Claim Missing Document
Check
Articles

Informasi Obat Penyakit Degeneratif dan Alternatif Terapinya Puguh santoso; Ni Nyoman Wahyu Udayani; I Made Agus Sunadi Putra; Ni Luh Kade Arman Anita Dewi
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2021): COMSERVA: Indonesian Journal of Community Services and Development
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.951 KB) | DOI: 10.59141/comserva.v1i4.19

Abstract

Kasus hipertensi, diabet, stroke, penyakit Ginjal konis (PGK), Alzeimir setiap tahun meningkat dikarenakan jumlah kasus di Indonesia,terkait erat hubungannya dengan radikal bebas. Pentingnya pengetahuan masyarakat terhadap radikal bebas dan antioksidan alami yang banyak pada buah dan sayuran yang dapat dimanfaatkan alternatif sebagai upaya untuk mencegah radikal bebas bila dalam kondisi stress oksidatif, pilihan antiokidan alami menjadi alternatifnya, karena dari hasil peneltian pemakaian antioksida sintesis dilaporkan dapat memacu kanker, sehingga antioksidan alami yang terdapat dalam buah dan sayuran merupakan sumber yang bisa dimanfaatkan untuk mengurangi kerusakan sel akibat radikal bebas. Tujuan pengabdian adalah peningkatan pengetahuan masyarakat tentang obat penyakit degeneratif alternatif obatnya dari herbal yang berkhasiat sebagai antioksidan dan cara pemanfaatanya. Metode Pengabdian di adakan secara virtual dengan pemberian materi secara daring. Peserta sebanyak 65 orang berasal dari mahasiswa beserta orang tua. Dari hasil survei pre dan post tes peserta menunjukkan partisipasi cukup bagus. Hali ini dibuktikan tingkat pengetahuan dan ketrampilan cara memanfaatkan. pada penyakit degenertif hasil post test lebih baik dari pada pre tes. Hasil pengabdian masyarakat secara daring peserta merasakan manfaat berupa peningkatan pengetahuan dan mampu menerapkan dalam keseharian pemanfaatan dengan baik dan benar tanaman yang banyak mengandung antioksidan sebagai pemeliharaan kesehatan terutama penyakit hipertensi dan hiperlipidemia.
EFFECTIVENESS OF LEAF EXTRACT REDUCE INFLAMMATION REACTION IN HYPERCHOLESTEROLEMIA RATS Puguh Santoso; Ni Nyoman Wahyu Udayani; I Nyoman Gede Tri Sutrisna; Ketut Agus Adrianta
Journal of Health Sciences and Medicine Vol 1 No 1 (2017): JHSM (Febuary 2017)
Publisher : Institute for Research and Community Services Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.677 KB) | DOI: 10.24843/JHSM.2017.v01.i01.p04

Abstract

Abstract High blood cholesterol is often called hypercholesterolemia is a risk factor for the emergence of pathological conditions such as heart and blood vessel disease. Hypercholesterolemia has an important role in the occurrence of damage to the endothelial cells is mainly caused by oxidized LDL. Oxidation of LDL triggers the formation of TNF - ?. Leaves messengers that allegedly contains flavonoids can improve the situation of hypercholesterolemia through the barriers specifically the expression of TNF - ? increased due to hypercholesterolemia. Plants messengers known to contain alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, polyphenols, calcium oxalate, fats, and essential oil. Flavonoids which has the ability to bind the atom to form free radicals not to excess free radicals, thereby inhibiting the oxidative modification of LDL become ox-LDL so it will not be formed atherosclerosis. This study uses the Randomize pattern Pre and Post Test Control Group Design, using white rats (Rattusnovergicus) with Wistar strain aged 3-4 months, weighing 175-200 grams. Divided into four groups: Group I as a control with placebo, Group II treatment using extracts of ethanol leaves a messenger at a concentration of 10%, Group III treatments using extracts of ethanol leaves a messenger at a concentration of 20%, Group IV is to use the extract ethanol leaves errand at a concentration of 30%. It can be concluded at 4 dose group 30% messengers leaf extract significantly different, p <0.05, so it can be said that the provision of effective messengers extract at a dose of 30%.
PERBEDAAN LAMA RAWAT INAP PADA PENDERITA DIARE AKUT BAYI YANG DITERAPI DENGAN ZINK DIBANDINGKAN ZINK DAN CAIRAN REHIDRASI ORAL DI RSUP SANGLAH Ni Nyoman Wahyu Udayani
Jurnal Ilmiah Medicamento Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Medicamento
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/medicamento.v1i1.722

Abstract

Diare saat ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan, jutaan kasus dilaporkan setiap tahun dan diperkirakan sekitar 4-5 juta orang meninggal karena diare akut. Angka kejadian diare akut di sebagian besar wilayah Indonesia hingga saat ini masih tinggi termasuk angka morbiditas dan mortalitasnya. Berdasarkan riset hasil kesehatan dasar (Riset Kesehatan Dasar 2007) yang dilakukan oleh Kementrian Kesehatan pada tahun 2007, diare akut merupakan penyebab kematian bayi (31,4%). Menurut Korompis dkk (2013) penggunaan suplemen zink pada penderita diare akut sebesar 69% serta penggunaan ORS (Oral Rehydration Solution) dan zink sebesar 15,85%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan lama rawat inap pada penderita diare akut bayi yang diterapi dengan zink dibandingkan zink dan cairan rehidrasi oral di RSUP Sanglah Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan menggunakan rancangan deskriptif analitik. Penelitian ini menggunakan data penggunaan obat diare akut bayi bulan Januari-Desember 2013 yang bersifat retrospektif, yang diambil pada unit catatan rekam medik di RSUP Sanglah Denpasar. Dari 30 sampel diare akut bayi yang dirawat inap di RSUP Sanglah Denpasar mayoritas berjenis kelamin laki-laki. Rata-rata lama rawat inap penderita diare akut bayi yang diterapi dengan zink 3,07 hari dan terapi dengan zink dan cairan rehidrasi oral 3,20 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya perbedaan lama rawat inap secara signifikan menurut statistik antara penderita diare akut bayi yang diterapi dengan zink dan diterapi dengan zink dan cairan rehidrasi oral.
STUDI RETROSPEKTIF PERBANDINGAN EFEKTIVITAS TETES MATA DENGAN DEKSAMETASON DAN TANPA DEKSAMETASON DALAM MENGATASI KONJUNGTIVITIS Herleeyana Meriyani; Ni Wayan Ciptawati; Ni Nyoman Wahyu Udayani
Jurnal Ilmiah Medicamento Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Medicamento
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/medicamento.v6i1.746

Abstract

Konjungtivitis adalah inflamasi yang terjadi pada konjungtiva yang secara umum dapat disebabkan oleh infeksi (bakteri, virus), gangguan system imun, gangguan mekanik, maupun neoplastic. Saat ini konjungtivitis masih menjadi masalah kesehatan mata di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan waktu sembuh 2 sediaan yang sudah sering digunakan di Indonesia, dimana sediaan pertama mengandung Neomycin sulphate polymixin B sulphate dan gramicidin dan sediaan kedua mengandung Neomycin sulphate, Polymyxin B sulphate dan dexamethasone dalam mengatasi konjungtivitis. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental yaitu Cross Sectional dengan pengambilan data secara retrospektif di salah satu rumah sakit pemerintah di Bali. Sample diambil dengan teknik purposive sampling dan pengambilan data dilakukan menggunakan data sekunder yaitu catatan rekam medis. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 56 orang yang terdiri atas 53,57% laki-laki dan 46,43% perempuan. Dilihat dari usia subjek terbanyak ada pada rentang usia 17-30 tahun (28,60%), mayoritas subjek menderita konjungtivitis di salah satu mata sebanyak 51,8%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa penggunaan penggunaan sediaan yang mengandung Neomycin sulphate, Polymyxin B sulphate dan dexamethasone memiliki waktu sembuh yang lebih cepat dibandingkan dengan Neomycin sulphate polymixin B sulphate dan gramicidin (p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan tetes mata antibiotic dikombinasi dengan dexamethasone lebih efektif untuk mengatasi konjungtivitis dibandingkan dengan tetes mata tanpa dexamethasone dilihat dari waktu sembuh.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SINBIOTIK PADA PASIEN PEDIATRI GASTROENTERITIS DI RSUD MANGUSADA Herleeyana Meriyani; Ni Nyoman Wahyu Udayani
Jurnal Ilmiah Medicamento Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Medicamento
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/medicamento.v5i1.832

Abstract

Gastroenteritis merupakan peradangan pada lambung dan usus yang ditandai dengan gejala diare dengan atau tanpa disertai muntah dan sering kali disertai peningkatan suhu tubuh. Gastroenteritis saat ini masih menjadi masalah kesehatan di Negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengunaan sinbiotik pada pasien pediatri penderita gastroenteritis di RSUD Mangusada. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental yaitu Cross Sectional dengan pengambilan data secara retrospektif di RSUD Mangusada periode januari 2016 sampai dengan Juni 2017. Sample diambil dengan teknik purposive sampling dan pengambilan data dilakukan menggunakan data sekunder yaitu catatan rekam medis. Pada penelitian ini efektivitas penggunaan sinbiotik dinilai dari lama rawat inap/ length of stay (LOS). Berdasarkan hasil penelitian terdapat 296 penderita gastroenteritis pada pasien pediatri di RSUD Mangusada pada periode penelitian. Pasien yang menjadi peserta dalam penelitian ini yaitu sebanyak 80 orang yang terdiri atas 40 pasien dengan menggunankan sinbiotik dan 40 pasien lainya yang tidak mengunakan sinbiotik. Pasien berjenis kelamin laki laki yaitu sebanyak 71,25%. Rentang usia terbanyak yaitu bayi 1 bulan – 2 tahun 62,50%. Dari hasil uji statistik Mann Whitney yang telah dilakukan diperoleh data yang menunjukan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna antara lama rawat inap pasien yang memperoleh sinbiotik dan tanpa sinbiotik (p > 0,935).
EVALUASI FUNGSI HATI PADA PASIEN HIV/AIDS DENGAN TERAPI ARV DI RSUD MANGUSADA Herleeyana Meriyani; Ni Nyoman Wahyu Udayani; Ketut Agus Adrianta
Jurnal Ilmiah Medicamento Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Medicamento
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/medicamento.v4i2.865

Abstract

Penyakit HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan dunia karena menyebabkan angka kematian yang tinggi. Penyakit HIV/AIDS dapat menjangkit seluruh lapisan masyarakat dan semua kelompok umur. Salah satu efek samping dari penggunaan ARV yaitu terjadinya gangguan fungsi hati pada ODHA. Penilaian evaluasi penggunaan terapi ARV terhadap gangguan fungsi hati dapat dilihat dari kadar SGPT/SGOT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mengevaluasi derajat kerusakan hati pasien HIV/AIDS dengan ARV serta untuk mengetahui pengaruh nevirapin terhadap efek peningkatan enzim SGOT dan SGPT. Jenis/desain penelitian ini merupakan penelitian studi cross sectional. Evaluasi fungsi hati dilakukan dengan melihat pemeriksaan fungsi hati pasien yang tercantum dalam rekam medis. Setelah data SGOT dan SGPT terkumpul maka akan dievaluasi apakah gangguan fungsi hati dengan menggunakan penggolongan toksisitas ARV yang ditetapkan oleh kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kemudian untuk melihat perbandingan fungsi hati masing masing regimen akan dlakukan secara statistika dengan taraf kepercayaan 95%. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Subjek yang menjadi sampel penelitian yaitu berjumlah sebanyak 63 pasien, yang terdiri atas laki-laki 62% dan 38% perempuan. sebanyak 84,10 pasien HIV/AIDS yang memperoleh terapi ARV tidak mengalami gangguan hepar, sisanya mengalami toksisitas ringan dan sedang. Penggunaan nevirapin tidak berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan SGOT dan SGPT p>0,05; OR 0,833 (CI 0,192-3,614).
PERBEDAAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN OBAT AMLODIPIN TUNGGAL DENGAN KOMBINASI AMLODIPIN DAN LISINOPRIL PADA PASIEN HIPERTENSI RAWAT INAP DI RS ‘X’ TABANAN TAHUN 2017 Ni Nyoman Wahyu Udayani; Ni Wayan Riastini; I Made Agus Sunadi Putra
Jurnal Ilmiah Medicamento Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Medicamento
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/medicamento.v4i2.871

Abstract

Hipertensi merupakan gangguan kesehatan yang sering dijumpai dan termasuk masalah kesehatan penting karena angka prevalensi yang tinggi sehingga evaluasi penggunaan obatnya perlu dilakukan (WHO, 2011). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas penggunaan obat antihipertensi oral tunggal amlodipin dengan terapi kombinasi amlodipin dan lisinopril untuk pasien hipertensi rawat inap di RS ‘X’ Tabanan pada tahun 2017. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non-eksperimental dengan pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan data rekam medis pasien yang diambil pada unit catatan rekam medis di ‘X’ Tabanan Hospital bulan Januari-Desember 2017. Penelitian dilakukan terhadap 36 subjek penelitian dengan terapi amlodipin tunggal dan 36 subjek penelitian dengan terapi kombinasi amlodipin dengan lisinopril. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas tekanan darah pasien hipertensi yang mendapat terapi amlodipin tunggal dan terapi amlodipin kombinasi dengan lisinopril untuk pasien hipertensi rawat inap di RS ‘X’ Tabanan pada tahun 2017 dengan nilai p = 0.042 dan 0.038.
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA MEDIS LANGSUNG PENGGUNAAN INSULIN DAN INSULIN KOMBINASI OHO PADA PASIEN DM TIPE 2 RAWAT JALAN DI RSUP SANGLAH DENPASAR Ni Nyoman Wahyu Udayani; Herleeyana Meriyani; I Gusti Agung Ayu Kusuma Wardani
Jurnal Ilmiah Medicamento Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Medicamento
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/medicamento.v4i1.874

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis dimana terapi pengobatannya dilakukan seumur hidup dan membutuhkan biaya yang sangat besar. Bervariasinya penggunaan terapi insulin atau kombinasi insulin dengan OHO (Obat Hipoglikemik Oral) pada pasien DM tipe 2 mengakibatkan adanya perbedaan dalam biaya dan efektivitas terapinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis terapi insulin dan kombinasi insulin dengan antidiabetik oral yang digunakan dan total biaya medis langsung yang dikeluarkan oleh pasien tiap bulannya serta mengetahui terapi insulin yang paling cost-effective pada pasien DM tipe 2 di rawat jalan RSUP Sanglah Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan secara restropektif dari unit catatan rekam medis pasien DM tipe 2 rawat jalan di RSUP Sanglah Denpasar dari bulan Februari sampai Mei 2017. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 70 pasien. Analisis efektivitas biaya dilakukan dengan menghitung biaya medis langsung. Efektivitas terapi diukur berdasarkan hasil kadar GDP mencapai target selama 3 bulan terapi. Metode ACER digunakan untuk menganalisa jenis terapi insulin yang paling cost-effective. Hasil penelitian menunjukkan jenis terapi insulin atau kombinasi insulin dengan OHO yang digunakan untuk pasien DM tipe 2 beserta total biaya medis langsung tiap bulannya yaitu, insulin tunggal aspart sebesar Rp 381.857,00, kombinasi insulin aspart dengan insulin glargine dan kombinasi insulin glulisine dengan insulin glargine menunjukkan biaya yang sama sebesar Rp 596.057,00, kombinasi insulin glargine dengan metformin sebesar Rp 274.880,00 sedangkan kombinasi insulin aspart dan insulin glargine dengan metformin menunjukkan biaya yang sama dengan kombinasi insulin glusiline dan insulin glargine dengan metformin yaitu sebesar Rp 603.737,00. Berdasarkan perhitungan ACER, terapi insulin yang paling cost-effective adalah kombinasi insulin glargine dengan metformin sebesar Rp 4,32 persentase efektivitas terapi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RETENSI PASIEN METADON DI UPT PUSKESMAS KABUPATEN BADUNG Ni Nyoman Wahyu Udayani; Woro Enjang Santi Prihatin; Herleeyana Meriyani
Jurnal Ilmiah Medicamento Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Medicamento
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/medicamento.v6i2.878

Abstract

HIV dan Narkoba merupakan persoalan besar yang dihadapi bangsa Indonesia. Penularan HIV di kalangan penasun menjadi salah satu modus penularan HIV di Indonesia. Berdasarkan kondisi ini, pemerintah melaksanakan pengembangan pengurangan dampak buruk (harm reduction) bagi penasun. Salah satu strategi yang dikembangkan adalah program terapi rumatan metadon (PTRM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan faktor-faktor yang berhubungan dengan retensi pasien Program Terapi Rumatan Metadon di salah satu Puskesmas Kabupaten Badung sebagai indikator keberhasilan program. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan retensi pasien terapi rumatan metadon. Data diperoleh dari melihat rekam medis dan data formulir asesmen wajib lapor dan rehabilitasi medis. Subjek penelitian ini adalah semua pasien di salah satu Puskesmas di Kabupaten Badung. Pengambilan data dilakukan dengan metode purposive sampling. Penelitian dilakukan terhadap 40 responden penelitian. Analisis data dilakukan secara statistic dengan taraf kepercayaan 95 %. Hasilnya menunjukkan bahwa bahwa pasien di salah satu Puskesmas Kabupaten Badung sebagian besar memiliki retensi ≥ 1 tahun yaitu 36 pasien (90%) dan retensi < 1 tahun yaitu 4 pasien (10 %). Berdasarkan hasil uji fisher diketahui terdapat dua faktor yang berhubungan signifikan dengan retensi yaitu pekerjaan dan dosis (p < 0,05).
PERBANDINGAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK TUNGGAL DAN KOMBINASI PADA PASIEN PEDIATRIK DENGAN GASTROENTERITIS AKUT (GEA) DI RSUD WANGAYA DENPASAR Herleeyana Meriyani; Ni Nyoman Wahyu Udayani
Jurnal Ilmiah Medicamento Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Medicamento
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/medicamento.v4i1.882

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan efektivitas penggunaan antibiotik tunggal dan kombinasi pada pasien pediatrik dengan gastroenteritis akut (GEA) di Instalasi Rawat Inap RSUD Wangaya Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan pengumpulan data bersifat retrospektif terhadap rekam medis pasien pediatrik dengan GEA yang menggunakan antibiotik selama Bulan Januari 2016 sampai Bulan Maret 2017. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling (purposive sampling). Data dianalisis statistik dengan taraf kepercayaan 95%. Efektivitas terapi GEA dalam penelitian ini dilihat dari parameter LOS (Length of Stay) dan lama hilangnya gejala (duration of symptoms). Berdasarkan hasil penelitian populasi sebanyak 679 pasien dan jumlah sampel yang telah memenuhi kriteria inklusi sebanyak 90 pasien yang terdiri atas 62 % laki laki dan 38% perempuan. Sebanyak 82 % dari subjek penelitian adalah balita, 11 % anak anak dan 7% remaja. Sebanyak 76% dari subjek penelitian menggunakan penggunaan antibiotik tunggal dan 33% menggunakan antibiotik kombinasi. Berdasarkan Uji Mann-Whitney tidak terdapat perbedaan bermakna antara efektivitas penggunaan antibiotik tunggal dan kombinasi terhadap LOS (p = 0,579) dan lama hilangnya gejala diare (p = 0,726). Sehingga baik penggunaan antibiotik tunggal dan kombinasi tidak berpengaruh terhadap LOS dan lama hilangnya gejala diare.
Co-Authors Adnyani, Putu Mesi Dian Adrianta, I Ketut Agus Agung Ari Chandra Wibawa Agung Ari Chandra Wibawa Agustin, Ni Kadek Jessica Agustini, Ni Putu Dewi Anggreni, Ayu Putu Puspa Anita Dewi, Ni Luh Kade Arman Apriani, Rista Ciptawati, Ni Wayan Cokorda Javandira Debby Juliadi Dewi, Ni Kadek Dhea Cipta Dewi, Putu Intan Candra Dwipayanti, Ni Kadek Sari Erna Cahyaningsih Febryna Dharma Yanti, Ni Luh Putu Fitria Megawati Fitria Megawati Fredinan Yulianda Fridayana, Ni Luh Gede Erica Herleeyana Meriyani Herleeyana Meriyani I Dewa Ayu Anom Yustari Nida I Gede Made Suradnyana I Gede Yodhi Trismawan I Gusti Agung Ayu Kusuma Wardhani I Gusti Ayu Arya Ditha Suari I Ketut Sumantra I Made Agus Sunadi Putra I Made Agus Sunadi Putra I Made Agus Sunadi Putra I Made Agus Sunadi Putra I Nyoman Gede Tri Sutrisna I Putu Pasek Jaya Separsa I Putu Tangkas Suwantara I Putu Werda Bisama Ida Ayu Gede Syntya Mahayani IGAA Kusuma Wardani Kadek Ayu Puspa Pratiwi Ketut Agus Adrianta Ketut Agus Adrianta Ketut Agus Adrianta Ketut Agus Adrianta Ketut Agus Adrianta Ketut Agus Adrianta Ketut Agus Adrianta Laksmi, Luh Putri Dianti Lestari, Ketut Sita Citra Lilis Adnyani Ni Putu Luh Putu Febryana L Lusi Puspitasari, Ni Wayan Made Dwik Lestari Maharani, Ade Dwi Karisma Mahardika, I Made Agus Mahendra, I Putu Aldy Manik Suka Dewi Yani Ni Komang Maria Daniela Tupa Hokor Maria Malida Vernandes Sasadara Mayun Anak Agung Istri Mega Ratnasari, Ni Luh Ayu Megawati, Fitri Megawati, Fitria Meika, Ni Putu Trisna Mendra, Ni Nyoman Yudianti Meriyani, Herleeyana Nggaba, Ellenoire Rambu Kabeba Hammu Ni Komang Enny Wahyuni Ni Luh Ayu Mega Ratnasari Ni Luh Kade Arman Anita Dewi Ni Luh Kade Arman Anita Dewi Ni Luh Putu Dewi Purnama Sari Ni Luh Putu Sulasmini Ni Luh Putu Tris Yoga Cahyani Ni Made Dharma Shantini Suena Ni Made Dwi Mara Widyani Nayaka Ni Made Sukma Sanjiwani Ni Nyoman Ayu Puspita Sari Ni Putu Dewi Agustini Ni Putu Leona Yorita Dewi Ni Putu Lilis Adnyani Ni Putu Lilis Adnyani Ni Putu Putri Cahya Anggreni Ni Putu Refina Dharma Yanti Ni Putu Sintia Rahayu Ni Wayan Ciptawati Ni Wayan Riastini Nindya Kartika, Dewa Ayu Kintan Nugraha, Nyoman Dhamapada Nyoman Budiartha Siada Pendet, Ni Made Diah Pusparini Puguh Santoso Puguh Santoso puguh santoso, puguh Putra Hilmi Prayitno Putra, I Made Agus Sunadi Putri, Ni Komang Ary Agustina Berliana Putu Era Sandhi K.Yuda Putu Era Sandhi Kusuma Yuda Putu Mesi Dian Adnyani Riastini, Ni Wayan Sasadara, Maria Malida Vernandes Siluh Putu Astini Sugijanto, Milyadi Sunadi Putra I Made Agus Wardani, I Gusti Agung Ayu Kusuma Widiasriani, Ida Ayu Putu Wiguna, I Putu Bagus Artha Wiguna, Putu Dony Saputra Woro Enjang Santi Prihatin Wulandari, Ni Kadek Ganis Yowani, Anak Agung Sagung Iswarani Yustari Nida, I Dewa Ayu Anom Yuwono, Moch.