pendidik harus responsif secara cultural sebagai bentuk penghormatan terhadap pendidikan multikultural. Pendidikan multikultural adalah pendekatan progresif, alat untuk mentransformasikan pendidikan yang mengkritisi dan memperbaiki literasi rasial dan kebijakan yang diskriminatif di dalam pendidikan. Kurikulum yang multikultur harus diterapkan untuk menguatkan cita-cita keadilan sosial.
Development of Literacy Module Based on the Local Wisdom of Maja Labo Dahu Using the Teaching at the Right Level (TaRL) Approach Tasrif, Tasrif; Nurhasanah, Nurhasanah
Improvement: Jurnal Ilmiah untuk Peningkatan Mutu Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2024): Improvement: Jurnal Ilmiah Untuk Peningkatan Mutu Manajemen Pendidikan
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/improvement.v11i2.49693

Abstract

Literacy is the most important element in the education and learning process. Basic literacy consists of reading and writing. Student learning outcomes start from students' ability to master basic literacy. The development of literacy modules is an innovation in learning learning innovation for students in primary school. Module development literacy module development based on local wisdom with the Teaching at the Right Level (TaRL) approach is very effective to address students' needs and pedagogical approach is very effective to answer the needs and pedagogical needs of students. The purpose of the research to develop a literacy module, analyze its feasibility and effectiveness to improve literacy learning outcomes. effectiveness to improve literacy learning outcomes. This research is Research and Development (R&D) model with ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement and Evalutie) model. The research subjects were teachers and students grade V of SDN Nanga Na'e and SDN Radu. Data collection used questionnaires, observation sheets and interview guidelines. The results showed that; (1) the process of developing a module based on local wisdom majalabo dahu with the TaRL approach resulted in a literacy module teaching material product. TaRL approach resulted in literacy module teaching material products, (2) the product products are very feasible from the material aspect (84.4%), media aspect (91.2%), and learning aspects (89.8%). (3) the module product is effective in improving students' learning literacy. The learning outcomes of students who were treated with the module based module based on majalabo dahu local wisdom with TaRL approach is higher than without the module based on local wisdom. higher than without module based on majalabo dahu local wisdom with TaRL approach (thit = 0.05). with TaRL approach (thit = 3.756, p-value = 0.0005). Students' positive response to the module based on local wisdom majalabo dahu with TaRL approach approach that has been developed obtained student feedback of 84.8%. Conclusion This research is a module product based on majalabo dahu local wisdom with the TaRL approach developed in elementary schools. TaRL approach developed in elementary schools has gone through the appropriate development procedure, has a very feasible development procedures, has excellent feasibility, and is effective in improving students' literacy learning outcomes in elementary school.
Lokakarya Komunitas Belajar Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Yang Berpusat Pada Siswa DI TK-PAUD Kabupaten Sumbawa Tasrif, Tasrif; Syaifullah, Syaifullah; Nurbayan, ST.; Tahir, M.; Arifuddin, Arifuddin
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i4.1247

Abstract

Tujuan kegiatan lokakarya ini adalah (1) Guru mampu mendemonstrasikan siklus inkuiri yang diadaptasi dari konsep Richard Dufour yaitu ( refleksi awal, perencanaan, implementasi dan evaluasi) dalam  komunitas belajar.  (2) Kepala Sekolah mampu menerapkan cara adaptif dalam melakukan pengembangan diri untuk meningkatkan kepemimpinan satuan pendidikan yang berpusat pada peserta didik. (3) Pengawas Sekolah mampu menyusun rancangan pendampingan dalam mengoptimalisasi komunitas belajar dalam sekolah. Kegiatan lokakarya Komunias belajar melibatkan peserta daru berbagai unsur yaitu guru, kepala sekolah, pengawas TK PAUD, pemangku Kepentingan dan tenaga kependidikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lokakrya mampu memahami konsep pengembangan komunitas belajar di satuan pendidikan, memahami tiga ide besar dalam mendirikan komunitas belajar sekolah, dan mampu membuat rencana tindak lanjut program-pogram komunitas belajar sekolah serta mampu memahami indikator-indikator pencapaian program kegiatan komunitas belajar sekolah.
Strengthening the Role of Village-Owned Enterprises Through Coaching in Rato Village, Lambu District, Bima Regency Hendra, Hendra; Tasrif, Tasrif; Lutfi, Muhamad; Rijal, Muhammad Nur; Irfan, M.; Ardyansah, Ady; Taufiq, Muhammad; Arman, Arman
Abdi Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v7i1.8828

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of a health promotion activity in increasing public awareness of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in Sakuru Village, Monta District, Bima Regency. The program was motivated by the low public awareness of the importance of PHBS, which contributes to the high prevalence of environment-related diseases, such as diarrhea and respiratory infections. The health promotion activity was conducted using a participatory approach, involving community leaders, housewives, and youth as change agents. The results indicate that the activity successfully improved the participants' knowledge and awareness of PHBS, with many participants starting to implement healthy behaviors, such as using proper sanitation facilities and managing waste. However, challenges remain in changing long-established habits. The evaluation suggests that the health promotion activity was effective in increasing public awareness, but sustained behavioral change requires continuous support from various stakeholders and collaboration between the government, community, and educational institutions. 
Strengthening the Role of Village-Owned Enterprises Through Coaching in Rato Village, Lambu District, Bima Regency Asmiatiningsih, Sri; Iptidaiyah, Muhamad; Tasrif, Tasrif; Hendra, Hendra; Junaidin, Junaidin; Ardiansyah, Nike; Usman, Ahmad; Nurlaila, Nurlaila
Abdi Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v7i1.8829

Abstract

Village-Owned Enterprises (BUMDes) play a crucial role in improving the welfare of rural communities through local economic empowerment. In Rato Village, Lambu District, Bima Regency, BUMDes functions as the driving force for village economic development. However, in its implementation, BUMDes in this village still faces various challenges related to management, funding, and human resource development. The aim of this study is to identify the efforts made to strengthen the role of BUMDes in Rato Village and to assess its impact on the local economy. A qualitative method with a case study approach was used. Data were collected through interviews with village officials, BUMDes managers, and local community members. The results show that the capacity building efforts, including business management training, financial assistance, and local product development, have had a positive impact on the performance of BUMDes. However, continued efforts are needed to improve the capacity of managers and expand the scope of BUMDes activities in the future.
Konfigurasi Dinamika Komunikasi Digital dalam Ranah Politik Lokal: Telaah Taktik Media Sosial pada Arena Elektoral Pilkada Kabupaten Bima Tasrif, Tasrif
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i3.709

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mendekonstruksi bagaimana para aktor politik memanfaatkan logika digital untuk membingkai citra, membangun afiliasi, dan mengartikulasikan strategi elektoral melalui medium sosial yang tak lagi memisahkan antara domain personal dan publik, antara spontanitas dan rekayasa strategik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berparadigma interpretatif-konstruktivis, penelitian ini mengeksplorasi realitas komunikasi politik sebagai konstruksi intersubjektif yang diproduksi melalui simbol, wacana, dan relasi kuasa dalam ruang digital. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 12 informan kunci yang mewakili spektrum aktor digital lokal, observasi non-partisipatif terhadap interaksi media sosial kandidat, serta dokumentasi visual atas materi kampanye digital, yang kemudian dianalisis dengan kerangka analisis wacana kritis dan semiotika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi digital dalam Pilkada Bima merupakan proses artikulatif yang tidak linier, melainkan berlangsung dalam arena diskursif yang dipenuhi negosiasi makna, simbolisme kultural, dan permainan identitas yang beresonansi dengan komunitas pemilih yang terfragmentasi. Media sosial berfungsi sebagai palimpsest politik tempat retorika populis, estetika kampanye, dan narasi lokal berkelindan membentuk realitas elektoral. Keberhasilan strategi politik digital tidak hanya ditentukan oleh kekuatan naratif dan teknis, tetapi oleh intensitas interaktivitas, sensitivitas kultural, dan kecakapan etis kandidat dalam mengelola medan simbolik yang kompleks