p-Index From 2021 - 2026
6.914
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Al-Ibrah : Jurnal Pendidikan dan Keilmuan Islam PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam DIDAKTIKA : Jurnal Kependidikan Instructional Development Journal Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Range : Jurnal Pendidikan Matematika Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Jurnal Kalacakra Al Ibtidaiyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Ma'alim: Jurnal Pendidikan Islam EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Ar-Rosikhun: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Allimna Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Sirajuddin : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Hikamatzu Journal of Multidisciplinary Research Jurnal Ilmiah Multidisiplin Journal of Islamic Education Research Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development MANAGIERE: Journal of Islamic Educational Management Sirajuddin: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Tarbiyatul Ilmu (Jurnal Kajian Pendidikan) Advances In Education Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Kesesuaian Judul, Latar Belakang, dan Rumusan Masalah dalam BAB I Penelitian Tindakan Kelas: Tinjauan Literatur Sistematis Balqis Izzatus Zahwa; Putri Jasmine Firdausi; Nabilatul Maudini; Imron Fauzi
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i6.1534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian antara judul, latar belakang, dan rumusan masalah dalam Bab I Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui pendekatan tinjauan literatur sistematis. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah, skripsi, dan laporan PTK yang relevan dalam kurun waktu tertentu. Proses analisis dilakukan melalui tahap identifikasi, seleksi, evaluasi kualitas, dan sintesis data dari sumber-sumber yang telah dipilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat ketidaksesuaian yang cukup signifikan antara judul, latar belakang, dan rumusan masalah dalam banyak penelitian PTK. Ketidaksesuaian ini umumnya berupa ketidaktepatan fokus, kurangnya keterkaitan logis, serta perumusan masalah yang tidak secara langsung mencerminkan variabel yang tercantum dalam judul. Selain itu, ditemukan bahwa latar belakang seringkali terlalu deskriptif tanpa mengarah pada urgensi masalah penelitian. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan analisis integratif terhadap tiga komponen utama dalam Bab I PTK secara simultan, yang selama ini cenderung dikaji secara terpisah. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam bentuk kerangka konseptual dan indikator kesesuaian yang dapat digunakan sebagai acuan dalam penyusunan proposal maupun laporan PTK. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas penulisan karya ilmiah, khususnya dalam penelitian tindakan kelas.
Comparative Analysis of Curriculum Management Practices in Indonesia and Malaysia: A Case Study of Secondary Education Systems Sri Utami; Sofyan Tsauri; Imron Fauzi
Ar-Rosikhun: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam ARJMPI Vol 4, No 3, August 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/rosikhun.v4i3.33160

Abstract

This study presents a comparative analysis of curriculum management practices in secondary education systems in Indonesia and Malaysia. Employing a qualitative library research approach, it examines the governance structures, leadership roles, teacher readiness, and implementation dynamics in both countries. Indonesia’s Kurikulum Merdeka promotes decentralized and flexible curriculum management, enabling contextual innovation at the school level. In contrast, Malaysia’s centralized KSSM ensures policy standardization but limits local adaptability. The findings reveal key challenges, including policy-practice gaps, disparities in teacher competence, and constraints in leadership capacity. Through dialog with contemporary theories such as instructional leadership, teacher agency, and curriculum governance, this study identifies the need for strategic alignment between national policy and school-level implementation. The novelty of this research lies in its regional comparison, offering insights into how educational systems in the Global South manage curriculum reform. It contributes to the discourse on equity, decentralization, and the professionalization of educators in curriculum change.
ANALISIS KESALAHAN PENULISAN SITASI DAN DAFTAR PUSTAKA PADA LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS Febbi Imelliya; Aisyah Az Zahra; Najwa Dinar Nur Dzakiyah; Riska Yulianti; Imron Fauzi
TARBIYATUL ILMU: JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN Vol. 3 No. 7 (2026): TARBIYATUL ILMU: Jurnal Kajian Pendidikan
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA (ADISAM PUBLISHER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20200584

Abstract

The writing of academic papers must adhere to proper citation practices and the correct formatting of the reference list. This is important to acknowledge the work of others and avoid plagiarism. However, many students still make errors in citing sources and compiling reference lists. This study aims to analyze common errors in reference list formatting and assess the degree to which the formatting complies with current citation guidelines. The method used is a Systematic Literature Review (SLR). Data were obtained from various sources, such as books, journals, and previous studies published within the last 10 years, and then analyzed. The results of the study indicate that common errors include improper formatting, incomplete source information, and inconsistent citation styles. This study is expected to enhance understanding of citation and reference list writing, thereby contributing to improved quality in academic works, particularly Classroom Action Research reports.
Paradigma Perkembangan Kurikulum dari K13 ke Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di Madrasah Ibtidaiyah Siti Maimuna; Imron Fauzi; Mukni’ah
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2025): Sirajuddin Juni 2025
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v4i2.2141

Abstract

Artikel ini membahas paradigma perkembangan kurikulum dari K13 ke Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yaitu dengan cara menghimpun data dari berbagai sumber literatur dengan cara meliputi buku-buku, prosiding seminar nasional, dan artikel-artikel ilmiah yang berhubungan dengan penelitian yang sedang dilakukan K13 menekankan pada pendekatan tematik integratif dengan mengutamakan kompetensi siswa melalui pembelajaran berbasis penguatan literasi, penanaman karakter, serta penerapan asesmen autentik. Pada kurikulum ini, materi pembelajaran Bahasa Indonesia disusun secara terpadu dengan berbagai mata pelajaran lainnya, dan lebih fokus pada pencapaian kompetensi dasar serta indikator pencapaian yang telah ditetapkan.. Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di MI memiliki ciri khas yang berbeda, antara lain penekanan pada pemahaman dan keterampilan literasi, pembelajaran berbasis proyek, serta penanaman nilai-nilai kemandirian dan kreativitas. Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka juga lebih mengutamakan pengembangan kompetensi melalui pendekatan yang lebih fleksibel dan berbasis pada potensi serta kebutuhan lokal siswa. Selain itu, asesmen pada Kurikulum Merdeka bersifat formatif dan diarahkan pada pencapaian perkembangan siswa secara holistik, bukan sekadar mengukur hasil akhir.
Penggunaan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Al-Muhajirin Purwakarta Nenden Nadiah; Imron Fauzi; Faiqotul Himmah
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, July 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i1.1

Abstract

Penelitian ini menemukan bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) masih acap menggunakan metode ceramah untuk berbagai materi pembelajaran, yang menyebabkan siswa bosan dan kurang bersemangat, sehingga keaktifan siswa rendah. Penelitian ini meneliti penggunaan media audio visual untuk meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran PAI di SMA Al-Muhajirin Purwakarta, tahun ajaran 2024/2025. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini terdiri dari prasiklus, siklus satu, dan siklus dua. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket keaktifan siswa. Pada prasiklus, 23% siswa menjawab keaktifan belajar mereka pada kategori "selalu," 35% "sering," 21% "kadang-kadang," dan 22% "tidak pernah". Pada siklus satu, respon meningkat menjadi 35% "selalu," 22% "sering," 21% "kadang-kadang," dan 22% "tidak pernah" keaktifan belajar. Pada siklus dua, terdapat peningkatan signifikan: 71% "selalu," 20% "sering," 6% "kadang-kadang," dan 3% "tidak pernah" aktif belajar berdasarkan pengisian angket oleh siswa. Skor rata-rata juga meningkat di setiap siklus, menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran PAI di SMA Al-Muhajirin Purwakarta. This study addresses the issue that Islamic Religious Education (PAI) lessons still rely on lectures, causing student boredom and lack of engagement, resulting in low student participation. The research investigates the use of audio-visual media to enhance student engagement in PAI at SMA Al-Muhajirin Purwakarta, academic year 2024/2025. This classroom action research (CAR) consists of pre-cycle, cycle one, and cycle two. Data was collected through observation and student engagement questionnaires. In the pre-cycle, 23% of students responded "always," 35% "often," 21% "sometimes," and 22% "never." In cycle one, responses shifted to 35% "always," 22% "often," 21% "sometimes," and 22% "never." By cycle two, responses significantly improved: 71% "always," 20% "often," 6% "sometimes," and 3% "never." The average scores also increased across cycles, showing that using audio-visual media enhances student engagement in PAI classes at SMA Al-Muhajirin Purwakarta.
Peningkatan Hasil Belajar Materi Sujud Syukur, Sahwi, dan Tilawah melalui Metode Demonstrasi Pada Siswa Kelas VII Semester 1 SMPN 3 Klari Uci Sanusi; Imron Fauzi
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, July 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i1.10

Abstract

Penelitian Tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar PAI dan Budi Pekerti materi Sujud siswa kelas VII-G semester 1 SMPN 3 Klari-Karawang. Berdasarkan hasil observasi ditemukan bahwa hasil belajar siswa masih belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran. Hal ini diperkuat dengan temuan bahwa siswa cenderung pasif dalam pembelajaran, kurang antusias dan pembelajaran cenderung berjalan searah (teacher Center). Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode demontrasi pada pembelajaran PAI dan Budi Pekerti kelas VII-G di SMPN 3 Klari. Metode yang digunakan ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Metode ini dilakukan dengan empat tahap, yaitu Perencanaan, Tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa setelah diterapkan metode Demontrasi mengalamai peningkatan. Rincian ketuntasan hasil belajar Pra siklus sebesar 52,17%, hasil belajar Siklus I sebesar 65%, dan hasil belajar siklus II sebesar 86%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan penerapan metode demontasi dapat meningkatkan hasil belajar PAI dan Budi Pekerti Materi Sujud. This classroom action research is motivated by the low learning outcomes of Islamic Religious Education and Character Building material of Sujud class VII-G students in semester 1 of SMPN 3 Klari-Karawang. Based on the results of observations, it was found that student learning outcomes had not yet reached the Learning Objective Achievement Criteria. This is reinforced by the finding that students tend to be passive in learning, less enthusiastic and learning tends to be one-way (teacher center). The purpose of this study is to improve student learning outcomes through demonstration methods in Islamic Religious Education and Character Building class VII-G at SMPN 3 Klari. The method used is the Classroom Action Research (CAR) method. This method is carried out in four stages, namely Planning, Action, observation and reflection. Data collection techniques use observation and tests. Data validity uses triangulation of sources and techniques. The results of the study showed that student learning outcomes after the Demonstration method was applied increased. Details of the completeness of Pre-cycle learning outcomes were 52.17%, Cycle I learning outcomes were 65%, and Cycle II learning outcomes were 86%. From these results, it can be concluded that the application of the demonstration method can improve the learning outcomes of Islamic Religious Education and Character Education on Prostration Material.
Kualitas Argumentatif Kesimpulan dan Saran dalam Penelitian Tindakan Kelas: A Systematic Literature Review Holizatul Amaliyah; Siti Izatul Amelia; Lailiatus Syafaah; Ainul Qomariah; Imron Fauzi
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penelitian tindakan kelas (PTK) merupakan pendekatan penelitian yang banyak digunakan oleh guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus sebagai sarana pengembangan profesional. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa PTK dapat membantu guru merefleksikan praktik pembelajaran, mengidentifikasi permasalahan kelas, serta mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan kontribusi penelitian tindakan kelas dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru melalui kajian literatur. Metode: Metode penelitian menggunakan kerangka PRISMA yang meliputi tahap identification, screening, eligibility, dan inclusion. Pencarian literatur dilakukan melalui beberapa basis data akademik, yaitu Google Scholar, ERIC, SpringerLink, Taylor & Francis, dan ScienceDirect. Berdasarkan proses seleksi literatur, diperoleh 10 artikel jurnal yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik.. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian penelitian tindakan kelas telah menyusun kesimpulan yang argumentatif dan didukung oleh data empiris serta kerangka teoritis yang relevan. Namun demikian, masih terdapat penelitian yang menyajikan kesimpulan secara deskriptif tanpa analisis mendalam serta memberikan saran yang bersifat umum dan kurang terkait dengan temuan penelitian. Kesimpulan: Penelitian tindakan kelas merupakan strategi penting dalam pengembangan profesional guru dan peningkatan kualitas pembelajaran. Implementasi PTK secara berkelanjutan dapat mendorong terciptanya praktik pembelajaran yang reflektif, inovatif, dan berbasis bukti. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi integrasi PTK dengan teknologi digital serta penerapannya dalam berbagai konteks pembelajaran.
Paradigma Perkembangan Kurikulum dari K13 ke Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di Madrasah Ibtidaiyah Siti Maimuna; Imron Fauzi; Mukni’ah
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2025): Sirajuddin Juni 2025
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v4i2.2141

Abstract

Artikel ini membahas paradigma perkembangan kurikulum dari K13 ke Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yaitu dengan cara menghimpun data dari berbagai sumber literatur dengan cara meliputi buku-buku, prosiding seminar nasional, dan artikel-artikel ilmiah yang berhubungan dengan penelitian yang sedang dilakukan K13 menekankan pada pendekatan tematik integratif dengan mengutamakan kompetensi siswa melalui pembelajaran berbasis penguatan literasi, penanaman karakter, serta penerapan asesmen autentik. Pada kurikulum ini, materi pembelajaran Bahasa Indonesia disusun secara terpadu dengan berbagai mata pelajaran lainnya, dan lebih fokus pada pencapaian kompetensi dasar serta indikator pencapaian yang telah ditetapkan.. Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di MI memiliki ciri khas yang berbeda, antara lain penekanan pada pemahaman dan keterampilan literasi, pembelajaran berbasis proyek, serta penanaman nilai-nilai kemandirian dan kreativitas. Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka juga lebih mengutamakan pengembangan kompetensi melalui pendekatan yang lebih fleksibel dan berbasis pada potensi serta kebutuhan lokal siswa. Selain itu, asesmen pada Kurikulum Merdeka bersifat formatif dan diarahkan pada pencapaian perkembangan siswa secara holistik, bukan sekadar mengukur hasil akhir.
Interactive Visual Learning Media to Enhance Students' Learning Outcomes in Islamic Religious Education on Peaceful Coexistence Habib Muhaidhori; Imron Fauzi; Zaenul Hadi
Allimna: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 02 (2025): Allimna Vol. 04 No. 02
Publisher : LPTK UIN Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/allimna.v4i02.4784

Abstract

The low learning outcomes of students in the lesson “Living in Harmony Together” provided the context for this study. Conventional teaching methods tended to limit student engagement and made it difficult for students to understand the material. This classroom action research aims to improve students’ learning outcomes by implementing interactive visual media. The study involved 16 fifth-grade students and was conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected through observation, tests, and interviews. The results indicate consistent improvements in students’ learning outcomes. In the pre-cycle stage, the average score was 65.25, with classical mastery reaching only 43.75%. After the implementation of interactive visual media in Cycle 1, the average score increased to 75.25, and classical mastery reached 75%. Further improvement was observed in Cycle 2, with the average score increasing to 84.6, and all students met the Minimum Learning Mastery Criteria, achieving 100% classical mastery. In addition, students demonstrated greater engagement, cooperation, and tolerance throughout the learning process. These findings indicate that interactive visual media are effective in improving students’ learning outcomes on the topic “Living in Harmony Together.” In practice, this study suggests that teachers are encouraged to integrate diverse and creative interactive media to strengthen student engagement and optimize learning outcomes in similar learning contexts.
OPTIMALISASI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA MELALUI KOLABORASI GURU PEMULA DAN GURU SENIOR DI SD Wildatul Ummah; Erma Fatmawati; Imron Fauzi; Nahdiah Nur Fauziah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4400

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar membutuhkan kesiapan pedagogik, kemampuan kolaborasi, serta pemahaman kurikulum yang baik dari seluruh pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kolaborasi antara guru pemula dan guru senior dapat mengoptimalkan implementasi Kurikulum Merdeka, serta menganalisis kontribusi masing-masing dalam perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan guru pemula, guru senior, dan kepala sekolah melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi lintas generasi terbangun secara natural dalam kegiatan penyusunan modul ajar, perencanaan projek P5, pemanfaatan media digital, serta penguatan manajemen kelas. Guru pemula berperan memperkaya inovasi digital, kreativitas media, dan diferensiasi kegiatan belajar, sementara guru senior memperkuat ketepatan pedagogik, pemilihan strategi kelas, dan pemahaman karakter siswa. Sinergi keduanya terbukti meningkatkan kualitas perencanaan pembelajaran, efektivitas praktik di kelas, dan konsistensi refleksi pembelajaran. Kesimpulannya, kolaborasi guru pemula dan guru senior menjadi strategi yang mampu mempercepat dan mengefektifkan implementasi Kurikulum Merdeka, sekaligus memperkuat budaya profesional dan pengembangan kapasitas guru secara berkelanjutan.
Co-Authors Abel Aulia Nurfandini Abitha Berliana Samudra Adinda Sylviana Ramadhani Agustian Anggraeni Ahmad Holili Ahmad Muzaky Syamsuddin Ahmad Shodiq Pratama Ainul Qomariah Aisyah Az Zahra Alifatul Fauziyah Alta Azkia Nadhila Alvin Hidayatullah Aminulloh Aminulloh Ananda Lailatul Kholifa Ananta Muslimatuh Nur Jannah Andhika Priya Multazam Anggita Dwi Valentina Aprilia Yuliantika Arini Salsabila Auji Ruzana Avita Qurotul Insiyah Balqis Izzatus Zahwa Cahyaning Lintang Firdaus Desi Fitriani Dewi Indah Wulandari Dewi Safira Salsabila Dhisa Rahmadiyanti Dwi Febiyana Dwi Nur Lailiya Rahmadani Dwi Yuliana Eka Dewi Puji Lestari Elok Faiqotul Himmah Erlinda Sukmawati Erma Fatmawati Erma Fatmawati Fadilatul Firdausiah Faiqotul Himmah Faiqotul Magfirotus Syam Fara Dila Affarani Putri Farikha Luqyana Fatkha Nur Nabila Febbi Imelliya Febriyanti Arafah Felicia Quthrotun Nada Fika Afkarina Firman Firman Firmatul Ayniyah Fithriyah Shofiana Pratiwi Fitria Ainun Nazla Frisa Dewi Mardarani Habib Muhaidhori Hadiyatus So’Ima Heny Aisyafah Hilda Tsalisa Maulida Rohmi Holizatul Amaliyah Ilmiah Ilmiah Indah Dwi Pebriyana Indah Nurmalasari Intan Dwi Pandini Irma Yunita Irma Yunita Sari Isna Maulida Isnaini Rodiah Luthfi Iva Muji Khusus Khatimah Karmila Utami Lailiatus Syafaah Linda Sansas Sabila M Ilmil Zawawi M. Ilmil Zawawi M. Ilmil Zawawi Mahbubatul Lailiyah Mahfudliyah Maimunah Marcella Dwi Nur Rohma Maya Aniqotul Himmah Maysaroh Mega Arofatul Jannah Moh. Anwar Mohammad Mu'tashim Billah Mufidatur Rizqiya Permana Muhammad Bahy Naufal Muhammad Syifa’ Mashudi Muhammad Usamah Mujiah Indah Lestari Mukni’ah Mutiara Tazkiyah Nabilah Nur Azmi Nabilatul Maudini Nadirotus Sholihah Nahdiah Nur Fauziah Nahdiah Nur Fauziah Najma Fatikha Nasroellah Najwa Dinar Nur Dzakiyah Nenden Nadiah Ninit Dwi Noviastuti Putri Jasmine Firdausi Putri Zuhri Qurrota A'yun Rahma Avira Raihan Alimul Fata Regita Dewi Wulandari Rima Dwi Oktaviani Riska Yulianti Rozita Apriliyani Safira Annisa Rahman Salisatul Mu’awanah Sarwan Sarwan Septinila Ashuri Silfi Putri Suciyati Silvi Nabilatul Hasanah Silvia Santi Ekik Prayustin Sinta Nur Salsa Billa Siti Aisyah Putri Andiyani Siti Halimatus Sadiyah Siti Izatul Amelia Siti Maghfirotul Hasana Siti Maimuna Siti Royhanah Sofiatul Riski Sofyan Tsauri Soyfan Tsauri Sri Utami Syukron Ma’mun Tarisa Anjani Tsamrotul Ilmiah Uci Sanusi Ummu Nur Afifah Isnaini Vikri Natasya Ayu Kusuma Vindi Yunita Putri Virdana Putra Wiratama Wildatul Ummah Yori Resvania Yusi Nisa Adila Yusron Darojat Zaenul Hadi Zulfa Faiqotul Afridah