Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pendidikan kesehatan tentang menarche pada siswi kelas 4 di SDN 1 Cilolohan Neni nuraeni; Sri mulyanti; Hani Handayani; Ida Herdiani; Asep Setiawan; Indra Gunawan; Muhammad Saefulloh; Nita Nuriwyani; Hilma Putri Maulinda
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.3711

Abstract

Remaja yang mengalami menarche biasanya mengalami ketakutan dan kecemasan. Datangnya haid pertama membuat remaja merasakan kebingungan kesedihan, cemas, stres, sampai dengan mudah marah dan emosional  bahkan tertekan dan menolak terkait datangnya menstruasi. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan unutk meningkatkan pengetahuan tentang menarche dan juga meningkatkan kesiapan siswi kelas 4 SD Negeri 1 Cilolohan dalam mengahdapi menarche pertama. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini dengan pendekatan partisipasif dan komunikasi individual, artinya siswi diajak untuk memahami teori, kemudian dilakukan pendekatan secara person dan didampingi untuk mendukung pelaksanaan praktik. Pengabdian ini dilakukan di SDN 1 Cilolohan pada siswi kelas 4 berjumlah 40 siswa di Kota Tasikmalaya. Hasil yang didapat bahwa terdapat perubahan antara pengetahuan siswi tentang menarche di SDN 1 Cilolohan Kota Tasikmalaya sesudah diberikan pnyuluhan. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan tentang menarche efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswi untuk menigktakn kesiapan mereka menjelang menarche. Kegiatan ini memperoleh respon yang positif dari pihak sekolah dan juga para siswi yang sangat antusias selama kegiatan berlangsung. Disarankan guru melakukan Pendidikan kesehatan tentang menarche yang berkala kepada siswi yang akan menjelang menarche pertama
Correlation between Fast Food Eating Habits and the Occurrence of Dysmenorrhea Herdiani, Ida; Ediyono, Suryo
INDOGENIUS Vol 4 No 3 (2025): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v4i3.979

Abstract

Background : Dysmenorrhea is a common complaint experienced by women of reproductive age, including female students, characterized by pain in the lower abdomen during menstruation. One factor that is thought to contribute to dysmenorrhea is dietary habits, particularly the consumption of fast food that is high in saturated fat and sodium. Objective: This study aims to determine the correlation between fast food consumption habits and the incidence of dysmenorrhea in female students aged 18–25 years. Methode: This study used a descriptive analytical design with a cross-sectional approach. A total of 140 female students were selected as respondents using accidental sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using the chi-square test. Results: The results showed that 135 female students (96.4%) experienced dysmenorrhea, and 137 female students (97.9%) had a habit of frequently consuming fast food.   The chi-square test results showed a significant relationship between fast food consumption and the incidence of dysmenorrhea (p = 0.0).  Conclusion: It can be concluded that the habit of eating fast food is associated with the incidence of dysmenorrhea in female students. Education about healthy eating patterns is important as an effort to prevent dysmenorrhea.
PELATIHAN DAPUR MPASI GEULIS BAGI KADER DAN IBU BAYI DI KELURAHAN TALAGASARI KAWALU KOTA TASIKMALAYA Melsa Sagita Imaniar; Ida Herdiani; Sulidar Fitri; Dewi Nurdianti; Nita Pasundani; Miftahul Falah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.50174

Abstract

Latar Belakang: Puskesmas Kawalu urutan pertama kasus stunting di Kota Tasikmalaya tahun 2024, dikarenakan kurangnya pemberian ASI Ekskklusif, praktik pemberian MPASI yang tidak memadai serta kader yang tidak terlatih praktik pemberian Dapur MPASI. Studi ini  membahas pelatihan praktik PMBA  kepada kader dan ibu dari bayi usia 6-12 bulan, pemanfaatan aplikasi golden1000 serta terbentuknya dapur MPASI. Kontribusi: Pelatihan Dapur MPASI diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengolahan Menu MPASI bayi, memanfaatkan aplikasi golden 1000 sebagai media edukasi 1000 HPK bagi kader dan ibu bayi serta terbentuknya dapur MPASI posyandu sebagai bentuk wirausaha mandiri kader. Metode: kami mengintegrasikan pelatihan kepada kader dan ibu bayi serta pemanfaatan aplikasi Golden1000 sebagai media edukasi , membentuk dapur MPASI Posyandu. Hasil: Pelatihan dapru MPASI serta pemanfaatan aplikasi golden1000 memberikan dampak peningkatan pengetahuan dan keterampilan serta terbentuknya dapur mpasi posyandu. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan efektivitas pelatihan dan pemanfaatan aplikasi golden1000 dalam meningkatkan pengetahuan keterampilan pengolahan MPASI serta terbentuknya dapur MPASI posyandu.
Effectiveness of Giving Turmeric Tamarind on The Intensity Of Dysmenorrhea Pain in Adolescents At Al-Ikhwan High School, Tasikmalaya City Gina Nurmalina Reni Mulyani; Ida Herdiani; Rosy Rosnawanti; Sri Mulyanti
HealthCare Nursing Journal Vol. 8 No. 1 (2026): HealthCare Nursing Journal
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v8i1.7650

Abstract

Dysmenorrhea is a health problem that is often experienced by adolescent girls and can interfere with daily activities. This condition is characterized by pain in the lower abdomen during menstruation that can last for several hours to days, reducing productivity and quality of life. One non-pharmacological method that can be used to relieve dysmenorrhea pain is consuming turmeric and tamarind. Turmeric and tamarind are believed to have anti-inflammatory and anti-pain properties that help reduce muscle tension and inflammation in the abdominal area, as well as increase comfort during menstruation. This study aims to determine the effectiveness of giving turmeric and tamarind on the intensity of dysmenorrhea pain in adolescents at Al-Ikhwan Integrated Vocational School, Cibeureum District, Tasikmalaya City. The study sample consisted of 18 respondents selected using purposive sampling techniques. Before the intervention, the average pain intensity experienced by respondents was 7.06 (severe pain category), while after the intervention it decreased to 3.78 (moderate pain category). The Paired T-Test was used to analyze the data. The Paired T-Test showed a p value = 0.001, which means there was a significant difference between before and after giving turmeric and tamarind. These results indicate that the administration of turmeric and tamarind is effective in reducing the intensity of dysmenorrhea pain in adolescents. The active compounds in turmeric and tamarind are thought to contribute to decreased inflammation and muscle tension, resulting in reduced pain during menstruation. It is hoped that this study can be a reference for adolescent girls as a natural alternative in overcoming dysmenorrhea. Health workers and educators are also expected to provide education on the use of turmeric and tamarind as a safe and affordable therapy option.  
HUBUNGAN TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI REMAJA AKHIR DENGAN JERAWAT Nur Aini; Ida Herdiani; Bayu Brahmantia
HealthCare Nursing Journal Vol. 4 No. 1 (2022): HealthCare Nursing Journal
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v4i1.1856

Abstract

Jerawat adalah penyakit kulit yang tidak mematikan dan umum terjadi yang bisa dialami oleh 80% masyarakat yang berusia 12 – 14 tahun. Kemunculan jerawat umumnya akan terjadi di usia pubertas (8-9 tahun) dimana pada usia ini produksi hormon androgen meningkat drastis dan mempengaruhi sekresi keratin dan sebum(florentinus, 2014).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri remaja akhir berhubungan dengan adanya jerawat berdasarkan literature riview. Metode penelitian ini merupakan literature review dengan menggunakan search engine Google Scholar dengan jumlah populasi 1.640 artikel dan sampel sebanyak 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil dari penelitian literature review didapatkan ada hubungan tingkat kepercayaan diri dengan tumbuhnya jerawat pada remaja. Kesimpulannya tingkat kepercayaan diri remaja dapat terpengaruhi dengan adanya jerawat, semakin tinggi tingkat keparahan maka semakin kurang dalam kepercayaan diri.
The Influence of Health Education on Mothers' Knowledge About Prevention of Acute Respiratory Infections (ARI) in Toddlers at Majalengka Public Health Center Lulu Adibah Salma; Ida Herdiani; Saryomo; Endah Nurmahmudah
HealthCare Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): HealthCare Nursing Journal
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v6i1.4387

Abstract

Acute Respiratory Infections (ARI) can be easily transmitted and if not treated immediately will cause high morbidity and mortality rates in children under five. A low level of knowledge regarding ARI in toddlers will have an impact on mothers' inability to prevent and treat children with ARI. One intervention that can be done to solve the problem of lack of knowledge is health education. This study aims to determine the effect of health education on mothers' knowledge about preventing ARI in toddlers. This type of research was quantitative and a Quasi Experimental method with a pre test-post test design. The sample in this study was 49 mothers who had ARI toddlers (1-5 years) obtained using accidental sampling technique. Data was obtained using a questionnaire and univariate analysis with the T-Test. The results of this research showed that most of the knowledge was poor (40.8%) and this increased after health education was carried out, most of the knowledge was good (46.9%). The statistical test results obtained a p value of 0.000, meaning that there is an influence of health education on mothers' knowledge about preventing ARI in toddlers. The conclusion of this research was that health education can increase knowledge about preventing ARI in toddlers. Suggestions to the community health center nurses to develop innovative and more interesting health promotion media (for example: animated videos, motion graphics, etc.). It would be better if the health promotion media can be shared widely on the internet and social media (Instagram, WhatsApp, Facebook, YouTube) so that people can easily access information provided by the Puskesmas.
The Effect of Giving Young Coconut Water on Reducing Blood Pressure in Hypertension Patients in the Working Area of Urug Public Health Center, Tasikmalaya City Sawitri Prameswari; Ida Herdiani; Yuyun Solihatin; Ubad Badrudin; Fitri Nurlina
HealthCare Nursing Journal Vol. 6 No. 2 (2024): HealthCare Nursing Journal
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v6i2.5104

Abstract

The prevalence of hypertension in Indonesia has increased every year, West Java is the province with the second highest prevalence of hypertension problems up to 39.6%. One of the risk factors found in hypertension is excess salt in the body caused by an unhealthy lifestyle. One of the non-pharmacological therapies that can be done is giving young coconut water. The purpose of this study was to determine the effect of giving young coconut water on reducing blood pressure in hypertensive patients in the Urug Health Center work area, Tasikmalaya City. The research method was quantitative with a quasi-experimental method and a one-group pre-test and post-test research design, with all hypertensive patients in the village as many as 618 hypertensive patients and a purposive sampling approach obtained a sample size of 18 people. The provision of young coconut water was carried out for 3 consecutive days with 1 time / day as much as 250 cc every morning. The data analysis used univariate and bivariate analysis. The results of the study obtained an average blood pressure value before the intervention was given systolic 162.44 mmHg and diastolic 94.89 mmHg, while after the intervention the average systolic blood pressure was 141.89 mmHg and diastolic 85.11 mmHg. The results of the study showed that there was an effect of giving young coconut water on reducing high blood pressure in hypertensive patients with a p-value of 0.000. The conclusion was that there was an effect of giving young coconut water on reducing blood pressure in hypertensive patients where potassium helps the body eliminate excess salt through urine. Suggestions are expected that the results of this study can be implemented by further researchers as an alternative therapy for various categories of hypertension.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PENANGANAN PERTAMA HIPOTERMIA PADA UNIT KEGIATAN MAHASISWA PECINTA ALAM (UKM MAPALA) Rizki Vauzy Firmansyah; Ida Herdiani; Ida Rosidawati
HealthCare Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (2019): Healthcare Nursing Journal
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v1i2.982

Abstract

Tercatat pada tahun 2006 hingga tahun 2019 terdapat beberapa kejadian kematian akibat hipotermia. Mapala adalah sebuah organisasi yang beranggotakan mahasiswa dan memiliki kesamaan minat dan kepedulian terhadap alam liar, yang obe di antaranya dalam pendakian gunung lebih dari 3000 mdpl, sehingga UKM terancam hipotermia saat melakukan aktivitas alam di pegunungan. Oleh karena itu diperlukan pengetahuan yang cukup dalam penanganan pertama korban hipotermia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang pengobatan pertama hipotermia pada mahasiswa pecinta natutal (Mapala) di kota tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah simple stratifiend random sampling dengan sampel 43 orang pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data secara univariat distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden terbanyak sebanyak 33 orang (76,7%), baik 4 orang (9,3%) maupun kurang 6 (14,0%). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan profesi keperawatan meningkatkan kualitas perawat dengan memberikan edukasi dan pengetahuan kepada masyarakat awam dan pecinta alam (Mapala) tentang penanganan pertama hipotermia yaitu deskriftif kuantitatif.
Co-Authors Ade Isna Ade Isna Annur Ade Kurniawan Aida Sri Rachmawati Ali Firdaus Ali Firdaus Ariyani, Hana Asep Setiawan Asep Setiawan Asep Setiawan Bayu Brahmantia Bayu Brahmantia Brahmantia, Bayu Budiana, Ijang Dela Rahmah Delita Nuraulia Dewi Nurdianti Endah Nurmahmudah Endah Nurmahmudah Febriyani, Ria Fitri Nurlina Gea Mutiara Oktaviany Gina Nurmalina Reni Mulyani Hana Ariyani Hana Ariyani Hana Nuradillah Hani Handayani Hani Handayani Hani Handayani Hani Handayani, Hani Hilma Putri Maulinda Ihsan Ihsan Ihsan Ihsan Ijang Budiana Ikhsan Ikhsan Ikhsan Ikhsan Indra Gunawan Indra Gunawan Kurniawati, Ade Lilis Lismayanti Lulu Adibah Salma Melsa Sagita Imaniar Miftahul Falah Mochammad Imron Awalludin Muhammad Dinar Muhammad Dinnar Muhammad Saefulloh Neni nuraeni Neni Nuraeni Neni Nuraeni Neni Sholihat Neni Sholihat Nita Nuriwyani Nita Pasundani Noorhayati Novayanti Nur Aini nurmahmudah, endah Nuryuniarti, Rissa Oni Sahroni Oni Sahroni Oni Sahroni Oni Sahroni, Oni R. Romli, Yusuf Rany Tien Restiana, Nia Reva Dewari, Ayu Dyah Rifki Fauzal Gojali Risa Nuryuniarti Risma Siti Nurhamanah Risna Siti Nuramanah Risti Supriatiningsih Risti Supriatiningsih Rizki Vauzy Firmansyah Rosi Rosyda Yugianti Rosidawati, Ida Rosnawanty, Rosy Rosy Rosnawanti Rusdiana Rusdiana Rusdiana Rusdiana Sagita Imaniar, Melsa Sania Maulida Sania Maulida Sari, Nina Pamela Saryomo Saryomo Saryomo Saryomo Saryomo Saryomo, Saryomo Sasyari, Usman Sawitri Prameswari Sheila Marcelina Sri Mulyanti Sri Mulyanti Sri Susilawati Suhartini Suhartini Sulidar Fitri Sulidar Fitri Suryo Ediyono Tatang Kusmana Tien, Rany Titin Suhartini Titin Suhartini Titin Suhartini Titin Suhartini, Titin Ubad Badrudin Wildan Apipudin Yusuf R. Romli Yusuf Romli Yuyun Sholihatin Yuyun Solihatin Yuyun Solihatin Zainal Muttaqin Zainal Muttaqin