Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor Risiko Mean Arterial Pressure (MAP) dan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap Kejadian Preekelamsia di Puskesmas Pakjo Periode 2023-2024 Nur Purnama Sari; Ramesia Ratnawati; Satra Yunola; Helni Anggraini; Elvina Indah Syafriani; Yulia Yulia
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v4i1.6504

Abstract

Preeclampsia is one of the reason main morbidity and mortality mothers and perinatal throughout the world, including Indonesia. Conducting screening early when pregnancy can identify early as well as optimization monitoring of patients. Research This aim For analyze and identify connection between Mean Arterial Pressure (MAP) and Body Mass Index (BMI) with incident Preeclampsia, as well as determine which factors are most dominant in the work area Community Health Center Pakjo Palembang. Study This use Case Control Study design. The sample consists of from 62 mothers pregnant, shared to 31 cases Preeclampsia and 31 controls Non-Preeclampsia, taken from recorded data medical 2023–2024. Data analysis using the Chi-Square test For Bivariate and Binary Logistic Regression for multivariate. Analysis : There is significant relationship​ in a way statistics between Positive MAP ( p-value <0.001, OR= 6.597) and overweight / obese BMI ( p<0.001, OR=8381 ) with incident Preeclampsia . Analysis Multivariate : After controlled by MAP, only High BMI was proven become predictor significant independent ( p = 0.030 ). Pregnant women with a high BMI have 4 times more chance big experience Preeclampsia (OR = 4.848; 95% CI: 1.165–20.182). The MAP variable became No significant in the multivariate model (p = 0.234). High BMI (Obesity / Fat) is factor the most dominant risk and is predictor strong independence​ to incident Preeclampsia. It is recommended that the Community Health Center Pakjo prioritize intervention programs that focus on management weight and counseling nutrition from the pre-pregnancy period and early pregnancy as primary prevention efforts Preeclampsia.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FREKUENSI KUNJUNGAN KELAS IBU HAMIL PADA IBU HAMIL TRIMESTER III di PUSKESMAS PEMULUTAN KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2025 Helni Anggraini; Satra Yunola; Yollanda Dwi Santi Violentina; Sintiya Halisya Pebriani; Nur Purnama Sari
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i2.30803

Abstract

Kelas ibu hamil merupakan salah satu upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan serta perilaku ibu hamil dalam menjaga kesehatan kehamilan. Keikutsertaan ibu hamil dalam kelas ibu hamil dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pengetahuan, jarak tempuh, dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, jarak tempuh, dan pekerjaan dengan frekuensi kunjungan kelas ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 34 responden ibu hamil. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji chi square dengan tingkat signifikansi α ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi kunjungan kelas ibu hamil kategori lengkap dan tidak lengkap masing-masing sebanyak 17 orang (50%). Responden dengan pengetahuan baik sebanyak 18 orang (52,9%), jarak tempuh jauh sebanyak 18 orang (52,9%), serta ibu yang bekerja dan tidak bekerja masing-masing sebanyak 17 orang (50%). Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan frekuensi kunjungan kelas ibu hamil (p value = 0,016; OR = 7,800), antara jarak tempuh dengan frekuensi kunjungan kelas ibu hamil (p value = 0,016; OR = 7,800), serta antara pekerjaan dengan frekuensi kunjungan kelas ibu hamil (p value = 0,006; OR = 10,563). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan, jarak tempuh, dan pekerjaan dengan frekuensi kunjungan kelas ibu hamil. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan masukan bagi puskesmas dalam meningkatkan cakupan kehadiran ibu hamil melalui optimalisasi edukasi dan akses pelayanan kesehatan.
HUBUNGAN USIA DAN JARAK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DI TPMB Satra Yunola; Helni Anggraini
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i2.30801

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil dapat menyebabkan resiko dan komplikasi pada persalinan antara lain persalinan sulit dan lama, persalinan sebelum waktunya (premature), perdarahan postpartum. Sementara penyebab kematian ibu yang paling tinggi perdarahan. Salah satu faktor penyebab perdarahan postpartum adalah kekurangan energi kronik pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan usia dan jarak anak dengan kejadian kekurangan energi kronik pada ibu hamil di TPMB Misni. Jenis penelitian ini penelitian observasional yang bersifat analitik dengan desain atau pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitan ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di TPMB Misni. Jenis data menggunakan data sekunder, variabel dependen adalah kejadian KEK pada ibu hamil, variabel independen usia dan jarak kehamilan. Hasil penelitian bivariat hubungan usia dan jarak kehamilan dengan kejadian KEK pada ibu hamil berdasarkan uji statistik chi square usia p-value 0,015 < 0,05, dan jarak kehamilan p-value 0,009< 0,05 dapat disimpulkan ada hubungan usia dan jarak kehamilan dengan kejadian KEK pada Ibu Hamil di TPMB Misni. Adapun saran kepada pimpinan TPMB untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui deteksi dini dan analisis pelayanan kebidanan, khususnya pada kasus kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil. Hal ini akan membantu meminimalkan peningkatan jumlah ibu hamil dengan KEK dan memungkinkan layanan kesehatan berfungsi lebih baik secara optimal
PENGARUH PEANUT BALL (NON FARMAKOLOGI) DENGAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA PRIMIGRAVIDA Helni Anggraini; Satra Yunola; Hairun Niza; Sintiya Halisya Pebriani
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2938

Abstract

Peanut ball merupakan bola yang berbentuk seperti kacang, penggunaan peanut ball diletakkan tepat di antara kaki sehingga kedua kaki dapat membuka otot panggul untuk membantu penurunan nyeri persalinan dan meningkatkan kemajuan persalinan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Peanut Ball Dengan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif. Jenis penelitian quasy experiment dengan one group pretest and posttest design. Populasi ibu yang bersalin di TPMB Rusmalenidari bulan Juni – September, menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian berdasarkan uji shapiro wilk pengetahuan p- data nyeri sebelum dan sesudah diberi intevensi (peanut ball) berdistribusi normal dengan sig > 0,05. Berdasarkan uji didapatkan sig <0, 05 artinya terdapat pengaruh penggunaan peanut ball terhadap penurunan intensitas nyeri. diharapkan bidan di TMB untuk memberikan terapi non farmakologi peanut ball untuk menurunkan intesitas nyeri persalinan kala I pada fase aktif.
Co-Authors Afriani, Yusli Agustina, Yofi Amallia, Siti Angga Yulia Contesa Anggun Permatasari Anggun Permatasari Arika Marlena Ayu Hamdhani Ari Putri Baidah Chairunna Chairunna Depiriyani Depiriyani Dian Safitri Eka Afrika Erlina Erlina ERMA PUSPITA SARI Fariha Hinisa Febriani, Yulfira Febriani, Yulvira Fika Minata FIKA MINATA WATHAN Fristika, Yessy Octa Hadawiyah Hadawiyah Hafni Bachtiar Hairun Niza Handayani, Sri Hariani, Desi Hasbiah Helni Anggraini HELNI ANGGRAINI Helni Anggraini Heltati Heltati Heri Yuriani Yuriani Hinisa, Fariha Nuzulul Ira Maya Sopa Ginting Khoiriah, Annisa Lily Marleni Marya Lely Fetriana Meirina Namiarta BR Gultom Melanda Meriadi MERISA RISKI Muhammad Romadhon Narzuyah Narzuyah Nelly Maryam Novi Handayani Nur Purnama Sari Nurjani Rasjid Pradiva Dwi Lestari Pradiva Dwi Lestari Purnama Sari, Nur Putri Utami Putri Utami, Putri PUTU LUSITA NATI INDRIANI Rahmi Kurnia Ratnawati, Ramesia Rencima Pakpahan Riani, Yunita Rizah Fahlevie RIZKI AMALIA Rizki Amalia Rizki Amalia Rohani, Alia Rohmin, Anur Rosdiana, Meta Rosi Ratna Sari Sahada Kartini Sari, Era Mardia Sari, Nur Purnama SENDY PRATIWI RAHMADHANI Septi Riona Sintiya Halisya Pebriani Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Fatimah Sri Wahyuni Suhartini Suhartini Suprida Suprida Suprida, Suprida Syafriani, Elvina Indah Syarifah Ismed Tari, Tiara Mayang Tiara Mayang Sari Titik Sugiarti TITIN DEWI SARTIKA SILABAN Turiyani Turiyani Turiyani Turiyani Turiyani Turyani, Turyani Tuti Farida Vaulinne Basyir Windy Yovita Sari Yollanda Dwi Santi Violentina Yulia Contesa, Angga Yulia Yulia Yulizar Yulizar Yulizar Zelpina Herlinda Yanti