Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PERANAN KEPEMIMPINAN DENGAN MOTIVASI KERJA STAF DI PUSKESMAS MOTOLING TIMUR KABUPATEN MINAHASA SELATAN Anisa Manopo; Theo W E Mautang; Prycilia P Mamuaja
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Manado (JIKMA)
Publisher : Yayasan Syalom Cipta Sumikolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64418/jikma.v3i3.165

Abstract

The role of leadership in an organization plays a major role in running a health organization in order to achieve optimal and sustainable health development goals. The purpose of motivation in the workplace is to improve employee morale and job satisfaction, improve work results, encourage discipline and minimize absenteeism, foster a positive work environment and relationships, stimulate creativity and involvement, improve welfare, instill a sense of responsibility for work and optimize the efficiency of tool utilization. The purpose of this study was to determine the relationship between the role of leadership and staff work motivation at the Motoling Timur Health Center, South Minahasa Regency. This study was conducted using a quantitative method with a cross-sectional approach. The sample of this study was 19 people who were taken through total sampling. Using non-parametric techniques and chi-square analysis data. Research Results Most respondents, namely 13 respondents (68.4%) who assessed that the role of leadership with work motivation at the Motoling Timur Health Center, South Minahasa Regency was in the good category. The results of statistical tests using the relationship between the role of leadership and staff work motivation had a p value = 0.004. Conclusion There is a relationship between the role of leadership and employee work motivation at the Motoling Timur Health Center, South Minahasa Regency.
FACTORS RELATED TO HOUSEHOLD DIETARY DIVERSITY SCORE (HDDS) AS NUTRITION OUTCOMES IN EASTERN INDONESIA Mamahit, Adi Yeremia; Sudarmi, Ni Wayan; Mautang, Theo Welly Everd; Rende, Debby Christine; Suryani, Dyah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25526

Abstract

Wilayah Indonesia bagian timur masih mempunyai permasalahan kesehatan, termasuk permasalahan gizi. Permasalahan gizi dapat berupa rendahnya keberagaman pangan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara faktor pertanian dan faktor sosiodemografi terhadap skor keanekaragaman pangan rumah tangga (HDDS). Data mentah penelitian ini diambil dari Bank Dunia dengan menggunakan data yang telah dilakukan sejak tahun 2018 hingga 2019. Total sampel dalam penelitian ini adalah 2.874 rumah tangga. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah HDDS berdasarkan standar Organisasi Pangan Dunia. Variabel bebas meliputi karakteristik rumah tangga yang meliputi, agama, jenis kelamin,dan umur. Variable lainnya adalah jumlah anak di rumah tangga, pendapatan rumah tangga dari aspek pertanian, pengalaman rumah tangga dan desa, dan pendapatan rumah tangga bruto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata HDDS adalah 8,75 dari interval 0 hingga 12. Analisis bivariat dan multivariat dalam penelitian ini menemukan bahwa faktor yang berhubungan dengan tingginya HDDS antara lain kepala rumah tangga yang beragama Kristen, usia 45 – 55 tahun, 55 – 65 tahun, > 75 tahun, semakin tinggi jumlah anak dalam rumah tangga, desa mengalami hilangnya pekerjaan non-pertanian dan semakin tinggi pendapatan kotor rumah tangga. Kesimpulannya, HDDS sebagian besar dipengaruhi oleh karakteristik rumah tangga.
PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU REMAJA PUTRI TENTANG VULVA HYGIENE DI SMP NEGERI 8 SATAP TONDANO Pesik, Natalia; Mautang, Theo W.E; Mamuaja, Prycilia P
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24180

Abstract

Menjaga kebersihan vulva sering diabaikan oleh remaja putri sehingga jamur mudah berkembang biak apabila area organ reproduksinya tidak bersih dan dalam keadaan lembab. Dampak yang terjadi jika remaja putri memiliki perilaku vulva hygiene yang buruk adalah terkena infeksi saluran kemih, keputihan, kanker seviks, kemandulan dan gangguan kesehatan reproduksi lainnya. Vulva hygiene sangat berpengaruh untuk menjaga kebersihan alat reproduksinya karena vulva merupakan organ kelamin bagian luar, secara otomatis kebersihannya akan berpengaruh pada kondisi organ kelamin bagian dalam. Jika vulva hygiene tidak dilakukan dengan baik sejak dini maka infeksi bakteri dari luar dapat masuk ke vagina dan akan menimbulkan masalah kesehatan reproduksi dimasa yang akan datang. Vulva hygiene merupakan suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan organ reproduksi untuk kesejahteraan secara fisik dan psikis. Pengetahuan dan ketrampilan vulva hygiene merupakan salah satu upaya untuk mencegah dan mengontrol infeksi, mencegah kerusakan kulit, meninggalkan kenyamanan serta mempertahankan kebersihan diri. Agar remaja putri dapat melakukan vulva hygiene yang baik, maka perubahan perilaku harus dilakukan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam rangka meningkatkan perilaku remaja putri adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan adalah suatu usaha untuk menyediakan kondisi psikologis dan sasaran agar mereka berperilaku sesuai dengan tuntutan nilai-nilai kesehatan. Pendidikan kesehatan berpengaruh terhadap perilaku kesehatan sebagai hasil jangka menengah yang akan berpengaruh pada meningkatnya indikator kesehatan pada individu sebagai keluaran (outcame). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap perilaku remaja putri tentang vulva hygiene pada remaja putri di SMP Negeri 8 Satap Tondano. Penelitian ini mengacu pada  pendekatan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan desain adalah one-group pra-post test design. Sampel penelitian ini adalah seluruh remaja putri SMP Negeri 8 Satap Tondano berjumlah 23 orang, instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik Mean Wilcoxon test. Sebelum diberikan pendidikan kesehatan terhadap perilaku remaja putri tentang vulva hygiene yaitu 29.35 dan setelah diberikan pendidikan kesehatan terhadap perilaku remaja putri tentang vulva hygiene yaitu 34.35. Ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap perilaku remaja putri tentang vulva hygiene di buktikan dengan uji statitik Wilcoxon Sign. Rank dengan nilai p = 0.000
HUBUNGAN DURASI KERJA DAN RISIKO ERGONOMI DENGAN KEJADIAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL PADA PENGRAJIN GERABAH PULUTAN KECAMATAN REMBOKEN Minggu, Hermin; Mautang, Theo W. E.; Suarjana, I Wayan G.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28138

Abstract

Keluhan musculoskeletal disordes (MSDs) merupakan gangguan pada bagian otot skeletal yang disebabkan oleh karena otot menerima beban statis secara berulang dan terus menerus dalam jangka waktu yang lama dan akan menyebabkan keluhan pada sendi, ligamen dan tendon. Pada umumnya keluhan musculoskeletal disorders ini berupa bentuk nyeri, cidera, atau kelainan pada sistem otot rangka, meliputi pada jaringan saraf, tendon, ligament dan sendi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan durasi kerja dan risiko ergonomi dengan kejadian keluhan musculoskeletal pada pengrajin gerabah Pulutan, Kecamatan Remboken. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Desa Pulutan Kecamatan Remboken pada bulan Januari-Maret 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja pengrajin gerabah Pulutan Kecamatan Remboken. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 dengan menggunakan teknik sampling insidental /accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pekerja dengan durasi kerja normal (<8 jam) sebesar 56,7% dan pekerja dengan durasi kerja tidak normal (>8jam) sebesar 43,3%, dan pekerja yang bekerja secara tidak ergonomis sebesar 56,7% dan pekerja yang bekerja secara ergonomis 43,3%, sedangkan yang tidak berisiko MSDs sebesar 26,7%, pekerja yang berisiko MSDs sebesar 73,3%. Hasil analisis bivariat antara durasi kerja dengan kejadian keluhan musculoskeletal disorders menunjukkan tidak ada hubungan dengan p-value = 0,222 (p>0,05) sedangkan hubungan antara risiko ergonomi dengan kejadian keluhan musculoskeletal disorders menunjukkan p-value = 0,040 (p<0,05). Kesimpulan tidak terdapat hubungan antara durasi kerja dengan kejadian keluhan musculoskeletal disorders serta terdapat hubungan antara risiko ergonomi dengan kejadian keluhan musculoskeletal disorders pada pengrajin gerabah Pulutan, Kecamatan Remboken.
Hubungan Tinggi Lompatan Terhadap Kemampuan Lay Up Shoot Permainan Bola Basket Pada Siswa Putra Kelas XII IPA 3 Sma Negeri 7 Manado Mokoagow, Anuardin; Mautang , Theo; Zougria, Don Corleon Graciano
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i2.8608

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui secara ilmiah tentang hubungan antara tinggi lompat dengan kemampuan lay up shoot dalam permainan bola basket siswa putra kelas XII IPA 3 SMA Negeri 7 Manado. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 7 Manado. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa laki-laki kelas XII IPA 3 SMA Negeri 7 Manado yang berjumlah 21 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 21 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data pada penelitian ini adalah Tes Lompat Tinggi dan 2. Tes lay up shoot. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis Product moment Pearson dengan bantuan SPSS 22. Berdasarkan hasil analisis di atas diperoleh nilai sig sebesar 0,009 < 0,05. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi “Ada hubungan yang signifikan antara tinggi loncatan dengan lay up shoot pada siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 7 Manado”
TINGKAT KONDISI FISIK ATLET PENCAK SILATPERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) KOTAMOBAGU Mautang, Theo; Lomboan, Elen .B; Olii, Yuyanto
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i2.8611

Abstract

Abstrak Dalam penelitian ini, fokus utama adalah untuk mengetahui seberapa baik kondisi fisik atlet Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Kotamobagu. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode survey dan teknik pengumpulan data menggunakan tes pengukuran. Populasi yang menjadi subjek penelitian adalah seluruh atlet PSHT yang sehat, yang terdiri dari 15 atlet putra dan 9 atlet putri. Untuk memilih sampel, penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Sejumlah alat ukur juga digunakan dalam penelitian ini, termasuk sprint 30 meter untuk mengukur kecepatan, push up dan sit up untuk mengukur kekuatan, vertical jump untuk mengukur daya ledak kaki, V-sit and reach untuk mengukur fleksibilitas, dan shuttle run test untuk mengukur kelincahan. Semua instrumen tersebut dirancang untuk memberikan gambaran yang akurat tentang kondisi fisik atlet PSHT Kotamobagu.. Analisis data yang digunakan adalah teknik statistik deskriptif dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik atlet Pencak Silat di Persaudaraan Setia Hati Terate Kotamobagu pada atlet putra rata-rata 6,67% termasuk dalam kategori baik, sedangkan 93,33% berada dalam kategori cukup. Sementara itu, kondisi fisik atlet putri rata-rata 22,22% masuk dalam kategori baik, 66,67% masuk dalam kategori cukup, dan 11,11% masuk dalam kategori kurang. Oleh karena itu, perlu diingat bahwa kondisi fisik atlet Pencak Silat di Persaudaraan Setia Hati Terate Kotamobagu perlu ditingkatkan, terutama pada beberapa aspek fisik tertentu seperti daya tahan, kekuatan, serta kelincahan dan kelentukan pada atlet putra, dan VO2max serta kekenyalan otot dan tendon pada atlet putri. Dengan meningkatkan kondisi fisik, diharapkan dapat meningkatkan performa atlet dan memberikan hasil yang lebih baik dalam kompetisi. Kata Kunci: tingkat kondisi fisik, atlet pencak silat
Pengaruh Gaya Mengajar Dan Motivasi Belajar Terhadap Gerak Dasar Passing Bawah Pada Permainan Bola Voli SMA Negeri 1 Tompaso Dunggio, Novita; Mautang, Theo Welly Everd; Rambitan, Mesak A.S.F
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pembelajaran awal dalam permaianan bola voli masih terlihat bahwa siswa belum menguasai gerak dasar dalam passing bawah bola voli dengan benar. Siswa belum memahami dan menguasai teknik dasar permainan bola voli terutama dalam melakukan passing bawah. Kesalahan yang sering terjadi saat melakukan pasing bawah yaitu, a) Bola dipukul ke atas dengan gerakan lengan terayun, b) Lengan bengkok karena siku ditekuk, lengan bawah terlalu renggang, tubuh atas membungkuk ke depan, punggung melengkung, c) Lengan sudah dirapatkan dalam sikap siaga, d) Start dengan sikap tubuh tegak dan lengan tergantung ke bawah dengan sikap kaki dirapatkan atau mengangkang terlalu lebar. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen, desain penelitian menggunakan faktorial 2 x 2. Ada perbedaan pengaruh gaya mengajar komando dan gaya mengajar inklusi hal ini dapat dilihat dari perbedaan mean atau rata-rata, kelompok gaya mengajar komando (A1) = 18,7 lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok gaya mengajar inklusi (A2) = 15,8. Ada perbedaan pengaruh antara motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah hal ini dapat dilihat dari perbedaan mean atau rata-rata, bahwa kelompok motivasi tinggi = 19,8 lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok motivasi rendah = 14,7. Dari hasil perhitungan uji analisis varians nilai F hitung = 6,740 > nilai F tabel = 4,08 pada taraf signifikansi α = 0,05. Ada interksi antara gaya mengajar dan motivasi, ternyata hasil pengujian hipotesis telah membuktikan bahwa tidak terdapat interaksi antara gaya mengajar dan motivasi terhadap peningkatan pasing bawah di mana nilai F hitung = 2,893 < dari pada nilai F tabel = 4,08 pada taraf signifikansi α = 0,05.
Pengaruh Gaya Mengajar Dan Umpan Balik Terhadap Hasil Belajar Passing Bawah Dalam Permainan Bola Voli Pada Mahasiswa Putra Jurusan Pendidikan Olahraga Mandiangan, Rivianto; Mautang, Theo Welly Everd; Mandagi, Hendrik S.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian apresiasi juga sangat baik dilakukan oleh pendidik guna untuk memberikan dorongan mental kepada peserta didik supaya termotivasi dalam belajar sehingga hasil belajar yang diperoleh mahasiswa meningkat. Namun berdasarkan hasil observasi di lapangan yakni mahasiswa putra semester II jurusan pendidikan olahraga dengan materi passing bawah terlihat bahwa masih ada beberapa mahasiswa yang belum paham atau mengerti mengenai materi passing bawah dalam permainan bola voli. Dimana mahasiswa yang mengukuti pembelajaran teknik dasar passing bawah tidak menunjukan hasil yang baik hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan mahasiswa tentang teknik dasar passing bawah, sehingga pada saat mahasiswa melakukan teknik passing bawah hanya sebagian mahasiswa saja yang mampu. Adapun kesalahan yang sering dilakukan yaitu dua lengan bawah sebagai pemukul tidak sejajar, sehingga pada saat menerima bola dari teman seregu atau dari pihak lawan, bola yang diterima melenceng keluar lapangan. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui skor hasil belajar passing bawah dalam permainan bola voli. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain faktorial 2 x 2. Gaya mengajar latihan memiliki pengaruh lebih tinggi nilainya dari gaya mengajar komando terhadap hasil belajar passing bawah dalam permainan bola voli pada mahasiswa putra Jurusan Pendidikan Olahraga. Terdapat interaksi antara gaya mengajar latihan dan komando dengan umpan balik terhadap hasil belajar passing bawah dalam permainan bola voli pada mahasiswa putra Jurusan Pendidikan Olahraga.
PERSEPSI MAHASISWA PENJAS DAN PGSD FKIP UNPATTI TERHADAP PENGGUNAAN CHATGPT DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH PENDIDIKAN KESEHATAN Mautang , Hizkia Gymnastic; Mautang , Theo Welly Everd
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji persepsi mahasiswa PGSD dan Penjas FKIP UNPATTI terhadap penggunaan ChatGPT dalam penulisan karya ilmiah pendidikan kesehatan. Metode yang digunakan adalah survei kualitatif pre-test dan post-test terhadap 80 mahasiswa setelah intervensi pelatihan dan penggunaan ChatGPT untuk menyusun karya ilmiah 3000 kata. Hasil menunjukkan: Peningkatan Penerimaan: Niat penggunaan ChatGPT meningkat signifikan pasca-intervensi, didorong oleh persepsi kemudahan penggunaan dan manfaat kinerja; Manfaat Utama: ChatGPT efektif untuk brainstorming, ide menyusun kerangka karya ilmiah, meningkatkan kreativitas, dan efisiensi penulisan; Keterbatasan Kritis: Mahasiswa mengkhawatirkan ketidakakuratan referensi, halusinasi (fakta palsu), ketergantungan berlebihan, serta ketidaklayakan untuk tugas kompleks (matematika, etika, dan penulisan karya ilmiah kesehatan medis); Implikasi: Diperlukan pendekatan seimbang dalam integrasi ChatGPT melengkapi metode tradisional tanpa mengorbankan integritas akademik serta pelatihan rekayasa prompt dan literasi AI artificial intelegence.
Hubungan Kekuatan Otot Lengan Dengan Kemampuan Passing Bawah Dalam Permainan Bola Voli Pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kepelatihan FIKKM Unima kagiling, Richwan; Mautang, Theo Welly Everd; Malonda , Jeanene Roosje
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya korelasi signifikan antara kekuatan otot lengan dan kemampuan passing bawah dalam permainan bola voli pada mahasiswa jurusan Pendidikan Kepelatihan FIKKM UNIMA. Pengujian menunjukkan bahwa kemampuan passing bawah (variabel Y) terbagi dalam kategori rendah (20%), sedang (45%), dan tinggi (35%). Sementara itu, skor kekuatan otot lengan (variabel X) terdistribusi ke dalam tiga kategori: rendah (15%), sedang (45%), dan tinggi (40%). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi product moment setelah memenuhi syarat uji normalitas dan linieritas. Hipotesis penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan positif antara kekuatan otot lengan dan kemampuan passing bawah. Data diperoleh melalui tes angkat tubuh untuk mengukur kekuatan otot lengan dan tes passing bawah bola voli sesuai prosedur. Instrumen penelitian terdiri dari alat ukur fisik dan keterampilan bola voli. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya korelasi signifikan antara kekuatan otot lengan dan kemampuan passing bawah dalam permainan bola voli pada mahasiswa jurusan Pendidikan Kepelatihan FIKKM UNIMA. Pengujian menunjukkan bahwa kemampuan passing bawah (variabel Y) terbagi dalam kategori rendah (20%), sedang (45%), dan tinggi (35%). Sementara itu, skor kekuatan otot lengan (variabel X) terdistribusi ke dalam tiga kategori: rendah (15%), sedang (45%), dan tinggi (40%). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi product moment setelah memenuhi syarat uji normalitas dan linieritas. Hipotesis penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan positif antara kekuatan otot lengan dan kemampuan passing bawah. Data diperoleh melalui tes angkat tubuh untuk mengukur kekuatan otot lengan dan tes passing bawah bola voli sesuai prosedur. Instrumen penelitian terdiri dari alat ukur fisik dan keterampilan bola voli.
Co-Authors Achmad Paturusi Adam Ericson Silitonga Adi Yeremia Mamahit Agusteivie Albert Jefta Telew Agusteivie Telew Anike Sarwa Anisa Manopo Anuardin Mokoagow Apituley, Vicktor Henry Rony Beatrix Jetje Podung Christian Bertom Pajung Cindy Helena Nadapdap Delia Kristia Manorek Djajaty Lolowang Djeksen Sambur Don Corleon Graciano Zougria Dortje Tamunu Dunggio, Novita Dyah Suryani Eduward Kumenap Elen .B Lomboan Engelbert Wiai Fiolita Natasya Tijow Hajingo, Mega Silvia Hardiknas Sagemba hendrik mandagi Hensly Timporok Hutomo S. Tudu I Wayan Gede Suarjana I Wayan Saban Jan Lengkong Jenita R. C Rangkang Jontje Tulandi kagiling, Richwan Laelaem, Linda Dina Liloi, Yonal Putra Lomboan, Elen .B Lucyana Leonita Pongoh Malonda , Jeanene Roosje Mamuaya, Prisilia Mandala Tamuntuan Mandiangan, Rivianto Manorek, Delia Kristia Marvel Manopo Mautang , Hizkia Gymnastic Mautang, Hizkia Gymnastic Medea, Tania Reverenda Meity K. Kaunang Melky Pangemanan Merentek, Kristania Mesak A.S.F Rambitan Minggu, Hermin Mjam, Bertha Mondigir, Jeliny V. Murjo, Yulianti A. Nancy Sylvia Bawiling Novita Dunggio Ober Maxi Kowal Odrin Wulage Olii, Yuyanto Palilingan, Richard Andreas Paskal Rares Paul Pontoh Paul Pontoh Pesik, Natalia Petrus Papang Prycilia Pingkan Mamuaja Rakhmawati Agustina Refalia Clara Payow Rende, Debby Christine Rivianto Mandiangan Rumengan, Kireina G. S. Sikome, Nolwinda Siti Fathimah Songut, Adriana Lea Stefani Sigarlaki Suarjana, I Wayan G. Sudarmi, Ni Wayan Sunarti Tamarolo, Teti Tomasoa, Yellia Vera Diane Tombokan Yellia Tomasoa Yody Assa Yofania Cicilia Saragih Yuyanto Olii Zougria, Don Corleon Graciano