Claim Missing Document
Check
Articles

Pemodelan Dan Simulasi Kontrol Adaptif Lampu Lalu Lintas Menggunakan Algoritma Jaringan Syaraf Tiruan Yusuf Rohmatu Rifa’i; Sony Sumaryo; Erwin Susanto
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem transportasi merupakan sistem dinamis yang kompleks dan sulit untuk dimodelkan secara tepat. Model yang tepat membutuhkan validasi dan verifikasi model. Makalah ini menyajikan model dan simulasi event diskrit yang lebih baik dari kontrol lampu lalu lintas waktu tetap (fixed time) pada persimpangan tunggal. Model yang dikembangkan menggunakan Simulink / SimEvent toolbox yang disediakan oleh Matlab. Penulis mengusulkan model yang ditingkatkan menggunakan algoritma jaringan syaraf tiruan sebagai kontrol adaptif lampu lalu lintas yang terdapat pada blok lampu lalu lintas cerdas. Model persimpangan jalan menggunakan empat pendekatan, masing – masing pendekatan terdiri dari satu jalur aliran lurus dan aliran belok kanan. Setiap aliran dimodelkan sebagai antrian M/M/1. Metode FIFO diterapkan pada antrian kendaraan di setiap aliran lalu lintas. Waktu kedatangan antar kendaraan dimodelkan menggunakan distribusi eksponensial. Validasi model dilakukan dengan dua skenario waktu kedatangan antar kendaraan masing – masing 3 detik (lalu lintas padat) dan 9 detik (lalu lintas lengang). Hasil percobaan menunjukkan bahwa jumlah antrian kendaraan dan waktu tunggu rata – rata kendaraan pada sistem kontrol lampu lalu lintas adaptif lebih rendah dibandingkan pada sistem kontrol lampu lalu lintas fixed time. Hal tersebut berarti bahwa model yang diusulkan lebih baik daripada model yang telah dikembangkan sebelumnya. Kata kunci : model event diskrit, kontrol lampu lalu lintas, jaringan syaraf tiruan, persimpangan tunggal, distribusi, validasi. Abstract Transportation systems are complex dynamic systems that hard to be modeled exactly. The correct model need model verification and validation. This paper presents better discrete event models and simulations of fixedtime traffic controls at single intersections. Model is developed using Simulink / SimEvent toolbox provided by Matlab. The author propose enhanced models using artificial neural network algorithms as adaptive controls of traffic lights contained in intelligent traffic light blocks. The intersection model uses four approaches, and each approach consists of one trough stream and one right turn stream. Each stream is modeled as an M/M/1 queue. FIFO discipline is applied to the vehicles queue in each stream. The arrival time between vehicles is modeled using an exponential distribution. Model validation is done with two scenarios of arrival time between vehicles each - 3 seconds (high traffic volume) and 9 seconds (low traffic volume). The experimental results show that the number of vehicle queues and the average waiting time of the vehicles on the adaptive traffic control system is lower than in the fixed time traffic control system. This means that the proposed model is better than the previously developed model. Keywords: discrete event model, traffic light control, artificial neural network, single intersection, distribution, validation
Sistem Kendali Penyiraman Dan Pencahayaan Tanaman Otomatis Pada Smart Greenhouse Menggunakan Logika Fuzzy Achmad Mahdiyatul Tajrie; Sony Sumaryo; Cahyantari Ekaputri
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air dan cahaya matahari adalah zat terpenting bagi kehidupan tanaman. Tanpa air dan cahaya matahari, kehidupan tanaman tidak akan bertahan lama, karena air dan cahaya matahari sangat menunjang kehidupan tanaman, maka dari itu tanaman sangat membutuhkan air dan cahaya untuk proses fotosintesis. Waktu dan kondisi pemberian air dan cahaya matahari juga masuk dalam faktor bagi kehidupan tanaman. Pada greenhouse biasa, petani susah untuk memperhatikan kondisi kondisi dimana tanaman sangat membutuhkan air atau cahaya matahari, seperti pada kondisi hujan dan kekeringan. Atau banyaknya tenaga lebih untuk menyirami tanaman yang sangat banyak pada greenhouse tersebut. Pada tugas akhir ini sistem penyiraman pada greenhouse akan dibuat otomatis dengan menggunakan sistem drip watering yang sangat hemat air untuk menyiram banyak tanaman, begitu pula sistem pencahayaan pada greenhouse juga diatur secara otomatis. Sistem penyiraman dan pencahayaan tanaman diatur otomatis dengan membandingkan tiga faktor yaitu suhu, intensitas cahaya, dan kelembapan tanah. Dan untuk kemudahan pengamatan di greenhouse, semua faktor dan hasil akan ditampilkan di layar LCD yang terintegrasi dengan sistem di dalam greenhouse. Maka dari itu greenhouse pada tugas akhir ini disebut smart greenhouse Hasil dari tugas akhir ini adalah smart greenhouse dapat menjaga tanaman yang ada di dalam smart greenhouse dari hama tanaman yang ada di sekitar greenhouse. Penyiraman di dalam smart greenhouse dapat berfungsi dengan baik begitu pula dengan pencahayaan pada tanaman. Pada smart greenhouse ini terdapat alarm sebagai pengingat apabila air di dalam tempat penyiraman air telah habis.Kata kunci: Tanaman, Greenhouse, sistem kontrol otomatis, Fuzzy logic
Kamera Pengawas Berbasis Deteksi Pola Wajah Menggunakan Metode Principal Component Analysis (pca) Dan Artificial Neural Network (ann) Muhammad Dwi Cahyo; Sony Sumaryo; R Yunendah Nur Fuadah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kamera CCTV yang dilengkapi dengan fitur face recognition merupakan kamera yang terintegrasi dengan sistem pengolahan citra untuk melakukan face recognition pada gambar yang ditangkap oleh kamera. Citra atau gambar yang berbentuk frame by frame dari hasil video kamera webcam C525 HD. Hasil proses pengolahan citra selanjutnya dibandingkan dengan data citra yang terdapat pada database. Hal ini bertujuan untuk melakukan monitoring security system di rumah. Citra ini berfungsi sebagai iput yang selanjutnya diproses dalam komputer menggunakan software Matlab. Teknik face recognition yang digunakan dalam Tugas akhir ini menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA) dalam melakukan proses ekstraksi fitur gambar dan menggunakan Artificial Neural Network (ANN) dalam melakukan klasifikasi hasil ekstraksi fitur. Hasil dari proses klasifikasi tersebut akan digunakan untuk memberikan notifikasi/alarm pada pemilik rumah jika terdapat orang asing yang memasuki area rumah. Peringatan yang disampaikan pada pemilik rumah dilakukan via kabel UTP (Ethernet) pada perangkat komputer. Implementasi sistem monitoring keamanan menggunakan kamera dengan fitur face recognition ini diharapkan mampu meminimalisir kejahatan kepemilikan di area rumah dan perkantoran. Kata kunci : CCTV, Face Recognition, PCA, ANN Abstract CCTV camera with face recognition feature is a camera who integrated with image processing system to recognize face on images captured by the camera. The image will be captured frame by frame from a webcam Logitech C525 HD. The results of image processing will be compared with image data which contained in the database. This is intended to monitor the security system at home. Images as an input will be processed in the computer using Matlab software. Face recognition technique used in this final project is Principal Component Analysis (PCA) method in performing feature extraction process and using Artificial Neural Network (ANN) in classification of feature extraction results. The results of the classification process will be used to provide a notification/alarm to the homeowner if there are strangers trespassing the home area. Warnings sign will be delivered via UTP cable (Ethernet) to homeowners on a computer device. Implementation of security monitoring system using a camera with face recognition feature is expected to minimize crimes of ownership in the area of houses and offices. Keywords : CCTV, Face Recognition, PCA, ANN
Desain Dan Implementasi Sistem Operasi Waktu Nyata Sederhana Untuk Sistem Tertanam Biomedis Berbasis Penjadwalan Jafar Hifdzullisan; Sony Sumaryo; Achmad Rizal
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Real time operating system adalah sebuah sistem operasi yang dapat digunakan untuk embedded system agar dapat mengolah task yang diberikan kepada sistem dengan teratur sesuai dengan urutan task serta waktu yang dibutuhkan untuk melaksanakan task tersebut. Embedded system itu sendiri adalah sebuah sistem yang dirancang khusus untuk melaksanakan tujuan tertentu untuk meningkatkan fungsi sistem tersebut. Pada tugas akhir ini akan dirancang sebuah real time operating system berbasis penjadwalan dengan tipe soft real-time system untuk mengoperasikan sebuah embedded system biomedis berupa elektrokardiogram. Real time operating system berfungsi untuk menerima task yang diberikan kepada sistem dan memperurutkan task tersebut sesuai dengan prioritas yang diberikan kepada task tersebut. Task yang diberikan kepada real time operating system adalah melakukan pengecekan terhadap elektroda yang digunakan sebagai sensor untuk pembacaan tegangan listrik pada jantung, membaca tegangan listrik pada jantung, dan menampilkan tegangan listrik tersebut melalui Graphical LCD 128x64. Kata Kunci : Real Time Operating System, embedded system, elektrokardiogram (EKG) Abstract The real time operating system is an operating system that can be used for embedded systems to be able to process tasks that are given to the system regularly and the tasks need to be executed in real time. The embedded system is a system specifically designed to carry out certain objectives to improve the function of the system. In this final project, a scheduling-based real time operating system with a soft real-time system will be designed to operate an embedded biomedical system in the form of an electrocardiogram. The real time operating system functions to receive the task given to the system and sort the task according to the priority given to the task. The task given to the real time operating system is to check the electrodes used as sensors for reading the voltage on the heart, reading the voltage on the heart, and displaying the voltage through Graphical LCD 128x64. Keywords: Real Time Operating System, embedded system, electrocardiogram (ECG)
Perancangan Sistem Komunikasi Keyless Pada Sepeda Motor Berbasis Algoritma Aes Eki Agung Nugroho; Sony Sumaryo; Porman Pangaribuan
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi sistem keamanan di kendaraan telah mendorong produsen kendaraan untuk menghasilkan sistem keamanan yang semakin ditingkatkan. Setelah dikembangkan di kendaraan roda empat, kini sistem keamanan ditingkatkan di kendaraan roda dua. Kebutuhan sistem keamanan pada sepeda motor mendorong produsen sepeda motor untuk meningkatkan sistem keamanan untuk produknya. Salah satu sistem kemanan yang dikembangkan adalah sistem penguncian dangan remote keyless. Sistem remote keyless memerlukan komunikasi pada aplikasinya agar dapat digunakan secra wireless menggunakan modul NRF24L01 dan Arduino. Data yang akan dikirim secara wireless antara remote dengan modul receiver terlebih dahulu dienkripsi dengan algoritma AES untuk mengamankan informasi data pada modul tersebut yang dikirim dalam bentuk cipher, dan kemudian bagian penerima (receiver) akan menerima cipher dan merubahnya kembali dengan proses dekripsi ke dalam bentuk data asli yang sama pada modul kunci. Hasil pengujian yang didapat dalam pengujian, remote keyless dengan menggunakan NRF24L01 dapat diimplementasikan pada jarak pada 1 meter hingga jarak 4 meter, data asli berhasil dikirim dalam bentuk cipher dan berhasil diubah menjadi data asli melalui proses dekripsi. Berdasarkan pengujian sistem, sistem remote keyless yang dibuat bekerja sesuai dengan yang diharapkan yaitu sepeda motor dapat diaktifkan jika Plain, Key, dan ID sesuai antara remote dan sepeda motor. Kata Kunci: Keyless, remote, enkripsi, dekripsi. Abstract The development of technology in vehicle security system has encouraged manufacturers to produce vehicle security system that is increasingly enhanced. After being developed in four-wheeled vehicles, now improved security system at two-wheeled vehicle. Needs a security system on motorcycle motorbike manufacturers are pushing to improve the security system for its products. One of the security systems that are developed are locking system with remote keyless remote keyless system. Keyless System need communications on the application so that it can be used in wireless using NRF24L01 module and Arduino. The data to be sent in wireless remote receiver module with between first encrypted with AES algorithms to secure data on the module information is sent in the form of cipher, and then the receiver (receiver) will receive the cipher and change it back to the process of decrypting the original data into the form on the same key modules. The test results obtained in testing, remote keyless using NRF24L01 can be implemented at a distance of 1 meter for up to distance 4 meters, the original data is successfully sent in the form of cipher and successfully transformed into the original data through the process of decryption. Based on the test system, remote keyless systems made to work as expected, namely motorcycles can be activated if the Plain, Key, and ID match between the remote and the motorbike.Keywords: Keyless, remote, encryption, decryption. Keywords : Keyless, remote, encryption, decryption.
Desain Dan Implementasi Sistem Perawatan Telur Ikan Mas Otomatis Pada Kolam Penetasan Telur Bayu Surya Mandala; Sony Sumaryo; Estananto Estananto
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kualitas produksi ikan tidak terlepas dari kualitas benih yang dihasilkan saat pembibitan. Benih ikan yang baik dihasilkan dari proses pemijahan dan penetasan telur yang terawat dengan baik. Oleh karena itu, perlu diadakan suatu sistem yang dapat memantau dan merawat telur ikan sehingga dapat meminimalisir telur ikan yang gagal menetas dan meningkatkan kualitas benih ikan yang akan dihasilkan saat penetasan telur ikan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem yang dapat melakukan pemantauan dan perawatan otomatis terhadap kolam penetasan telur ikan. Perawatan kolam penetasan ini meliputi pengendalian suhu, ketinggian air dan tingkat kekeruhan air. Sensor yang digunakan untuk mengukur parameter kolam penetasan telur antara lain sensor suhu ds18b20, sensor ultrasonik dan sensor pH. Sensor-sensor tersebut dapat mendeteksi kondisi kolam penetasan telur ikan yang akan mempengaruhi sistem aerasi, water heater dan kipas pendingin pada kolam bekerja secara otomatis yang selanjutnya akan ditampilkan pada LCD. Sistem ini dibangun secara bertahap mulai dari perancangan mekanik, kalibrasi sensor, konfigurasi mikrokontroler dan aktuator, sinkronisasi pembacaan sensor, tampilan monitoring dan pengukuran parameter. Hasil akhir berupa prototipe yang sudah diuji pada kolam penetasan telur ikan sehingga dapat mengoptimalkan penetasan telur ikan menjadi benih ikan. Kata Kunci : Pengontrolan, Monitoring, Kolam Penetasan Telur Ikan. Abstract The quality of fish production is inseparable from the quality of the seed produced during the nursery. Good fish seeds are produced from spawning and hatching of well-preserved eggs. Therefore, it is necessary to establish a system that can monitor and care for fish eggs so as to minimize fish eggs that fail to hatch and improve the quality of fish seeds that will be produced when hatching fish eggs. This study aims to create a system that can perform automatic monitoring and maintenance of fish egg hatching ponds. This hatchery pool treatment includes water temperature control, water level control and displays water pH values. Sensors used to measure hatching egg parameter parameters include temperature sensor ds18b20, ultrasonic sensor and pH sensor. The sensors can detect the condition of the fish hatching pond that will affect the aeration system, water heater and cooling fan in the pool works automatically which will then be displayed on the LCD. The system is built in stages starting from mechanical design, sensor calibration, microcontroller and actuator configuration, sensor readout synchronization, monitoring display and parameter measurement. The final result is a prototype that has been tested on hatching fish eggs so that it can optimize the hatching of fish eggs into fish seeds. Keywords: Controlling, Monitoring, Fish Eggs Hatching Pond.
emantauan Lendutan Dan Frekuensi Alami Struktur Jembatan Menggunakan Algoritma Fast Fourier Transform Faiz Naufal Wardhana; Sony Sumaryo; Agung Surya Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Jembatan merupakan salah satu infrastruktur vital pada sistem transportasi yang diharapkan memiliki usia layan yang panjang. Kondisi struktur jembatan perlu dilakukan pemantauan untuk menentukan jadwal pemeliharaannya. Defleksi camber melebihi batas rencana sangat membahayakan pengguna jembatan, selain itu frekuensi alami juga dapat mempengaruhi kemampuan layan struktur. Sistem pemantauan dikembangkan untuk dapat mengetahui kondisi struktur jembatan secara real time agar dapat mengantisipasi kegagalan struktur. Pada Tugas Akhir ini parameter yang dipantau adalah lendutan dan frekuensi alami struktur. Hasil dari tugas akhir ini adalah sistem yang memiliki akurasi kemampuan sensor sebesar 95,889% dan didapat pergeseran maksimum sebesar 0,1 cm dengan defleksi 2,012 cm. Sementara frekuensi alami pada ketiga sumbu yang terjadi pada saat prototype diberi beban berjalan 150 Kg sebesar X=2,330; 1,523 Hz. Y=3,445; 0,469 Hz. Z=6,921; 1,406 Hz, sementara saat diberi beban berjalan 230 Kg sebesar X=63,054; 0,352 Hz. Y=37,112; 0,352 Hz. Z=10,343; 1,289 Hz. . Kata Kunci: Jembatan, lendutan, frekuensi alami, Fast Fourier Transform (FFT) Abstract Bridges are one of the vital infrastructure in the transportation system which is expected to have a long service life. The condition of the bridge structure needs to be monitored to determine its maintenance schedule. Camber deflection over the plan limit is very dangerous for bridge users, besides that natural frequency can also affect the ability of service structures. The monitoring system was developed to be able to determine the condition of the bridge structure in real time in order to anticipate structural failure. In this Final Project, the monitored parameters are deflection and natural frequency of the structure. The result of this final project is a system that has the accuracy of sensor capability of 95.889% and obtained a maximum shift of 0.1 cm with a deflection of 2.012 cm While the natural frequency in the three axes that occurred when the prototype was given a moving load of 150 Kg at X = 2.330; 1,523 Hz. Y = 3,445; 0.469 Hz. Z = 6.921; 1,406 Hz, while when given a moving load 230 Kg of X = 63,054; 0.352 Hz. Y = 37,112; 0.352 Hz. Z = 10.343; 1,289 Hz. Key Words: Bridge, deflection, natural frequency, Fast Fourier Transform (FFT)
Perancangan Prototipe Kakaban Otomatis Untuk Proses Pemijahan Ikan Air Tawar Rifqi Ramadhan; Sony Sumaryo; Estananto Estananto
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Permintaan ikan air tawar terus meningkat setiap tahunnya sehingga diperlukan peningkatan produksi benih untuk mendukung intensifikasi usaha budidaya dalam rangka memenuhi permintaan pasar. Dalam usaha budidaya ikan ada beberapa tahap proses yang terjadi, salah satunya proses pemijahan. Proses pemijahan ialah pengeluaran sel telur oleh induk betina dan sperma oleh induk jantan yang kemudian diikuti dengan perkawinan. Pada proses pemijahan ikan air tawar dibutuhkan sebuah kakaban. Kakaban ialah sebuah media di dalam kolam pemijahan berupa ijuk, rumput alami dsb, yang dapat menjadi media melekatnya telur ikan ketika proses pemijahan selesai. Dalam penelitian ini, bertujuan membuat kakaban otomatis yang bisa digunakan oleh peternak ikan air tawar dalam membantu meringankan pekerjaan ketika proses pemijahan. Sistem kakaban otomatis ini meliputi pengukuran ketinggian air kolam, penempatan kakaban di dalam kolam, pengangkatan telur ikan yang berada di kakaban. Hasil akhir dari perancangan sistem otomatis ini berupa prototipe yang diimplementasikan pada sebuah akuarium berukuran 50cm x 30cm x 40cm yang nantinya bisa direalisasikan pada kolam pemijahan ikan air tawar sehingga dapat membantu peternak dalam menjaga kualitas telur dan bersaing pada pasar yang lebih luas. Kata Kunci : Kakaban, Otomatis, Ketinggian Air, Sensor Ultrasonik, Pemijahan. Abstract ABSTRACT The demand for freshwater fish continues to increase every year, so that it is necessary to increase the production of seeds to support the intensification of aquaculture in order to meet market demand. In fish farming, there are several stages of the process that occur, one of which is the spawning process. The spawning process is the removal of the egg cell by the female parent and sperm by the male parent which is then followed by marriage. In the process of spawning freshwater fish is needed a kakaban. Kakaban is a medium in a spawning pond in the form of fibers, natural grass, etc., which can be a medium for attachment of fish eggs when the spawning process is complete. In this study, the aim is to create an automatic method that can be used by freshwater fish farmers in helping to ease the work during the spawning process. This automatic kakaban system includes measurements of pool water level, placement of kakaban in the pond, removal of fish eggs in kakaban. The final result of the design of this automatic system is a prototype that is implemented in an aquarium measuring 50cm x 30cm x 40cm which can later be realized in a spawning pond so that it can help farmers maintain egg quality and compete in a wider market. Keywords : Kakaban, Automatic, Water Height, Ultrasonic Sensor, Spawning.
Sistem Penyiraman Dan Pencahayaan Pada Kebun Pintar Menggunakan Teknologi Berbasis Context Aware Calvien Pradiptha Giovannie; Sony Sumaryo; Cahyantari Ekaputri
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi dan berbagai inovasi dalam bidang elektro atau perangkat keras pada jaman sekarang ini sudah banyak sekali pembuatan dan pengembangan alat perangkat keras yang bersifat sistem kontrol sampai ke otomatisasi yang sangat beragam kegunaannya. Salah satu contohnya yaitu sistem otomatisasi sistem penyiraman dan pencahayaan untuk alat bercocok tanam didalam rumah. Pada sistem penyiraman dan pencahayaan otomatis ini akan digunakan untuk alat bercocok tanam didalam rumah menggunakan sensor kelembaban (Soil Moisture Sensor) dan sensor DHT11 sehingga saat resistansi tanah pada ukuran tertentu akan melakukan penyiraman secara otomatis dan pada sistem pencahayaan untuk membantu memberi pencahayaan bantuan pada tanaman dengan menggunakan lampu Growth Led yang telah diatur pada suhu yang diatur oleh DHT11. Sistem ini akan bekerja setelah Sensor Soil Moisture membaca nilai kelembaban tanah dalam keadaan basah atau kering, lalu Mikrokontroller akan mengirim perintah ke relay untuk menyalakan pompa air untuk melakukan proses penyiraman dan pada pencahayaan, lampu Growth Led akan menyala sesuai dengan suhu yang telah diatur. Dari hasil penelitian tersebut diharapkan Alat kebun pintar dengan Sistem Penyiraman dan pencahayaan otomatis ini dapat membantu dalam pertumbuhan tanaman untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif. Kata Kunci : Soil Moisture Sensor, Sistem, Penyiraman, Sistem Pencahayaan, Mikrokontroller, DHT11 ABSTRACT The development of technologies and innovations in the field of electro or hardware on today's society have a lot of manufacturing and hardware development tools that are up to the automation of control systems that have very diverse uses. One of the example is the automation of watering system and lighting system for farming tools inside or outside the house. The watering system and automatic lighting system that will be used as a farming tool, will be using a humidity sensor (Soil Moisture Sensor) and DHT11 Sensor. Thus, when the resistance of the ground at a certain measurement will trigger the watering system automatically and the lighting system to help give lighting aids to the plants by using LED Growth lights that have been timed to be turned on by DHT11 Sensor. This system will work after the Soil Moisture Sensor measures soil moisture in the wet or dry state, and then the microcontroller will send a command to the relay to turn on the water pump to make the process of watering and the lighting, the lamp will be lit LED Growth in accordance by DHT 11 Sensor. From the results of these studies are expected smart tool garden with watering system and automatic lighting can help in the growth of plants to obtain more effective results. Key Word : Soil Moisture Sensor, Watering System, Microcontroller Lighting System, DHT11.
Implementasi Pengendali Ganda Pada Tangki Kembar Menggunakan Kendali Pi Kaskade Muhammad Luthfi Fadhlurrahman; Sony Sumaryo; Agung Surya Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengendalian sebuah sistem untuk mengatur ketinggian air merupakan kegiatan yang sangat penting. Pada sistem kendali ketinggian air yang sudah ada saat ini, masih terdapat beberapa masalah yang terjadi, yaitu pemborosan air, kerusakan alat, dan kecelakaan kerja akibat pengendalian ketinggian air yang tidak sesuai. Oleh karena itu, untuk mengurangi masalah tersebut perlu dilakukan pengembangan terhadap sistem kendali air sehingga dapat berkerja lebih optimal. Implementasi pengendali ganda pada tangki kembar menggunakan algoritma PI kaskade merupakan salah satu solusi untuk menjawab permasalahan tersebut. Algoritma PI Kaskade digunakan untuk mengendalikan pergerakan motorized valve pada saluran air antara dua tangki untuk menyesuaikan ketinggian air pada tangki utama dengan setpoint. Pengujian dan Analisis sistem yang telah dilakukan pada Tugas Akhir ini memiliki hasil pembacaan sensor ultrasonik HC-SR04 dengan rata-rata error 0,332 cm dan standar deviasi 0,029 cm pada kondisi tanpa gangguan, serta rata-rata error 0,829 cm dan standar deviasi 0,361 cm pada kondisi dengan gangguan. Respon sistem pada sistem satu tangki, dengan hasil rise time 218 detik, overshoot 0,0634 cm, dan error steady state 0,8 cm pada kondisi tanpa gangguan, serta rise time 285 detik, overshoot 0,026 cm, dan error steady state 0,7 cm pada kondisi dengan gangguan. Respon sistem pada sistem tangki kembar, dengan hasil rise time 443 detik, overshoot 0,0255 cm, dan error steady state 0,1 cm pada kondisi tanpa gangguan, serta rise time 307 detik, overshoot 0,0188 cm, dan error steady state 0,1 cm pada kondisi dengan gangguan. Kata Kunci : sistem kendali, ketinggian air, kendali PI kaskade, setpoint. Abstract Control of a system to set water level is a very important activity. In existing water level control system, some problem still occurs, such as waste of water, equipment failure and work accidents, due to inappropriate water level control. Therefore, to reduce these problems, it’s necessary to develop on existing water level control system, so the system can work more optimally. Implementation of double controller on twin tank using PI Cascade control is one solution to answer these problems. PI Cascade algorithms is used to control the movement of motorized valve on the water channel between two tanks to adjust main tank water level with setpoint. Tests and analyzes result in this final project has HC-SR04 ultrasonic sensors readings with average error 0,332 cm and standard deviation 0,029 cm without disturbance, and average error 0.829 cm and standard deviation 0,361 cm with disturbace. System respone of single tank system, with result rise time 218 second, 0,0634 evershoot, and error steady state 0,8 cm without disturbance, and rise time 285 second, overshoot 0,026 and error steady state 0,7 cm with disturbance. System respone of twin tank system, with result rise time 443 second, overshoot 0,0255, and error steady state 0,1 cm without disturbance, and rise time 307 second, overshoot 0,0188 cm, and error steady state 0,1 cm with disturbance. Keywords: control system, water level, PI cascade control, setpoint.
Co-Authors Abdul Latif, Muhammad Abel Maulana Alie Achmad Mahdiyatul Tajrie Achmad Rizal Adelia Pramita Dewi Agung Siwi Widagda Agung Surya Wibowo Agung Suryo Wibowo Agus Ganda Permana Ahmad Mahmuda Ahmad Tri Hanuranto Al Rasyid , Wisnu Ali Sanad Ananda, Muhammad Rafli Andika , Evan Enggana Andre Septian Angga Rusdinar Anggriawan Happy Kriswandaru Aprilia, Bandiyah Sri Ardo, Sebastian Edric Arfian, Ganjar Tri Arkan Muhammad Anandyanto Arsyan, Rizal Fahrul Asep Suhendi Azis, Kurniawan Bandiyah Sri Aprilia Basuki Rahmat Masdi Siduppa Bayu Surya Mandala Cagar Bagas Prastya Cahyantari Ekaputri Cakra Rangga Permadi Calvien Pradiptha Giovannie Casi Setianingsih Chairunnisa, Nadya Alifia Daffa Zakaria Deatari Rosika Anggraeni Denny Darlis Deri Reyhan Desri Kristina Silalahi Dhiya’ulhaq, Khairul Syasti Dito Hutama Bayu Krisna Eki Agung Nugroho Ekki Kurniawan Erwin Susanto Estananto Evan Dwi Septiawan F. Ahmadi Djajasugita Fahmi Ahmad Fauzi Faisal Budiman Faiz Naufal Wardhana Fajar Surya Permana Fajri Hakimi Anas Fajrin Noor Rachman Fakultas, Bintang Buana Falih Asyrafi Faris Ghafara Nahidha Fatanaja Abrar, Hanan Febriansyah, Rival Harrist Fiky Y. Suratman Fredy Fredy Galih Rizky Ramadhan Ghifari Fathurrahman Ginanjar Anugerah Wijaya Gora Asep Setian Gorbi Prasetya Hafidudin . Hafizh , Luthfi Abdul Hamdi Aziz Al-Mujadidi Hamiedah, Muthi’ah Atsari Hanna Diwanti Hannif, Raffi Zautha Hasan Basri Dongoran Hesty Susanti Hidayat, Fakhziar Wildan I Gede Nyoman Agus Yuda Swambara I Made Hery Dharmagita Ig. Prasetya Dwi Wibawa Irham Mulkan Rodiana Iswahyudi Hidayat Jafar Hifdzullisan Karim, Mohammad Wafi Nabil Kasihitona, Tri Kharisma Bani Adam Kusumo, Garriel Wijayanto Lubis, Yudiansyah Luthfi Abdul Hafizh Luthfi Bagus Pratama M. Arief Renaldy M. Sulthan Qintara Adiwijaya Kusuma Maman Abdurohman Mamat Rahmat Maulana Ariandy Minalloh, Fadhlan Mochamad Ramdhani Moh. Aditya Rafi Pratama Mohamad Ramdhani Muhamad Riswan Nurfadilah Muhamad Royhan Muhammad Aditya Nugroho Muhammad Ary Murti Muhammad Dwi Cahyo Muhammad Iqbal Muhammad Luthfi Fadhlurrahman Muhammad Nasir Muhammad Reza Aji Pangestu Muhammad Ridwan, Rizki Muhammad Rifqi Azmi Muhammad Rizky Imam Pamungkas Muhammad Tsabit, Muhammad Muhammad, Youri Muhammmad Ikhlas Mulkan Azhiman Musyaffa, Muhammad Aththar Naufal, Farhan Nikola, Fernando Amanda Novi Prihatiningrum Nur Muhamad Iskandar Nurita, Inda Lely Permana , Agus Ganda Pinto Akbar Porman Pangaribuan Pratama , Bagas Harsya Pratama, Fadlih Abdi Pratama, Ridho Adjie Purba, Daryl Gempar Darris Putra Yusifin Putra, Aditiya Nicola Putra, Annanta Rizky Sudiharto Putu Krisna Bugi Bayuga R. Djoko Goenawan, R. Djoko R. Yunendah Nur Fu’adah Rahma, Basuki Ramadhan, Muhammad Rifqi Ramdhan Nugraha Rasyid, Muhammad Harun Al Ridho Adjie Pratama Ridwan, Rizki Muhammad Rifqi Ramadhan Rio Samuel Rizki Ardianto Rizki Ardianto Priramadhi Rizky Abet Panjaitan Sagita, Elvira Setiawan, Asep S Setya Furqan Lukmansyah Shalahuddin, Muhammad Ilham Sidauruk , Petrick Mikhael Siti Nur Azizah Sugiharto Soeparwoto Dharmoputra Sumarno, Yusuf Zakiy Teguh Widodo Tiara Rohma Dewi Fortuna Tito Mubarak Tri Medya Dirgantara Trisa Putri Siregar Vandy Razaqta Wahmisari Priharti Willy Anugrah Cahyadi Yahya Arwiya Yanuar Herlambang Yendi Surya Agung Yosafat, Cornelius Yudha Purwanto Yudhistira Nugraha Yusuf Rohmatu Rifa’i Zakaria , Muhammad Daffa Zamhuri , Azam Zamhuri, Azam Zulfananto Herdyawan Zulfany, Aprilla Nurindah