Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Ekstrak Air Kunyit Putih (Curcuma Zedoaria Roscoe) Pada Pengurangan Dismenore Primer Dewi Nawang Sari; Ruswana Anwar; Adjat Sedjati Rasyad; Hidayat Wijayanegara; Hadi Supriadi; Achmad Suardi
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 3 (2020): Volume 5 Nomor 3 Maret 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsk.v5i3.28771

Abstract

 Dismenore primer merupakan keluhan ginekologi yang sering memengaruhi menstruasi perempuan. Penemuan pengobatan yang lebih sederhana sangat diperlukan seperti produk herbal kunyit putih (Curcuma Zedoaria Roscoe) yang diketahui memiliki kandungan minyak atsiri.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh ekstrak air kunyit putih (Curcuma Zedoaria Roscoe) pada pengurangan nyeri dismenore primer. Subyek penelitian ini adalah mahasiswi tingkat 1 dan 2 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Respati Indonesia dengan dismenore primer yang berjumlah 37 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi eksperimen dengan desain one group pre-test post test, dilaksanakan di Cipayung, Jakarta Timur pada bulan Juni-Juli 2019. Data diolah dengan uji parametik paired t test dan uji non parametik Wilcoxon.        Hasil penelitian terdapat pengaruh yang bermakna derajat dismenore sebelum dan sesudah diberikan ekstrak air kunyit putih (p<0,05). Derajat nyeri sebelum dan sesudah pemberian ekstrak air kunyit putih yang pertama adalah 4.700±1,244 vs 3.620±1,341 (p=0,003), derajat nyeri sebelum dan sesudah pemberian ekstrak air kunyit putih yang kedua adalah 4.700±1,244 vs 2.350±1,358 (p=0,000).Simpulan penelitian ini menyebutkan bahwa ekstrak air kunyit putih efektif dalam menangani nyeri dismenore primer, oleh karena itu dapat dijadikan salah satu alternatif dalam penatalaksanaan dismenore primer.Kata Kunci: Dismenore , Ekstrak Air, NRS, Remaja.
Pengaruh Penggunaan Teknik Digital Teenager Health Care Service(Thecars) Dalam Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (Pkpr) Terhadap Perubahan Perilaku Sehat Remaja Putri Tentang Infeksi Menular Seksual (Ims) Di Sma Negeri 1 Ciseeng Kabupaten Bogor Della Erriani Akaputri; Ma&#039;mun Sutisna; Siti Sugih; Hidayat Wijayanegara; Herri Sastramihardja; Roni Rowawi
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsk.v5i2.25660

Abstract

Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) memiliki tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam pencegahan masalah kesehatan pada remaja, dilaksanakan dengan menyenangkan, menerima remaja secara terbuka, menghargai remaja, menjaga kerahasiaan, peka akan kebutuhan terkait dengan kesehatannya. Untuk menunjang pelaksanaan PKPR, telah dibuat teknik digital teenager health care service (THECARS). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh teknik digital THECARS terhadap perubahan perilaku sehat remaja putri tentang Infeksi Menular Seksual.Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan rancangan pretest-posttest with control group untuk melihat hasil pengaruh dan kepraktisan alat. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 96 remaja, pada kelompok intervensi menggunakan aplikasi Teenager Health Care Service (THECARS) dan kelompok kontrol yaitu PKPR konvensional. Penelitian dilaksanakan tanggal 30 April – 27 Juni 2019 di SMA Negeri 1 Ciseeng Kabupaten Bogor. Analisis data menggunakan uji t test berpasangan, wilcoxon, uji independent t test dan mann whitney.Hasil penelitian menunjukkan teknik digital THECARS memengaruhi perubahan perilaku sehat remaja putri dilihat dari pretest-posttest meningkat sebesar  90,02%, yang terdiri atas pengetahuan sebesar 92,96%, Sikap sebesar 89,21% dan tindakan sebesar 88,17%, kepraktisan sebesar 93,75%, dengan nilai p = 0,000. Perubahan tersebut lebih besar dibandingkan PKPR standar Puskesmas.Simpulan, teknik digital THECARS lebih memengaruhi perubahan perilaku sehat remaja putri tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) dan lebih praktis di bandingkan dengan PKPR konvensional. Kata kunci : Perilaku Remaja, PKPR, Teknik Digital THECARS.
Pengaruh Kombinasi Akupresur Pada Titik Sp6 (San Yin Ciau) Dan Gb21 (Jian Jing) Terhadap Pemendekan Kala I Fase Laten Pada Primigravida Muayah Muayah; Leri Septiani; Udin Sabarudin; Hidayat Wijayanegara; Herri Sastramihardja; Tania Novy
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 6, No 1 (2021): Volume 6 Nomor 1 September 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsk.v6i1.35635

Abstract

Akupresur titik SP6 dan GB21 merangsang produksi hormon endorfin yang dapat mengelola nyeri persalinan dan merangsang peningkatan hormon oksitosin dalam tubuh secara alami sehingga dapat mempersingkat waktu persalinan. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi akupresur titik SP6 dan GB21 terhadap pemendekan kala I fase laten pada primigravida. Metode rancangan penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan posttest only design with nonequivalent groups. Tehnik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel 62 primigravida, kontrol (n=31) dan intervensi (n=31). Penelitian dilaksanakan Juni - Juli 2019 di wilayah kerja Puskesmas Kronjo dan Puskesmas Mekar Baru Kabupaten Tangerang. Penekanan Akupresur dimulai dari SP6 kemudian GB21 masing-masing 15 kali selama 15 menit dengan cara pemberian 30 detik kemudian jeda 30 detik (1 kali). Cara pengukuran lama kala I fase laten menggunakan lembar observasi. Analisis statistik menggunakan Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata durasi kala I fase laten kelompok kontrol dan intervensi (403,03 dan 337,9 menit) dengan nilai p 0,016, sehingga kelompok intervensi lebih singkat 66,13 menit (1 jam 1 menit) dibanding kelompok kontrol. Simpulan terdapat pengaruh kombinasi akupresur titik SP6 dan GB21 terhadap pemendekan kala I fase laten pada primigravida.Kata kunci: Akupresur, kala I fase laten, primigravida, titik SP6, titik GB21.
Perbandingan Pengaruh Penggunaan Warm Bra Care Dan Kompres Hangat Terhadap Kelancaran Pengeluaran ASI Pada Ibu 3–4 Hari Pospartum Di Puskesmas Tomo Kabupaten Sumedang Heni Nurakilah; Herry Garna; Siti Sugih; Hidayat Wijayanegara; Ahmad Suardi; Adjat Sedjati Rasyad
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 September 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.376 KB) | DOI: 10.24198/jsk.v5i1.23920

Abstract

Kegagalan ibu memberikan ASI pada bayinya disebabkan oleh perawatan payudara kurang, teknik menyusui yang salah, dan pemberian ASI yang kurang. Tujuan penelitian ini menganalisis apakah terdapat perbedaan penggunaan warm bra care dengan kompres hangat terhadap kelancaran pengeluaran ASI pada ibu 3–4 hari pospartum. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Tomo Kabupaten Sumedang pada bulan Oktober 2018 s.d. Januari 2019. Penelitian ini merupakan pre-eksperimen dengan rancangan penelitian two group pretest postest. Subjek penelitian sebanyak 80 orang ibu nifas 3–4 hari.Variabel warm bra care dan kompres hangat terhadap kelancaran pengeluaran ASI dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan skor kelancaran pengeluaran ASI antara sebelum dan sesudah perlakuan dan Uji Man-Whitney untuk mengetahui perbandingan sesudah perlakuan kedua kelompok terhadap pengeluaran ASI. Hasil penelitian menunjukkan kelancaran ASI dengan menggunakan pengompresan warm bra care dan kompres hangat berturut-turut rerata ±SD 9,20±0,304 dan 7,02±0,992 (p=0,001). Pengompresan warm bra care lebih memperlancar pengeluaran ASI. Simpulan, penggunaan warm bra care lebih berpengaruh terhadap kelancaran pengeluaran ASI pada ibu 3–4 pospartum dibanding dengan kompres hangat. Saran penelitian ini diperlukan penyebarluasan penggunaan warm bra care yang digunakan di fasilitas kesehatan tingkat puskesmas. Kata kunci: ASI, warm bra care, kompres hangat, kelancaran pengeluaran ASI
Perbedaan Penggunaan Baby Massage Kit Dan Pijat Konvensional Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Dan Relaksasi Bayi Usia 6−12 Bulan Annesya Atma Battya; Ardini Saptaningsih Raksanagara; Suryani Soepardan; Hidayat Wijayanegara; Herry Garna; Roni Rowawi
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 4 (2020): Volume 5 Nomor 4 Juni 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsk.v5i4.31284

Abstract

Stimulasi untuk merangsang pancaindera melalui pijat, musik, dan aromaterapi. Alat inovasi stimulasi yaitu Baby massage kit, alat alternatif meningkatkan perkembangan  motorik kasar dan relaksasi bayi. Tujuan penelitian, mengetahui perbedaan penggunaan baby massage kit dan pijat konvensional terhadap perkembangan motorik kasar dan relaksasi bayi usia 6−12 bulan. Metode penelitian quasi experimental, rancangan control time series design, 80 subjek penelitian bayi usia 6−12 bulan. Penelitian dilakukan di wilayah Puskesmas Sitopeng Kota Cirebon bulan November 2018 sampai Januari 2019. Analisis data, mengetahui perbedaan penggunaan baby massage kit dan pijat konvensional terhadap perkembangan motorik kasar dan relaksasi menggunakan Uji Mann-Whitney. Hasil penelitian, terjadi peningkatan lebih pada baby massage kit dibanding pijat konvensional. Nilai p baby massage kit untuk perkembangan motorik kasar 0,017, nilai p untuk relaksasi 0,001 maka terdapat perbedaan pada peningkatan perkembangan motorik kasar dan relaksasi. Perubahan motorik kasar dan relaksasi meningkat karena ketiga unsur dalam baby massage kit. Responden mengalami peningkatan dalam perkembangan motorik kasar, setelah dilakukan pijat menggunakan baby massage kit bayi dapat berguling secara cepat. Peningkatan relaksasi dilihat dari sebagian besar bayi tertidur sebelum pemijatan selesai dilakukan. Simpulan, terdapat perbedaan penggunaan baby massage kit dan pijat konvensional terhadap perkembangan motorik kasar dan relaksasi bayi usia 6−12 bulan.Kata kunci:  Baby massage kit, perkembangan, relaksasi, dan stimulasi.
Perbandingan Pengaruh Ikat Pinggang Relaksasi Dengan Kompres Air Hangat Dalam Menurunkan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Arsita Pratiwi; Ardini Saptaningsih Raksanagara; Herri Sastramihardja; Hidayat Wijayanegara; Ma&#039;mun Sutisna; Roni Rowawi
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsk.v5i2.25657

Abstract

Nyeri persalinan merupakan sumber ketidaknyamanan selama melahirkan, sehingga menghasilkan tingkat rasa sakit yang sering melebihi batas ketahanan fisik. Tujuan penelitian menganalisis perbandingan pengaruh ikat pinggang relaksasi dengan kompres air hangat dalam menurunkan nyeri persalinan kala I fase aktif. Metode penelitian quasi experiment dengan rancangan penelitian pretest posttest control group design dengan sampel 80 ibu bersalin kala I fase aktif primigravida. Penelitian dilaksanakan bulan November sampai Desember 2018. Teknik pengambilan sampel non probability sampling secara consecutive sampling  dengan 40 responden kelompok intervensi (ikat pinggang relaksasi) dan 40 responden kelompok kontrol (kompres air hangat). Analisis karakteristik responden menggunakan uji Shapiro Wilk, perbedaan skor skala nyeri menggunakan uji Wilcoxon. perbandingan perbedaan rerata dua kelompok menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian nilai rerata kelompok intervensi 34,40 dan rerata kelompok kontrol 46,60 terdapat perbedaan skala nyeri persalinan kala I dimana kelompok intervensi skor penurunan nyeri 39,6% dengan kenyamanan 100% dan kelompok kontrol skor penurunan nyeri 29,8% dengan kenyamanan 87,5%. Nilai Z -2,763, nilai P 0,006 <  0,05 maka terdapat perbedaan pengaruh kelompok intervensi dengan kelompok kontrol dalam menurunkan nyeri persalinan kala I fase aktif. Simpulan penelitian ini ikat pinggang relaksasi lebih baik dibanding dengan kompres air hangat dalam menurunkan nyeri persalinan kala I fase Aktif.Kata kunci : Ikat Pinggang Relaksasi, Kompres Air Hangat, Nyeri Persalinan, Kala I Fase Aktif
Pengaruh Aplikasi Deteksi Dini Risiko Kehamilan (DDILAN) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Risiko Kehamilan Devie Ismayanty; Siti Sugih; Alamsyah Aziz; Herri Sastramihardja; Herry Garna; Hidayat Wijayanegara
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 3 (2020): Volume 5 Nomor 3 Maret 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsk.v5i3.28773

Abstract

Risiko kehamilan merupakan keadaan ibu hamil yang dapat menyebabkan bahaya kemungkinan terjadi komplikasi bahkan kematian pada ibu dan janin. Hasil studi pendahuluan di Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung, dari sepuluh ibu hamil seluruhnya belum mengetahui mengenai risiko kehamilan. Upaya yang dilakukan adalah memberikan pendidikan kesehatan pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh aplikasi deteksi dini risiko kehamilan (DDILAN) terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang risiko kehamilan. Metode penelitian adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pre - post test control group design. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei  ̶ Juli 2019 di Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung. Pengambilan sampel ibu hamil menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sample 78 orang ibu hamil trimester 1-3 yang memenuhi kriteria inklusi, terdiri dari 39 orang kelompok intervensi dan 39 orang kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan menggunakan chi square dan uji-t. Hasil penelitian didapatkan terdapat pengaruh aplikasi deteksi dini risiko kehamilan (DDILAN) terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang risiko kehamilan (p=0,000). Simpulan, penggunaan aplikasi deteksi dini risiko kehamilan (DDILAN) dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang risiko kehamilan.Kata kunci: DDILAN, faktor risiko kehamilan, KSPR, pengetahuan, sikap
Pengaruh Penggunaan Hypothermic Baby Blanket Dalam Meningkatkan Dan Menstabilkan Suhu Tubuh BBLR di RSU Dr. Slamet Garut Aam Maryamah; Ardini Saptaningsih Raksanagara; Adjat Sedjati Rasyad; Hidayat Wijayanegara; Herry Garna; Ma&#039;mun Sutisna
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 September 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.012 KB) | DOI: 10.24198/jsk.v5i1.23925

Abstract

Bayi berat lahir rendah  (BBLR) merupakan bayi dengan kondisi berat badan saat lahir <2.500 gram tanpa memandang umur kehamilan yang meliputi prematur murni, bayi small for date dan bayi dengan intra uterine growth retardation yang berisiko mengalami hipotermia dan menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan hypothermic baby blanket dalam meningkatkan dan menstabilkan suhu tubuh BBLR di RSU dr. Slamet Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah randomize controlled trial dengan subjek penelitian bayi BBLR dengan berat badan 1.500‒2.500 gram dan  bayi tanpa masalah kesehatan serius dengan jumlah sampel 84 BBLR. Pengambilan sampel menggunakan  consecutive sampling sehingga diperoleh 42 BBLR kelompok intervensi dan 42 BBLR kelompok kontrol. Analisis berat badan, suhu ruang perawatan, dan suhu tubuh BBLR menggunakan Uji Mann-Whitney, sedangkan analisis pengaruh diolah dengan uji parametrik, yaitu uji T berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu tubuh BBLR 1 jam setelah penggunaan hypothermic baby blanket dibanding perawatan standar 36,350C ± 0,350C vs 35,770C± 0,770C(p=0,001) dan setelah 6 jam 37,260C± 1,780C vs 36.510C± 1.220C (p=0,001).Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan hypothermic baby blanket dalam meningkatkan dan menstabilkan suhu tubuh BBLR di RSU dr. Slamet Garut.Kata kunci : Baju Plastik, BBLR, Hipotermia, Hypothermic Baby Blanket
Influence of Adolescent Reproductive Health Promotion Media Booklet on Knowledge and Attitude of Adolescents Living in Work Area of Ibrahim Adjie Public Health Center in 2018 Sri Hennyati Amiruddin; Sri Komalaningsih; Ma&#039;mun Sutisna; Hidayat Wijayanegara; Leri Septiani; Herry Garna
Global Medical & Health Communication (GMHC) Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.419 KB) | DOI: 10.29313/gmhc.v8i2.4962

Abstract

Adolescent period is a critical period that requires quality health services. The aim of this study was to analyze the effect of health education through booklet media on the knowledge and attitude towards reproductive health among adolescents. This was a quasi-experimental case control study with nonequivalent two group design conducted on 282 students of SMP Negeri 37, a public junior high school, in the work area of Ibrahim Adjie Public Health Center in Bandung city during December 2018–May 2019. Subjects were divided into two groups, intervention and control groups, with 141 subjects in each group. Data collected were tested for normality and homogeneity using Kolmogorov-Smirnov and Levene tests, respectively, followed by a bivariate analysis using Wilcoxon test to determine the difference. Knowledge of all students in both groups was poor during pre-test with an increase found in 135 subjects (95.7%) in the intervention group (p=0.001) and 63 subjects (44.7%) in the control group (p=0.003) based on the post-test results. Negative attitude was also seen in both groups during pre-test, with a shift towards positive attitude was evident in 134 students (95.0%) in the intervention group (p=0.001) and 117 students (83.0%) in the control group (p=0.002) based on post-test results. This presence that health information conveyed through booklet has a probability of giving 0.995 times stronger influence leaflet. Thus, the use of booklet can improve knowledge and attitude towards adolescent reproductive health. PENGARUH BOOKLET MEDIA PROMOSI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA YANG BERTEMPAT TINGGAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IBRAHIM ADJIE TAHUN 2018Masa remaja merupakan masa kritis yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan melalui media booklet terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi. Penelitian ini merupakan penelitian quasi-experimental case control dengan rancangan nonequivalent two group yang dilaksanakan terhadap 282 siswa/i SMP Negeri 37 di wilayah kerja Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung selama Desember 2018–Mei 2019. Subjek dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kontrol dengan 141 subjek di setiap kelompok. Data yang terkumpul diuji normalitas dan homogenitasnya masing-masing menggunakan Uji Kolmogorov-Smirnov dan Levene, dilanjutkan dengan analisis bivariat menggunakan Uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaannya. Pengetahuan semua siswa pada kedua kelompok kurang saat pre-test dengan peningkatan pengetahuan 135 subjek (95,7%) pada kelompok intervensi (p=0,001) dan 63 subjek (44,7%) pada kelompok kontrol (p=0,003) berdasar atas hasil post-test. Sikap negatif juga terlihat pada kedua kelompok selama pre-test dengan pergeseran ke arah sikap positif 134 siswa (95,0%) pada kelompok intervensi (p=0,001) dan 117 siswa (83,0%) pada kelompok kontrol (p=0,002) berdasar atas hasil post-test. Informasi kesehatan yang disampaikan melalui media booklet ini berpeluang memberikan pengaruh 0,995 kali lebih kuat daripada media leaflet. Dengan demikian, penggunaan booklet dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap kesehatan reproduksi. Simpulan, terdapat pengaruh pendidikan kesehatan melalui media booklet terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi.
Noviemeter Diagnostic Test as a Head Circumference Measurement Device for Under-Five Children Novita Ayu Indraswati; Ma’mun Sutisna; Achmad Suardi; Hidayat Wijayanegara; Leri Septiani; Herry Garna
Global Medical & Health Communication (GMHC) Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.054 KB) | DOI: 10.29313/gmhc.v9i3.7741

Abstract

The current typical practice for measuring the head circumference of under-five children is by using a measuring tape. However, it may create some difficulties as children cry and move during measurement, leading to less accurate results. Accurate head circumference measurement is essential for assessing brain development and early detection of brain development disorders. Therefore, a more accurate device to measure head circumference is needed. Noviemeter is a non-touch digitalized head circumference measuring device that enables easier measurement in under-five children. As a new tool, noviemeter’s accuracy, sensitivity, and specificity must be determined. This study aimed to analyze the difference in the head of under-five children circumference measurement results between a typical measuring tape as the gold standard and noviemeter and determine the accuracy, sensitivity, and specificity of the noviemeter. It was a cross-sectional analytical study using cluster random sampling on 72 under-five children in the work area of Guntung Payung Public Health, South Kalimantan, during August 2020. The measurement was performed twice, first using a measuring tape and, second, using a noviemeter. Data were analyzed statistically using the dependent t test and diagnostic test. No significant difference was found between the results of the two measuring devices (p=0.257). The sensitivity, specificity, and accuracy of the noviemeter were 87.0%, 88.4%, and 91.8%, respectively. Thus, noviemeter has good sensitivity, specificity, and accuracy as an easier alternative device to measure head circumference in under-five children. UJI DIAGNOSTIK NOVIEMETER SEBAGAI ALAT PENGUKUR LINGKAR KEPALA BALITAPraktik pengukuran lingkar kepala balita yang umum dilakukan saat ini adalah dengan menggunakan pita ukur. Akan tetapi, hal itu dapat menimbulkan beberapa kesulitan karena anak menangis dan bergerak selama pengukuran yang menyebabkan hasil yang kurang akurat. Pengukuran lingkar kepala yang akurat sangat penting untuk menilai perkembangan otak dan deteksi dini gangguan perkembangan otak. Oleh karena itu, diperlukan alat yang lebih akurat untuk mengukur lingkar kepala. Noviemeter merupakan alat pengukur lingkar kepala digital non-sentuh yang memungkinkan pengukuran lebih mudah pada anak balita. Sebagai alat baru, akurasi, sensitivitas, dan spesifisitas noviemeter harus ditentukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan hasil pengukuran lingkar kepala balita antara pita ukur tipikal sebagai baku emas dan noviemeter serta mengetahui akurasi, sensitivitas, dan spesifisitas dari noviemeter tersebut. Jenis penelitian ini adalah cross-sectional analytical dengan menggunakan cluster random sampling pada 72 balita di wilayah kerja Puskesmas Guntung Payung Kalimantan Selatan selama bulan Agustus 2020. Pengukuran dilakukan dua kali, pertama menggunakan pita pengukur dan kedua menggunakan noviemeter. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji t dependen dan uji diagnostik. Tidak ditemukan perbedaan yang signifikan antara hasil kedua alat ukur (p=0,257). Sensitivitas, spesifisitas, dan akurasi noviemeter masing-masing adalah 87,0%; 88,4%; dan 91,8%. Dengan demikian, noviemeter memiliki sensitivitas, spesifisitas, dan akurasi yang baik sebagai alat alternatif yang lebih mudah untuk mengukur lingkar kepala pada anak balita.
Co-Authors Aam Maryamah Achmad Suardi Achmad Suardi Achmad Suardi Ade Ifah Latifah Adjat Sedjati Rasyad Adjat Sedjati Rasyad Adjat Sedjati Rasyad Adjat Sedjati Rasyad Adjat Sedjati Rasyad Ahmad Suardi Alamsyah Aziz Alindawati, Rifka Andi Rinaldi Anita Deborah Anwar Anita Deborah Anwar Anita Fitriaturohmah Annesya Atma Battya Ardini Saptaningsih Raksanagara Ardini Saptaningsih Raksanagara Ardini Saptaningsih Raksanagara, Ardini Saptaningsih Arsita Pratiwi Atie Rachmiatie Aziz, Alamsyah Aziz, M. Alamsyah Cahyani, Yuni Cherawaty, Aneu Dave Orlando Gumay Dave Orlando Gumay, Dave Orlando Deborah , Anita Della Erriani Akaputri Dewi Nawang Sari Dona Tri Subdari Fajarini Putri Hidayat Fatmawati Karim Febi Puji Utami Firman Fuad Wirakusumah H. R., Teni Nurlatifah H.R., Teni Nurlatifah Hadi Supriadi Harefa, Umy Darni Hartiningsih, Siti Sugih Hartiningsih6, Siti Sugih Heni Nurakilah Henri Setiawan Herawati, Yanti Herlina, Lusi Herri S. Sastramihardja Herry Garna Irda Novrida Ashar Ismayanty, Devie Jernihati Krisniat Harefa Jusuf Sulaeman Effendi Karimah, Karimah Karmelia, Mela Katmini, Katmini Khairunnisa, Dini Pajriani Komalaningsih , Sri Komalaningsih, Sri Leri Septiani Lestari, Meti Widya Lilis Lisnawati Lina Herlina Lina Herlina M. Nurhalim Shahib Ma&#039;mun Sutisna Ma&#039;mun Sutisna Ma&#039;mun Sutisna Ma&#039;mun Sutisna Ma&#039;mun Sutisna Mamun Sutisna Ma’mun Sutisna Ma’mun Sutisna Ma’mun Sutisna Ma’mun Sutisna Ma’mun Sutisna4 Meti Widiya Lestari Metty Nurherliyany Muayah Muayah Muhammad Andiva Billy Afriza nashriva, Ita Natasya Fitri Herwandi Nike Arta Puspitasari Novita Ayu Indraswati NUR AINI Nurlatifah HR, Teni Nurlatifah, Teni Nz.Gea, Diana Oktavia Oky Haribudiman Patmawati, Rina Pramukani, Irka Puji Handayani Rhismayati, May Rifka Alindawati Rizki Safaat Nurahim Rowawi, Roni RR. Ella Evrita Hestiandari Ruswana Anwar Ryandini, Gessyla S Sastramihardja, Herri Sadawa, Helena Mariani Sastramihardja , Herri Selvi Puspan Sari Septiani , Leri Siti Sugih Sri Hennyati Amiruddin Sri Komalaningsih Stusisna, Ma'nun Suardi, Achmad Suardi, Achmad Sugiyono, Iis Suminar, Ratna Suparni ,, Suparni Suryani Soepadan Suryani Soepardan Suryani Soepardan, Suryani Suryani Suryani Suryani Suryani Sutisna , Ma'mun Sutisna, Ma'mun Sutisna, Ma’mun Tania Novi Tania Novy Udin Sabarudin Udin Sabarudin WaOde Nur Syuhada Yeni Mahwati Zulmansyah , Zulmansyah