Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Practice Program pada Peningkatan Kemampuan Bermain Instrumen Musik Drum Tingkat Dasar Simanjuntak, Joshua William; Trisakti, Trisakti
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1216

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan pemahaman cara bermain genderang melalui metode practice program, sebuah metode ilmiah untuk memandu peserta didik dalam menyederhanakan dan memaksimalkan jam latihan. Dengan menggunakan metode practice program, peneliti meyakini bahwa hal tersebut akan memberikan peningkatan yang signifikan dalam memahami gagasan bermain drum dan memainkan inti dasar drum, yaitu rading not, mempelajari lagu-lagu utama, dan memperluas batasan melalui lagu pilihan bebas. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Musik Indonesia sebuah sekolah musik prestisius di Surabaya. Subjek penelitian ini adalah lima siswa dari SMI dengan tingkat pembelajaran dan usia yang berbeda-beda.
PENGUATAN KOMPETISI SENI DAERAH BANYUWANGI: MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN PENGEMBANGAN SENI LOKAL MELALUI WORKSHOP MANAJEMEN EVENT Hidajad, Arif; Rahayu, Eko Wahyuni; Trisakti, Trisakti; Juwariyah, Anik; Mariasa, I Nengah; Sekti, Retnayu Prasetyanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.52002

Abstract

Program Penguatan Kompetisi Seni Daerah Banyuwangi merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kreativitas dan kapasitas pelaku seni lokal melalui penyelenggaraan workshop manajemen event. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan dan pemberdayaan komunitas seni di daerah agar mampu mengelola kegiatan seni secara profesional, inovatif, dan berkelanjutan. Melalui pendekatan partisipatif, peserta memperoleh pengetahuan mengenai konsep dasar manajemen event, strategi promosi, hingga evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam merancang dan mengimplementasikan kegiatan seni yang bernilai ekonomis serta berdaya saing. Selain itu, program ini juga mendorong terciptanya jejaring kolaboratif antarpelaku seni, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan ekosistem seni dan pelestarian budaya lokal di Banyuwangi.
ESTETIKA GERAK TARI GREGET SAWUNGGALING Sujarwati, Ani; Trisakti, Trisakti; Yanuartuti, Setyo; Juwariyah, Anik
Joged Vol 24, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/joged.v24i2.17921

Abstract

ABSTRAKTari tradisional Greget Sawunggaling yang berasal dari Kota Surabaya menyajikan gaya gerak khas pahlawan lokal, Sawunggaling. Penelitian ini bertujuan menganalisis keindahan gerak dalam tari ini dengan menggunakan teori estetika Djelantik yang terdiri atas tiga unsur pokok yaitu wiraga (bentuk gerakan), wiranga (irama), dan wirasa (ekspresi). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data lewat obeservasi langsung, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi. Data tersebut kemudian diinterpretasikan untuk mengungkap makna simbolis dan filsafat di balik tiap gerak. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Tari Greget Sawunggaling tak cuma menawarkan keindahan visual melainkan penuh dengan nilai-nilai budaya Jawa seperti keberanian, kehormatan, serta ketekunan. Gerakan dalam tari ini merefleksikan keselarasan antara teknik, irama, dan ekspresi yang berfungsi menyampaikan pesan moral dan budaya yang dalam. Bagaimana masing-masing elemen dalam tari, baik bentuk gerak maupun ungkapan penari, mengandung makna filosofis yang mewakili semangat perjuangan serta menjadi simbol identitas budaya Kota Surabaya. Penelitian ini memperkaya kajian estetika gerak tari serta memberi pemahaman yang lebih mendalam mengenai hubungan antara seni pertunjukan dengan nilai-nilai budaya masyarakat pendukungnya.ABSTRACTGreget Sawunggaling traditional dance originating from Surabaya City presents the distinctive movement style of the local hero, Sawunggaling. This study aims to analyze the beauty of movement in this dance using Djelantik's aesthetic theory which consists of three main elements, namely wiraga (form of movement), wiranga (rhythm), and wirasa (expression). The method used is descriptive qualitative by collecting data through direct observation, in-depth interviews, and documentation studies. The data is then interpreted to reveal the symbolic meaning and philosophy behind each movement. The results revealed that Greget Sawunggaling Dance not only offers visual beauty but is full of Javanese cultural values such as courage, honor, and perseverance. The movements in this dance reflect the harmony between technique, rhythm, and expression that serves to convey deep moral and cultural messages. How each element in the dance, both the form of movement and the expression of the dancer, contains philosophical meanings that represent the spirit of struggle and symbolize the cultural identity of the city of Surabaya. This research enriches the study of dance aesthetics and provides a deeper understanding of the relationship between performing arts and the cultural values of the supporting community..