p-Index From 2021 - 2026
6.622
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI PENTINGNYA LEGALITAS UMKM DALAM BERWIRAUSAHA DI KABUPATEN SUKOHARJO Purborini, Vivi Sylvia; Harsanty, Tikka Dessy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31855

Abstract

Validitas perusahaan adalah hal yang paling fundamental karena validitas merupakan jati diri yang mengizinkan atau pemberlakuan suatu perusahaan agar diakui oleh seluruh penduduk di Indonesia. Sebagian besar pelaku UMKM masih banyak yang belum mengetahui manfaat dari NIB (Nomor Ijin Berusaha) yang sebenarnya sangat bermanfaat bagi legalitas usaha dan kewajiban mereka sebagai pelaku usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan berupa pemberian edukasi terkait pentingnya legalitas usaha bagi pelaku UMKM. Kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan sosialisasi legalitas usaha dan kegiatan pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha. Potensi yang dimiliki oleh UMKM dalam kontribusi terhadap perekonomian dapat semakin diperluas apabila berbagai tantangan yang dihadapi berhasil diatasi. Di Indonesia, UMKM menghadapi sejumlah tantangan, termasuk kualitas sumber daya manusia yang belum optimal, keterbatasan dalam manajemen, kendala pendanaan untuk investasi dan modal kerja, kesulitan dalam ekspansi dan penetrasi pasar, serta tingkat keterbatasan kemampuan dalam teknologi. Dalam konteks digital saat ini, terdapat peluang besar bagi UMKM untuk mengembangkan pasar mereka jika mampu memanfaatkan teknologi informasi yang tersedia secara efektif.
Analisis Strategi Digital Marketing Shopee Video Dalam Perspektif Hukum Bisnis Purborini, Vivi Sylvia; Suryanatha, Ida Bagus
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 2 No. 2 (2024): October
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v2i2.92

Abstract

Artikel ini membahas secara komprehensif tentang shopee video. Globalisasi juga telah menyebabkan penyimpangan dari teknik dan taktik industri konvensional. Semakin berkembangnya internet, aktivitas manusia menjadi semakin mudah. ​​Salah satu kemudahan yang dirasakan banyak orang saat ini adalah berbelanja. Orang dapat berbelanja secara online kapan saja dan di mana saja. Semakin maraknya aktivitas jual beli online, maka semakin banyak pula persaingan di internet untuk berjualan secara online. Pada artikel ini metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif adalah sebuah metode akurat yang mengandung gambaran secara sistematis dan aktual terhadap fakta. Peneliti menggambarkan suatu kejadian atau fenomena yang terjadi pada masyarakat terkait dengan strategi marketing shopee dan menganalisis fenomena tersebut ditinjau dari hukum bisnis. Dalam pendekatan penelitian, peneliti menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Shopee Video, sebagai alat dalam strategi digital marketing, menghadapi berbagai tantangan dan peluang yang terkait dengan hukum. Mengingat pentingnya perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI), perlindungan data pribadi, dan kepatuhan terhadap regulasi periklanan, Secara keseluruhan, Shopee Video harus dikelola dengan hati-hati untuk memastikan kepatuhan terhadap berbagai regulasi hukum yang relevan.
KONSTRUKSI SOSIAL HUKUM PERKAWINAN BEDA AGAMA DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM Purborini, Vivi Sylvia; Suryanatha, Ida Bagus; Kaharap, Yorgen
MAKSIGAMA Vol 18 No 2 (2024): Maksigama : Jurnal Ilmiah Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/maksigama.v18i2.184

Abstract

Konstruksi sosial hukum perkawinan beda agama merupakan sebuah kajian menarik yang menggabungkan aspek hukum, sosiologi, dan agama. Isu ini menjadi kompleks karena melibatkan berbagai kepentingan, nilai, dan norma yang saling berinteraksi. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dan analisis dokumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis konstruksi sosial hukum perkawinan beda agama dalam perspektif sosiologi hukum, serta untuk mengeksplorasi dampak dari konstruksi sosial tersebut dalam praktik perkawinan beda agama, terutama di Indonesia. sosiologi hukum mempertimbangkan pentingnya perlindungan hak-hak individu dalam perkawinan beda agama. Pengawasan ketat terhadap pelaksanaan regulasi serta pembentukan lembaga penyelesaian sengketa perkawinan beda agama juga dapat menjadi langkah-langkah konkrit untuk memperkuat perlindungan hukum dalam konteks ini.
ANALISA PELAKSANAAN GOOD GOVERNANCE PASCA PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA Vivi Sylvia Purborini; Zulfikar Ramadhan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corona virus adalah sekumpulan virus dari subfamili Orthocronavirinae dalam keluarga Coronaviridae dan ordo Nidovirales. Kelompok virus ini yang dapat menyebabkan penyakit pada burung dan mamalia, termasuk manusia. Kehadiran Covid-19 sebagai pandemi global dalam menghadapi dunia telah menimbulkan masalah baru bagi setiap negara yang telah terjangkit virus ini, antara lain Indonesia. Pandemi COVID-19 merupakan tantangan besar yang harus dihadapi seluruh negara di dunia sejak awal 2020. Pandemi COVID-19 menghadirkan berbagai tantangan struktural terkait pembiayaan penanganan krisis kesehatan dan pemulihan ekonomi yang perlu diatasi (WHO, 2020, p. 5). Tantangan struktural tersebut menuntut adanya penggunaan instrumen-instrumen kebijakan khusus (extraordinary) dalam hal penanganan krisis kesehatan, cakupan jaring pengaman sosial, dan skala insentif ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, yang menggambarkan sesuatu yang diteliti secara kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library Research). Kesimpulannya, meskipun ada tantangan dan kritik, Indonesia telah melakukan upaya yang signifikan dalam menerapkan prinsip-prinsip Good Governance dalam penanganan pandemi Covid-19. Evaluasi mendalam terhadap setiap aspek ini akan membantu pemerintah untuk terus memperbaiki dan memperkuat sistem tata kelola pemerintahan yang baik di masa depan.
Psychological Resilience of Tulungagung Marble Artisans in Facing Legal Challenges and Market Competition Purborini, Vivi Sylvia; Masela, Minggus S.; Prahoro, Alfedro Putut; Sari, Lilis Yunita; Putri, Aisyah Bella Cahya
Rechtsvinding Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/rechtsvinding.v3i2.1159

Abstract

This study analyzes the psychological resilience of marble artisans in Tulungagung in facing increasingly complex legal challenges and market competition. The local marble industry confronts complicated licensing and environmental regulations, low levels of legal literacy, and competitive pressure from imported products and shifting consumer preferences, all of which generate psychological burdens such as stress and anxiety for the artisans. The research employs a qualitative approach enriched with quantitative data, using in-depth interviews with 18 artisans, field observations in marble production centers, and a resilience questionnaire administered to 20 respondents with an instrument adapted from the 25-item Connor-Davidson Resilience Scale.​ The results show an average resilience score of 72.8 (medium–high category), with optimism and persistence as the strongest dimensions, while stress regulation remains relatively weak, particularly in relation to legal and economic pressures. Thematic analysis reveals three main themes: the meaning of work as cultural heritage and social identity, legal uncertainty as a source of psychological stress, and community adaptation through mutual support and marketing innovation, including simple use of digital media. The findings also indicate a positive correlation between psychological resilience and market adaptation capacity, where artisans with higher resilience tend to be more innovative and more willing to experiment with new business strategies. The study concludes that resilience functions as important psychological capital for business sustainability, but its effectiveness is constrained by low legal awareness, thereby necessitating integrated interventions in the form of legal literacy empowerment and community-based resilience training for marble artisans in Tulungagung
Strengthening the Role of Integrated Health Post Cadres in Child Protection Through Legal Psychology Education in Srigonco Village, Malang Regency Masela, Minggus S.; Purborini, Vivi Sylvia; Prahoro, Alfedro Putut; Haq, Abdul; Maharani, Cantika Edenia
Abdimas Indonesian Journal Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.v5i2.1157

Abstract

This community service program aims to strengthen the role of Integrated Health Post (Posyandu ILP) cadres in child protection through legal psychology education in Srigonco Village, Malang Regency, Indonesia. Posyandu cadres serve as frontline community agents in monitoring child health and welfare; however, their understanding of children’s rights, legal protection, and psychological assistance for child abuse victims remains limited. This condition has contributed to the low level of early detection and reporting of child abuse cases at the village level. To address these challenges, this program implemented a series of educational interventions, including legal counseling on child protection laws, workshops on early detection and handling of child abuse cases, and training on psychological approaches for assisting child victims. The activities were conducted using participatory methods such as lectures, interactive discussions, case simulations, and role-playing. The effectiveness of the program was evaluated through pre-test and post-test assessments, observation, and participant feedback. The results indicate a significant improvement in cadres’ knowledge and skills regarding children’s rights, legal reporting mechanisms, and appropriate psychological assistance techniques. The cadres demonstrated increased confidence in identifying signs of abuse, providing initial support to victims, and coordinating with relevant authorities. Additionally, this program contributed to strengthening community awareness through educational campaigns involving local stakeholders. Overall, this community service initiative successfully enhanced the capacity of Posyandu cadres as agents of change in promoting child protection at the grassroots level. The program also reflects the synergy between academic institutions and local communities in creating a safer and more child-friendly social environment. The main output of this program is a scientific article targeted for publication in a nationally accredited journal.
Pemetaan Sosial dalam Perencanaan Pembangunan Desa Berkelanjutan: Studi Desa Srigonco, Malang Leksono, Didit Puji; Purborini, Vivi Sylvia; Suryanatha, Ida Bagus; Kaharap, Yorgen; Raysharie, Puput Iswandyah
Abdimas Indonesian Journal Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.v5i2.1167

Abstract

Social mapping is a crucial instrument in village development planning based on the real conditions of the community. This study aims to describe the results of social mapping as the basis for sustainable village development planning in Srigonco Village, Malang Regency. This research employed a qualitative approach using in-depth interviews with 42 respondents consisting of village leaders and community members. Social mapping was conducted based on nine pillars, namely socio-cultural, socio-economic, education, health, law, community empowerment, entrepreneurship (MSMEs), women-children-disabilities, as well as environment and infrastructure. The findings indicate that Srigonco Village has considerable potential in the agricultural, livestock, fisheries, tourism, and MSME sectors; however, these potentials have not been optimally managed due to limited human resource capacity, weak village economic institutions, low legal awareness, and the suboptimal role of the Village-Owned Enterprise (BUMDes). In addition, disparities in access to education, limited empowerment of women and vulnerable groups, and the lack of integrated management of the environment and village infrastructure remain significant challenges. Based on the SWOT analysis, the main strengths of the village lie in community openness and strong support from the village government for change, while the major challenges include low economic welfare and limited community capacity. This social mapping serves as a foundational basis for formulating sustainable village development strategies oriented toward strengthening human resources, optimizing local potential, reinforcing MSMEs, and improving participatory-based village governance.
Pentingnya Pendidikan Hukum Islam di Era Digital Purborini, Vivi Sylvia
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 7 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v7.1.436.91-102

Abstract

Pendidikan adalah bagian dari proses belajar untuk membentuk karakter individu pada bangsa dan negara. Kualitas proses pendidikan menentukan hasil dari proses belajar, yaitu arah pemikiran dan langkah kehidupan manusia. Harapan masyarakat cukuplah besar untuk menjadikan seorang anak atau individu bisa mendapatkan pendidikan karakter yang baik, agar menjadi manusia yang berkarakter, berbudi pekerti luhur, dan dapat menjalankan kehidupannya sesuai dengan syariat Islam. Penulis menggunakan metode penelitian hukum normatif untuk meneliti dan menulis pembahasan. Tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penelitian hukum deskriptif bersifat pemaparan dan bertujuan untuk memperoleh gambaran atau deskripsi lengkap tentang keadaan hukum yang berlaku ditempat tertentu dan pada saat tertentu yang terjadi dalam masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi secara jelas dan rinci dalam memaparkan revitalisasi pendidikan hukum di era digital. Kemajuan teknologi, akses ilmu pengetahuan tanpa batas, membuat manusia dapat menjelajah ruang dan waktu dimanapun dan kapanpun. Hampir semua lini dalam kehidupan sosial bangsa negara dapat difasilitasi dengan teknologi. Hal inilah yang membust revitalisasi pendidikan hukum di era digital menjadi sangat penting untuk membuat lingkungan masyarakat berbangsa dan bernegara tetap kondusif dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan yang ada serta dengan batasan peraturan yang jelas mengatur segala tingkah laku masyarakat, demi terciptanya peradaban insan manusia Indonesia yang maju berkarakter dengan menjunjung tinggi kearifan lokal. Kemajuan generasi bangsa adalah melalui prose pembelajaran yang baik dan dilakukan secara komprehensif melibatkan berbagai pihak. Oleh karenanya revitalisasi pendidikan hukum di era digital akan terus dibutuhkan untuk terus dikembangkan sesuai dengan kemajuan jaman demi majunya peradaban generasi bangsa.
Strengthening Legal Awareness of Consumer Protection and Standard Clauses for Micro Business Actors Through Community Service Activities Suryaningsih, Suryaningsih; Purborini, Vivi Sylvia; Kasmin, Kasmin; Novitasari, Rika; Harsanti, Tikka Dessy
Abdimas Indonesian Journal Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.1327

Abstract

Micro business actors frequently use standard clauses in consumer transactions without fully understanding their legal implications under Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection. This low level of legal awareness may lead to the inclusion of unfair standard clauses that violate consumer rights and expose micro enterprises to potential legal risks. This community service activity aimed to enhance the legal awareness of micro business actors regarding consumer protection, particularly in relation to the lawful use of standard clauses in business contracts. The activity was implemented through legal counseling methods, including lectures, interactive discussions, and question-and-answer sessions. The materials covered consumer rights and obligations, prohibited standard clauses under consumer protection law, and the importance of balanced contractual relationships. The results showed a significant improvement in participants’ understanding and awareness, with approximately 70% of participants demonstrating increased knowledge of lawful standard clauses based on pre- and post-activity evaluations. This program is expected to encourage micro business actors to apply fair and legally compliant standard clauses, thereby supporting sustainable and equitable business practices.
Hubungan Dukungan Sosial dengan Kepercayaan Diri Mahasiswa dalam Konteks Interaksi Sosial di Lingkungan Perguruan Tinggi Minggus S. Masela; Bernardus Liat Wungubelen; Alfedro Putut Prahoro; Purborini, Vivi Sylvia
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.15282

Abstract

This study aims to examine the relationship between social support and self-confidence among university students within the context of social interactions in the higher education environment. Social support plays an important role in helping students adapt to academic and social demands, which in turn may influence their level of self-confidence. This research employed a quantitative approach using a correlational design. The participants were university students selected through purposive sampling. Data were collected using social support and self-confidence questionnaires, and the data were analyzed using Pearson correlation analysis. The results showed a significant positive relationship between social support and self-confidence, indicating that higher levels of social support are associated with higher self-confidence among students. These findings suggest that social support from peers, family, and the academic environment contributes positively to the development of students’ self-confidence. Therefore, efforts to strengthen social support systems in higher education institutions are important to enhance students’ social and psychological well-being.