p-Index From 2021 - 2026
7.701
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Biology Education Window of Health : Jurnal Kesehatan Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL MUTIARA KESEHATAN MASYARAKAT Jurnal Keperawatan Priority Jurnal Kesmas Prima Indonesia Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) J-Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat (Indonesian Journal of Public Health) JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Jurnal Ners Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai JOURNAL LA MEDIHEALTICO Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Journal of Community Health Provision Journal of Universal Community Empowerment Provision Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES) Jurnal KeFis : Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Journal of Educational Innovation and Public Health Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Journal of Ageing And Family Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal Medika Nusantara Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Journal of Innovative and Creativity Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Perilaku Kesehatan Terpadu Jurnal Praba: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Claim Missing Document
Check
Articles

THE FACTORS INFLUENCING DECREASE IN STUNTING PREVALENCE AMONG TODDLERS IN THE WORKING AREA GLUGUR DARAT COMMUNITY HEALTH CENTER, EAST MEDAN DISTRICT, MEDAN CITY Turnip, Rita; Efendy, Ismail; Nasution, Ramadhani Syafitri
HEARTY Vol 12 No 3 (2024): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v12i3.16511

Abstract

The World Health Organization (WHO) estimates that 165 million children under the age of 5 in the world will be affected by malnutrition if efforts to reduce the prevalence of stunting continue on an ongoing basis, this is projected to be 127 million in 2025. Data from the Glugur Darat Health Center, the incidence of stunting in 2023 was 5 people cases, while 24 people experienced malnutrition. The aim of the research is to determine the factors that influence the reduction in the incidence of stunting among toddlers in the Glugur Darat Health Center Working Area, East Medan District, Medan City. The research design uses quantitative with a cross sectional approach. The population in this study were all mothers who had toddlers at the Glugur Darat Community Health Center, East Medan District, Medan City, namely 6,672 toddlers, with a sample size of 99 mothers who had toddlers. Data analysis uses univariate, bivariate and multivariate analysis. The results of the research show that there is an influence of food provision, personal hygiene, parenting patterns, utilization of health services on reducing the incidence of stunting among toddlers in the Glugur Darat Health Center Working Area, East Medan District, Medan City. Meanwhile, the most dominant factor is food provision. The conclusion of this research is that there is an influence of food provision, personal hygiene, parenting patterns, utilization of health services on reducing the incidence of stunting in toddlers in the Glugur Darat Health Center Working Area, East Medan District, Medan City. It is recommended that the Glugur Darat Health Center be able to create interesting education for mothers with toddlers so that they want to monitor their children at the puskesmas or posyandu, such as conducting workshops/demonstrations on how to provide good and correct and nutritious food for their children, as well as how to process it. diverse and nutritious food so that children get good nutritional intake as an early effort to reduce the incidence of stunting and improve family health.
Faktor yang Memengaruhi Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Puskesmas Tanjung Sekayam Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat Bustamil Arifin; Ismail Efendy; Ramadhani Syafitri
Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): September: Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/quwell.v1i3.760

Abstract

Toddler age is a period of rapid growth and development, a state that is vulnerable to nutrition and susceptible to disease. Diarrhea in toddlers if not treated seriously can cause pain, to severe dehydration or fluid loss that ends in death. The current diarrhea control program is more prioritized on diarrhea control programs for toddlers. This research method is cross-sectional with a population of mothers and toddlers with a sample size of 175 respondents. The results of this study showed the influence of the mother's education level (p-value 0.011), exclusive breastfeeding (0.003), socio-economic (0.008), hand washing habits (0.007) on the incidence of diarrhea in toddlers in the Tanjung Sekayam Health Center Area, Sanggau Regency. The conclusion of this study is that there is an influence of the mother's education level, exclusive breastfeeding, socio-economic, hand washing habits on the incidence of diarrhea. It is expected that health workers will carry out health promotion activities about the incidence of diarrhea in toddlers to prevent infectious diseases that will result in stunting.
Analisis Kepuasan Pasien Rawat Jalan Terhadap Layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Di Rumah Sakit Umum Tere Margareth Medan Tahun 2023 Siagian, Lenny Tiarmaida; Efendy, Ismail; Tarigan, Rida Evalina
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.26278

Abstract

Rumah sakit memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Terciptanya kualitas pelayanan mutu tentunya akan menciptakan kepuasan terhadap pengguna layanan. Pelayanan dibentuk berdasarkan 5 prinsip Service Quality (Serqual) yaitu Reability,Assurance, Tangible, Emphaty dan Responsives. Dari beberapa hasil studi menyatakan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap beberapa pelayanan di Rumah sakit Indonesia masih cukup rendah. Pada saat melakukan survey awal di Rumah sakit Margareth Medan pada 10 responden didapati hanya 8 yang mengaku puas dengan pelayanan yang menggunakan system jaminan dan 2 diantaranya merasa tidak puas akan hal tersebut,Jenis penelitian ini merupakan survei kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian dilakukan Rumah Sakit Tere Margareth Medan pada tahun 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang datang berobat ke Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Tere Margareth Medan. Sampel dalam penelitian ini ditetapkan menggunakan rumus slovin dimana sampel berjumlah 83 orang.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ada Ada pengaruh kepuasan pasien terhadap variabel yang diteliti dengan melakukan uji Chi-Square, yaitu : Reabillity P value = 0,001, Assurance P value= 0,012, Tangibles P value = 0,001, Empaty P value = 0,003, Responsives P value = 0,001. (< 0,05). Variabel yang paling dominan mempengaruhi kepuasan pasien berdasarkan hasil uji regresi logistik adalah variabel Empaty dengan hasil akhir p Value Sig 0,000 dan Exp(B) atau Odd Ratio tertinggi yaitu 23.658. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat pengaruh reability, assurance, tangible, empaty dan responsives dengan kepuasan pasien di rumah sakit Tere Margareth Medan tahun 2024. Saran rumah sakit perlu meningkatkan ketepatan waktu, keramahan kesopanan, kebersihan fasilitas umum, rasa peduli yang sama rata serta memberikan informasi yang jelas dan mudah dipahami oleh pasien.
ANALISIS KINERJA BERDASARKAN BALANCED SCORECARD Nadya Isra Miranti; Nur Aini; Ismail Efendy; Manurung, Irma Valentina
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v7i2.502

Abstract

Rumah sakit merupakah sebuah sektor publik dimana memiliki fungsi sebagai pusat pelayanan. Sehingga diperlukan penilaian kinerja dari berbagi sudut pandang dalam meningkatkan dan mengoptimalisasi pelayanan yang diberikan. Rumah sakit umum haji medan merupakan salah satu sektor publik yang sudah ditetapkan sebagai BLUD sehingga perlu memperhatikan lebih terhadap kinerja rumah sakit itu sendiri. Penelitian ini dilakukan dengan metode operational research secara studi cross sectional dengan analisis data kualitatif dan kuantitatif menggunakan single case study. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer melalui kuesioner yang ditujukan pada pasien dan karyawan rumah sakit dan data sekunder melalui observasi dan telaah dokumen. Pengukuran kinerja dengan menggunakan metode balance scorecard meliputi empat perspektif yaitu keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, pertumbuhan dan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian kinerja dengan pendekatan model balance scorecard adalah : 1) perspektif keuangan terdapat pada dua indikator yang hasil pencapaian rata-ratanya tidak sesuai dengan standar baku rumah sakit yakni perputaran piutang di atas 50-70 hari, rasio aktivitas tidak efektif karena target dibawah 100%. 2) perspektif pelanggan bahwa kepuasan pelanggan baik dengan skor rata-rata 4,23. 3) perspektif proses bisnis internal terdapat dua variable yang hasil capaian rata-ratanya di bawah standar ideal rumah sakit yakni average length of stay dan turn over interval sedangkan bed turnover rate berada diatas standar rumah sakit 40-50 kali serta gross death rate  > 45/1000 penderita keluar dan net death rate >25/1000 ideal; 4) perspektif pertumbuhan dan pembelajaran produktivitas karyawan meningkat, setiap tahunnya serta kepuasan karyawan baik dengan skor rata-rata 4,11. Tahun 2020-2023 mengalami kenaikan dan sudah memenuhi kriteria dari 4 perspektif tersebut.
Analisis Faktor Manajemen Terhadap Kepuasan Kerja Perawat di Rsi Malahayati Medan Wina Augustine; Asriwati; Masnelly Lubis; Arifah Devi Fitriani; Ismail Efendy
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v7i2.504

Abstract

Tingkat kepuasan kerja perawat dapat menimbulkan dampak yang berarti bagi tenaga kerja perawat itu sendiri maupun rumah sakit. Kepuasan kinerja perawat yang baik sangat memengaruhi kondisi kerja yang positif dan dinamis, sehingga mampu memberikan benefit nyata, tidak hanya pada rumah sakit atau organisasi, tetapi juga keuntungan bagi tenaga kerja itu sendiri. Sedangkan kepuasan kerja yang kurang baik dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan fisik, mental maupun tingkah laku pada tenaga kerja perawat dan juga bagi rumah sakit tempatnya bekerja. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bertugas di RSI Malahayati Medan yaitu sebanyak 130 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan tehnik purposive sampling, yaitu sebanyak 98 orang. Penelitian ini menggunakan univariat, bivariat dan multivariat dalam menganalisa data. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa faktor man, money dan machine memiliki nilai p-value < 0,005 yang artinya ada pengaruh secara signifikan terhadap kepuasa kerja perawat. Sedangkan untuk faktor material dan methode memiliki nilai p-value > 0,005 yang artinya tidak ada pengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja perawat. Faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap kepuasan kerja perawat adalah faktor man dengan nilai Odds Ratio tertinggi (OR=5,187). Diharapkan bagi pihak manajemen Rumah Sakit untuk terus berupaya meningkatkan kepuasan kerja bagi perawat. Kepuasan kerja perawat perlu mendapat perhatian serius dari pihak manajemen rumah sakit, karena perawat memegang peran krusial dalam memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada pasien.
Factors Influencing Stunting in Children Toddlers in the Working Area of the Puskesmas Kutambaru in 2023 Hasanah, Hijratul; Efendy, Ismail; Nasution, Ramadhani Syafitri
PROMOTOR Vol. 7 No. 6 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v7i6.900

Abstract

Background: Stunting is one of the targets of the Sustainable Development Goals (SDGs) which is included in Goal 2, namely to end hunger and various forms of malnutrition by 2030 and achieve food security. The target set is to reduce the stunting rate by 40% by 2025. Stunting is caused by prolonged (chronic) malnutrition and repeated infections. Objective: The aim of this research is to determine and analyze the factors that influence stunting in toddlers in the Kutambaru Health Center working area in 2023. Methodology: This research uses quantitative methods with a cross sectional design and sampling using random sampling. The research population was 297 respondents and the research sample was 75 mothers who had stunted toddlers. This research uses a questionnaire. The research time is December 2023. This research analysis uses Univariate, Bivariate and Multivariate. The statistical tests used are the chi-square test and multiple logistic regression with the Enter method. Results: Research results regarding influencemother's height pvalue= 0.004,birth height pvalue= 0.003,birth weightpvalue= 0.002,Exclusive Breastfeeding pvalue= 0.001, History of infectious disease pvalue= 0.001, and immunization status pvalue= 0.002with Stunting in toddlers. Based on the results of the multiple logistic regression test, the variable that is very influential is Exclusive Breast Milk with an Exp(B) value of 14,594. Conclusion:The conclusion in this study is that there is an influence of maternal height, birth height, birth weight, exclusive breastfeeding, history of infectious disease and immunization status with Stunting.in toddlers in the Kutambaru Community Health Center working area.To be able to reduce the prevalence of stunting in toddlersIt is hoped that cooperation from the Health Service, Community Health Centers, especially health workersto be able to increase health promotion about stunting, the benefits of exclusive breastfeeding, the risk of infectious diseases and the benefits of immunization for children routinely every month.
ANALISIS KESIAPAN PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI PUSKESMAS SUSOH KECAMATAN SUSOH KABUPATEN ACEH BARAT DAYA Fitriyandina, Vera; Afriany, Miskah; Efendy, Ismail
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.33700

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan penerapan rekam medis elektronik di Puskesmas Susoh Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini dirancang menggunakan metode survei analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Susoh Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya, dari April hingga Agustus 2024. Penelitian ini melibatkan populasi tenaga kesehatan pengguna rekam medis elektronik di Puskesmas Susoh, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, yang berjumlah 102 orang dengna jumlah sampel 51 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan data dianalisis dengan teknik univariat, bivariat (menggunakan uji Chi-Square), dan multivariat (regresi linier berganda). Hasil analisis multivariat digunakan untuk mengidentifikasi variabel independen yang paling dominan mempengaruhi variabel dependen, dengan mempertimbangkan Odd Ratio dan Nagelkerke R Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa analisis regresi logistik variabel yang paling memengaruhi terhadap penerapan rekam medis elektronik adalah Infrastruktur TI dengan nilai P (Sig) 0.005 dan Exp (B) 20.263 yang artinya infrastruktur TI yang baik akan memiliki peluang 20 kali siap menerapkan rekam medis elektronik. Sumber daya manusia, budaya kerja organisasi, dan tata kelola kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap kesiapan penerapan rekam medis elektronik di Puskesmas Susoh, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya. Sebaliknya, infrastruktur teknologi informasi (TI) memiliki pengaruh signifikan terhadap kesiapan tersebut. Faktor yang paling dominan dalam memengaruhi kesiapan penerapan rekam medis elektronik adalah infrastruktur TI.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA DI KAMPUS X ACEH SELATAN Asmidar, Asmidar; Aini, Nur; Nasution, Ramadhani Syafitri; Efendy, Ismail; Fitria, Aida
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4410

Abstract

Prevalensi perokok di Indonesia masih tinggi dan mengalami peningkatan setiap tahunnya. Tingginya angka prevalensi perokok ini menimbulkan keprihatinan karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku merokok pada mahasiswa seperti iklan rokok, peran orang tua, peran teman dan ketersediaan rokok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang memengaruhi perilaku merokok pada mahasiswa di kampus X Aceh Selatan. Jenis penelitian ini yaitu analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang berada di campus X Aceh Selatan dengan jumlah sampel sebanyak 94 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara cluster proposional sampling. Data diperoleh dengan membagikan kuesioner. Metode analisa secara univariat, bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 40,4% responden merokok, 55,3% responden terpengaruh iklan rokok, 29,8% responden mudah mengakses tersedian rokok, 47,9% orang tua kurang berperan, dan 60,6% teman berperan untuk mengajak rokok. Hasil uji chi-square menunjukkan ada pengaruh iklan rokok (p-value=0,006), akses ketersediaan rokok (p-value=0,000), peran orang tua (p-value=0,002), dan peran teman (p-value=0,005) terhadap perilaku merokok. Sedangkan hasil uji regresi logistik menunjukkan faktor paling dominan adalah ketersediaan rokok (sig = 0,005, Exp (B) = 5,024). Adanya ketersediaan rokok di lingkungan kampus mempengaruhi perilaku merokok sebesar 5 kali. Diharapkan kepada pihak kampus untuk meningkatkan regulasi terkait penjualan rokok di sekitar lingkungan kampus dan memberikan sanksi kepada mahasiswa yang merokok. Serta kepada responden untuk meningkatkan kesadaran akan pengaruh iklan rokok terhadap perilaku merokok, serta perlu mengembangkan kemampuan untuk menolak tekanan dari teman yang mengajak merokok. Kata Kunci     : Perilaku Merokok, Iklan Rokok, Ketersediaan Rokok, Peran Orang Tua, Peran TemanThe prevalence of smokers in Indonesia is still high and has increased every year. The high prevalence of smokers is a concern because it can hurt public health. Several factors influence smoking behaviour in students, such as cigarette advertising, the role of parents, the role of friends and the availability of cigarettes. This study aims to analyze the factors influencing smoking behaviour in campus X South Aceh students. This type of research is analytical with a cross-sectional design. The population in this study were all students at campus X South Aceh, with a sample size of 94 people. The sampling technique was carried out using cluster proportional sampling. Data were obtained by distributing questionnaires. The analysis methods used were univariate, bivariate using the Chi-Square test, and multivariate using multiple logistic regression tests. The results showed that 40.4% of respondents smoked, 55.3% of respondents were influenced by cigarette advertising, 29.8% of respondents had easy access to the availability of cigarettes, 47.9% of parents played little role, and 60.6% of friends played a role in inviting them to smoke. The results of the chi-square test showed that there was an influence of cigarette advertising (p-value = 0.006), access to cigarette availability (p-value = 0.000), the role of parents (p-value = 0.002), and the role of friends (p-value = 0.005) on smoking behaviour. The results of the logistic regression test showed that the most dominant factor was the availability of cigarettes (sig = 0.005, Exp (B) = 5.024). The availability of cigarettes in the campus environment affects smoking behaviour by five times. It is hoped that the campus will improve regulations related to cigarette sales around the campus environment and impose sanctions on students who smoke. As well as for respondents to increase awareness of the influence of cigarette advertising on smoking behaviour and the need to develop the ability to resist pressure from friends who invite them to smoke.Keywords         : Smoking Behavior, Cigarette Advertising, Cigarette Availability, Parental Role, Friend Role
DAMPAK BURNOUT SYNDROME DAN BEBAN KERJA TERHADAP KECEMASAN PADA PEGAWAI DI LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN ACEH SELATAN Milda, Sri; Efendy, Ismail; Khairatunnisa, Khairatunnisa; Afriany, Miskah; Aini, Nur
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4413

Abstract

Latar belakang: Kecemasan merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang paling umum terjadi di tempat kerja. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa kondisi kecemasan pada akhir tahun 2021 di Indonesia meningkat 6,8% dari tahun sebelumnya sebanyak 18.373 jiwa mengalami gangguan kecemasan. Berdasarkan studi awal di Lingkungan Dinas Kesehatan Aceh Selatan, dari 27 orang yang dibagikan kuesioner, 14 orang (51,9%) mengalami kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dampak burnout syndrom dan beban kerja terhadap kecemasan pada pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan. Jenis penelitian ini yaitu analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pegawai yang berlatar belakang pendidikan kesehatan di Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan yang berjumlah 40 orang, dan seluruh populasi menjadi sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh dengan membagikan kuesioner Maslach Burnout Inventory (MBI), NASA-TLX, dan Zung Self-Rating Anxiety Scale (SAS). Metode analisa data dianalisis secara univariat, bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda dengan pada taraf kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil uji chi square menunjukkan ada pengaruh burnout sindrom terhadap kecemasan (p-value=0,014) dan ada pengaruh burnout sindrom terhadap kecemasan (p-value=0,011). Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kecemasan yaitu burnout sindrom (Exp (B)=26,222; 95%CI=1,461 – 470,595; p-value=0,027). Disarankan kepada responden untuk meningkatkan kesadaran akan gejala burnout dan kecemasan, serta mengambil langkah-langkah proaktif dalam mengelola gangguan psikologis yang dialami seperti melakukan olahraga, menjaga keseimbangan hidup-kerja, dan tidak ragu untuk berkomunikasi dengan atasan atau rekan kerja tentang masalah yang dihadapi.Kata Kunci : Burnout Sindrom, Beban Kerja, KecemasanBackground: Anxiety is one of the most common mental health problems in the Anxiety is one of the most common mental health problems in the workplace. The Health Research and Development Agency of the Ministry of Health stated that anxiety conditions at the end of 2021 in Indonesia increased by 6.8% from the previous year; as many as 18,373 people experienced anxiety disorders. Based on an initial study in the South Aceh Health Service Environment, out of 27 people who were given questionnaires, 14 people (51.9%) experienced anxiety. This study aims to analyze the impact of burnout syndrome and workload on anxiety in South Aceh District Health Service employees. This type of research is analytical with a cross-sectional design. The population in this study were all employees with a health education background in the South Aceh District Health Service Environment, totaling 40 people, and the entire population was the sample. The sampling technique used was the total sampling technique. Data were obtained by distributing the Maslach Burnout Inventory (MBI), NASA-TLX, and Zung Self-Rating Anxiety Scale (SAS) questionnaires. The data analysis method was analyzed univariately, bivariate using the Chi-Square test, and multivariate using multiple logistic regression tests with a 95% confidence level. Based on the results of the chi-square test it shows that there is an effect of burnout syndrome on anxiety (p-value = 0.014), and there is an effect of burnout syndrome on anxiety (p-value = 0.011). Burnout syndrome is the most dominant stress-related factor (Exp (B) = 26.222; 95% CI = 1.461 - 470.595; p-value = 0.027). It is recommended that respondents increase awareness of burnout and anxiety symptoms and take proactive steps in managing psychological disorders experienced, such as exercising, maintaining a work-life balance, and not hesitating to communicate with superiors or coworkers about the problems faced.Keywords: Burnout Syndrome, Workload, Anxiety
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keikutsertaan Masyarakat Untuk Pelaksanaan Vaksin Covid-19 di Puskesmas Medan Tuntungan Ririansyah, Taufik; Efendy, Ismail; Yuniati, Yuniati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2326

Abstract

Tahun 2019 ditemukan adanya kasus pneumonia misterius yang pertama kali dilaporkan di Kota Wuhan, China. Badan kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) secara resmi mengumumkan nama penyakit penyebab kasus tersebut sebagai Coronavirus Disease 2019 atau yang biasa disebut dengan Covid-19. Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-Cov-2). Akibat penyebaran kasus yang sangat pesat, WHO menetapkan status Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) / Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat faktor apa saja yang memengaruhi keikutsertaan masyarakat untuk pelaksanaan vaksin covid-19 di Puskesmas Medan Tuntungan. Desain penelitiannya yaitu kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai dengan Februari 2022 diwilayah kerja Puskesmas Tuntungan Medan. Pengambilan sampel dengan menggunakan consecutive sampling, yaitu tehnik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu sampai mencapai jumlah yang diinginkan yaitu sebanyak 75 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan (p=0,001), pengetahuan (p=0,000), sumber informasi (p=0,001), religius (p=0,000) dukungan keluarga (p=0,000), KIPI (p=0,000), terhadap keikutsertaan masyarakat untuk pelaksanaan vaksin Covid-19 di Puskesmas Medan Tuntungan. Variabel yang paling dominan memengaruhi keikutsertaan masyarakat adalah religius dengan nilai p value 0,000 < 0,05 dan nilai Exp (B) sebesar 14,493. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah semua faktor penelitian memengaruhi keikutsertaan masyarakat untuk pelaksanaan vaksin dan faktor religius merupakan faktor yang paling dominan. Saran kepada masyarakat agar dapat menambah pengetahuan dengan mencari informasi tentang covid-19 dari sumber yang valid karena kereligiusan seseorang salah satu dasarnya adalah adanya pengetahuan yang baik tentang covid-19. Kepala puskesmas dan instansi terkait agar dapat mengawasi dan mengkoordinasi kegiatan vaksinasi serta melakukan sosialisasi khususnya kesekolah-sekolah agar tepat sasaran.Kata Kunci : Pendidikan, pengetahuan, sumber informasi, religius, dukungan keluarga, KIPI, keikutsertaan vaksin covid-19In 2019, a mysterious case of pneumonia was first reported in the city of Wuhan, China. The World Health Organization (WHO) has officially announced the name of the disease causing the case as Coronavirus Disease 2019 or commonly referred to as Covid-19. Covid-19 is an infectious disease caused by the Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-Cov-2). Due to the rapid spread of cases, WHO has declared the status of a Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) / Public Health Emergency (KKM).The purpose of this study was to see what factors influence community participation in the implementation of the COVID-19 vaccine at the Medan Tuntungan Health Center. The research design is quantitative with a cross sectional design. The research was carried out from December 2021 to February 2022 in the working area of the Tuntungan Health Center, Medan. Sampling using consecutive sampling, namely the technique of determining the sample with certain considerations until it reaches the desired number of 75 people. Data collection techniques using a questionnaire. The results of the study concluded that there was an effect of education (p=0.001), knowledge (p=0.000), sources of information (p=0.001), religious (p=0.000) family support (p=0.000), AEFI (p=0.000), on community participation in the implementation of the Covid-19 vaccine at the Medan Tuntungan Health Center. The most dominant variable influencing community participation is religious with a p value of 0.000 <0.05 and an Exp (B) value of 14.493. The conclusion in this study is that all research factors affect community participation in the implementation of vaccines and religious factors are the most dominant factors. Suggestions for the public to be able to increase knowledge by seeking information about covid-19 from valid sources because one of the basics of a person's religiosity is having good knowledge about covid-19. Heads of puskesmas and related agencies should be able to supervise and coordinate vaccination activities as well as conduct socialization especially to schools so that they are right on target.Keywords : Education, knowledge, sources of information, religious, family support, AEFI, participation in the covid-19 vaccine
Co-Authors Abiyuddin Giawa Afriani, Mikah Afriany Miskah Afriany, Miskah Ahmad Jumadin Usman aida fitria Alisha, Nori Anto Arisonang Hutagalung Asmidar Asmidar Asriwati Asriwati , Asriwati Asriwati Amirah Asriwati Amirah Asriwati Amirah Asriwati Asriwati Asriwati, Asriwati Asyiah Simanjorang Barliansyah Barliansyah Bintang Simbolon Bustamil Arifin Cut Nazimah Darmawanti wanti Dewi Dahliani Damanik Dewi Sartika Dian Pratiwi Diana Lestari Endang Maryanti Endang Maryanti Endang Setirna Eva Susanti Fajar Hayati Fendi Sipayung Fitriani, Arifah Devi Fitriyandina, Vera Hadi, Anto J. Hadi, Anto J. Hasanah, Hijratul Hasibuan, Lili Fitrianti Herawati Harahap Hesron Ariamito Ginting Idawati Idawati Indah Anggraini Indah Anggraini Indah Anggraini Irma Valentina Manurung Itawarni, Fuja Juliandi Harahap Khairatunnisa Khairatunnisa Lidia Z Simanjuntak Lindawati Lindawati Lumban Gaol Hotmarina Manurung, Luqitawati Mappeaty Nyorong Mappeaty Nyorong Mappeaty Nyorong Maria, Dulce Maryanti, Endang Masitah, Putri Masnelly Lubis Masnelly Lubis Masyitah, Irinne Mayang Wulan Milda, Sri Miskah Afriany Miskah Afriany Moraliza Lubis, Devi Muhammad Amin Munadi Munadi Nadapdap, Thomson P Nadya Isra Miranti Nasution, Ramadhani Syafitri NUR AINI Nur Aini Nur Aini Nuraini Nuraini Nuraini Nurbaiziah, Nurbaiziah Nurlita Putri, Nurlita Nur’aini Nur’aini Rahmania Siregar Rakhmad Kurnia Putra Parinduri Ramadhani Syafitri Ramadhani Syafitri Nasution Rambe, Novrida Sari Rida Evalina Tarigan Ririansyah, Taufik Risa Andriani Safriani Safriani, Safriani Salbiyah, Salbiyah Saragih, Fauziah Sevenris CD Butar butar Siagian, Lenny Tiarmaida Sihombing, Cipto Marianto Siregar, Herianto Siregar, Mukran Siregar, Rahmania Soeandi Malik Pratama Sri Maryani Tanjung Suci Rahayu Sulaiman Sulaiman Syahputra, Jawahir Syamsul, Darwin Syarifuddin Lubis Syeh Ali, Irwansyah Ahmad Teguh Suharto Theo, Deli Thomson Nadapdap Thomson Nadapdap Thomson P Nadapdap Tri Niswati Utami Tri Niswati Utami Turnip, Rita Udur Mauli Br Simanjuntak Vera Agustina Wagini Wagini Wardani Wardani Wina Augustine Yulika Fitriani Yuniati Yuniati Yuniati Yuniati Yusica Elisabeth Sirait Zulhendri Zulhendri Zulhilmi hilmi