Claim Missing Document
Check
Articles

NILAI-NILAI PERJUANGAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL HOME SWEET LOAN KARYA ALMIRA BASTARI Trisnawati Zega; Dardanila; Emma Marsella
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i4.1905

Abstract

Literary works, especially novels, reflect the values of life and can be a medium for reflecting social conditions. This research aims to describe the values of the main character's struggle in the novel Home Sweet Loan by Almira Bastari. This research uses a qualitative descriptive approach. The data and data sources of this research are in the form of words, quotations from the text contained in the novel Home Sweet Loan by Almira Bastari, fourth printing, 2023 published by Gramedia Pustaka Utama Publisher with a total of 312 pages. The data collection technique is done through literature study (read, listen, and note). Data analysis techniques include; identifying and processing data, reduction, and conclusion drawing based on Joyomartono's 1990 struggle value theory. The results of this study show five values of the main character's struggle, namely: (1) the value of sacrifice; (2) the value of patience; (3) the value of cooperation; (4) the value of never giving up, and (5) the value of respect. Based on the results of the study, the values of struggle in the novel Home Sweet Loan by Almira Bastari can provide a new understanding in analyzing the values of struggle in Indonesian literature with a different thematic context, provide a more specific focus, and a new perspective through different analysis for readers.
NILAI MORAL DALAM NOVEL KAMU DUNIAKU KARYA ROSA AMANDA SALIM KAJIAN: SOSIOLOGI SASTRA Klariani Sriningsih Sipayung; Emma Marsella; Bambang Riyanto
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Januari: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v4i1.1743

Abstract

Nilai moral merupakan suatu tingkah laku yang di perlihatkan oleh setiap individu berupa sikap positif maupun negatif. Turunnya tingkat kesadaran akan nilai moral dalam lingkungan anak mudah sangat prihatin, perkembangan zaman membuat nilai moral tidak lagi di terapkan dalam hidup bersosialisasi. Nilai moral sangat penting di terapkan supaya setiap individu memiliki nilai dalam dirinya sendiri. Seseorang yang berprilaku negatif akan memiliki nilai moral yang buruk, sebaliknya seseorang yang berperilaku baik akan mencerminkan nilai moral yang bersifat positif.
Nilai Moral Dalam Novel Ning Anak Wayang Karya Niken dan Anjar Kajian: Sosiologi Sastra Fitri Auliani; Rosliana Lubis; Emma Marsella
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jushpen.v4i2.2050

Abstract

This research is motivated by the importance of moral values in everyday life. Moral values aim to shape human character or morals into a good person. This study aims to describe the moral values contained in the novel Ning Anak Wayang by Niken and Anjar study: Sociology of Literature. This study uses a qualitative descriptive method. The results of this study indicate that researchers use the theory according to Wicaksono (2014: 276-281) which states that moral values consist of several sub-values, namely: the relationship between humans and their God, the relationship between humans and themselves, and the relationship between humans and other humans in the social sphere.
BENTUK-BENTUK KONFLIK PADA TOKOH UTAMA NOVEL FINN KARYA HONEY DEE: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Rizka Nafisah Rayendra Nst; Dardanila Dardanila; Emma Marsella
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk konflik serta menganalisis faktor-faktor penyebab konflik yang dialami oleh tokoh utama dalam novel Finn karya Honey Dee dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan teori konflik. Konflik dalam karya sastra dipahami tidak hanya sebagai elemen pembangun cerita, tetapi juga sebagai representasi dari realitas sosial yang kompleks. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi, di mana data dikumpulkan melalui pembacaan dan penandaan kutipan-kutipan yang relevan dari novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk konflik yang dialami tokoh utama diklasifikasikan ke dalam empat kategori, yaitu konflik berdasarkan materi, sifat, posisi pelaku yang berkonflik, dan sifat pelakunya. Dari keempat bentuk tersebut, konflik berdasarkan materi merupakan bentuk yang paling dominan. Konflik tersebut mencakup konflik tujuan, peranan, nilai, dan kebijakan. Sementara itu, konflik berdasarkan posisi pelaku tidak ditemukan dalam novel ini. Adapun faktor-faktor penyebab konflik dalam novel Finn terdiri atas perbedaan individu, perbedaan kebudayaan, perbedaan kepentingan, dan perubahan nilai-nilai. Novel ini secara eksplisit menggambarkan bagaimana ketidakpahaman masyarakat terhadap anak berkebutuhan khusus, khususnya penyandang autisme, menjadi pemicu utama konflik sosial dalam cerita. Dengan demikian, novel Finn tidak hanya menawarkan kisah personal, tetapi juga menyampaikan kritik sosial terhadap pola pikir konservatif, diskriminatif, dan kurangnya empati dalam masyarakat.