Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Optimalisasi “Pondok Paru Sehat” Kelurahan Dukuh Kupang Kota Surabaya Melalui Edukasi Peran Gizi Dalam Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) Dan Pemeriksaan Fungsi Paru (Spirometry) Untuk Deteksi Dini PPOK Anggraini Soetedjo, Farida; Arimbi, Muzaijadah Retno; Khamidah, Nur; Kristijanto, Johanes Aprilius Falerio
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a leading cause of morbidity and mortality from non-communicable diseases in Indonesia, particularly in Surabaya. The “Pondok Paru Sehat” community service program, initiated by the Faculty of Medicine, Wijaya Kusuma University Surabaya (FK UWKS), aims to raise awareness, knowledge, and early detection of COPD through nutrition education and spirometry screening in Dukuh Kupang sub-district. This study employed a descriptive qualitative approach using the Five Levels of Prevention model, involving 40 participants from both productive age groups and the elderly. The results indicated that 28 participants had an FEV1/FVC ratio of <70%, suggesting undiagnosed airway obstruction. Nutritional status assessment using Body Mass Index (BMI) showed that 30% of participants were underweight, while 20% were overweight. Participant satisfaction reached 92.5%, with the majority considering the education and screening services highly beneficial. The program demonstrates that community-based education combined with lung function screening can enhance awareness and early detection of COPD. This model is recommended for replication in other regions with support from local health cadres, health authorities, and educational institutions.
Systematic Review: Protective Factors from the Risks of Stunting in Breastfeeding Period Rachmayanti, Riris Diana; Kevaladandra, Zulfa; Ibnu, Faisal; Khamidah, Nur
Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Volume 17 No.2 Agustus 2022
Publisher : Master Program of Health Promotion Faculty of Public Health Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpki.17.2.72-78

Abstract

Background: Stunting is a chronic nutrition condition marked by improper growth of body height compared to one’s age. One of the factors that affect stunting is exclusive breastfeeding as breast milk contains macronutrients, micronutrients, and bioactive substances to support the growth and development of children under five and act as an anti-infection. Non-optimal breastfeeding causes children to have inadequate nutrition intake and body immunity, which may result in malnutrition and stunting. This study aims to identify the effects of exclusive breastfeeding on the incidence of stunting in children under five.Method: A systematic review was conducted using eight indexed articles with keywords of "Stunting", "ASI Eksklusif" (t/n: Exclusive Breastfeeding), "Gizi Ibu dan Anak (t/n: Nutrition of Mothers and Children)", "Stunting pada Balita (t/n: Stunting in Children Under 5)", "Exclusive Breastfeeding", "Nutritional Status and Exclusive Breastfeeding", and PICOT. Articles published within the last seven years (2014-2020) were selected. The articles should address health education to mothers with children aged < 5 years old without a control group, and should show a relation between exclusive breastfeeding and the incidence of stunting. Besides, they should be analytical and observational research written in English and Indonesian.  Results: Eight articles selected overall showed that exclusive breastfeeding was significantly related to the incidence of stunting in children under five. Exclusive breastfeeding is protection against stunting as breast milk contains nutritions that can increase body immunity, prevent infection, and nutritional substances for optimal growth and protection from the risks of chronic diseases. Exclusive breastfeeding is one of the significant factors that affects stunting in children under five.
Pembekalan Kader Posyandu Lansia Arimbi untuk Meningkatkan Deteksi Dini dan Pencegahan Nyeri Sendi: Pencegahan dan Pengobatan Nyeri Sendi Berbasis Masyarakat Njoto, Ibrahim; Aryanti, Novina; Khamidah, Nur; Tunik Muharlisiani, Lusy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12767

Abstract

Latar Belakang: Nyeri sendi merupakan permasalahan kesehatan umum pada orang dewasa, terutama di kalangan lansia. Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesehatan lansia adalah melalui program Posyandu Lansia Arimbi, yang bertujuan untuk melakukan deteksi dini dan pencegahan nyeri sendi. pembekalan ini dirancang untuk memberikan pelatihan kepada kader Posyandu Lansia Arimbi agar mampu meningkatkan deteksi dini dan pencegahan nyeri sendi secara berbasis masyarakat. Hasil pembekalan diharapkan dapat memberikan manfaat berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu Lansia Arimbi dalam mengenali serta mencegah nyeri sendi. Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan ini. Pembahasan dan Hasil: Pembekalan ini melibatkan para kader Posyandu Lansia Arimbi mengenai deteksi dini dan pencegahan nyeri sendi berbasis masyarakat, dengan metode pelatihan dan simulasi. menunjukkan bahwa pelatihan tersebut berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu Lansia Arimbi dalam melakukan deteksi dini serta pencegahan nyeri sendi.
HUBUNGAN ANTARA KECUKUPAN YODIUM DALAM URIN DENGAN TINGGI BADAN PADA ANAK DI SEKOLAH DASAR OMBEN 2 Diana, Diana; Sahadewa, Sukma; Khamidah, Nur; Utami, Sri Lestari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui dan menganalisis apakah terdapat hubungan antara kecukupan yodium dalam urin dengan tinggi badan pada anak di Sekolah Dasar Omben 2. Kecukupan terhadap mineral yodium didalam tubuh merupakan faktor penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Yodium diperlukan sebagai fungsi tiroid yang optimal yang berperan dalam regulasi metabolisme serta pertumbuhan. Anak-anak merupakan kelompok rentan terhadap kekurangan yodium, karena kebutuhan yodium mereka yang lebih tinggi selama masa pertumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode analisis observasional dengan pendekatan cross sectional pada 41 anak kelas 5 Sekolah Dasar Omben 2. Kadar Ekskresi Yodium Urin (EYU) diperoleh dari analisis di Labkesmas Magelang dengan metode spektrofotometer. Data antropometri tinggi badan  diperoleh dari pengukuran tinggi badan anak menggunakan microtoise dengan ketelitian 0,1 cm. Analisa data menggunakan Uji Spearman. Dari hasil uji Spearman pada penelitian ini didapatkan nilai p 0,510 > 0,05 Hasil tersebut menunjukkan bahwa Ho diterima dan Ho ditolak yang artinya tidak terdapat hubungan antara kecukupan yodium dalam urin dengan tinggi badan pada anak di Sekolah Dasar Omben 2. Dapat dilihat pada nilai r -0,107 hubungan sangat lemah dan arah hubungan menunjukkan negatif maka hubungan kedua variabel tersebut tidak searah. Artinya jika EYU meningkat, maka Tinggi Badan akan menurun. Temuan pada penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan antara kecukupan yodium dalam urin dengan tinggi badan pada anak di Sekolah Dasar Omben.
ATTENUATION OF CIGARETTE-SMOKE-INDUCED OXIDATIVE STRESS BY OAT DIET Soetedjo, Farida Anggraini; Kristijanto, Johanes Aprilius Falerio; Khamidah, Nur
Indonesian Journal of Health Science Vol 8 No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ijhs.v8i1.6599

Abstract

Even after cessation of cigarette smoke exposure, long-term exposure leads to lung fibrous tissue growth characteristically by oxidative stress. Oat, an inexpensive dietary source with antioxidant characteristics, is expected to alleviate oxidative stress in the lung tissue after exposure to cigarette smoke has ceased. This research aims to evaluate the effect of an oat diet in alleviating oxidative stress in the lung tissue of BALB/c mice after cessation of cigarette smoke exposure. A randomized post-test-only control group design was used for this research. The sample used in this experiment is male BALB/c mice (n = 33). Mice with BALB/c strain were separated into two groups: (1) control and (2) treatment. SOD, GSH, and MDA were the variables of the study. Cigarette smoke exposure decreases the activity of SOD and GSH and increases the concentration of MDA. After cigarette smoke exposure had been stopped in the oat-treated mice group, SOD and GSH activities were enhanced, and the MDA content dropped. This research's variable outcomes were statistically significant (P<0.05) from the standard feed alone-treated BALB/c mice group. Thus, consuming oats may alleviate oxidative stress implicated in lung fibrogenesis following cessation of tobacco smoke exposure
Pendekatan Kedokteran Keluarga Melalui Kunjungan Rumah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Dan Hipertensi Di Kota Surabaya: Sebuah Laporan Kasus Falerio Kristijanto, Johanes Aprilius; Herawaty, Wike; Noviana, Ayu Cahyani; Soetedjo, Farida Anggraini; Khamidah, Nur
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan kedokteran keluarga berperan penting dalam pengelolaan penyakit kronis, terutama pada lansia dengan komorbiditas dan keterbatasan sosial-ekonomi. Laporan kasus ini bertujuan menggambarkan penerapan kunjungan rumah pada seorang pasien lansia dengan diabetes melitus tipe 2 dan hipertensi di Kota Surabaya, dengan penekanan pada fungsi keluarga, sumber daya lingkungan, dan determinan kesehatan menurut kerangka HL Blum. Studi ini merupakan laporan kasus deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui satu rangkaian kunjungan rumah meliputi anamnesis komprehensif, pemeriksaan fisik dan penunjang sederhana, observasi lingkungan rumah, penyusunan genogram, penilaian fungsi keluarga dengan Family APGAR, dan asesmen sumber daya keluarga menggunakan SCREEM. Pasien berusia 67 tahun dengan riwayat diabetes melitus tipe 2 selama ±10 tahun dan hipertensi ±8 tahun, datang dengan keluhan pandangan kabur, obesitas sentral, dislipidemia, dan hiperurisemia; tekanan darah 160/100 mmHg dan gula darah sewaktu 221 mg/dL menunjukkan penyakit yang belum terkontrol. Family APGAR menunjukkan fungsi keluarga kategori sedang, dengan dukungan utama berpusat pada istri dan keterlibatan anak yang terbatas. Asesmen SCREEM mengidentifikasi hambatan pada aspek sosial, budaya, ekonomi, edukasi, dan medis, sementara aspek religius bersifat protektif. Pemetaan dengan kerangka HL Blum menegaskan bahwa interaksi faktor keturunan, perilaku berisiko, lingkungan yang kurang mendukung, dan keterbatasan pelayanan kesehatan berkontribusi terhadap buruknya pengendalian penyakit, sekaligus menegaskan nilai strategis kunjungan rumah dalam merancang tatalaksana bio-psiko-sosial-spiritual yang komprehensif dan berorientasi keluarga.
PENYULUHAN KESEHATAN PADA KEGIATAN “PONDOK OSTEOARTRITIS” SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENURUNAN PROGRESIVITAS PENYAKIT MELALUI PENGENDALIAN DIET KARBOHIDRAT Khamidah, Nur; Santoso, Anna Lewi; Njoto, Ibrahim; Arief, Handy
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 4 (2026): Edisi 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Ostheoartritis merupakan penyakjit degenerative yang banyak diderita pada kelompok lansia. Penyakit ini memiliki gejala sakit nyeri sendi, terutama pada lansia. Berdasarkan kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan di posyandu lokasi sebelumnya diketahui bahwa lansia yang melakukan pemeriksaan ternyata terdiagnosa ostheoartritis, meskipun untuk kepastian diagnose masih dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Hal ini menunjukan bahwa penyakit ini faktanya banyak terjadi di masyarakat, tetapi tidak disadari sehingga diketahui penyakit pada keadaan tahap lanjut. Dengan demikian dibutuhkan kegiatan berbasis masyarakat melalui “Pondok ostheoartritis” dengan bekerjasama dengan kader posyandu lansia untuk memberikan informasi dan edukasi pada masyarakat. Metode: kegiatan pengabdian masyarakat ini melakukan pemeriksaan untuk diagnosis pasien ostheoartritis, selain itu pada saat pemeriksaan dilakukan penyuluhan dengan menggunakan media overhead projector (OHP) dan leaflet tentang pengendalian diet karbohidrat untuk mencegah keparahan akibat ostheoartritis. Pada saat pelaksanaan kegiatan juga akan diputarkan video edukasi tentang ostheoartritis. Indikator keberhasilan program adalah dengan mengukur kuesioner pengetahuan yang diberikan pada peserta. Hasil luaran berupa jurnal serta video pelaksanaan kegiatan. Selain itu kegiatan pengabdian masyarakat ini juga akan diintegrasikan dengan kebiatan belajar mahasiswa. Kesimpulan: kegiatan Pondok OA dapat memberikan manfaat untuk masyarakat setempat. Sehingga mahasiswa Fakultas Kedokteran tingkat sarjana juga memiliki pengalaman pemeriksaan pasien yang di dampingi oleh dokter baik sebagai dosen maupun praktisi yang ada di puskesmas.
EFEK DIET RENDAH KARBOHIDRAT VERSUS DIET RENDAH LEMAK TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN DAN PROFIL LIPID PADA INDIVIDU DENGAN OBESITAS: STUDI LITERATUR Putri, Rika Maulidya; Khamidah, Nur
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 4 (2026): Edisi 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Obesitas merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan strategi penanganan efektif, dengan intervensi diet sebagai pilar utama. Dua pendekatan populer yang sering dibandingkan adalah diet rendah karbohidrat (LCD) dan diet rendah lemak (LFD). Tujuan: Tinjauan naratif ini bertujuan untuk mensintesis bukti terbaru guna membandingkan efektivitas kedua diet terhadap penurunan berat badan dan perubahan profil lipid pada individu obesitas. Metode: Pencarian literatur dilakukan pada database akademik untuk studi-studi terbitan 5 tahun terakhir, termasuk uji klinis acak, tinjauan sistematis, dan meta-analisis. Hasil: Hasil tinjauan menunjukkan bahwa LCD cenderung unggul dalam penurunan berat badan jangka pendek hingga menengah serta lebih efektif dalam meningkatkan kolesterol HDL dan menurunkan trigliserida. Sebaliknya, LFD lebih unggul dalam menurunkan kolesterol total dan LDL. Kedua diet efektif menciptakan defisit energi, namun dengan dampak berbeda pada profil lipid. Kesimpulan: Pemilihan strategi diet yang optimal harus mempertimbangkan profil lipid basal dan tujuan kesehatan spesifik individu, menekankan pendekatan yang dipersonalisasi dari pada "satu untuk semua".
Laporan Kasus : Upaya Pendekatan Kedokteran Keluarga Melalui Kunjungan Rumah pada Wanita 60 Tahun dengan Hipertensi dan Hiperkolesterolemia di Kabupaten Pamekasan Ramona Frisca Ariansyah; Dzulfira Arifah; Anang Triadi; Nur Khamidah
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrike.v5i1.8375

Abstract

Hypertension and hypercholesterolemia are closely related non-communicable diseases and major risk factors for cardiovascular disease, particularly in older adults. These conditions are influenced by medical, behavioral, family, and environmental factors, requiring a holistic family medicine approach through home visits. This study aimed to describe the clinical condition, family function, and environmental factors of a 60-year-old female patient with hypertension and hypercholesterolemia using the APGAR and SCREEM approaches. This study employed a qualitative descriptive design in the form of a case report involving Mrs. S (60 years old) in Lebbek Village, Pamekasan Regency. Data were collected through anamnesis, physical examination, total cholesterol measurement using a GCU meter, environmental observation, and assessment of family function and environmental factors. The results showed blood pressure values of 161/96 mmHg and 160/96 mmHg on repeated measurement, with a total cholesterol level of 154 mg/dL. The patient had a high-salt and high-fat diet with low physical activity. APGAR assessment indicated poor family function with a total score of 4, particularly in the partnership and resolve domains, while the growth domain was categorized as accepting. SCREEM analysis identified education as the main barrier. In conclusion, management of this condition requires family-based interventions focusing on improving family cooperation and health education tailored to the patient’s literacy level.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PESANGGRAHAN KABUPATEN MOJOKERTO Kadek Gede Dhiyo Bhargo Yasa; Nur Khamidah; Ayu Cahyani Noviana; Wike Herawaty; Rani Nur Rafli Amalia; Niken Triyulianita S; Lailatul Jannah; Aflacha Alivia Risalatul I; Ni Putu Santhi Cahya Dewi; Kadek Rio Risnanda; I Komang Adhi Arya Yudanta; Kristian Aribowo
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Maret 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i3.1750

Abstract

Diabetes Mellitus Type 2 (T2DM) is a chronic metabolic disease and remains a major public health problem in Indonesia, particularly among the elderly population. Community-based preventive efforts through health education are essential to reduce the incidence and complications of T2DM. This community service activity aimed to improve knowledge, awareness, and preventive behavior regarding T2DM through health education among elderly residents in Windurejo Village, Mojokerto Regency. The target participants were elderly individuals who are at high risk for T2DM and its complications. The method used was participatory health education employing booklet media, interactive discussions, question-and-answer sessions, and evaluation through pre-test and post-test questionnaires. The material covered the definition, risk factors, signs and symptoms, management, prevention strategies, and diabetic foot exercise. The activity was conducted on February 27, 2026, with 30 participants. Evaluation results showed a significant increase in knowledge, indicated by the proportion of correct answers rising from 55% in the pre-test to 93% in the post-test. Several modifiable risk factors were identified, including high sugar intake, low physical activity, obesity, and family history of diabetes. In conclusion, health education effectively improved elderly knowledge and awareness regarding T2DM prevention and encouraged healthy lifestyle practices. Continuous community-based education programs are recommended to support sustainable diabetes control efforts.
Co-Authors Afidah, Nur Aflacha Alivia Risalatul I Agnes, Andra Alwiyah Alwiyah Alya Rosyidah Putri Ramadhani Ananda Rigi Aditya Anang Triadi Ang, Samantha Debora Anna Lewi Santoso Anna Lewi Santoso Anwar, Sonia Engelina Aprilius Falerio Kristijanto, Johanes Ardiansah, Andikha Ardiyanti, Tiara Arief, Handy Arimbi, Muzaijadah Retno Aryanti, Novina Asriansyah, Muhammad Abi Atik Sri Wulandari Ayling Sanjaya Ayu Cahyani Noviana Ayu Cahyani Noviana Chaery, Andre Luciano Fenji Christin Merlina Wattimury Corvietasari, Maya Atria Deby Rahmayanti Detty Siti Nurdiati Dewangga, Eka Wahyu Dewanta, Tunggul Bagus Dewi, Ni Putu Ayu Yusita Diana Diana Dordya Paquita Wijaya Dwi Puspita Ningrum Dzulfira Arifah Efendi, Gita Karinanda Elvada, Yasega Faisal Ibnu Fara Disa Durry Farida Anggraini Soetedjo Fikri, Hilmi Fuadah, Lia Nur Gegel Purnomo Wicaksono Giri, Made Widiantara Gunawan, Yoga Chandra Guritno, Guntur Harsa, Cempaka Hendrawan, Yucky Herawaty, Wike Hidayat, Norman Husna, Farizah El I Komang Adhi Arya Yudanta Ibrahim Njoto, Ibrahim Inawati Inawati, Inawati Ira Idawati Iskak, Iskak Jemima Lewi Santoso Johanes Aprilius Falerio Kristijanto Kadek Gede Dhiyo Bhargo Yasa Kadek Rio Risnanda Kemala, Roosi Rachma Kevaladandra, Zulfa Kristian Aribowo Kuswandari, Yulianti lailatul jannah Lewi, Anna Lusy Tunik Muharlisiani Mochammad Mirza Arif Pranata Monica, Tasya Muzaijadah Retno Arimbi Nastiti, Nevie Natasya, Whitney Galuh Natiza, Dzona Ni Putu Santhi Cahya Dewi Niken Triyulianita S Nirmalah, Fitrah Novia Restu Windayani, Novia Restu Noviana, Cahyani Nugraheni, Elizabeth S. Ofiana, Sofi Olivia Tantana Ourvalica, Vira Setya Prasetyoadi, Teofilus Dani Pusparini, Ida Ayu Nandi Putri, Rika Maulidya Putri, Salma Putriska, Agda Edita RAHARJO, BUDIONO Rahma, Tasya Alfian Ramona Frisca Ariansyah Rani Nur Rafli Amalia Retno Arimbi, Muzaijadah Riris Diana Rachmayanti Rizaldi, Arsyad Salsabila Salsabila, Adelia Sanjaya, Febrisma Bangun Sari, Dwi Arifta Yunita Sedana, I Ketut Gede Toya Sella Dela Hanna Putri Aziz Siswoyo , Siswoyo Siswoyo Siswoyo Sukma Sahadewa, Sukma Sulfy, Rindang Arina Tiarani, Putri Tjoanda, Enrico UJP, Ignasius Priyo Utami, Sri Lestari Viena, Windi Clara Wike Herawaty Yaniari, Roethmia Yayi Suryo Prabandari Zahida, Farah Zahrah Aswa Ananta