Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Strategi Pengelolaan Training Load untuk Optimalisasi Performa Atlet: Studi Kualitatif di Klub Olahraga Harahap, Andes Martua; Manalu, Nimrot; Jesica, Maria; Malau, Brian Hugo R.S.; Simanjuntak, Wilson Tagor; Sijabat, Rini Kristiani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan training load dalam upaya optimalisasi performa atlet di klub olahraga. Training load merupakan faktor krusial dalam pembinaan atlet, karena keseimbangan antara beban latihan dan pemulihan dapat menentukan peningkatan performa serta mencegah risiko cedera dan overtraining. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi terhadap pelatih serta atlet di klub olahraga yang menjadi subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan training load yang efektif melibatkan penerapan metode periodisasi, pemantauan intensitas latihan berbasis teknologi, serta strategi pemulihan yang optimal. Pelatih menerapkan prinsip individualisasi dalam latihan, memastikan bahwa setiap atlet mendapatkan beban yang sesuai dengan kondisi fisik dan kebutuhannya. Selain itu, faktor psikologis juga berperan penting dalam menjaga motivasi dan kesiapan mental atlet. Dukungan dari tim pendukung, seperti fisioterapis dan psikolog olahraga, terbukti membantu dalam menyesuaikan beban latihan dan mempercepat proses pemulihan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan training load yang sistematis dan berbasis bukti dapat meningkatkan performa atlet secara signifikan. Klub olahraga disarankan untuk terus mengembangkan sistem pemantauan beban latihan serta meningkatkan kolaborasi antarprofesi guna menciptakan program latihan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Pengaruh Begadang Terhadap Kesehatan Tubuh dan Mental Aisha Aulia; Susan Kladia Sianturi; Fypi Aldena Br Ginting; Ilham Pratama Siregar; Irwan Sigalingging; Josua Tarihoran; Roma Doni Siregar; Nimrot Manalu; Miftahul Ihsan; Andes Martua Harahap
Jurnal Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - April
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jfkes.v2i3.2440

Abstract

In this fast-paced modern era, staying up late or nocturnal habits have become common among modern society, especially among students and workers. Although often seen as a way to complete tasks or socialize, staying up late can have significant negative impacts on physical and mental health. This study aims to identify the effects of staying up late on bodily and mental health and to provide recommendations for addressing this issue. The results indicate that staying up late can lead to fatigue, metabolic disturbances, and an increased risk of chronic diseases such as diabetes and heart disease. Additionally, lack of sleep is also associated with heightened levels of stress, anxiety, and decreased cognitive performance. To mitigate the negative effects of staying up late, it is recommended that individuals establish a consistent sleep schedule, avoid caffeine consumption before bedtime, and create a comfortable sleep environment. By paying attention to sleep quality, individuals can enhance their overall physical and mental health. This journal aims to examine the influence of staying up late on bodily and mental health and to provide recommendations for addressing this issue. By understanding the consequences of staying up late, it is hoped that individuals can be more prudent in managing their sleep time.
STRATEGI PENCEGAHAN DOPING DALAM OLAHRAGA: STUDI KUALITATIF TERHADAP PERAN PELATIH DAN ORGANISASI OLAHRAGA Harahap, Andes Martua; Manalu, Nimrot; Habeahan, Nigel Agassi; Simanjuntak, Wilson Tagor; Pakpahan, Abraham Rinaldi; Sitorus, Tary aprilyani; Sijabat, Rini Kristiani; Ginting, Jody Marco Bramista; Jesica, Maria; Malau, Brian Hugo R.S.
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.44581

Abstract

Doping merupakan salah satu tantangan utama dalam dunia olahraga yang dapat merusak integritas dan sportivitas kompetisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pencegahan doping yang diterapkan oleh pelatih, peran organisasi olahraga, serta pemahaman atlet mengenai regulasi anti-doping di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan meliputi wawancara dengan pelatih dan atlet, serta analisis dokumen terkait kebijakan anti-doping dari World Anti-Doping Agency (WADA) dan International Olympic Committee (IOC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatih memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan pengawasan terhadap atlet, sementara organisasi olahraga berperan dalam penerapan regulasi serta pengujian doping secara acak. Namun, masih terdapat beberapa tantangan dalam implementasi kebijakan ini, seperti kurangnya pemahaman atlet muda, keterbatasan pengujian doping di tingkat daerah, serta lemahnya pengawasan di tingkat klub. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan program edukasi berbasis digital, penguatan regulasi, serta akses yang lebih luas terhadap sumber daya anti-doping guna menciptakan lingkungan olahraga yang bersih dan adil.
Peran Senam Irama dalam Perkembangan Sensor Motorik Anak Usia Dini di RA Bunda Nur Kholilah Harahap; Rahmi Aulia; Andes Martua Harahap; Nurul Al Faiz Muchtar
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 6 No 2 (2025): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v6i2.4363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran senam irama dalam perkembangan sensor motorik anak usia dini di RA Bunda, Pangkalan Berandan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan senam irama di RA Bunda memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan sensor motorik anak. Seluruh aspek yang diamati, yaitu kemampuan motorik kasar, motorik halus, koordinasi gerak tubuh, keseimbangan tubuh, kelincahan, dan daya konsentrasi berada dalam kategori sangat baik dengan rata-rata persentase di atas 80%. Senam irama terbukti efektif menstimulasi kemampuan koordinasi gerak, keseimbangan, dan konsentrasi anak secara holistik. Pelaksanaan senam irama secara terstruktur dengan durasi singkat dan gerakan sederhana juga dinilai mampu mengoptimalkan manfaat tanpa menimbulkan kelelahan berlebih pada anak. Temuan ini mengindikasikan bahwa senam irama layak dijadikan bagian dari program pembelajaran di lembaga PAUD untuk mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
Pengaruh Latihan Kekuatan Otot terhadap Kesehatan Tulang Pada Remaja Harahap, Andes Martua; Manalu, Nimrot
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26487

Abstract

Deteksi dini dan pencegahan merupakan indikator penting dalam mempertahankan massa tulang. Beberapa faktor yang tidak dapat dimodifikasi seperti usia dan jenis kelamin dapat menjadi sumber penurunan massa tulang. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan ialah dengan mencukupi asupan nutrisi seperti kalsium dan vitamin D dan latihan kekuatan otot berupa olahraga aerobik, antara lain step up. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Latihan Kekuatan Otot Terhadap Kesehatan Tulang Pada Remaja. Jenis penelitian ialah analitik eksperimental dengan one group pre and post test design. Responden penelitian ialah 25 siswa SmpN1 Medan.. Olahraga step up dilakukan selama 6 minggu. Massa tulang diukur menggunakan bioelectrical impedance analysis (BIA) sebelum dan sesudah 6 minggu olahraga step up.. Hasil penelitian mendapatkan rerata massa tulang sebelum olahraga step up 1,85 kg dan rerata massa tulang sesudah olahraga step up selama 6 minggu 1,92 kg. Uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test terhadap massa tulang sebelum dan sesudah olahraga step up memperoleh nilai p=0,000 (p<0,05 untuk Confidence Interval 95%). Simpulan pene litian ini ialah terdapat perbedaan massa tulang sebelum dan sesudah olahraga step up selama 6 minggu, yang berarti olahraga step up dapat meningkatkan massa tulang pada wanita dewasa muda.
Pengaruh Aktivitas Fisik terhadap Sistem Imun Mahasiswa FIK UNIMED di Tengah Padatnya Jadwal Kuliah Manalu, Nimrot; Harahap, Andes Martua; Manullang, Timothy Exaudi; Asty, Windy; Maharani, Ananda Puan; Saragih, Sonindo Manja Perdana; Simanjuntak, Diaz Gabriel; Milala, Putri Amanda Br; Barasa, Triboy; Nasution, Ilham Luthfi Avicenna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26501

Abstract

Aktivitas fisik terbukti memiliki pengaruh positif terhadap sistem imun dan kesehatan secara keseluruhan. Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan (FIK UNIMED) sering menghadapi tekanan akademik yang tinggi serta jadwal kuliah yang padat, yang dapat mempengaruhi kesehatan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas fisik terhadap sistem imun mahasiswa FIK UNIMED dalam konteks kesibukan mereka. Metode yang digunakan adalah survei dengan kuesioner yang mencakup tingkat aktivitas fisik dan pengukuran parameter sistem imun. Hasil diharapkan dapat memberikan wawasan bagi mahasiswa dan pihak fakultas tentang pentingnya menjaga kebugaran fisik di tengah tuntutan akademik.
Impact of Game-Based Physical Education on Health Literacy and Physical Fitness in Primary School Children: A Scoping Review Harahap, Andes Martua; Febriansyah, Wahyu
Journal of Foundational Learning and Child Development Vol. 1 No. 02 (2025): Transforming Foundational Learning: Evidence-Based Practices in Early and Prim
Publisher : CV. INSPIRETECH GLOBAL INSIGHT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/ChildDev.v1i02.12

Abstract

Purpose of the study: This scoping review examined the impact of game-based physical education (PE) interventions on health literacy and physical fitness outcomes in primary school children (6-12 years). The objective was to synthesize existing literature, identify research gaps, and provide recommendations for evidence-based practice. Materials and methods: A comprehensive systematic literature review following PRISMA-ScR (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses extension for Scoping Reviews) guidelines was conducted. Electronic databases including MEDLINE (PubMed), ERIC, Web of Science, SPORTDiscus, Scopus, and EBSCO were searched from January 2015 to October 2024. Peer-reviewed studies in English examining game-based PE interventions with primary school populations were included. Data extraction captured study design, population characteristics, intervention components, and outcome measures related to health literacy, physical fitness, and psychological well-being. Results: The initial search yielded 706 articles; 37 studies met inclusion criteria. Game-based PE interventions demonstrated significant improvements in moderate-to-vigorous physical activity (MVPA: standardized mean difference [SMD] 0.15, 95% CI 0.01–0.29), physical fitness parameters (including VO₂max, body composition, and fundamental motor skills), and health literacy knowledge. Motivational engagement and adherence rates were notably higher in gamified interventions compared to traditional PE approaches. Achievement-based game elements with embedded feedback were the most effective intervention components. Conclusions: Game-based PE represents a promising pedagogical approach to simultaneously enhance physical fitness and health literacy in primary school children. The integration of game mechanics into PE curricula fosters intrinsic motivation, improves physical competence, and supports the development of health-related knowledge and behaviors. However, heterogeneity in intervention design, outcome measurement, and population characteristics necessitates further high-quality randomized controlled trials to establish definitively the optimal implementation strategies for sustainable health promotion in school settings.
Injuries Among Sepak Takraw Players: The Relationship Between Training Patterns, Rest Duration, and Injury Severity Nimrot Manalu; Miftahul Ihsan; Andes Martua Harahap; Mona Benedikta Ambarita; Dani Sembiring; Joison Situmorang; Ariska Br Sitepu; Bastian Lubis; Dodi Simanjuntak; Leo Renhard Purba
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 03 (2025): November Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i03.35

Abstract

Objectives: Sepak takraw is a traditional Southeast Asian sport that combines elements of soccer and volleyball, requiring high levels of flexibility, agility, and coordination. Despite its growing popularity, limited research exists on injury patterns and their relationship with training variables among sepak takraw players. Methods: A cross-sectional study was conducted involving 210 sepak takraw players from seven clubs in Medan City, Indonesia. Data were collected through structured questionnaires and injury assessment forms over a 12-month period. Training patterns, rest duration, and injury severity were analyzed using quantitative methods. Results: The study revealed that 68.5% of participants experienced at least one injury during the observation period. Lower extremity injuries were most common (72.3%), followed by upper extremity injuries (18.9%). Players with inadequate rest periods (<48 hours between intensive training sessions) showed significantly higher injury rates (p<0.001). Training frequency exceeding 5 sessions per week was associated with increased injury severity (OR=2.34, 95% CI: 1.45-3.78). Conclusion: Training patterns and rest duration significantly influence injury occurrence and severity in sepak takraw players. Implementing structured rest periods and optimized training schedules may reduce injury risk and enhance player safety.
The Role of Sports in Reducing Stress and Anxiety in Women: A Quantitative Analysis Among Physical Education Students Nimrot Manalu Nimrot Manalu; Miftahul Ihsan; Andes Martua Harahap; Santa Nunut Hutasoit; Ebenezer Sinulingga; Yosep Vieri Manurung; Khalik Alamsyah; Raja Ferdinan Aritonang; Hizkia Kaesar Agustinus Marpaung
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 03 (2025): November Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i03.38

Abstract

Objectives: Stress and anxiety disorders disproportionately affect women, with prevalence rates significantly higher than in men. Physical activity and sports participation have emerged as promising non-pharmacological interventions for mental health management. This research aimed to investigate the effectiveness of sports participation in reducing stress and anxiety levels among female physical education students and to examine the relationship between different types of sports activities and psychological well-being outcomes. Methods: A cross-sectional quantitative study was conducted with 180 female Physical Education students from Universitas Negeri Medan, Indonesia. Participants completed the Perceived Stress Scale (PSS-10) and the Generalized Anxiety Disorder 7-item scale (GAD-7). Sports participation was assessed through a structured questionnaire measuring frequency, duration, and type of activities. Data were analyzed using SPSS version 28.0. Results: Results indicated a significant negative correlation between sports participation frequency and both stress (r = -0.67, p < 0.001) and anxiety levels (r = -0.72, p < 0.001). Participants engaging in sports ≥5 times per week showed 43% lower stress scores and 38% lower anxiety scores compared to those participating <2 times per week. Team sports demonstrated superior anxiety reduction compared to individual sports (p < 0.05). Conclusion: Sports participation significantly reduces stress and anxiety levels in women, with frequency and type of activity being crucial factors. These findings support the integration of structured sports programs in women's mental health interventions.
Dampak Beban Latihan Terhadap Kinerja dan Resiko Cedera pada Atlet Bola Voli Andes Martua Harahap; Nimrot Manalu; Janrico Simalango; Crisvo Novebrianto Sembiring; Nurul Arofah; Andre Pandapotan Girsang; Roderick Jonathan Napitupulu
Journal of Constitutional, Law and Human Rights Vol 1, No 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jclhr.v1i2.5719

Abstract

Beban latihan merupakan salah satu faktor utama dalam pengembangan performa atlet bola voli. Latihan yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan kekuatan, daya tahan, dan kelincahan atlet, tetapi jika tidak terkontrol dapat menyebabkan kelelahan serta meningkatkan risiko cedera. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak beban latihan terhadap kinerja dan risiko cedera pada atlet bola voli dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban latihan yang tidak terkontrol dapat menyebabkan overtraining, kelelahan kronis, serta meningkatkan risiko cedera muskuloskeletal, seperti tendinitis bahu dan cedera pergelangan kaki. Selain itu, strategi pemulihan yang tidak optimal juga dapat memperburuk dampak negatif beban latihan yang berlebihan. Beberapa strategi yang direkomendasikan dalam penelitian ini meliputi pemantauan beban latihan, penerapan teknik biomekanik yang benar, serta penggunaan metode pemulihan yang efektif, seperti cryotherapy dan neuromuskular training. Dengan pendekatan yang seimbang dan berbasis bukti, atlet dapat mencapai performa optimal tanpa meningkatkan risiko cedera.
Co-Authors Adiba, Naila Mujra Aditya Rianda Harahap Agrha Affandi Lubis Aisha Aulia Alifian Dwi Putra Situmorang Amin, Farhan Ananda Aprilovia Syaharani Andre Pandapotan Girsang Anggiat Romualdo Argubi Silwan Ariska Br Sitepu Ariska Br Sitepu Asty, Windy Azizun Almauzaki Siregar Barasa, Triboy Bastian Lubis Bastian Lubis Bintang Nurilla Panjaitan Bonarta Sinaga Crisvo Novebrianto Sembiring Dalimunthe, Muhammad Yusuf Alrosyid Dani Sembiring Dani Sembiring Dear Kevin Saragih Dinan Xaverio Deodatus Dodi Simanjuntak Dodi Simanjuntak Doris Apriani Ritonga Ebenezer Sinulingga Egy Ali Prajabatan Lubis Febriansyah, Wahyu Fypi Aldena Br Ginting Gea, Fitman Syukur Ginting, Billy Elfando Ginting, Jody Marco Bramista Ginting, Ody Alfonsius Habeahan, Nigel Agassi Harahap, Nur Kholilah Harefa, Juni Didik Hartaman Hariadi . Hizkia Kaesar Agustinus Marpaung Hulu, Mikhael Fernando Hutapea, Ravael Morales Ilham Pratama Siregar Imam Fauzi Telaumbanua Imran Akhmad Irwan Sigalingging Ivan Reano Panjaitan Jafanika, Amelia Janrico Simalango Jesica, Maria Joison Situmorang Joison Situmorang Josua Tarihoran Juan Rahul Fernando Saragih Khalik Alamsyah Leo Renhard Purba Leo Renhard Purba Limbong, Ridho Syaputra Luthsyah Pranayuda Maharani, Ananda Puan Malau, Brian Hugo R.S. Manalu, Nimrot Manik, Pande Raja Manotar Sinaga Manullang, Timothy Exaudi Marpaung, Mhd. Fiqri Azhari Miftahul Ihsan Miftahul Ihsan Miftahul Ihsan Miftahul Ihsan Milala, Putri Amanda Br Mona Benedikta Ambarita Mona Benedikta Ambarita Morales, Erick Muhammad Farhan Tumanggor Nasrulloh H arahap Nasution, Ilham Luthfi Avicenna Nasution, Nurul Rafiani Anggur Nasution, Rahmad Royhan Nazmi Ahmad Amin Sinambela Nimrot Manalu Nimrot Manalu Nimrot Manalu Nimrot Manalu Nimrot Manalu Nisa Aprianti Sitepu Nurkholilah Harahap Nurul Al Faiz Muchtar Nurul Arofah P, Mhd Shafwan Raihan Pakpahan, Abraham Rinaldi Pandia, Mabireta S Panjaitan, Chandra Daniel T Rahmi Aulia Rahmi Aulia Raja Ferdinan Aritonang Ramadhini, Suci Dwi Rinaldi Aditya Rivaldi, Deo Rizky Pratama Putra Roderick Jonathan Napitupulu Roma Doni Siregar Rosima Simbolon Santa Nunut Hutasoit Santa Nunut Hutasoit Saragih, Sonindo Manja Perdana Sembiring, Ibrahim Sembiring, Niko Sheren Natahsya Sianturi, Richky Febrian Sibuea, Yandre Sihombing, Hardodi Sijabat, Muhammad Rafiqi Najib Sijabat, Rini Kristiani Simangunsong, Alexander Bornok Simanjuntak, Diaz Gabriel Simanjuntak, Wilson Tagor Simbolon, Imanuel Johanes P Sinaga, Andika Mikael Sirait, Brian Jonatan Sitanggang, Sabarita Oktavia Sitanggang, Samuel Sitepu, Erika Laura Susanti Br Siti Aisyah Lubis, Siti Aisyah Sitorus, Tary aprilyani Susan Kladia Sianturi Tarigan, Primanson Telaumbanua, Vicsal Wiarto Tony Blair Simbolon Wahyu, Adli Yoel Saputra Rumahorbo Yogi Agita Peranginangin Yolanda, Natasya Yosep Vieri Manurung