Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ATTENUATION OF CIGARETTE-SMOKE-INDUCED OXIDATIVE STRESS BY OAT DIET Soetedjo, Farida Anggraini; Kristijanto, Johanes Aprilius Falerio; Khamidah, Nur
Indonesian Journal of Health Science Vol 8 No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ijhs.v8i1.6599

Abstract

Even after cessation of cigarette smoke exposure, long-term exposure leads to lung fibrous tissue growth characteristically by oxidative stress. Oat, an inexpensive dietary source with antioxidant characteristics, is expected to alleviate oxidative stress in the lung tissue after exposure to cigarette smoke has ceased. This research aims to evaluate the effect of an oat diet in alleviating oxidative stress in the lung tissue of BALB/c mice after cessation of cigarette smoke exposure. A randomized post-test-only control group design was used for this research. The sample used in this experiment is male BALB/c mice (n = 33). Mice with BALB/c strain were separated into two groups: (1) control and (2) treatment. SOD, GSH, and MDA were the variables of the study. Cigarette smoke exposure decreases the activity of SOD and GSH and increases the concentration of MDA. After cigarette smoke exposure had been stopped in the oat-treated mice group, SOD and GSH activities were enhanced, and the MDA content dropped. This research's variable outcomes were statistically significant (P<0.05) from the standard feed alone-treated BALB/c mice group. Thus, consuming oats may alleviate oxidative stress implicated in lung fibrogenesis following cessation of tobacco smoke exposure
PENYULUHAN KESEHATAN PADA KEGIATAN “PONDOK OSTEOARTRITIS” SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENURUNAN PROGRESIVITAS PENYAKIT MELALUI PENGENDALIAN DIET KARBOHIDRAT Khamidah, Nur; Santoso, Anna Lewi; Njoto, Ibrahim; Arief, Handy
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 4 (2026): Edisi 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Ostheoartritis merupakan penyakjit degenerative yang banyak diderita pada kelompok lansia. Penyakit ini memiliki gejala sakit nyeri sendi, terutama pada lansia. Berdasarkan kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan di posyandu lokasi sebelumnya diketahui bahwa lansia yang melakukan pemeriksaan ternyata terdiagnosa ostheoartritis, meskipun untuk kepastian diagnose masih dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Hal ini menunjukan bahwa penyakit ini faktanya banyak terjadi di masyarakat, tetapi tidak disadari sehingga diketahui penyakit pada keadaan tahap lanjut. Dengan demikian dibutuhkan kegiatan berbasis masyarakat melalui “Pondok ostheoartritis” dengan bekerjasama dengan kader posyandu lansia untuk memberikan informasi dan edukasi pada masyarakat. Metode: kegiatan pengabdian masyarakat ini melakukan pemeriksaan untuk diagnosis pasien ostheoartritis, selain itu pada saat pemeriksaan dilakukan penyuluhan dengan menggunakan media overhead projector (OHP) dan leaflet tentang pengendalian diet karbohidrat untuk mencegah keparahan akibat ostheoartritis. Pada saat pelaksanaan kegiatan juga akan diputarkan video edukasi tentang ostheoartritis. Indikator keberhasilan program adalah dengan mengukur kuesioner pengetahuan yang diberikan pada peserta. Hasil luaran berupa jurnal serta video pelaksanaan kegiatan. Selain itu kegiatan pengabdian masyarakat ini juga akan diintegrasikan dengan kebiatan belajar mahasiswa. Kesimpulan: kegiatan Pondok OA dapat memberikan manfaat untuk masyarakat setempat. Sehingga mahasiswa Fakultas Kedokteran tingkat sarjana juga memiliki pengalaman pemeriksaan pasien yang di dampingi oleh dokter baik sebagai dosen maupun praktisi yang ada di puskesmas.
EFEK DIET RENDAH KARBOHIDRAT VERSUS DIET RENDAH LEMAK TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN DAN PROFIL LIPID PADA INDIVIDU DENGAN OBESITAS: STUDI LITERATUR Putri, Rika Maulidya; Khamidah, Nur
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 4 (2026): Edisi 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Obesitas merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan strategi penanganan efektif, dengan intervensi diet sebagai pilar utama. Dua pendekatan populer yang sering dibandingkan adalah diet rendah karbohidrat (LCD) dan diet rendah lemak (LFD). Tujuan: Tinjauan naratif ini bertujuan untuk mensintesis bukti terbaru guna membandingkan efektivitas kedua diet terhadap penurunan berat badan dan perubahan profil lipid pada individu obesitas. Metode: Pencarian literatur dilakukan pada database akademik untuk studi-studi terbitan 5 tahun terakhir, termasuk uji klinis acak, tinjauan sistematis, dan meta-analisis. Hasil: Hasil tinjauan menunjukkan bahwa LCD cenderung unggul dalam penurunan berat badan jangka pendek hingga menengah serta lebih efektif dalam meningkatkan kolesterol HDL dan menurunkan trigliserida. Sebaliknya, LFD lebih unggul dalam menurunkan kolesterol total dan LDL. Kedua diet efektif menciptakan defisit energi, namun dengan dampak berbeda pada profil lipid. Kesimpulan: Pemilihan strategi diet yang optimal harus mempertimbangkan profil lipid basal dan tujuan kesehatan spesifik individu, menekankan pendekatan yang dipersonalisasi dari pada "satu untuk semua".
Laporan Kasus : Upaya Pendekatan Kedokteran Keluarga Melalui Kunjungan Rumah pada Wanita 60 Tahun dengan Hipertensi dan Hiperkolesterolemia di Kabupaten Pamekasan Ramona Frisca Ariansyah; Dzulfira Arifah; Anang Triadi; Nur Khamidah
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrike.v5i1.8375

Abstract

Hypertension and hypercholesterolemia are closely related non-communicable diseases and major risk factors for cardiovascular disease, particularly in older adults. These conditions are influenced by medical, behavioral, family, and environmental factors, requiring a holistic family medicine approach through home visits. This study aimed to describe the clinical condition, family function, and environmental factors of a 60-year-old female patient with hypertension and hypercholesterolemia using the APGAR and SCREEM approaches. This study employed a qualitative descriptive design in the form of a case report involving Mrs. S (60 years old) in Lebbek Village, Pamekasan Regency. Data were collected through anamnesis, physical examination, total cholesterol measurement using a GCU meter, environmental observation, and assessment of family function and environmental factors. The results showed blood pressure values of 161/96 mmHg and 160/96 mmHg on repeated measurement, with a total cholesterol level of 154 mg/dL. The patient had a high-salt and high-fat diet with low physical activity. APGAR assessment indicated poor family function with a total score of 4, particularly in the partnership and resolve domains, while the growth domain was categorized as accepting. SCREEM analysis identified education as the main barrier. In conclusion, management of this condition requires family-based interventions focusing on improving family cooperation and health education tailored to the patient’s literacy level.
Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Pendampingan dan Monitoring Komprehensif Lansia dengan Osteoartritis Pasca Injeksi Intraartikuler Ibrahim Njoto; Roethmia Yaniari; Anna Lewi Santoso; Nur Khamidah; Iskak Iskak; Tunggul Bagus Dewanta; Budiono Raharjo; Yulianti Kuswandari
Penamas: Journal of Community Service Vol. 6 No. 1 (2026): Penamas: Journal of Community Service
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/penamas.v6i1.2871

Abstract

Osteoartritis merupakan masalah kesehatan yang sering dialami lansia dan menyebabkan nyeri kronis, keterbatasan gerak, serta penurunan kualitas hidup. Keterbatasan pemantauan dan perawatan lanjutan di tingkat komunitas menyebabkan penatalaksanaan belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan kader Posyandu dalam pendampingan dan monitoring komprehensif lansia dengan osteoartritis pasca injeksi intraartikuler. Program dilaksanakan di Posyandu Larasati Dukuh Kupang Surabaya melalui tahapan koordinasi, pelatihan kader, edukasi lansia, skrining klinis, pelaksanaan tindakan, dan pemantauan berkala. Skrining meliputi penilaian nyeri, pemeriksaan laboratorium, dan foto radiografi lutut. Dari 50 lansia yang diperiksa, 14 orang memenuhi indikasi dan bersedia menjalani terapi injeksi. Kader dilatih untuk melakukan senam osteoartritis, terapi infra merah, pemantauan keluhan, pemeriksaan gula darah sewaktu, serta pemantauan kepatuhan konsumsi suplemen sendi. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan pendampingan serta pemantauan kondisi pasien. Lansia yang didampingi melaporkan penurunan nyeri dan peningkatan kenyamanan aktivitas. Program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan kader efektif mendukung layanan osteoartritis berbasis komunitas secara berkelanjutan.
Systematic Review: Protective Factors from the Risks of Stunting in Breastfeeding Period Riris Diana Rachmayanti; Zulfa Kevaladandra; Faisal Ibnu; Nur Khamidah
Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Volume 17 No.2 Agustus 2022
Publisher : Master Program of Health Promotion Faculty of Public Health Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpki.17.2.72-78

Abstract

Background: Stunting is a chronic nutrition condition marked by improper growth of body height compared to one’s age. One of the factors that affect stunting is exclusive breastfeeding as breast milk contains macronutrients, micronutrients, and bioactive substances to support the growth and development of children under five and act as an anti-infection. Non-optimal breastfeeding causes children to have inadequate nutrition intake and body immunity, which may result in malnutrition and stunting. This study aims to identify the effects of exclusive breastfeeding on the incidence of stunting in children under five.Method: A systematic review was conducted using eight indexed articles with keywords of "Stunting", "ASI Eksklusif" (t/n: Exclusive Breastfeeding), "Gizi Ibu dan Anak (t/n: Nutrition of Mothers and Children)", "Stunting pada Balita (t/n: Stunting in Children Under 5)", "Exclusive Breastfeeding", "Nutritional Status and Exclusive Breastfeeding", and PICOT. Articles published within the last seven years (2014-2020) were selected. The articles should address health education to mothers with children aged < 5 years old without a control group, and should show a relation between exclusive breastfeeding and the incidence of stunting. Besides, they should be analytical and observational research written in English and Indonesian.  Results: Eight articles selected overall showed that exclusive breastfeeding was significantly related to the incidence of stunting in children under five. Exclusive breastfeeding is protection against stunting as breast milk contains nutritions that can increase body immunity, prevent infection, and nutritional substances for optimal growth and protection from the risks of chronic diseases. Exclusive breastfeeding is one of the significant factors that affects stunting in children under five.
Co-Authors Afidah, Nur Agnes, Andra Alwiyah Alwiyah Anang Triadi Ang, Samantha Debora Anna Lewi Santoso Anna Lewi Santoso Anna Lewi Santoso Anwar, Sonia Engelina Aprilius Falerio Kristijanto, Johanes Ardiansah, Andikha Ardiyanti, Tiara Arief, Handy Arimbi, Muzaijadah Retno Aryanti, Novina Asriansyah, Muhammad Abi Atik Sri Wulandari Ayling Sanjaya Budiono Raharjo Cempaka Harsa Sekarputri Chaery, Andre Luciano Fenji Corvietasari, Maya Atria Detty Siti Nurdiati Dewangga, Eka Wahyu Dewi, Ni Putu Ayu Yusita Diana Diana Dwi Puspita Ningrum Dzulfira Arifah Efendi, Gita Karinanda Elvada, Yasega Faisal Ibnu Fara Disa Durry Farida Anggraini Soetedjo Fikri, Hilmi Fuadah, Lia Nur Giri, Made Widiantara Gunawan, Yoga Chandra Guritno, Guntur Hendrawan, Yucky Herawaty, Wike Hidayat, Norman Husna, Farizah El Ibrahim Njoto Ibrahim Njoto, Ibrahim Inawati Inawati, Inawati Ira Idawati Iskak Iskak Jemima Lewi Santoso Johanes Aprilius Falerio Kristijanto Kemala, Roosi Rachma Lewi, Anna Lusy Tunik Muharlisiani Monica, Tasya Muzaijadah Retno Arimbi Nastiti, Nevie Natasya, Whitney Galuh Natiza, Dzona Nirmalah, Fitrah Novia Restu Windayani, Novia Restu Noviana, Cahyani Nugraheni, Elizabeth S. Ofiana, Sofi Olivia Tantana Ourvalica, Vira Setya Prasetyoadi, Teofilus Dani Pusparini, Ida Ayu Nandi Putri, Rika Maulidya Putri, Salma Putriska, Agda Edita Rahma, Tasya Alfian Ramona Frisca Ariansyah Retno Arimbi, Muzaijadah Riris Diana Rachmayanti Rizaldi, Arsyad Roethmia Yaniari Salsabila Salsabila, Adelia Sari, Dwi Arifta Yunita Sedana, I Ketut Gede Toya Siswoyo Siswoyo Sukma Sahadewa, Sukma Sulfy, Rindang Arina Tiarani, Putri Tjoanda, Enrico Tunggul Bagus Dewanta UJP, Ignasius Priyo Utami, Sri Lestari Viena, Windi Clara Yayi Suryo Prabandari Yulianti Kuswandari Zahida, Farah Zulfa Kevaladandra