Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Identification of Family Members Gobiidae in the Mangrove Forest Nature Reserve on the East Coast of Jambi Province Rosalia, Ipana; Nugraha, Anggit Prima; Setiyaningrum, Dewi Aswin; Uljannah, Lulu’
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 3 (2025): Juli-September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i3.9031

Abstract

Jambi Province has abundant natural resources, including mangrove forests that serve as habitats for various animal species. This study aimed to increase understanding of conservation and to identify types of mudskippers and the characteristics of their habitats in the East Coast Mangrove Forest Reserve. The research used purposive sampling at three different spots: residential areas, rivers, and mangrove zones. The study found two fish species (Boleophthalmus boddarti and Periophthalmodon schlosseri) each found in different areas depending on their preferred habitats. In conclusion, each type of habitat supports the growth of mudskippers, and it's recommended that the mangrove area’s sustainability continues to be protected.
Aplikasi Teknik Fermentasi Dalam Pembuatan Yoghurt Jeruk Nanas Kayu Manis (Jenaka) Di Kelurahan Aur Kenali Destiana, Anggari Linda; Nugraha, Anggit Prima; Husnudin, Uni Baroroh; Putri Dwi Mulyani , Putri Dwi Mulyani
ABDIMAS Madani Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Abdimas Madani
Publisher : LPPM STIKES Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/abdimas.v6i2.163

Abstract

Yoghurt merupakan minuman fungsional yang dikenal memiliki banyak manfaat. Manfaat tersebut dapat ditingkatkan dengan penambahan buah dan rempah. Jeruk, nanas, dan kayu manis merupakan buah dan rempah yang merupakan komoditas di Jambi yang mudah didapat, berkualitas, dan juga memiliki nilai gizi tinggi. Yoghurt dengan penambahan menggunakan sari buah atau ekstrak rempah mampumeningkatkan aktivitas antioksidan dan memberikan karakter fisik yang menarik. Pembuatan yoghurt dilakukan dengan menerapkan teknik fermentasi sederhana, sehingga diharapkan akan mudah dipraktikkan oleh ibu-ibu PKK. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan yang dimiliki mitra tentang cara pembuatan dan manfaat yoghurt jeruk, nanas, kayu manis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam bentuk penyampaian materi dan dilanjutkan dengan pelatihan atau praktikmembuat yoghurt secara langsung. Masyarakat yang mengikuti kegiatan pengabdian ini mengalami peningkatan pengetahuan yang dapat dilihat dari hasil post-test dan pre-test, dimana pada kategoripengetahuan baik meningkat dari 53,6% menjadi 78,6%. Berdasarkan hasil tersebut bisa disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang teknik fermentasi yoghurt
Training on the Production of Biowash Derak at SMAN 3 Muaro Jambi : Pelatihan Pembuatan Biowash Derak (Detergen Organik Berbahan Dasar Lerak) di SMAN 3 Muaro Jambi Destiana, Anggari Linda; Nugraha, Anggit Prima; Husnudin, Uni Baroroh; Maritsa, Hasna Ul; Mulyani, Putri Dwi; Yusuf, Ashif Irvan
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i1.25254

Abstract

The lerak fruit (Sapindus rarak) possesses significant potential as a natural detergent that can serve as an alternative to chemical-based detergents, which are increasingly concerning due to their detrimental effects on the environment and their impact on soil and aquatic organisms. The saponin content in lerak generates foam and exhibits antibacterial properties, making it environmentally safe for both soil and aquatic life. The objective of this program is to train students and teachers at SMAN 3 Muaro Jambi in producing natural detergent from lerak, thereby supporting extracurricular batik activities while also contributing to the establishment of an environmentally friendly school. The stages of this community service activity include socialization, hands-on training, and evaluation (pre- and post-tests). The results of the satisfaction measurement indicate that all participants were satisfied with the implementation of this community service, with 44.4% expressing high satisfaction and 55.6% being satisfied. The percentage of participant's knowledge regarding the name, benefits, preparation methods, and usage of lerak increased by 86%. The number of participants capable of producing lerak detergent rose significantly, from 4.7% to 85.4%, representing an increase of 80.7%. Overall, all participants expressed satisfaction with this activity and demonstrated an enhancement in their knowledge.
PERILAKU HARIAN BURUNG KAKATUA KOKI (cacatua galerita) DI AREA EX-SITU TAMAN RIMBA ZOO JAMBI: The Daily Behavior Of The Chef Cockatoo (Cacatua galerita) In Ex-Situ Area Of The Jambi Zoo Jungle Park Arba, Risqi Mutia; Sukmono, Tedjo; Prima Nugraha, Anggit
Biospecies Vol. 15 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v15i2.12241

Abstract

Kakatua koki (Cacatua galerita) merupakan burung yang dilindungi, karena termasuk dalam kategori Least Concern dan termasuk ke dalam Appendiks II, karena banyak diperdagangkan baik di dalam maupun di luar negeri, sehingga memiliki populasi yang terus menurun. Salah satu konservasi ex-situ yaitu Taman Rimba Zoo Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas periaku harian, perilaku makan, dan pakan kesukaan, serta apa saja komposisi pakan kakatua koki (Cacatua galerita) di Taman Rimba Zoo Jambi.  Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 12-25 September 2020. Penelitian ini menggunakan metode Focal Animal Sampling dengan metode pencatatan data secara Continuous Sampling. Data yang didapat berupa data primer, data sekunder, dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis menggunakan rumus Altman, hasil berupa tabel dan diagram. Berdasarkan hasil pengamatan terdapat 14 perilaku yang teramati, perilaku yang paling dominan yaitu perilaku bertengger 26% atau 2900 menit, perilaku ingesti 18% atau 2026 menit, perilaku menelisi bulu 12% atau 1384 menit. Adapun pakan yang diberikan untuk kakatua terdiri dari sayur-sayuran [kangkung (Ipomea aquatica), tauge (Vigna radiata), dan wortel (Daucus carota)], biji-bijian [jagung (Zea mays)], buah-buahan [pepaya (Carica papaya) dan pisang (Musa paradisiaca)], serta air digunakan untuk minum. Pakan kesukaan kakatua yaitu jagung (Zea mays) dan pepaya (Carica papaya).
STRUKTUR DAN KOMPOSISI TUMBUHAN INVASIF DI HUTAN LINDUNG GAMBUT SUNGAI BULUH KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR Ihsan, Mahya; Suprayogi, Dawam; Prima Nugraha, Anggit
Biospecies Vol. 15 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v15i1.14830

Abstract

The Study of structure and compotition of invasive species in protected peat forest area of ​​the Sungai Buluh, Tanjung Jabung Timur was conducted from April to September 2020. This research was conducted in open space area. Data were collected with systematic sampling method in 2 x 2 m plot in tree long transects 500 m. Every transect has 5 plots with the same distance of 100 m, so that the total plots are 25 plots. The data obtained were analyzed to determine the importance value indeks of plant species, diversity indeks and Eveness index of plants in the location. Based on the identification results, were found 31 invasive spesies in Protected Peat Forest Sungai Buluh. Cynodon dactylon was found high Important Value Index 28.60%. Diversity index was found 2,65 and the value of the evenness index 0,77 in research location.
KEANEKARAGAMAN AMFIBI (ORDO ANURA) DI HUTAN LINDUNG GAMBUT LONDERANG TANJUNG JABUNG TIMUR Azhari, Asri; Sukmono, Tedjo; Prima Nugraha, Anggit; Ihsan, Mahya; Suprayogi, Dawam
Biospecies Vol. 15 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v15i1.14833

Abstract

Hutan gambut merupakan hutan tropis dan menjadi sumber daya alam yang unik yang dapat mendukung keanekaragaman flora dan fauna termasuk amfibi. Hutan gambut sering mengalami kebakaran pada saat musim kemarau. Kebakaran dapat mengancam kelangsungan hidup sejumlah flora dan fauna tak terkecuali amfibi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan komposisi amfibi serta untuk mengetahui indeks keanekaragaman dan kemerataan amfibi di Hutan Lindung Gambut (HLG) Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini menggunakan metode Visual Encounter Survey (VES) yang dikombinasikan dengan transek. Transek merupakan transek akuatik yang dibuat sepanjang 500m. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan Indeks Shannon Wiener dan dengan menghitung kemerataan jenis. Hasil penelitian yaitu jenis amfibi yang didapat ada 4 jenis (Fejervarya limnocharis, Fejervarya cancrivora, Hylarana erythraea dan Pulchrana baramica). Nilai keanekaragaman tergolong sedang dengan nilai H’= 1, 03. Hal ini menunjukkan secara ekologis kondisi habitat di HLG Londerang mampu untuk mendukung keberadaan jenis amfibi. Nilai kemerataan jenis amfibi menunjukkan nilai E= 0,74 yang berarti pensebaran amfibi tergolong cukup merata.
PELATIHAN TEKHNIK PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BERBAHAN DASAR KULIT NENAS DI TANGKIT BARU PROPINSI JAMBI Ihsan, Mahya; Prima Nugraha, Anggit; Suprayogi, Dawam; Adriadi, Ade
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1702-1709

Abstract

Pemanfaatan Limbah kulit Nenas untuk pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) sebagai Pupuk Alternatif Murah di Desa Tangkit Baru Propinsi Jambi dilakukan dengan tujuan memanfaatan limbah organik hasil produksi nenas serta membantu kelompok UMKM di Desa Tangkit Baru untuk memperoleh pupuk yang murah dan berkualitas. Pelaksanaan dilakukan dalam tiga sesi yaitu sesi pemaparan, tanya jawab dan diskusi serta praktek secara langsung dilapangan. Melalui kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) oleh Tim Pengabdian Program Studi Biologi FST-UNJA maka target yang ingin dicapai adalah mitra mampu memanfaatkan limbah nenas secara maksimal untuk dijadikan barang yang lebih bermanfaat atau dijadikan sebagai bentuk usaha. Berdasarkan hasil survey kuesioner yang dubagikan, 94,44% masyarakat bersedia ikut Kembali dalam pelatihan serupa, 89,47% masyarakat menilai pelayanan selama pelatihan berlangsung sangat baik, 58,82% masyarakat mengaku bahwa pelatihan ini sangat sesuai dengan harapan selebihnya mengaku sesui dengan harapan. Dalam pengentasan limbah, 55,56% masyarakat berpendapat bahwa kegiatan ini dapat mengurangi limbah.
Keanekaragaman Jenis Amfibi Ordo Anura Di Hutan Adat Datuk Rangkayo Mulio Kabupaten Bungo Provinsi Jambi: Diversity of amphibian species of the order Anura in the Datuk Rangkayo Mulio Customary Forest, Bungo Regency, Jambi Province Aini, Yasri Syarifatul; Bangun, Zefanya Alfa Permana; Albayudi, Albayudi; Nugraha, Anggit Prima; Darsono, Beti Septiana; Nur’aini, Hanifah
Jurnal Silva Tropika Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Silva Tropika
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalsilvatropika.v10i1.56492

Abstract

ABSTRACT Anurans play an important ecological role in maintaining ecosystem balance and are widely recognized as bioindicators of environmental quality due to their sensitivity to habitat changes. Information on anuran diversity in customary forests of Jambi Province remains limited. This study aimed to identify anuran species, analyze community structure, and describe environmental conditions in the Datuk Rangkayo Mulio Customary Forest, Bungo Regency, Jambi Province, Indonesia. Field surveys were conducted from July to August 2024 using the Visual Encounter Survey (VES) method with two repeated surveys along each transect. Captured individuals were temporarily marked to prevent double counting during the sampling period. Community structure was analyzed using the Shannon–Wiener diversity index, Margalef species richness index, and Pielou evenness index, while environmental variables included air temperature, air humidity, water temperature, and water pH. A total of 95 individuals representing 16 species from six families (Bufonidae, Dicroglossidae, Ranidae, Rhacophoridae, Microhylidae, and Megophryidae) were recorded. Ranidae was the most abundant family, whereas Chalcorana parvaccola was the dominant species. The community exhibited a moderate diversity index (H' = 2.397), low species richness (Dmg = 3.294), and high evenness (E = 0.864). Environmental measurements ranged from 24.1–26.6 °C for air temperature, 79–95% for air humidity, 26–30 °C for water temperature, and pH 5.91–6.35. These findings indicate that the Datuk Rangkayo Mulio Customary Forest continues to support a relatively stable anuran community. The results provide baseline biodiversity information that can be used to support long-term monitoring and community-based management and conservation of customary forests.   Keywords: anura, community structure, customary forest, diversity, visual encounter survey.   ABSTRAK Amfibi Ordo Anura merupakan kelompok vertebrata yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan berfungsi sebagai bioindikator kualitas lingkungan karena sensitif terhadap perubahan habitat. Informasi mengenai keanekaragaman amfibi pada kawasan hutan adat di Provinsi Jambi masih terbatas, sehingga penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis Anura, menganalisis struktur komunitas, serta mendeskripsikan kondisi faktor lingkungan di Hutan Adat Datuk Rangkayo Mulio, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Penelitian dilaksanakan pada Juli–Agustus 2024 menggunakan metode Visual Encounter Survey (VES) dengan pengulangan jalur sebanyak dua kali. Individu yang ditemukan diberi penandaan sementara (temporary individual marking) untuk mencegah penghitungan ganda selama survei. Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, indeks kekayaan jenis Margalef, dan indeks kemerataan Pielou, serta didukung oleh pengukuran suhu udara, kelembapan udara, suhu air, dan pH air. Hasil penelitian memperoleh 95 individu yang terdiri atas 16 jenis dari 6 famili, yaitu Bufonidae, Dicroglossidae, Ranidae, Rhacophoridae, Microhylidae, dan Megophryidae. Famili Ranidae merupakan famili dengan jumlah individu terbanyak, sedangkan Chalcorana parvaccola menjadi jenis yang paling dominan. Nilai indeks keanekaragaman tergolong sedang (H' = 2,397), indeks kekayaan jenis tergolong rendah (Dmg = 3,294), dan indeks kemerataan tergolong tinggi (E = 0,864). Suhu udara berkisar 24,1–26,6 °C, kelembapan udara 79–95%, suhu air 26–30 °C, dan pH air 5,91–6,35. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hutan Adat Datuk Rangkayo Mulio masih mendukung keberadaan komunitas amfibi dengan distribusi individu yang relatif merata. Data ini dapat menjadi informasi dasar (baseline) untuk pemantauan biodiversitas serta mendukung pengelolaan dan konservasi hutan adat berbasis masyarakat.   Kata kunci: anura, hutan adat, keanekaragaman, struktur komunitas, visual encounter survey.
Preparasi Jaringan dan Identifikasi Kerusakan Hati Tikus Yang Diinduksi Fenilhidrazin (PHZ) M. Reyza Akbar; Ema Marminto; Manasalwah Alina Putri; Fitra Wahyuni; Anggit Prima Nugraha; Anggari Linda Destiana; Ade Adriadi
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 5 (2026): Oktober: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i5.12470

Abstract

Phenylhydrazine (PHZ) is a chemical compound that can induce hemolytic anemia and oxidative stress in experimental animals. This study aims to perform liver tissue preparation and identify histopathological changes caused by PHZ induction. White rats (Rattus norvegicus) were divided into two groups: the control group given 0.9% saline and the treatment group induced with PHZ at a dose of 60 mg/kg body weight intraperitoneally for three consecutive days. Tissue preparation included fixation using 10% formalin, dehydration with graded alcohol (70%, 80%, 90%, and 100%), clearing using xylene, embedding in paraffin, tissue sectioning at 4-5 μm thickness with a microtome, and Hematoxylin-Eosin (HE) staining. The results showed that PHZ induction caused a significant decrease in hemoglobin levels from 17-21 g/dL to 9.5-11.3 g/dL. Histological observation of liver tissue in PHZ-induced rats showed hepatocyte degeneration, cytoplasmic vacuolization, sinusoidal congestion, inflammatory cell infiltration, and cell necrosis. Spleen tissue showed red pulp hyperplasia and increased phagocytic activity. The tissue preparation successfully produced good histological preparations and allowed clear identification of histopathological changes. It can be concluded that phenylhydrazine is hepatotoxic and causes liver tissue damage through oxidative stress mechanisms.