Claim Missing Document
Check
Articles

Validasi Metode Analisis Niasinamid dan Asam Kojic Menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi dan Aplikasinya dalam Sediaan Kosmetika: Validasi Metode Analisis Niasinamid dan Asam Kojic Menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi dan Aplikasinya dalam Sediaan Kosmetika Aqnes Budiarti; Ninda Ariyanti; A Khoirul Anwar
JURNAL FARMASI DAN MAKANAN Vol 8 No 2 (2025): Journal of Pharmacy and Science
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jops.v8i2.5995

Abstract

The combination of niacinamide and kojic acid is widely used in skin lightening cosmetics. Although the combination is effective, the safety was limited by its levels in the preparation. The levels of both are relatively small, so required sensitive and simultaneous analysis methods. This study aims to develop an analysis method of niacinamide and kojic acid and apply validated method to cosmetics. The study used an isocratic type HPLC (Jazco) with UV-Vis detector at 268 nm. The stationary phase was C18 and the optimized mobile phase was acetonitrile: aquabides (20:80, v/v) with flow rate 1.0 mL/min. Validation tests of linearity, accuracy, precision, selectivity, and sensitivity (LOD and LOQ). The results showed that the developed method can be validated and applied. The linearity tests resulted a value of r=0.999; niacinamide accuracy 99.78-100.75% and kojic acid 99.79-100.69%, precision of both produced a %RSD value≤ 2%; The LOD and LOQ of niasinamide 0.026 μg/mL and 0.086 μg/mL; The LOD and LOQ of kojic acid 0.462 μg/mL and 1.540 μg/mL, selectivity was good. The niacinamide content in samples A, B, and C were 0.052%, 0.100%, and 0.138%. The kojic acid content in samples A, B and C were 0.610%; 1.127% and 1.531%, w/w.
Analisis dan Penetapan Kadar Deksametason pada Jamu Kemasan yang Beredar di Pasaran Menggunakan Metode High Performance Liquid Chromatography (HPLC) Khoirul Anwar; Agnes Budiarti; Sugito Candra
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 11 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v11i2.174

Abstract

Jamu merupakan obat tradisional Indonesia yang banyak dikonsumsi masyarakat karena dianggap aman dan berbahan alami. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan penambahan Bahan Kimia Obat (BKO) pada jamu, salah satunya deksametason, yang penggunaannya dilarang dalam sediaan obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menentukan kadar deksametason dalam jamu pegal linu cair yang beredar di masyarakat. Analisis kuantitatif dilakukan menggunakan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (HPLC) dengan kolom C18, fase gerak asam ortofosfat 0,1%–asetonitril (70:30, v/v), laju alir 1,0 mL/menit, dan deteksi UV pada panjang gelombang 240 nm. Sampel jamu dipreparasi menggunakan metanol, disonikasi, dan disaring sebelum diinjeksikan ke sistem HPLC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sepuluh sampel yang dianalisis, tiga sampel (F, H, dan J) terdeteksi mengandung deksametason dengan kadar relatif tinggi, sedangkan tujuh sampel lainnya berada di bawah batas deteksi. Temuan ini menunjukkan masih adanya praktik penambahan Bahan Kimia Obat pada sebagian jamu yang beredar, sehingga diperlukan pengawasan dan pengujian laboratorium secara berkelanjutan untuk menjamin keamanan produk jamu dan melindungi masyarakat dari risiko kesehatan.
Pemanfaatan Eco Enzyme Multi Guna dalam Peningkatan Pemberdayaan PKK Desa Ngareanak Kabupaten Kendal Malinda Prihantini; Yulias Ninik Windriyati; M Fatchur Rochman; Danang Novianto Wibowo; Aqnes Budiarti; Rina Puspitasari; Yati Matuzzahrok; Putri Ayu Namira Azalia; Rahmadinda Maharani Nugroho; Jasmine Muyassalam; Faishal Abdillah Pangestu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Komputer PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55794/abdikat.v2i3.395

Abstract

Desa Ngareanak, Kabupaten Kendal, yang mayoritas wilayahnya merupakan perkebunan, menghadapi permasalahan tingginya sampah organik yang belum dikelola optimal dan berisiko mencemari lingkungan perkebunan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan kader PKK melalui pelatihan pengolahan sampah organik dapur menjadi Eco Enzyme multi guna beserta produk turunannya. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pembuatan Eco Enzyme (November 2024) dan pemanenan serta pemanfaatan (Mei 2025), yang diikuti oleh 22 peserta perwakilan setiap dusun. Setelah proses fermentasi selama 6 bulan, Eco Enzyme yang dihasilkan menunjukkan karakteristik sempurna dengan warna kuning terang hingga kecoklatan, pH 4, dan aroma asam manis segar. Cairan Eco Enzyme selanjutnya dimanfaatkan menjadi sabun cair, sedangkan ampasnya diolah menjadi masker wajah. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan PKK dalam mengelola limbah organik menjadi produk bernilai guna dan ekonomi, sehingga dapat mendukung upaya pelestarian lingkungan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.