Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN PURWARUPA SEMIKONVERTER AC-DC 3 PHASE FULL WAVE Al Manshur, Rif'an; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.1.2.%p

Abstract

Dewasa ini sumber arus searah banyak digunakan pada industri untuk catu daya motor arus searah, elektrochemical dan sistem traksi. Namun, sumber tegangan yang tersedia pada industri pada umumnya adalah sumber tegangan tiga fase sehingga dibutuhkan suatu konverter untuk mengkonversi tegangan arus bolak-balik menjadi tegangan arus searah. Penyearah tiga fase setengah terkontrol merupakan konverter AC ke DC yang banyak digunakan karena tegangan keluaran yang dihasilkan dapat dikendalikan sesuai yang diinginkan. Penyearah setengah terkontrol tiga fase mengkonversikan tegangan fase ke fase menjadi tegangan searah. Pada Tugas Akhir ini akan dirancang suatu penyearah 3 fase jembatan setengah terkontrol gelombang penuh untuk menyearahkan tegangan bolak-balik 3 fase menjadi tegangan searah. Penyearah 3 fase setengah terkontrol akan direalisasikan dengan menggunakan Mikrokontroler Arduino Mega 2560 sebagai rangkaian kontrol tegangannya dan dilengkapi dengan optoisolator 4N35 sebagai driver silicon controlled rectifier (SCR). Berdasarkan hasil pengujian yang didapat, tegangan masukan bolak-balik 230 volt disearahkan menjadi 538 volt arus searah. Tegangan keluaran dapat dikendalikan dengan menentukan nilai sudut picu pada sillicon controlled rectifier (SCR) yang digunakan dengan rentang sudut pemicuan 10o-180o. Kata kunci : tegangan DC, rectifier setengah terkontrol, silicon controlled rectifier, optoisolator
Study of Generator Set Overload Protection System in Power Generation Units Bambang Winardi; Agung Nugroho
International Journal of Research in Vocational Studies (IJRVOCAS) Vol. 1 No. 4 (2022): IJRVOCAS - Special Issues
Publisher : Yayasan Ghalih Pelopor Pendidikan (Ghalih Foundation)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.236 KB) | DOI: 10.53893/ijrvocas.v1i4.67

Abstract

The need for electrical energy in an industry is very important for the production process to run. To meet the demand for electrical energy, one can use a power source from PLN or use an independent power source by establishing a power plant. The Power Plant Unit is a unit that functions to provide electrical energy needs for the production process at PPSDM Migas. Electricity generation in the Power Plant Unit, namely Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) using a generator set that uses diesel fuel. A generator set or generator is a generator that has been equipped with a prime mover. Gensets that work continuously are certainly inseparable from disturbances such as the occurrence of overloads. Overload disturbance occurs because the amount of load power supplied by the generator is greater than the capacity of the working generator. Air Circuit Breaker (ACB) is one of the protective equipment used to protect generator sets. Inside the ACB there is Over Current Trip equipment that will work if there is an overload on the generator. The capacity of the generator used is 1000kVA/400V with a nominal generator current of 1443.38 A. Under normal load conditions, the installed load power is 354.5 kW with a load current of 639.6 A. Then at peak load conditions, the installed load power is 510,3 kW with a load current of 920.7 A. In both conditions, the load current does not exceed the nominal current of the generator so Over Current Trip does not instruct ACB to trip. However, it is possible for overload disturbances to occur if there is no coordination between the operator at the power plant and the load operator (refinery & utilities) so that the operation of the load is not controlled.  
Design of Hybrid Solar Power Plant for household Electricity Loads 1300 VA Bambang Winardi; Enda Wista Sinuraya; Agung Nugroho; Erlin Dolphina
International Journal of Basic and Applied Science Vol. 10 No. 4 (2022): March: Basic and Applied Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/ijobas.v10i4.63

Abstract

Indonesia is a country that is rich in sunshine. Based on NASA's Power Data Access Viewer data in 2021, Indonesia has an average radiation level of 5.6 kWh/m2/day. This situation is a big advantage for Indonesia in utilizing solar energy into electrical energy through photovoltaic, especially in the Semarang City area which has an average radiation level of 5.6 kWh/m2/day. The house where the research is located is in Pudakpayung, Semarang City with a roof area of ​​24m2. The Hybrid Solar Power Plant that is designed is an electric power supply system whose sources come from the Solar Power Plant and the State Electricity Company alternately which are regulated automatically by automatic control equipment with battery capacity mode. The results of the calculation, the required components consist of 9 solar modules with a capacity of 120 WP, 4 batteries with a capacity of 12v100Ah, 1 unit of 3000 Watt inverter and 1 unit of Solar Charger Controller 60A. The results of the tests that have been done, the solar panels produce an average power of 5446 wh per day, the battery will be full at 13.00.
Analisis Teknik Serta Kelayakan Ekonomi Pada Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Sistem Hybrid Denis Denis; Jaka Windarta; Bambang Winardi; Imam Arifan Nurdani
Infotekmesin Vol 13 No 1 (2022): Infotekmesin: Januari, 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v13i1.962

Abstract

National electrical energy needs are increasing every year. This is accompanied by an increasingly massive use of fossil energy as a power plant. The government is targeting a share of new and renewable energy (EBT) of at least 23% by 2025. As a tropical country, Indonesia has a large potential for new and renewable energy, which mostly consists of solar energy with an average daily radiation of 4.8 kWh/m2/day. The design of a solar power plant (PLTS) at SMA Negeri 3 Surakarta is an effort to utilize NRE and can be used as a model for environmentally friendly schools for similar public institutions and the general public. This PLTS uses a hybrid system with a generating capacity of 1230 Wp, SCC 60A, 24 V 200 Ah battery and a 2400 W hybrid inverter. Using analysis methods with PVSyst and RetScreen simulations, this PLTS generates electricity of 1,653.2 kWh/year. With an initial investment of IDR 25,186,000, the net present value is IDR 1,210,272 and the payback period is 24 years.
PENGARUH PENEMPATAN DISTRIBUTED GENERATION (DG) TERHADAP KEANDALAN PENYULANG MRA05 GI MRICA BANJARNEGARA Bambang Winardi; Tedjo Sukmadi; Enda Wista Sinuraya; Agung Nugroho
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.834 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4170

Abstract

Tenaga listrik merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat, sehingga kontinuitas penyediaan tenaga listrik menjadi tuntutan yang semakin besar dari konsumen. Penyulang MRA05 GI Mrica Banjarnegara menyuplai energi listrikuntuk sebagian wilayah Kecamatan Rakit Kabupaten Banjarnegara sampai tahun2017 memiliki 4 Distritributed Generation (DG), yaitu PLTMH Sigebang 500 KW, PLTMH Kincang 320 KW, PLTMH Adipasir 320 KW, PLTMH Rakit 500 KW.Berdasarkan data catatan pada tahun 2017 Penyulang MRA05 mengalami pemadaman sebanyak 15 kali/tahun, dengan total lama padam 38,68 jam/tahun, hal ini tentunya cukup mengganggu kontinuitas penyaluran energi listrik ke konsumen. Berdasarkan permasalah tersebut maka perlu adanya studi tentang perhitungan tingkat keandalan sistem tenaga listrik pada penyulang MRA05.Pada penelitian ini dibahas besarnya indeks keandalan (SAIFI, SAIDI, CAIDI) pada saat kondisi DG tidak terpasang dan terpasang. Perhitungan besarnya indeks keandalan dilakukan dengan menggunakan metode Reliability Index Assesment (RIA) , hasil perhitungan dibandingkan dengan hasil simulasi software ETAP 12.6.0. Indeks keandalan berdasarkan metode RIA saat DG tidak terpasang, dan nilai SAIFI adalah 2,96228 gangguan/tahun, besar SAIDI adalah 9,1185 jam/tahun, nilai CAIDI sebesar 3,078 jam/gangguan, Saat DG terpasang, besar SAIFI adalah 2,96228 gangguan/tahun, besar SAIDI adalah 7,567 jam/tahun, besarnya CAIDI adalah 2,5546 jam/gangguan
PENATAAN LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM SEBAGAI UPAYA MENGURANGI BIAYA ENERGI LISTRIK Bambang Winardi; Imam Santoso; Erlin Dolphina
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.425 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4171

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk yang semakin besar, menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan fasilitas-fasilitas umum, salah satunya adalah sarana dan prasarana jalan yang memadai.Banyaknya angka kejahatan maupun kecelakaan lalu lintas di jalan, sebagian disebabkan karena kurangnya pencahayaan pada jalan yang kurang memadai. Kurangnya pencahayaan ini disebabkan oleh pengaturan jumlah penerangan yang kurang sesuai dengan standar yang berlaku Selain itu, pengaturan penerangan jalan serta banyaknya pemasangan lampu penerangan jalan yang dipasang tanpa ijin oleh masyarakat menyebabkan semakin besarnya biaya penerangan jalan umum yang dibebankan pada pemerintah daerah setempat, karena kebanyakan lampu-lampu tersebut tidak mempunyai meter unutk menghitung konsumsi dayanya. Dengan metode mengoptimalkan penerangan jalan yang memenuhi kebutuhan kelas jalan sesuai kebutuhan, maka selain dapat mengurangi beban pengeluaran pemerintah daerah dalam tagihan penerangan jalan. Dari hasil pengujian program perhitungan didapatkan program penataan lampu penerangan jalan dengan menggunakan Kwh Meter akan menghasilkan biaya energi lebih rendah dari pada tanpa menggunakan Kwh Meter
PERANCANGAN PLTS HYBRID DENGAN BIDIRECTIONAL DC-DC CONVERTER DI GEDUNG ICT UNIVERSITAS DIPONEGORO MENGGUNAKAN SOFTWARE MATLAB SIMULINK Rizal Fahmi Saefuddin; Bambang Winardi; Sudjadi Sudjadi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i2.390-398

Abstract

Penggunaan energi fosil yang terus menerus menyebabkan ketersediannya makin langka, sehingga dibutuhkan sumber energi terbarukan yang bersih dan ramah lingkungan, salah satunya energi matahari. Salah satu bagian penting dari sistem energi terbarukan adalah penyimpanan. Elememen penyimpanan yang digunakan berupa baterai. Dibutuhkan rangkaian konverter untuk mengatur arah aliran daya guna mengisi dan menggunakan energi dari baterai. Dalam Tugas Akhir ini telah dirancang Bidirectional DC-DC Converter metode kontrol Proportional-Integral. Pengujian dilakukan dengan variasi iradiasi dan variasi suhu. Hasil pengujian variasi iradiasi 0 W/m2, baterai mengalami kondisi discharging dan mengalirkan daya ke beban sebesar 1,58 kW. Pada pengujian variasi iradiasi 200 W/m2, baterai mengalami kondisi discharging dan mengalirkan daya ke beban sebesar 611 W. Sedangkan pada iradiasi 400 W/m2, 600 W/m2, 800 W/m2 dan 1000 W/m2 baterai mengalami kondisi charging karena beban sudah disuplai oleh panel sepenuhnya. Hasil pengujian ketika suhu panel surya 25℃ arus pada baterai sebesar 54,35 A, ketika suhu 35℃ arus pada baterai sebesar 51,1 A, dan ketika suhu 45℃ arus pada baterai sebesar 47,76 A. Semakin tinggi suhu pada panel surya maka semakin kecil arus yang masuk ke baterai.
PERANCANGAN SISTEM PENCAHAYAAN BUATAN PADA PLTA MERANGIN 350MW KERINCI JAMBI Muhammad Fadly Yudhistira Taufik; Bambang Winardi; Ajub Ajulian Zahra
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i3.517-527

Abstract

Pencahyaan merupakan salah satu faktor penting dalam perancangan ruang untuk menunjang kenyamanan dan keamanan pengguna. Ruang dengan sistem pencahayaan yang baik dapat mendukung aktifitas yang dilakukan didalamnya. Untuk melakukan segala aktifitas yang berada dalam suatu ruangan maka diperlukan suatu intensitas pencahayaan yang cukup memadai yaitu sesuai dengan standar pencahayaan yang telah ditentukan, maka dalam perancangan penerangan suatu ruangan harus dilakukan dengan penuh ketelitian antara lain dalam hal pemilihan lampu, perhitungan jumlah lampu yang dibutuhkan dan pengaturan kondisi lampu dalam menerangi ruangan tersebut. PLTA MERANGIN 350MW KERINCI JAMBI merupakan salah satu project yang sedang dikerjakan oleh PT. SULINDO PUTRA TIMUR. Salah satu tahap pengerjaannya adalah merancang tingkat intesitas pencahayaan buatan pada bangunan MAINTENANCE TUNNEL ADIT 1. Dalam perancangan pencahyaan buatan maka digunakan software DIALux evo 9.0 dan mengacu pada metode lumen dikarenakan perancangan pencahayaan berada di luar ruangan sehingga faktor dimensi dan refleksi sangat mempengaruhi nilai intensitas yang dihasilkan. Pada simulasi tersebut menghasilkan 1 Lampu LED BVP 200 Watt untuk Access Zone, 33 lampu LED BVP174 100 Watt dan LED BVP175 150 Watt untuk Interior Area, 3 lampu LEDBVP174 100 Watt terpasang per Turning Bay Tunnel, dan 29 lampu LED TCW060 1xTL-D18W sebagai Emergency Lamp yang terletak pada Interior Area
EVALUASI KUALITAS SISTEM PENERANGAN GEDUNG ICT UNIVERSITAS DIPONEGORO Ismi Dina Solikha; Bambang Winardi; Ajub Ajulian Zahra
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i2.354-360

Abstract

Gedung ICT Universitas Diponegoro merupakan gedung perkantoran LP2MP (Lembaga Pengembangan & Penjaminan Mutu Pendidikan) dan LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Undip. Setelah dilakukan pengamatan dan pengambilan data, diketahui bahwa sistem penerangan Gedung ICT Universitas Diponegoro belum memenuhi standar yang ditetapkan di dalam SNI 03-6575-2001. Adapun tujuan tugas akhir ini yaitu merancang sistem pencahayaan buatan Gedung ICT dan membandingkan sistem penerangan Gedung ICT sebelum dan sesudah dilakukan evaluasi sistem penerangan. Metode perhitungan yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode lumen yang dilengkapi dengan simulasi menggunakan software Dialux Evo 8.2. Sistem pencahayaan buatan Gedung ICT Universitas Diponegoro yang dirancang ulang telah memenuhi standar tingkat penerangan minimum yang direkomendasikan yaitu untuk ruang kerja sebesar 350 lux, ruang komputer yaitu 350 lux, ruang rapat yaitu 300 lux, dan gudang arsip yaitu 150 lux. Selisih daya dari sistem pencahayaan buatan desain lama dan desain ulang Gedung ICT Universitas Diponegoro adalah 4638,6 watt dengan daya total desain lama sebesar 17962 watt dan daya total desain ulang sebesar 13323,6 watt.
PERANCANGAN SISTEM INSTALASI LISTRIK PADA TEROWONGAN PEMELIHARAAN PLTA MERANGIN 350MW KERINCI, JAMBI Krisna Zain Murtafi'; Bambang Winardi; Ajub Ajulian Zahra
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i3.528-534

Abstract

Terowongan Pemeliharaan Pada PLTA Merangin 350MW Kerinci Jambi digunakan sebagai jalur untuk para teknisi dalam melakukan pemeliharaan. Dalam rangka memenuhi kebutuhan fasilitas dan kenyamanan penggunaan area, maka diperlukan energi listrik yang didistribusikan kedalam terowongan secara layak dan aman. Dalam hal ini, pemasangan instalasi listrik harus menggunakan peralatan dan perlengkapan listrik yang memenuhi standar peralatan di bidang ketenagalistrikan sehingga menjamin kenyamanan dan keamanan bagi pengguna area terowongan. Berdasarkan hal tersebut, maka pada tugas akhir ini dilakukan perancangan sebuah sistem instalasi listrik pada terowongan pemeliharaan PLTA Merangin 350MW Kerinci Jambi dengan perangkat lunak bantu ETAP 16.0.0 yang disesuaikan dengan standar PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik) 2011. Hasil perhitungan dan simulasi menunjukkan luas penampang kabel fasa yang digunakan dalam perancangan ini ialah 1,5 mm2, 4 mm2, 6 mm2, 10 mm2, 25 mm2, 70 mm2, 95 mm2, 185 mm2, 300 mm2, dan 400 mm2. Nilai jatuh tegangan terbesar terdapat pada kabel penghantar SDP D yaitu sebesar 2,592% berdasarkan perhitungan dan 2,54% berdasarkan simulasi dengan luas penampang 185 mm2.
Co-Authors Aat Ruchiat Nugraha Abdul Syakur Adevia Arva Puspa, Adevia Arva Adhi Warsito Aditya Teguh Prabowo Agung Nugroho Agung Nugroho Agung Warsito Ajub Ajulian Zahra Macrina Ajub Ajulian ZM Ajub Ajulian ZM Ajub Ajulian ZM Ajub Ajulian ZM Al Manshur, Rif'an Andang Purnomo Putro, Andang Purnomo Anhar Ashari AP Hendra Pradana Arga Mahardika Arifan Nurdani, Imam Aris Triwiyatno Arnes Yuli Vandika Arsanto, Fariz Hasbi Assyidiq, Muhammad Alfin Bayu Primastha, Bayu Bekti, Rizky Catur Cahya, Galuh Indra Cahyo Wicaksono Catur Widiatmoko D, Abraham Bayu Danang Widyanarko, Danang Demas Dwiyan Wahyanto, Demas Dwiyan Denis Denis Denis Denis Dinda Hapsari Kusumastuti, Dinda Hapsari Dito Anurogo, Dito Eko Handoyo Enda Wista Sinuraya Erlin Dolphina Erwin Adriono Faisal Oktavian Suryaadmaja, Faisal Oktavian Faiz Muqorrir Kaaffah Fajar Sihombing, Fajar Fatima Suatrat Gumelar, Yulianto Agung Guspan Hidi Susilo Hafiizh, Naufal Hamirul Hamirul Hermawan Hermawan Heru Winarno Hidayat, Fian I Ketut Suada Ikha Nurjanah, Ikha Imam Arifan Nurdani Imam Santoso IMAM SANTOSO Ismi Dina Solikha Iwan Setiawan Jaka Windarta Jayabadi, Dennis Satria Wahyu johar pradityo, johar Joko Windarto Joni Joni Judijanto, Loso Juli Setiawan, Juli Juningtyastuti Juningtyastuti Karnoto Karnoto . Krisna Zain Murtafi' Kurnanda Rizky Aditama, Kurnanda Rizky Kurniawan Fitrianto Laksono, Tegar Ubo M. Yudi Nugroho Makarim, Alam Afif Mardikawati, Budi Marlia Susanti, Marlia Masaji, Masaji Mashduuqi, Ali Meigy Restanaswari Kartika, Meigy Restanaswari Milzam Andali Lababan, Milzam Andali Mochammad Facta Mohammad Magna Mensani Muhamad, Agung Tryono Muhammad Alvin Ridho, Muhammad Alvin Muhammad Azhar Irwansyah Muhammad Fadly Yudhistira Taufik Muhammad Fayyadl Muhammad Hasnan Albab, Muhammad Hasnan Muhammad Rizal Arfianto Muhammad Rizki Kurniawan, Muhammad Rizki Muhammad Yahya Mustafa, Fandy Nizam, Zain Nugroho, Agung Oding Oding P, Nanang Bagus Pradipika, Charisma Lingga Prasetyo Kristiono Nugroho Prawira, Andre Barry Prayogo, Wisnu Purwanto, Aji Putra, Adhitya Indrajaya Ragil Adi Nugroho Reifeldi, Haikal Alfaro Ricky Salpanio Rita Rahmawati Rizal Fahmi Saefuddin Rizky Pranata Budiono, Rizky Pranata Rocha, Thiago Santoso, Imam Saputro, Jonatan Martino Windi Sigit Wisnu Habsoro Sinaga, Frans May Daniel Singgih Mustiko Aji Siwi, Yordan Raka Soelistianto, Farida Arinie Sophia Rahmi Sudjadi Sudjadi Sudjadi Suroso, Segal Mancini Susatyo Handoko Syamsiar, Syamsiar Tedjo Sukmadi Tedjo Sukmadi Tejo Sukmadi Thariq Fathony Aziz, Thariq Fathony Tri Ujianto, Tri Trias Andromeda Weraman, Pius Wicaksena, Abimanyu Guntur Wijaya, Rifqi Wijaya, Yogi Anastra Danu Windarta, Jaka Wisna Dwi Ariani Wisnu Aji Nugrahadi, Wisnu Aji Yosua Alvin Adi Soetrisno Yulianto, Agam Zwingli Hilkia Batubara