Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan Alat Kontrasepsi Hormonal Terhadap Kejadian Kanker Payudara di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Putri Sukma Wulandari; Amelia Jessica Simanjuntak; Ruth Clara; Edelwise Lasma Estaurina Napitupulu; Nayla Kamilia Fithri
Viva Medika Vol 16 No 3 (2023): VOLUME 16 / Nomor 03 /JULI/ 2023
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v16i3.1071

Abstract

Breast cancer is a common cancer that affects women. There are 2.3 million women suffering from breast cancer globally in 2020, with 68,858 cases from Indonesia. Risk factors include prolonged exposure to endogenous estrogens, late menopause, early menarche, first time giving birth at old age, and exogenous hormones. This study aims to determine the role of hormonal contraception against breast cancer. The literature study was made by analyzing 10 articles published between 2018-2023. Literature searches were conducted through electronic databases, namely PubMed, Garuda and Google Scholar. The results of the study stated that users of hormonal contraceptives have a higher risk of developing breast cancer compared to those who do not use hormonal contraceptives.
Peran Media Sosial dalam Mempengaruhi Perilaku Gizi Remaja SMPN X Depok Nourmayansa Vidya Anggraini; Serri Hutahaean; Nayla Kamilia Fithri; Vionita Apriliana; Talita Alifa Salsabila
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i11.10001

Abstract

ABSTRACT Adolescence is a period of transition from childhood to adulthood. Changes that occur in adolescents tend to cause various problems and changes in behavior in adolescent life. The total population of adolescents aged 10-19 years is 1.2 billion or 16% of the world's population. Teenagers are at risk of being overweight. Teenagers use social media a lot. If teenagers explore nutritional information from social media, it will increase their knowledge about nutrition.This study aims to identify the role of social media in influencing adolescent nutrition. This research was conducted at SMPN X Depok in July 2022 to 261 students in grades 7, 8, 9 using simple random sampling technique. Data collection techniques were carried out by taking data through questionnaires. Univariate data analysis aims to provide a description of the characteristics of respondents and research variables. Bivariate analysis was conducted to determine the relationship between mass media and nutritional behavior in adolescents at SMPN X Depok. After analyzing the relationship between the role of mass media and adolescent nutritional behavior, the p value = 0.005 (p < 0.05) which means that there is a significant relationship between mass media and adolescent nutritional behavior. Mass media plays an important role in adolescent nutritional behavior. Parents should monitor the use of mass media by teenagers so that positive things are taken by teenagers in their use. Keywords: Nutrition, Mass Media, Obesity, Youth  ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Perubahan yang terjadi pada remaja cenderung menyebabkan berbagai permasalahan dan perubahan perilaku pada kehidupan remaja. Jumlah populasi remaja usia 10-19 tahun sebanyak 1.2 milyar atau 16% dari populasi dunia. Remaja memiliki risiko kelebihan berat badan. Remaja banyak menggunakan sosial media. Apabila remaja mengeksplor informasi gizi dari sosial media maka akan meningkatkan pengetahuan remaja berkaitan dengan gizi. Pada penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran media sosial dalam memberikan pengaruh terhadap gizi remaja. Penelitian ini dilakukan di SMPN X Depok pada bulan Juli 2022 terhadap siswa kelas 7, 8, 9 sebanyak 261 siswa dengan menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengambil data melalui penyebaran kuesioner. Analisa data univariat bertujuan dalam memberikan deskripsi karakteristik responden dan variabel penelitian. Analisis bivariate dilakukan untuk mengetahui hubungan antara media massa dengan perilaku gizi pada remaja SMPN X Depok. Setelah dilakukan analisis tentang hubungan peran media massa dengan perilaku gizi remaja didapatkan nilai p value = 0.005 (p < 0.05) yang memiliki arti bahwa terdapat hubungan bermakna antara media massa dengan perilaku gizi remaja. Media massa memberikan peranan penting dalam perilaku gizi remaja. Orang tua sudah seharusnya melakukan pemantauan dalam penggunaan media massa oleh remaja supaya hal positif diambil remaja dalam penggunaannya. Kata Kunci: Gizi, Media Massa, Obesitas, Remaja
KAJIAN PUSTAKA: GAMBARAN SANITASI LINGKUNGAN SEBAGAI FAKTOR RISIKO DARI KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI SUMATRA Nur Sholihah; Regita Dewiarti; Arkanaya Alya Azis; Mahalia Taranrini; Nayla Kamilia Fithri
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i3.10639

Abstract

Abstrak: Gambaran Sanitasi Lingkungan Sebagai Faktor Risiko Dari Kejadian Stunting Pada Balita Di Sumatra. Stunting ialah kondisi di mana anak balita mengalami gagal tumbuh karena kurangnya asupan gizi kronis yang masuk ke dalam tubuh mereka. Efek dari stunting dapat terlihat pada pertumbuhan anak di mana tinggi anak terlalu pendek jika dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Ada banyak faktor penyebab stunting, di mana salah satunya adalah sanitasi yang memiliki peranan besar dalam kejadian stunting pada anak. Tujuan penelitian ini mencari tahu gambaran sanitasi lingkungan sebagai faktor risiko kejadian stunting pada balita di daerah Sumatra. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan database Google Scholar dan ResearchGate menggunakan kata kunci “sanitasi lingkungan” AND “stunting” AND “balita” AND “sumatra”. Pemilihan literatur dibatasi dengan kriteria inklusi dan eksklusi, di mana kriteria inklusi meliputi artikel yang dipublikasi dalam interval tahun 2018 sampai 2023, dan kriteria eksklusi yang meliputi artikel yang dipublikasi di luar interval tahun 2018 sampai 2023. Terdapat tujuh artikel yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enam dari tujuh jurnal menyatakan bahwa sanitasi lingkungan menjadi salah satu faktor risiko kejadian stunting pada balita di Sumatra. Kejadian Stunting di Sumatra memiliki banyak faktor risiko yang dapat mempengaruhinya. Faktor risiko tersebut salah satunya adalah sanitasi yang terdiri atas banyak aspek meliputi akses air bersih, personal hygiene, sarana jamban, saluran pembuangan air limbah, dan pengelolaan sampah.
ANALISIS FAKTOR REPRODUKSI SEBAGAI FAKTOR RISIKO KANKER PAYUDARA PADA WANITA ASIA TENGGARA : LITERATUR REVIEW Yosahera Komalasari; Asti Elysia Rahmatul Fitri; Kania Noor Aziza; Verina Lutfiah Rahmayanti; Nayla Kamilia Fithri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15484

Abstract

Selama lima tahun terakhir, kanker payudara berada di urutan pertama sebagai penyakit kanker pada wanita dengan jumlah kasus terbanyak di Asia Tenggara sebanyak 814.784 kasus. Faktor reproduksi menjadi salah satu faktor risiko yang dapat memperbesar peluang seorang wanita mengidap kanker payudara. Artikel ini bertujuan menganalisis secara luas dan terperinci tentang faktor-faktor reproduksi yang berperan sebagai risiko utama kanker payudara pada perempuan di wilayah Asia Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review, dimana artikel dikumpulkan melalui electronic database, yaitu Google Scholar dan PubMed dari tahun 2018—2023 menggunakan teknik pencarian boolean operators dengan mengetikkan 5 kata kunci terkait, yaitu “faktor reproduksi” OR “faktor risiko” AND “kanker payudara” AND “wanita” AND “asia tenggara”. Sejumlah 6 artikel terpilih telah diseleksi berdasarkan tujuan penelitian dan kriteria inklusi eksklusi yang sudah disepakati. Didapatkan hasil bahwa faktor reproduksi yang menjadi faktor risiko kanker payudara pada wanita di Asia Tenggara adalah usia menstruasi, usia menopause, riwayat menyusui, dan penggunaan kontrasepsi hormonal. Kejadian kanker payudara dapat dilatarbelakangi oleh paparan hormon estrogen dan progesteron yang meningkat. Faktor risiko yang menyebabkan peningkatan kadar hormon estrogen dan progesteron antara lain usia menarche dini (<13 tahun), late menopause (>50 tahun), riwayat menyusui dibawah < 2 tahun, dan penggunaan kontrasepsi hormonal jangka panjang menjadi faktor risiko yang signifikan dalam meningkatkan kejadian kanker payudara pada wanita.
LITERATURE REVIEW: ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT STRES IBU HAMIL DAN IMPLIKASINYA PADA KESEHATAN JANIN Marwah, Diaz Syahidah; Zata, Keisha Najmina; Naufal, Muhamad; Fadhillah, Muhammad Imam; Fithri, Nayla Kamilia
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i8.10281

Abstract

Kehamilan dapat menjadi pengalaman yang membahagiakan, tetapi dapat juga menjadi sumber stres dan kecemasan yang signifikan. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Indonesia, sebanyak 33,93% mengalami stres pada trimester ketiga. Stres merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi kesehatan ibu hamil dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan review pada beberapa literatur yang memuat tentang pengaruh stres dan keterkaitannya dengan kesehatan janin pada ibu hamil. Desain penelitian yang digunakan adalah literature review, di mana artikel dikumpulkan melalui pangkalan data elektronik yaitu Google Scholar, Garuda dan Sciencedirect dari tahun 2018-2023. Hasil kajian literature review ini menunjukkan bahwa Stres pada ibu hamil dapat dipicu oleh berbagai faktor seperti, usia ibu, pekerjaan, dukungan sosial, status perkawinan, dan kondisi kesehatan ibu hamil. Beberapa faktor psikologis seperti kecemasan dan depresi juga dapat memengaruhi tingkat stres pada ibu hamil. Tingkat stres yang tinggi pada ibu hamil dapat berdampak negatif pada kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandungnya, seperti pertumbuhan janin yang terhambat, BBLR, dan kelahiran prematur. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu hamil untuk menjaga kesehatan mental dan mengelola stres dengan baik.
FAKTOR RISIKO STUNTING PADA ANAK BALITA DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Kristanti, Milantika; Fithri, Nayla Kamilia
Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 15 No. 2 (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/rj.v15i2.2610

Abstract

Stunting is stunted growth in children due to malnutrition. It can affect children's cognitive and physical development, increase the risk of infection, and significantly contribute to child morbidity and mortality. This study aims to analyze the risk factors for stunting in children under five (13-59 months). The study used a case-control design to compare previous exposure to stunting and normal children under five. Measurements and interviews were conducted with 120 children under five and their mothers. The SPSS (24.0) was used for the Chi-square and Odds Ratio (alpha = 5%) test. The study found the risk factors for stunting under five, poor income (OR = 4.75; 95% CI 2.18-10.33), not getting exclusive breastfeeding (OR = 5.29; 95% CI 2.39-11.68) ), there is no access to clean water (OR = 3.00; 95% CI 1.42–6.32), and healthy latrines (OR = 3.73; 95% CI 1.75-7.94). Increasing the nutritional status of pre-pregnant and pregnant women and access to clean water and healthy latrines to prevent infection is an urgent need to be implemented immediately. 
GAMBARAN POLA ASUH IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI INDONESIA: LITERATURE REVIEW Ariantini, Anggrahita; Rahmah, Adny Zazinati; Hafizah, Aura; Risnawanti, Resti Ayu; Rudesti, Rudesti; Fithri, Nayla Kamilia
coba Vol 12 No 1 (2023): November 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v12i1.548

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan bentuk gangguan tumbuh kembang yang disebabkan oleh kurang/tidak terpenuhinya asupan nutrisi dalam jangka waktu yang lama di 1000 hari pertama kehidupan anak. Stunting dapat menjadi masalah gizi serius dan membawa ancaman bagi kualitas sumber daya manusia, sehingga pada periode ini pola asuh ibu memiliki peranan penting dalam menjaga tumbuh kembang anak dengan memastikan terpenuhinya asupan gizi secara optimal. Metodologi: Studi literatur pada artikel ilmiah yang telah terpublikasi di Indonesia. Pencarian literatur dilakukan di dua portal database jurnal terakreditasi yaitu Google Scholar dan Portal Garuda dengan kata kunci pencarian "stunting", "pola asuh ibu", "balita” yang dikombinasikan dengan (“”) dan (AND). Diskusi: Terdapat 10 jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Didapatkan 6 variabel yang berkaitan dengan pola asuh ibu yakni pola asuh pemberian makan, pola asuh kesehatan, pemberian ASI eksklusif, kebiasaan pengasuhan, kebiasaan praktik kebersihan, dan rangsangan psikososial. Kesimpulan: Setiap penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola asuh ibu dengan kejadian stunting. Oleh karena itu, diharapkan para ibu yang memiliki anak balita lebih memperhatikan pola asuhnya dalam hal pola asuh pemberian makan, kesehatan, dan pemberian ASI eksklusif. Kata Kunci: Balita, Pola Asuh Ibu, Stunting
Dampak Faktor Individu dan Pekerjaan terhadap Tingkat Stres Kerja di Perusahaan Makanan dan Minuman Maharani, Adhella; Karima, Ulya Qoulan; Fithri, Nayla Kamilia; Amrullah, Afif Amir
Health Safety Environment Vol 3 No 1 (2024): Health Safety Environment Journal (Oktober 2024)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Preliminary studies show that over 50% of those interviewed experience mild stress. This company operates in the food and beverage sector, a business demanding considerable attention, stress, and pressure amidst company growth. This sector remains underexplored in terms of understanding and reinforcing factors causing stress on individuals and specific jobs. This study aims to determine the relationship between individual and job-related factors on work stress. Methods: This cross-sectional study includes PT X employees as the research population, conducted from May to June 2024. Using purposive sampling, the sample size consists of 60 respondents. Research instruments include the Workplace Stress Scale, Job Demands Questionnaire, NASA Task Load Index (TLX), and Coworker Support Scale. Data analysis utilizes the Chi-square bivariate correlation test. Results: The findings indicate that approximately 36.7% of employees experience no work stress, 30% experience mild work stress, and 5% experience high work stress. No significant relationship was found between gender (p = 0.943), age (p = 0.874), education level (p = 0.218), years of service (p = 0.218), mental workload (p = 0.196), job demands (p = 0.109), or coworker support (p = 0.288) and work stress. Conclusion: This study reveals no significant relationship between individual and job-related factors and work stress, suggesting that additional factors such as job control, interpersonal communication, and mindfulness may require further investigation. Keyword : Work Stress, individual factors, work factors
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Tidur Pada Perawat Rawat Inap Rsud Pasar Rebo Tahun 2024 Ega Ladiesta Pramesti; Ulya Qoulan Karima; Afif Amir Amrullah; Nayla Kamilia Fithri
Health Safety Environment Vol 4 No 1 (2025): Health Safety Environment Journal (Maret 2025)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Inpatient nurses in health services have high job demands, changing work patterns, unstable emotions and high workloads can result in poor nurse sleep quality. This study aims to analyze the factors associated with sleep quality in inpatient nurses at Pasar Rebo Hospital. Methods: The research instruments used The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire, International Physical Activity Questionnaire short-form (IPAQ-sf), Perceived Stress Scale (PSS), physical illness questionnaire, sleep environment, and risky food consumption. The study used chi-square test analysis and multiple logistic regression. Result: The results of multivariate analysis showed that marital status (p-value = 0.000; POR = 52.27), heavy physical activity (p-value = 0.017; POR = 9.476), sleep environment (p-value = 0.012; POR = 4.314), physical illness (p-value = 0.026; POR = 3.529), and gender (p-value = 0.005; POR = 0.184) had an association with sleep quality. Conclusion: In this study, the most related variable was marital status. The hospital can provide rest facilities, educational programmes and activities that are beneficial for nurses so that nurses can improve their sleep quality.  Keywords: Marital status ; Inpatient nurse ; Sleep quality ; Physical activity
Analisis Kepadatan Hunian terhadap Angka Bakteri Udara dalam Rumah Di Sekitar TPA Sampah untuk Mencegah Terjadinya Penyakit Infeksi Pernafasan Fithri, Nayla Kamilia
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 9 No 2 (2021): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.867 KB)

Abstract

Infectious diseases can be caused by biological agent such as bacteria, viruses or parasites which can spreadthrough air, water, soil, food and others. Sources of air pollutants can come from indoors or outdoors. One ofthe factors that can increase air pollution so that it affect indoor air quality is the density of the occupancy. Theresearch objective was to determine the relationship between the occupancy density variable and the quality ofair biology, namely the number of bacteria in the house around Piyungan Disposal Site, Bantul Regency, DIY.The method used in this research is to use a descriptive analytical survey research type with a cross-sectionalapproach to determine the relationship between occupancy density and the number of airborne bacteria in thehouse around TPAS. The research subjects were residents' houses around Disposal Site with a total sample of 39houses, with proposional random sampling technique. The results of the bivariate analysis with T-testIndependent showed a significant relationship between occupancy density (p-value = 0.016; coefficient = 2.11)and the number of airborne bacteria in the house. The conclusion in this study is that there is a relationshipbetween occupancy density and the number of airborne bacteria in the house, so it is hoped that the communitywill improve the physical condition of the house and the local government to improve the layout of landfills atleast 2 km from the settlement as well as planting trees to filter pollutant particles into the area. House.
Co-Authors Afif Amir Amrullah Afifah Salsabilla Alya Azzahra Utomo Amelia Jessica Simanjuntak Anandita, Laura Anggraeni, Diah Tika Annur Aini Apriliana, Vionita Arga Buntara Arianti, Anggrahita Dwi Ariantini, Anggrahita Ariantini, Anggrahita Dwi Arkanaya Alya Azis Arum Anggita Moyo Dewi Asmara, Danadipa Asti Elysia Rahmatul Fitri Chandrayani Simanjorang Clara, Ruth Devi Angeliana Kusumaningtiar Diah Tika Anggraeni Edelwise Lasma Estaurina Napitupulu Ega Ladiesta Pramesti Erlina Riyantiasis Fadhillah, Muhammad Imam Fadhlillah, Muhammad Imam Farahdina Bachtiar Fiora Ladesvita Hafizah, Aura Hardy, Fathinah Ranggauni Herbawani, Chahya Kharin Indah Permatasari Jasmine, Maulyda Shakeela Junita, Nita Kania Noor Aziza Kristanti, Milantika Lestari, Bonieta Dwi Mahalia Taranrini Maharani, Adhella Maharani, Fandita Tonyka Mahardika Pambudi, Muhammad Rayhan MARETA DEA ROSALINE Marwah, Diaz Syahidah Muhammad Fadli Ramadhansyah Napitupulu, Edelwise Lasma Estaurina Naufal, Muhamad Ningtiyas, Astuti Nourmayansa Vidya Anggraini Nur Sholihah Nurcandra, Fajaria Nursalsabila, Nursalsabila Pambudi, Muhammad Rayhan Mahardika Pulungan, Rafiah Maharani Purnamadyawati, Purnamadyawati Putri Handayani Putri Sukma Wulandari Rahmah, Adny Zazinati Ramadhanti, Ismaya Regita Dewiarti Risnawanti, Resti Ayu Rizki Amalia Rizki Amalia Rizki Amalia Rizki Amalia ROSALINE, MARETA DEA Rudesti, Rudesti Ruth Clara Sartika Alifia Simanjuntak, Amelia Jessica Suci Wahyu Ismiyasa Suryani, Adelia Talita Alifa Salsabila Tasya Terry Y.R. Pristya Ulya Qoulan Karima Utari, Dyah Verina Lutfiah Rahmayanti Vionalita, Gisely Vionita Apriliana Widiaty, Annisa Tria Wulandari, Putri Sukma Yosahera Komalasari Zata, Keisha Najmina Zelfino Zelfino Zhafira zhafarina