Claim Missing Document
Check
Articles

SELF DISCLOSURE PADA APLIKASI TWITTER DI KALANGAN MAHASISWA: (Studi Kasus Mahasiswa di Kota Surakarta) Elisa Agnes Paramesthi; Maya Sekar Wangi; Haryo Kusumo Aji
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini penggunaan media sosial tidak hanya dijadikan sebagai wadah untuk memperoleh informasi dan hiburan semata, media sosial juga dimanfaatkan oleh penggunanya untuk mencurahkan perasaan dan mengekspresikan diri. Pada dasarnya pengungkapan diri terjadi karena adanya rasa percaya dan rasa nyaman kepada orang lain. Namun, dalam media sosial Twitter sebagian Mahasiswa Surakarta melakukan pembukaan sedangkan twitter merupakan ruang publik yang dapat dikonsumsi oleh banyak orang. Hal tersebut berarti keterbukaan diri dibagikan kepada semua orang. Untuk itu perlu diketahui apa bentuk dan tujuan dari keterbukaan yang dilakukan oleh para pengguna twitter dan dampak seperti apa yang akan dihasilkan. Fokus penelitian ini ialah self disclosure pada aplikasi twitter di kalangan mahasiswa di kota Surakarta. Untuk menjelaskan fokus penelitian ini secara mendalam, pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendeketan studi kasus. Adapun teori yang digunakan yaitu pendapat Johari Window, ada beberapa model yang menggambarkan self disclosure yaitu, daerah terbuka, daerah buta, daerah tertutup dan daerah gelap. Hasil penelitian ini yang pertama yaitu, bentuk self disclosure Mahasiswa Surakarta adalah terbuka, tersembunyi dan gelap. Kedua, tujuan dari self disclosure Mahasiswa Surakarta adalah untuk menjernihkan diri, mengekspresikan diri, perkembangan hubungan dan memotivasi orang lain. Ketiga, dampak dari self disclosure mahasiswa Surakarta berupa dampak positif dan negatif. Dampak positifnya adalah lebih mengenal diri sendiri, menanggulangi kesulitan hingga mengurangi beban, dan mendapatkan pemikiran baru. Sedangkan dampak negatifnya adalah penolakan dari orang lain dan timbulnya kesulitan intrapribadi. Kata kunci: Komunikasi, Self Diclosure, Pengungkapan Diri, Mahasiswa, Twitter
MANAJEMEN EVENT PAGELARAN KESENIAN REOG DALAM MEWUJUDKAN TOURISM SUPPLY CHAIN DI KABUPATEN PONOROGO Johan Bhimo Sukoco; Wulan Kinasih; Maya Sekar Wangi; Aris Tri Haryanto
Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja Vol 12 No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengkajian Strategi Pemerintahan IPDN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jiwbp.v12i2.2710

Abstract

Ponorogo Regency is known as Reyog City. Reyog art has become an inherent brand and has been internalized in the daily life of people in Ponorogo Regency. Ponorogo Regency has 367 Reyog Associations spread in various remote villages and sub-districts. This quantity is a great potential in developing logistics governance in the tourism sector in the district. However, often reyog performances held at the village/kelurahan level do not pay attention to rules, such as the lack of publications, which results in this event being less well known by tourists, both domestic and foreign. This study aims to describe and analyze the stages of event management in reyog performances in Ponorogo Regency. Researchers studied it with the event management approach proposed by Goldblatt (2014), covering 5 (five) stages, namely: research, design, planning, coordination, and evaluation. In this study, the Likert Scale was used to measure respondents' perceptions of the organization of the event. The number of respondents in this study were 23 people, consisting of spectators and performers of art performances. The results showed that in general, Reyog art performances in Ponorogo Regency had fulfilled the five stages of event management. However, there are still some stages that are not optimal, so that in the future more attention needs to be paid, such as the need for mapping the needs of the audience in the research stage, increasing promotions in the coordination stage, to the opportunity for the audience to provide criticism and suggestions in the evaluation stage.
Persepsi Pelanggan Outsolesecond Tentang Kualitas Pelayanan Seller dan Kepuasan Pelanggan Pradana, Mahera Iman; Wangi, Maya Sekar; Siswanto, Siswanto
Solidaritas Vol 7 No 1 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pelayanan Outsolesecond ditunjukan melalui testimoni yang dikaitkan denganpersepsi pelanggan sebelum memutuskan untuk membeli suatu produk dan untuk mengetahuihal tersebut, perlu adanya penelitian terhadap pelanggan Outsolesecond itu sendiri. Penelitianini dilakukan untuk mengetahui persepsi kualitas pelayanan seller terhadap pelangganOutsolesecond tentang kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan. Adapun teori yangdigunakan dalam penelitian ini yakni teori persepsi menurut Ramadhani, teori kualitaspelyanan menurut Nanda, dan teori kepuasan pelanggan menurut Sudrayono. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui persepsi pelanggan Outsolesecond tentang kualitas pelayananseller dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini merupakan deskripstif dengan metode kualitatif.Hasil dari penelitian ini meyimpulkan bahwa Persepsi pelanggan Outsolesecond menyatakanbahwa kualitas pelayanan seller yang dilakukan baik serta menimbulkan kepuasan bagipelanggan, di mana hal tersebut disampaikan melalui wawancara seperti persepsi produk yangbaik dan berkualitas, harga produk yang tergolong murah, pemberian informasi yang sesuai,bahasa yang ramah dan sopan dalam membangun komunikasi dan hubungan antara sellerdengan konsumen, serta pelayanan yang tepat waktu.Kata Kunci: Outsolesecond, Persepsi Pelanggan, Kualitas Pelayanan Seller, KepuasanPelanggan.
_ STRATEGI KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN PT.TELKOM WITEL SOLO DALAM PENGIMPLEMENTASIAN CORE VALUE "AKHLAK" UNTUK MEMBANGUN MOTIVASI KINERJA: STRATEGI KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN Dewi Kurniasari, Agnes Berlian; Wangi, Maya Sekar; Aji, Haryo Kusumo; Suryo, Herning
Solidaritas Vol 7 No 1 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Companies need human resources with quality performance whose role is tosupport the success of the company in achieving the vision and mission within thecompany environment. This requires someone who is given trust and has moreability to manage its members, which is called a leader. The figure of a leader is afactor in determining the productivity of his employees' performance. This isbecause the communication strategy carried out by leaders can motivate employeeson the quality of their performance. In implementing it, a leader at PT. TelkomWitel Solo has its own strategy so that all members can apply AKHLAK values inthe company environment in their daily activities to increase work motivation. Thisstudy aims to describe the Leadership Communication Strategy at PT. Telkom WitelSolo in Implementing AKHLAK's Core Values which is an acronym forTrustworthy, Competent, Harmonious, Loyal, Adaptive, Collaborative atPT.Telkom Witel Solo to Build Performance Motivation. This study used descriptivequalitative method. This study uses Harsey & Blanchard's Situational LeadershipTheory which divides into 4 styles namely Informing Leadership Style, SellingLeadership Style, Participating Leadership Style, and Delegating Leadership Style.The results of this study indicate that there is a communication strategy carried outby the leadership of PT. Telkom Witel Solo in implementing the AKHLAK corevalues to motivate the performance of its members, there is a strategy incommunicating in the leadership of PT. Telkom Witel Solo by applying SituationalLeadership Theory by Harsey & Blanchard. Suggestions that can be given byresearchers are leaders and all members of the company can have a communicationstrategy in establising cooperation to achieve the company’s vision and mission inimplementing AKHLAK core values in everyday life whitin the companyenviroment.Keywords: Leadership Communication Strategy, Core values of AKHLAK,Performance motivation.
PERSEPSI PENGGUNA TWITTER TERHADAP TAGAR #PERCUMALAPORPOLISI Uswatul Jannah, Hesti; Wangi, Maya Sekar; Itasari, Andri Astuti
Solidaritas Vol 7 No 1 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial merupakan bentuk baru dari ruang publik yang efektif digunakan untuk pertukaran informasi, gagasan, dan pemikiran. Twitter adalah salah satu media sosial yang aktif digunakan di Indonesia. Topik yang sedang berkembang dan banyak dibicarakan pengguna Twitter akan menjadi trending topic. Biasanya trending topic di Twitter dibingkai dalam tanda pagar. Tagar di Twitter menjadi sebuah fenomena yang dimaknai berbeda-beda oleh pengguna media sosial Twitter. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui persepsi dan faktor-faktor pembentuk persepsi pada masing-masing pengguna media sosial Twitter terhadap penggunaan tanda pagar #PercumaLaporPolisi di Twitter. Pemilihan tanda pagar #PercumaLaporPolisi karena tanda pagar ini sempat menjadi trending topic di media sosial Twitter beberapa tahun terakhir ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan informan dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Adapun teori yang digunakan yaitu teori persepsi oleh David Krech dan Crutchfield. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penggunaan tagar #PercumaLaporPolisi dimaknai sebagai bentuk kekecewaan netizen terhadap buruknya kinerja kepolisian. Hasil dari penggunaan tagar #PercumaLaporPolisi berdampak positif dan negatif bagi masyarakat dan institusi kepolisian. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pengguna media sosial Twitter terhadap tagar #PercumaLaporPolisi terdiri dari faktor fungsional (personal) meliputi kebutuhan, emosional, pengalaman dan faktor struktural (situasional).Kata Kunci: Persepsi, Media Sosial, Kebutuhan, Emosional, Pengalaman
PENGARUH KONFORMITAS DAN IKLAN PADA SHOPEE FLASH SALE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PRODUK SKIN CARE THE BODY SHOP: PENGARUH KONFORMITAS DAN IKLAN PADA SHOPEE FLASH SALE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PRODUK SKIN CARE THE BODY SHOP Efitria Dewanti, Dela; Wangi, Maya Sekar; Itasari, Andri Astuti
Solidaritas Vol 7 No 1 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positif secara bersama-samayang signifikan konformitas dan iklan pada shopee flash sale terhadap keputusan pembelianproduk skin care the body shop. Jenis penelitian dalam skripsi ini menggunakan penelitiankuantitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini merupakan mahasiswa Ilmu KomunikasiUNISRI dan dilakukan secara daring melalui platform google form. Teknik pengambilan sampeldalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Adapun teknik pengumpulan yangdigunakan berupa data primer berupa kuesioner dan data sekunder berupa jurnal dan buku. Teknikanalisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji linieritas, ujimultikolinearitas, uji heteroskedastisitas, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi, ujiT, dan uji F. Jumlah populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 605 mahasiwa dan jumlah sampelyang digunakan yaitu 100 mahasiswa. Adapun hasil penelitian dari skripsi ini, yaitu nilai t hitungsebesar 4.677 dengan p-value sebesar 0.000 sehingga H1 diterima artinya terdapat pengaruh positifyang signifikan konformitas pada shopee flash sale terhadap keputusan pembelian produk skin carethe body shop, nilai t hitung sebesar 2.580 dengan p-value sebesar 0.000 sehingga H1 diterimaartinya terdapat pengaruh positif yang signifikan iklan pada shopee flash sale terhadap keputusanpembelian pada produk skin care the body shop, dan nilai t hitung sebesar 76.850 dengan p-valuesebesar 0.000 sehingga H1 diterima artinya terdapat pengaruh positif secara bersama-sama yangsignifikan konformitas dan iklan pada shopee flash sale terhadap keputusan pembelian pada produkskin care the body shop.Kata kunci: KonformitasIklanShopeeKeputusanPembelianProdukSkin
Pemanfaatan Media Sosial Instagram PMI Kota Surakarta Dalam Meningkatkan Citra Organisasi Sarwendah, Lintang; Wangi, Maya Sekar; Hindra H, Nurnawati
Solidaritas Vol 7 No 1 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pemanfaatan media sosial Instagram PMI KotaSurakarta dalam meningkatkan citra organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisapemanfaatan media sosial Instagram PMI Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan jenispenelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini humas PMI dan Followers Instagram PMIsebagai informan. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.Sedangkan pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling. Analisadata yang digunakan meliputi reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian inimenggunakan teori komunikasi massa yang dikemukakan oleh Onong Uchjana Effendy yaitukomunikasi massa sebagai menginformasikan (To Inform), mendidik (To Educate), menghibur (ToEntertain), dan Mempengaruhi (To Influence).berdasarkan sajian data dan Analisa data, dapatditarik kesimpulan bahwa PMI Kota Surakarta dalam pemanfaatan media sosial Instagram dapatdikatakan cukup baik untuk meningkatkan citra organisasi karena Instagram PMI merupakanmedia yang informatif memenuhi 4 fungsi komunikasi massa yaitu komunikasi massa. InstagramPMI Kota Surakarta berperan aktif dalam menyampaikan informasi, berguna untuk menjagahubungan baik dengan masyarakat, dan juga berguna untuk terus meningkatkan kepercayaanmasyarakat terhadap PMI Kota Surakarta.Kata kunci: PMI Surakarta, Sosial Media, Instagram, Citra Organisasi
Pengaruh Kredibilitas Beauty Influencer Dan Terpaan Tayangan Review Product Terhadap Minat Beli Product Kecantikan: Pengaruh Kredibilitas Beauty Influencer Dan Terpaan Tayangan Review Product Terhadap Minat Beli Product Kecantikan Feliesa Putri, Astrid; Wangi, Maya Sekar; Suryo S, Herning
Solidaritas Vol 7 No 1 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Platform sosial media khususnya YouTube menciptakan beragam profesi baru sepertiInfluencer. Influencer dianggap mampu memberikan pengaruh besar bagi audience-nya.Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi sebagai objekpenelitian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kredibilitas beautyinfluencer dan terpaan review product terhadap minat beli produk kecantikan pada akunYouTube channel Tasya Farasya. Teori yang digunakan dari Hovland, Janis Kelley (1953),yaitu seseorang dimungkinkan lebih mudah untuk dipersuasi jika sumber-sumberpersuasinya cukup kredibel. Kredibilitas sumber (source) pada sosial mediaberhubungan langsung dengan sikap viewers dalam menerima informasi. Ketika seorangviewers merasa seorang beauty influencer dalam mengulas sebuah produk dianggapkredibel, akan terbentuk sikap positif pada produk yang diulas yang nantinya akanmemunculkan minat beli produk. Penelitian menggunakan metode kuantitatifeksplanatif, dengan teknik pengumpulan data survei, populasi dalam penelitian ialahmahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta, dengan sampel para mahasiswi yangpernah menyaksikan konten review product kecantikan pada akun YouTube TasyaFarasya dengan kriteria perempuan berusia 17-26 tahun. Teknik sampling yangdigunakan ialah simple random sampling. Jumlah responden dalam penelitian sebanyak100 orang. Pengujian analisis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linearberganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas beauty influncerberpengaruh secara signifikan terhadap minat beli produk kecantikan sebesar 3,960(>1,985) dengan Sig. 0,000, begitu pula terpaan review product berpengaruh secarasignifikan pada minat beli produk kecantikan sebesar 8,508 (>1,985) dengan Sig. 0,000.Secara simultan pengaruh kredibilitas beauty influencer dan terpaan review productkecantikan terhadap minat beli produk sebesar 126,213 dengan Sig. sebesar 0,000(<0,05) dan persentase sebesar 85%Kata kunci : YouTube, Kredibilitas, Review Product, Minat Beli, YouTube TasyaFarasyaA
THE IMPACT OF K-POP ON YOUTUBE ONLINE MEDIA ON PATTERNS OF COMMUNICATION BETWEEN INDIVIDUALS IN INDOMYSOLAR BTS ARMY COMMUNITY IN SOLO Widi Utama, Arga; Wangi, Maya Sekar; Siswanta, Siswanta
Solidaritas Vol 8 No 1 (2024): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangtan Boy ( BTS ) is a South Korean boyband that has attraced a lot of young peoples attention, so that it is not uncommon for communities to form based on the same hobbies. One of the communities formed is INDOMYSOLAR which is based in Solo City. The way fans enjoy BTS's work is by listening to their music via the online media YouTube. This hobby ultimately had an impact, especially in communication patterns between individual community members. This research aims to determine the impact of K-Pop on the online media YouTube on communication patterns between individuals in the INDOMYSOLAR community. In this research, researchers used descriptive qualitative methods which intended to describe communication patterns between individuals in the INDOMYSOLAR community. In order to obtain data for this research, researchers used observation, documentation and interviews with purposive sampling techniques. In order to provide relevant research results, researchers use source triangulation, technique triangulation, and time triangulation which can be used as data validity. The data that has been obtained is then analyzed using the Miles and Huberman analysis method. The results of this research explain the impact of changes in communication patterns of INDOMYSOLAR community members. Where before getting to know K-Pop, the members communicated using Indonesian and Javanese. Then after getting to know K-Pop, there was the addition of a new language, namely Korean, in the members' communication patterns. With code mixing and outer mixing language patterns, making the use of Korean a characteristic in the communication process between members of the INDOMYSOLAR community. Keywords: BTS, Change in Communication Pattern, K-Pop
POLA KOMUNIKASI LEADER CENTER NOISE DALAM MENDUKUNG TIM PERSIS SOLO DI TRIBUN B6 STADION MANAHAN SURAKARTA UNTUK MENINGKATKAN KREDIBILITAS Ramadani, Alif; Wangi, Maya Sekar; Itasari, Andri Astuti
Solidaritas Vol 8 No 1 (2024): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to: To find out the pattern of group communication between Leader Center Noise, Center Noise, and Firm Hooligan at the Tribune B6 Manahan stadium in Surakarta to increase credibility.This type of research is qualitative research using descriptive study methods. Data collection techniques used in the form of interviews and participatory observation. The selection of this research method is based on the phenomena found, from the phenomenon of facts, such as the knowledge of the subject under study based on an incident or experience, so that the results of descriptive data are obtained in the form of written or spoken words from the people or observed behavior.The object of this research is Center Noise and representatives from each company as the main data source. Researchers conducted a search for information from interviews conducted on informants. The main data source was obtained from the Noise Center named Ramadhan Eka Admaja from the Surakarta Offender Firm. Other data sources were obtained from company representatives, totaling ten people. The researcher also collected secondary data in the form of photos and video observations at the B6 Stand at the Manahan Stadium, Surakarta. From the interview results, the group communication pattern that occurs between Center Noise, Center Noise, and Firm is a group communication pattern, namely the primary communication pattern in the form of verbal symbols including language and non-verbal symbols including limb gestures, secondary communication patterns in the form of communication with technology, linear communication patterns in the form of planning, and circular communication patterns in the form of reciprocal responses. Through communication that is established, it is able to increase the credibility of the Persis Solo team.