Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of the Influence of Interpersonal Communication, Communication Style and Communication Strategy on the Performance of Educators at Sespimti Polri Rukruk Rukmini; Ike Junita Triwardhani
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2865

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh komunikasi interpersonal, gaya komunikasi, dan strategi komunikasi terhadap kinerja pendidik di Sespimti Polri. Komunikasi yang efektif merupakan faktor penting dalam pendidikan kepemimpinan kepolisian untuk memastikan hasil pembelajaran yang optimal serta pengembangan kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh langsung komunikasi interpersonal, gaya komunikasi, dan strategi komunikasi terhadap kinerja pendidik. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei terhadap 49 pendidik senior yang telah mengajar selama lebih dari sepuluh tahun. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui besaran dan signifikansi hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal, gaya komunikasi, dan strategi komunikasi secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pendidik. Strategi komunikasi memberikan kontribusi pengaruh yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model kinerja berbasis komunikasi serta implikasi praktis bagi peningkatan kualitas pembelajaran di institusi pendidikan berbasis kepemimpinan.
Interpersonal Communication Dynamics Relationships Between the mother and Child With ADHD Sofia Rizki Irma; Ani Yuningsih; Ike Junita Triwardhani; Rini Rinawati; Anne Ratnasari
Jogjakarta Communication Conference (JCC) Vol. 4 No. 1 (2026): The 7th Jogjakarta Communication Conference (JCC)
Publisher : Jogjakarta Communication Conference (JCC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The mother–child relationship is a crucial foundation for a child’s growth. However, the dynamics of communication become more complex when a child has ADHD. Its characteristics—impulsivity, difficulty sustaining attention, and emotional instability—often lead to a gap in the interpretation of messages between mother and child. This condition not only triggers repeated miscommunication but also shapes interaction patterns characterized by emotional tension, excessive correction, and reactive responses from both parties. This study used a descriptive qualitative research method within a constructivist paradigm. The research informants consisted of key informants—two muslim mothers with children with ADHD and a supporting informant, a child clinical psychologist. Research data were collected through in-depth interviews and observation of the mothers’ social media. The aim of the study was to examine the role of mothers in managing their own and their children’s emotions to strengthen the relationship between mothers and children with ADHD through interpersonal communication. The results indicate that emotional regulation is a key factor in the upbringing of children with ADHD. Mothers who are able to regulate their own and their child’s emotions, and who employ reflective, consistent, and empathetic communication, successfully reduce the intensity of tantrums, improve behavioral consistency, and foster harmonious interactions. Strategies such as self-regulation, cooling down, the use of soothing touch, and communication when the child is emotionally stable have proven effective. Professional support, a conducive environment, and the integration of Islamic parenting values (patience, compassion, and setting a good example) strengthen emotional regulation in both mother and child and support the child’s overall positive character development.
Toxic Solidarity: Transformasi Agresi Kolektif menjadi Dukungan Publik di Twitter/X Nadhila Zulfa Khairani; Syeni Alni Syahmayda; Aghniya Fitri; Ike Junita Triwardhani
Arus Jurnal Sains dan Teknologi Vol 4 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajst.v4i1.2534

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena toxic solidarity di media sosial, khususnya pada platform Twitter/X, yang menunjukkan transformasi dari agresi kolektif menjadi dukungan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana fenomena toxic solidarity terbentuk melalui peran misinformation dan framing dalam mengubah respons netizen dari agresi kolektif menjadi dukungan publik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melalui observasi konten digital dan dokumentasi berupa unggahan, komentar, serta pemberitaan media online. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan mengidentifikasi bentuk misinformation, pola framing, serta perubahan respons publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons netizen berkembang secara bertahap dari agresi, refleksi, empati, hingga solidaritas. Namun, solidaritas yang terbentuk bersifat reaktif dan masih mengandung jejak agresi sebelumnya, sehingga mencerminkan dinamika kompleks komunikasi digital dalam membentuk persepsi dan realitas sosial.
Komunikasi Persuasif Ibu terhadap Penanaman Nilai-Nilai Akhlak Anak dalam Menggunakan Media Sosial di Kampung Tanjung Ciparay Aldi Fitara Aldiansyah Noor; Dian Andrea; Ike Junita Triwardhani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk komunikasi persuasif yang diterapkan oleh ibu dalam menanamkan nilai-nilai akhlak kepada anak pada penggunaan media sosial di Kampung Tanjung Ciparay. Perkembangan media sosial yang semakin pesat telah memberikan berbagai peluang sekaligus tantangan bagi proses pembentukan karakter anak. Di satu sisi, media sosial dapat menjadi sarana memperoleh informasi, memperluas wawasan, dan membangun interaksi sosial. Namun, di sisi lain, penggunaan yang tidak terkontrol berpotensi menimbulkan dampak negatif, seperti menurunnya kontrol diri, penggunaan bahasa yang tidak santun, penyebaran informasi yang tidak tepat, serta paparan terhadap perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai moral. Oleh karena itu, peran ibu sebagai figur yang memiliki kedekatan emosional dengan anak menjadi sangat penting dalam memberikan pendampingan dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive, yaitu ibu yang memiliki anak usia 10–15 tahun dan aktif menggunakan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif dilakukan melalui pola dialogis, pemberian nasihat, diskusi dua arah, pengawasan, dan keteladanan. Teknik asosiasi digunakan dengan menghubungkan pesan moral pada pengalaman sehari-hari anak, sedangkan teknik fear arousing diterapkan untuk meningkatkan kesadaran terhadap risiko cyberbullying, penyalahgunaan informasi, dan kecanduan media sosial. Penelitian ini juga menemukan hambatan komunikasi yang meliputi faktor sosiologis, psikologis, dan semantik. Temuan tersebut menegaskan bahwa kemampuan ibu dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital menjadi faktor penting dalam keberhasilan penanaman nilai-nilai akhlak sehingga anak mampu menggunakan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, dan sesuai dengan norma sosial maupun agama.
Co-Authors Adila Soraya Aditya Rachmayanti, Feby Afqira Syafa’ati Sya’ban Aghniya Fitri Aldi Fitara Aldiansyah Noor Alexandria Cempaka Harum Allisya Ridhona Aulia Djafar Alta, Septian Titus Alta Pradana Ana Rosyana Ani Yuningsih Anita Asmara Anne Maryani Anne Ratnasari Ari Usman Arie Mukhamad Akbar Zulfikrie Arief Budiman Arief, Annisa Gusridina Arum, Dalis Sekar Atie Rachmiatie Avrisa Aulia Anaba Bachtiar, Mahdawanti Dian Cikal Estetika Wijaya Dean, Khansa Sajidah Deasy Juliani Dendha Ocha Permana Dewi Mulyani Dian Andrea Dian Andriany Dinda Yanisya Tifankha Donny Ibrahim Alsa Dwi Laksono, Rudy Ema Khotimah Kennedy Esah Siti Aisyah Fadilya Lemantieshiba Permana Fajar Nugraha Fauzi, Ramdan Ferdiana, Sandy Figo Andriano Mandala Friska Eldianita Nur Funny Lichandra Hafib Adifaizal Ifsani Ehsan Fachrezi Indri Rachmawati Islahuddin Ashari Amir Jihan Ramadhanailah Karima, Nenden Naila Kurnia, Dadi Laksono, Rudy Dwi Larasati Alicia Putri Latifah Nur Faidzah Listiani, Endri Lutfiyah Handayani Majida Nurul Izza Melinda Syafira Misi Islami Nurul Istiqomah Mohamad Yusup Nurjaman Muh. Asri Rasma Muhammad Fajar Wahab Muhammad Naufal Majid Nataprawira Nadhila Zulfa Khairani Nasywa Divany Larasati Noerwenda, Fauzi Nurfauziah, Puja Kharisma Oji Kurniadi Oksa Yudia Prakasa Pandu Kurnia Priyambada Pratama Putra, Raditya Pratama, Ramadhan Dwi Prayoga, Inggar Putra, Agung Kuntala Rachmawati, Indri Raditya Pratama Raditya Pratama Putra Rahman, Eva Rufaida Reza Yuda Prawira Ridha Azka Nabilla Rifqi Zaeni Achmad Syam Rini Rinawati Rini Triutami Riswoto, Ghiok Rosmayati, Ema Royhan Sulthan Luthfi Rukruk Rukmini Salsabila Putri Khairunnisa Sevilla, Pavita Shanya Nadhira Adryna Putri Soebagdja Salim Soebagdja Salim Sofia Rizki Irma Syeni Alni Syahmayda Syifa Aulia Mulyadi Putri Valya Shabilla Wulan Trigartanti Yanuar Nurul Fazri Yosa Fitriani Yulianti Zaskhya Andretta