Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal Zetroem

Desain Sistem Kendali Kecepatan Motor Induksi Pada Cane-Carier Based on Cohen-Coon Method Adi Mulyadi
ZETROEM Vol 2 No 1 (2020): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v2i1.1315

Abstract

Abstract – This paper deal with the design of a 3-phaseinduction motor speed control system. The problem was the 3-phase induction motor speed does not maintain constant speed,an overshoot and a long rise time. The PID controller and a PIDtuning based on Cohen Coon are proposed to overcome constantspeed, overshoot and rise time. The simulation result shows thatthe uncontrolled speed of induction motor has an overshoot55.46%, rise time 17.72 ms, and peak amplitude 152 sec. Then, themotor speed by using PID controller has an overshoot 63.11%,rise time 13.75 ms, and peak amplitude is 100.8 sec. While themotor speed using the PID tuning based on Cohen Coon has anovershoot 53.11%, rise time 13.79 ms, and peak amplitude is 93.63sec. PID tuning based on Cohen Coon method can reduce moreovershoot 10%, more quickly rise time 0.04, and it can maintainthe motor speed at any condition.
DETEKSI OBJEK BERWARNA REAL TIME BERDASARKAN VISUALISASI WEBCAM Dessy Ana Laila Sari; Adi Mulyadi; Adi Pratama; Rezki Nalandari
ZETROEM Vol 2 No 1 (2020): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v2i1.1336

Abstract

Deteksi warna merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk tracking objek maupun klasifikasi benda dalam robotic dan aplikasi lainnya. Dalam paper ini dibahas mengenai deteksi warna primer dengan memanfaatkan webcam yang terdapat pada laptop. Inisialisasi awal variable HSV amatlah penting untuk menentukan warna yang diinginkan. Berdasarkan variable warna dapat didefinisikan dan dilakukan deteksi lebih lanjut. Dari hasil percobaan, terdapat non objek yang tedeteksi akibat system yang bersifat real-time sehingga diperlukan tambahan machine learning sebagai penstabil data yang ditangkap kamera.
Maximum Power Point Tracking (MPPT) dengan Kontrol PID untuk Optimasi Pengisian Daya Baterai pada Panel Surya Muhammad Zainal Roisul Amin; Adi Mulyadi; Adi Pratama Putra
ZETROEM Vol 4 No 2 (2022): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v4i2.2029

Abstract

Energi Matahari merupakan energi terbarukan sebagai salah satu dari energi alternatif pengganti bahan bakar untuk pembangkit listrik. Suatu cahaya baik yang tampak maupun yang tidak tampak memiliki dua buah sifat yaitu sebagai gelombang dan sebagai partikel yang disebut foton. memanfaatkan energi matahari tersebut, didapatkan solusi yang mampu memaksimalkan tegangan yang disebut Maximum Power Point Tracker (MPPT). Maximum Power Point Tracker (MPPT) bertujuan untuk memaksimalkan daya Output yang diserap lebih optimal. Partial shading adalah Sebuah kondisi dimana panel surya menerima iridiasi yang berbeda. Partial shading menyebabkan penurunan efisiensi daya keluaran PV sehingga dapat menimbulkan kerusakan pada PV. Pencegahan kerusakan pada PV biasanya dilakukan pemasangan dioda bypass namun adanya dioda bypass menyebabkan kurva karakterisistik daya-tegangan memiliki puncak lebih dari satu dan teralalu tinggi. Puncak daya yang lebih rendah dinamakan Local Maximum Power Point (LMPP) sedangkan puncak daya yang lebih tinggi dinamakan Global Maximum Power Point (GMPP). Penggunaan metode Maximum Power Point Tracking (MPPT) untuk mendapatkan daya maksimum dengan metode konvensional pada MPPT kurang mampu melacak GMPP dan sering terjebak pada LMPP karena kondisi partial shading. jika nilai tegangan tinggi menghasilkan nilai terlalu tinggi sehingga merusak komponen. metode Peturb and Observe dengan simulasi MPPT menggunakan kontrol PID ditujukan untuk menghindari terjebak pada puncak daya yang lebih tinggi sehingga tidak merusak komponen dan lebih optimal dalam mendapatkan puncak daya-tegangan optimum. Efisiensi pengisian daya baterai menggunakan MPPT meningkat hingga 138% dibandingkan tidak menggunakan MPPT.
Analisis Resistansi Material Semiconductor Menggunakan Wheatstone Bridge susilo; Adi Mulyadi
ZETROEM Vol 4 No 2 (2022): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v4i2.2041

Abstract

Tulisan ini membahas tentang bahan material semikonduktor jenis pasir. Jenis pasir dibagi menjadi dua yaitu pasir pantai dan pasir sungai yang mempunyai kandungan Fe 5,03 ppm pada jarak dua meter dari bibir sungai dan jarak sepuluh meter dari bibir sungai meningkat menjadi 9,52 ppm. Dalam menentukan nilai resistansi yang belum diketahui pada suatu bahan material, maka metode jembatan Wheatstonetone dan Hukum Kirchooff II diusulkan untuk menentukan nilai keseimbangan tegangan. Hasil pengukuran nilai resistansi pada pasir sungai didapatkan rata-rata 516.6 KΩ dan pasir pantai rata-rata 8.6 KΩ. Sedangkan nilai tegangan rata-rata pasir sungai sebesar 5,98 volt dan nilai tegangan pasir pantai sebesar 5.16 volt. Hal ini disebabkan ukuran luas panjang penampang serta kerapatan material dan jumlah kandungan Fe mempengaruhi nilai resistansi beda potensial. Pengendapan kandungan Fe pada pasir sungai dipengaruhi jarak sepuluh meter lebih besar daripada pasir pantai dengan jarak dua meter yang mengakibatkan nilai resistansi pasir sungai lebih besar dari pasir pantai.