Rana Gustian Nugraha
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 34 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Dinasti Politik Terhadap Perkembangan Demokrasi Pancasila Di Indonesia Alvina Alya Rahma; Afifah Amaliah Oktaviani; Azmi Hofifah; Tsaqila Ziyan Ahda; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.219 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2966

Abstract

AbstrakArtikel ini membahas tentang perkembangan dinasti politik di Indonesia dan pengaruhnya terhadap demokrasi pancasila. Latar belakang dari pembahasan tetang perkembangan dinasti politik di iIndonesia dalam penelitian ini yakni karena adanya fenomena politik dinasti aras lokal yang berkembang di berbagai wilayah di Indonesia, seperti Banten, Bantul, Kendal, Probolinggo, Indramayu, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Papua, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Bali. Selain itu, pro dan kontra atas munculnya politik dinasti ini menampakkan wajah baru adanya budaya politik masyarakat Indonesia dalam berpolitik dan berdemokrasi. Strategi politik dinasti dijadikan sebagai alat untuk mengamankan kekuasaan dengan menempatkan keluarga atau kerabatnya pada pos-pos tertentu di bidang formal (pemerintahan) amaupun informal (proyek-proyek atau bisnis). Dalam sejarah pemerintahan Indonesia telah terjadi dinasti politik secara turun temurun. Jika terus dibiarkan maka politik dinasti ini akan berkembang secara cepat dan munculnya pro kontra ditengah pelaksanaan pemerintahan yang berdasarkan demokrasi Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan pelaksanaan pemerintahan di Indonesia dan untuk mengetahui pengaruh dinasti politik terhadap perkembangan demokrasi pancasila di Indonesia.Kata Kunci: Pancasila, Demokrasi, Dinasti Politik AbstractThis article discusses the development of political dynasties in Indonesia and its impact on Pancasila democracy. The background of the discussion on the development of political dynasties in Indonesia in this research is due to the phenomenon of local level dynasties politics that developed in various regions in Indonesia, such as Banten, Bantul, Kendal, Probolinggo, Indramayu, North Sulawesi, South Sulawesi, Papua, the Region Special Yogyakarta and Bali. In addition, the pros and cons of the emergence of dynastic politics reveal a new face for the political culture of the Indonesian people in politics and democracy. The dynasty's political strategy was used as a tool to secure power by placing family or relatives in certain posts in the formal (government) or informal (projects or business) fields. In the history of Indonesian government, there have been political dynasties for generations. If this continues, the dynastic politics will develop rapidly and the pros and cons will emerge in the midst of implementing a government based on Pancasila democracy. This study aims to determine the implementation of governance in Indonesia and to determine the influence of political dynasties on the development of Pancasila democracy in Indonesia.Keywords: Pancasila, Democracy, Political Dinasty
Penguatan Ideologi Pancasila Di Kalangan Mahasiswa Dan Masyarakat Nalar Az-zahra; Adelia Puspitasari; Salman Taupik P.; Sherina Birlian Y.; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.222 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2967

Abstract

AbstrakKedudukan pancasila begitu strategis sebagai dasar pemersatu bangsa Indonesia. Maka dari itu pancasila harus tetap dipertahankan dan juga dilestarikan melalui revitalisasi dan aktualisasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Tetapi pada kenyataannya kedudukan pancasila pada era reformasi mulai terancam, yang ditandai dengan runtuhnya rezim orde baru dan adanya krisis ekonomi yang mengakibatkan keterpurukan hampir di semua bidang kehidupan. Dan ini mengakibatkan kepercayaan terhadap pancasila mulai pudar. Pancasila mulai tergeser saat terjadi krisis yang mengakibatkan keterpurukan dihampir semua bidang kehidupan. Pada abad ke 21 ini manusia dituntut untuk tidak hanya menguasai satu bidang keahlian meainkan dua atau tiga keahlian sekaligus. Sudah saatnya rakyat Indonesia bangun dari ketertinggalan tersebut. Sudah saatnya ideologi pancasila benar-benar diaplikasikan secara nyata dalam kehidupan di Indonesia. Karena ideologi pancasila begitu strategis kedudukannya di Indonesia ini.Kata Kunci: Pancasila, Ideologi AbstractThe position of Pancasila is so strategic as the basis for unifying the Indonesian nation. Therefore, Pancasila must be maintained and also preserved through revitalization and actualization in the life of society, nation and state. But in reality the position of Pancasila in the reform era began to be threatened, which was marked by the collapse of the New Order regime and an economic crisis that resulted in a slump in almost all areas of life. And this resulted in the belief in Pancasila began to fade. Pancasila began to be shifted when a crisis occurred which resulted in a downturn in almost all areas of life. In the 21st century, humans are required to not only master one area of expertise but also two or three skills at once. It is time for the Indonesian people to wake up from this backwardness. It is time for the Pancasila ideology to be really applied in real life in Indonesia. Because the Pancasila ideology is so strategically positioned in Indonesia.Keywords: Pancasila, Ideology
DEVELOPING E-NIPA (EDUKASI NILAI PANCASILA) APPLICATION TO IMPROVE THE FIFTH-GRADE STUDENTS’ UNDERSTANDING OF PANCASILA VALUES Sultan Ahmad; Atep Sujana; Rana Gustian Nugraha
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v12i1.9442

Abstract

This paper discusses the improvement of fifth-grade students’ understanding of Pancasila values by developing the e-NIPA (Edukasi Nilai Pancasila) application, which is an android application that is appropriate for students’ interests and abilities. This application can be operated by students without using an internet network. The research was conducted because the fifth-grade students did not understand Pancasila values in elementary school. The method used in the research is the R&D (Research and Development) method with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) development model. The research was conducted on fifth-grade students, which consisted of 21 students in one of the elementary schools in Sumedang City. The results of the research indicate that this product is feasible to use after applying the validation by media and material experts in the very good category with a percentage of 95.5%. The results of the research on the research subjects were processed using the Paired Sample T-test by comparing the results of the students’ average pretest and posttest scores, which begins with conducting a normality test on the data. The results imply that the data were normally distributed and there was a difference between the average students’ pretest and posttest scores and it was obtained that the students’ average scores increased at 38% based on N-gain. It implies that the e-NIPA application can improve students’ understanding of the values of Pancasila. 
Pengembangan Media Animasi berbasis StoryTelling untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Proklamasi pada Siswa Kelas V Firda Febrina Hendiyani; J Juli; Rana Gustian Nugraha
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3737

Abstract

This study aims to 1) find out the process of developing storytelling-based animated media 2) find out students' responses to the development of storytelling-based animated media 3) find out the effectiveness of using storytelling-based animated video learning media 4) find out the increase in students' understanding of the proclamation material after using animated media . The research method used is design and development (D&D) using the ADDIE model. Data was collected through observation, tests and questionnaires. The research results obtained 1) The average score of media experts was 91.4% in the 'very decent' category. 2) The average score of material experts is 82% 'very decent. 3) School validation 86% category 'very feasible'. 4) The student response was 'very positive' with an average score obtained > 80%. 5) the resulting product is effective in increasing students' understanding of the proclamation material.
Pengembangan Media Pembelajaran Aplikasi BASAYA Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Keberagaman Sosial Budaya pada Peserta Didik Kelas V Sofi Fadillah Hendiyani; J. Julia; Rana Gustian Nugraha
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3738

Abstract

This development research aims to: (1) determine the process of developing the learning media for the BASAYA Learning application; (2) to know the effectiveness of the use of learning media in the BASAYA Learning application on Socio-Cultural Diversity material; and (3) knowing the level of practicality of learning media on students after using the BASAYA Learning application on Socio-Cultural Diversity material. The method used in this research is using the Design and Development (D&D) method and using the ADDIE development model which consists of five stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. The results of this study: (a) learning media products for the BASAYA Learning application are produced in the form of an .apk to be opened on a device (an Android-based application) and an .exe file to be opened on a Personal Computer (PC). (b) the products produced are "Very Valid" and "Very Practical" based on the results of assessments from experts validating learning media, materials and language, grade 5 teacher validation, and the results of recapitulation of student tanggapanse angles (c) the products produced are effective in increasing students' understanding of material on socio-cultural diversity in the subject of Citizenship Education. This is evidenced by the average pretest and posttest scores of fifth grade students in the limited test and broad test with the "Medium" N-Gain value category.
Penerapan Media Smart Box untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Kelas IV SD Materi Kewajiban dan Hak Jovanka Oktavia Venneza Zahra; Nurdinah Hanifah; Rana Gustian Nugraha
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2024): DIDAKTIKA Februari 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.425

Abstract

Minimnya penggunaan media dalam pembelajaran PPKn melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini. Adapun tujuan penelitian untuk mendeskripsikan penerapan media smart box untuk meningkatkan hasil belajar kognitif kelas IV materi kewajiban dan hak serta mengukur peningkatan hasil belajar kognitif kelas IV materi kewajiban dan hak dengan menggunakan media smart box. Metode yang dipilih peneliti adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menerapkan desain Kemmis dan McTaggart yaitu, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Sejumlah 28 peserta didik kelas IV B SDN Margamukti menjadi subyek dalam penelitian dengan melakukan 2 siklus. Berdasarkan temuan peneliti menunjukan persentase ketuntasan belajar sebelum menerapkan media smart box pada pra siklus (64%), siklus I (36%), siklus II (89%). Melihat persentase ketuntasan siklus II sebesar 89% menandakan penetapan indikator keberhasilan sebelumnya sebesar 85% telah terpenuhi, sehingga berhasilnya penelitian yaitu pada siklus II. Maka disimpulkan peningkatan hasil belajar kognitif kelas IV SD materi kewajiban dan hak dapat dicapai dengan penerapan media smart box.
Analisis Strategi Penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam Penguatan Karakter Peserta Didik di Sekolah Dasar Shafira Salsabila Gunadi; Nurdinah Hanifah; Rana Gustian Nugraha
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2024): DIDAKTIKA Februari 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.468

Abstract

Pembentukan karakter menjadi suatu hal yang perlu mendapatkan perhatian lebih khususnya pada era globalisasi ini. Mengingat banyaknya kasus mengenai kurangnya moralitas yang terjadi khususnya pada usia dini. Berdasarkan fungsi dan tujuan, perubahan kurikulum sendiri dianggap sebagai suatu kunci dari terciptanya keberhasilan Pendidikan agar peserta didik mampu menghadapi perubahan salah satunya mengenai pendidikan karakter dengan adanya penerapan Profil Pelajar Pancasila . Dengan adanya permasalahan tersebut, peneliti berkeinginan untuk menganalisis bagaimana strategi penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam penguatan karakter peserta didik di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain yang digunakan adalah desain studi kasus. Partisipan atau subjek pada penelitian ini ialah Guru kelas I, II, IV, dan V yang berjumlah 4 orang. Penelitian ini dilaksanakan disalah satu Sekolah Dasar yang berada di Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang tepatnya di SD Negeri Tegalkalong. Berdasarkan hasil penelitian ini (1) Strategi yang diterapkan ialah strategi diferensiasi. (2) Dengan adanya pembelajaran ini memberikan perubahan dalam perkembangan karakteristik peserta didik dan memunculkan karakter Profil Pelajar Pancasila (3) hambatan dalam penerapannya diantaranya dapat muncul dari peserta didik bahkan guru sekalipun. Hambatan yang muncul diantaranya kesulitan memunculkan karakter bernalar kritis pada peserta didik, kesulitan dalam menentukan alokasi waktu, kesulitan dalam melaksanakan evaluasi dan asesmen dan pembuatan modul ajar. Beberapa upaya yang dapat mengatasi kendala pada pembelajaran P5 ini seperti mengikuti pelatihan mengenai implementasi kurikulum merdeka terkhusus P5 agar lebih mengetahui dan mendapat pemahaman lebih, merancang pembelajaran yang dapat memunculkan dimensi yang dituju dengan menarik dan memotivasi peserta didik, memberikan penjelasan dan pemahaman yang lebih mudah dipahami mengenai pembelajaran P5 ini kepada peserta didik.
Penerapan Project Based Learning pada Tema 3 Benda di Sekitarku untuk Meningkatkan Kreativitas dan Hasil Belajar Kelas III SD Negeri 4 Cindaga Nofita Amaliahrahma Miftah; Nurdinah Hanifah; Rana Gustian Nugraha
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2024): DIDAKTIKA Februari 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pembelajaran Tema 3 "Benda Di Sekitarku" pada Kelas 3 SDN 4 Cindaga untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar melalui penerapan metode Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini mengusulkan model siklus tindakan yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Objek penelitian ini adalah 20 siswa kelas III di SDN 4 Cindaga Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model penelitian tindakan spiral menurut Kemmis dan Taggart (1988). Sesuai dengan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan penerapan project based learning bahwa hasil belajar dan kreativitas siswa di kelas III SD Negeri 4 Cindaga meningkat. Project based learning pada pembelajaran tematik materi Benda di Sekitarku di kelas III SD Negeri 4 Cindaga juga sangat cocok untuk diterapkan, karena dengan adanya pendekatan tersebut terbukti bahwa siswa menjadi lebih aktif dan sangat antusias untuk mengikuti pembelajaran yang mana pembelajaran ini juga berpusat pada siswa, seperti siswa melakukan penyelidikan pada saat percobaan sehingga siswa lebih banyak belajar untuk memecahkan masalah secara mandiri. Sebagai respons terhadap temuan penelitian ini, perancangan dan pelaksanaan PjBL diimplementasikan untuk menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan mendukung kreativitas siswa.
Pengembangan Video Animasi tentang Manfaat Sekolah untuk Siswa Sekolah Dasar Rofa Darojatin Putri; Tasha Adinda Aulia; Yoga Cahya Firmansyah; Alika Fitara Dwi Permana; Rana Gustian Nugraha
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.5745

Abstract

Awareness of the importance of school is a challenge for the present generation. Knowledge of the benefits of school is one thing that every student should know. Therefore, this research aims to develop animated videos of school benefits to enhance the knowledge of students about school benefits. At the stage of video design this animation was made using the renderforest website continued with the addition of audio using the capcut application. The type of research used is R&D (Research and Development) with its development model ADDIE, data collection technique of media expert validation test and student response test. An animated video that has been developed by the researchers tested practiced at the Elementary School. The result of this study is that the animated video was declared “valid” based on an average rating with a presentation of 85.3% with the criterion “very qualified”, after the validity test was subsequently tested practiced in three categories namely the individual test with the presentation of 94% with the highly qualified criteria, the small group trial with the Presentation of 93.44% with the very qualified Criterion, the large group trials with the presentation of 90.15% with very qualifying criteria. Based on practical tests that have been conducted, these animated videos will be more effective if used by students individually than in groups. The results of the research showed that the development of this animated video is very worthy to be applied in the process of improving the education of students.
Pengembangan Media Pembelajaran Koala untuk Pembelajaran Pola Irama di Sekolah Dasar Anisa Fiola Karimah; J. Julia; Rana Gustian Nugraha
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2024): Didaktika Mei 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.729

Abstract

Perkembangan teknologi di era digital menuntut guru sekolah dasar mengintegrasikan teknologi dalam proses kegiatan pembelajaran, salah satunya melalui penggunaan media berbasis digital yang menyenangkan dan menarik. Media pembelajaran berbasis digital yang populer dengan visual menarik dan aksesibilitas mudah salah satunya adalah komik digital. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa komik digital interaktif yang berfokus pada topik pengenalan bentuk dan variasi pola irama di sekolah dasar. Desain penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model Analyzing, Designing, Developing, Implementation, Evaluation (ADDIE). Instrumen pengumpulan data melalui kuesioner validasi dan System Usability Scale (SUS). Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata total dari keseluruhan aspek penilaian ahli media memperoleh skor rata-rata 93,55% (sangat valid), ahli materi memperoleh skor rata-rata 88,05% (sangat valid), ahli bahasa memperoleh skor rata-rata 100,00% (sangat valid). Respon siswa terhadap produk pada uji coba perorangan memperoleh skor 79 (good), pada uji kelompok kecil memperoleh skor 77 (good), dan pada uji lapangan memperoleh skor 85 (excellent). Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran yang dikembangkan yaitu komik digital interaktif pola irama (Koala) layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Co-Authors Aah Ahmad Syahid, Aah Ahmad Adelia Puspitasari Aep Muhyidin Syaefulloh Afifah Amaliah Oktaviani Al Qomariah Alika Fitara Dwi Permana Aliya Putri Setiowati Alvina Alya Rahma Alya Arifah Marhamah Amelia Yusriutami Anggi Niswa Mustaphia Anggi Setia Lengkana Anisa Fiola Karimah Anisa Rahma Salsabilla Annisa Anindya Ayu Aulia Annisa Nurhayati Astri Nuraeni Astri Oktavia Ningsih Atep Sujana Ayi Suherman Azizah Indah Rianawati Azmi Hofifah Dea Windiani Delia Disa Fadilla Delvarina Vandini Dhea Amanda Putri Dian Anggara Dyah Laksmi Putri Elza Alida Yasmin Enjang Yusuf Ali Entan Saptani Fajar Budiman Farda Andita Damayanti Firda Febrina Hendiyani Fitriah Erza Nurrohmah Geby Angelina Nainggolan Hani Nurhalimah Heti Novita Sari Hilda Fadilah Iis Inar Ina Nailul Amaniah Ineu Nurjanah J Juli J. Julia Jenia Syifa Nurlatifah Jihan Karimah Jovanka Oktavia Venneza Zahra Julia Julia Khairunnisa Khairunnisa Liza Rahma Lestari Luthpin Ubaidiah Melviana Melviana Mochamad Azhar Gunawan Muhamad Fajar Al Kausar Muhammad Dzar Alghifari Muhammad Fadhil Suryanto Muhammad Rizal Nabila Nurmasrurroh Nadya Dwi Pramesti Nalar Az-zahra Nayla Rosiana Kamilah Nezar Raksa Wigena Ninis Khoirunisa Nofita Amaliahrahma Miftah Nur Hodijahtun Nisa Nur Shoviatul Zahro Nurdinah Hanifah Nurnidah Hanifah Olisna Olisna Pebri Faturahman Pupun Patmawati Puput Putriani Puti Ageng Ambun Suri Putri Nurhasanah Putri Pebriyani Raisya Ramadhina Restu Syahas Wibusana Reviani Fitri Rifka Nur Rizqiana Rika Hayani Putri Rizka Amalia Rofa Darojatin Putri Salman Taupik P. Salsa Nurfarida Salsabila Kusuma Arfina Santika Santika Seli Aliani Shafira Salsabila Gunadi Sherina Birlian Y. Sinta Rohaeni Siska Dwi Amelia Siska Meilani Lestari Siti Nur Hayati Meidi Siti Nuralisa Siti Nursaadah Siti Ratih Aulia Sofi Fadillah Hendiyani Sultan Ahmad Syahidah Asma Amanina Syfa Sahbani Tasha Adinda Aulia Tsaqila Ziyan Ahda Tumpal Petrus Sagala Vera Hagita Sari Vinka Rise Lestari Wildan Pratama Hariansyah Wira Sakti Sutiana Wita Sari Yoga Cahya Firmansyah Yuli Wahyuni Zulfa Paolina Zulfan Kamal Nasution