Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI PESERTA DIDIK KELAS XI IPS 4 SMA NEGERI 1 RAJA AMPAT TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Rohani.docx, Andi; Rooroh, Agnes; Sakul, Amelda; Tamboto, Henry J.
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8117

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar peserta didik kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Raja Ampat tahun ajaran 2022/2023 melalui pembelajaran model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Analisis data pada penelitian ini berpedoman pada analisis Statistik Deskriptif dengan Persentase. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis, angket, dan observasi. Motivasi peserta didik dilihat dengan menggunakan observasi dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II pada kuesioner motivasi belajar peserta didik sebesar 8,86% pada kategori tinggi dan sangat tinggi. Sedangkan peningkatan prestasi belajar ditandai dengan bertambahnya peserta didik yang nilainya mencapai kriteria ketuntasan minimal secara keseluruhan. Pada siklus I sebesar 64,5% atau sebanyak 20 peserta didik mencapai kriteria ketuntasan minimal. Pada siklus II terjadi peningkatan peserta didik yang mencapai nilai ketuntasan minimal sebesar 77,14 % atau sebanyak 24 peserta didik. Jadi dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Prestasi Belajar Ekonomi Peserta didik Kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Raja Ampat Tahun Ajaran 2022/2023. Kata Kunci : Problem Based Learning, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar peserta didik kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Raja Ampat tahun ajaran 2022/2023 melalui pembelajaran model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Analisis data pada penelitian ini berpedoman pada analisis Statistik Deskriptif dengan Persentase. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis, angket, dan observasi. Motivasi peserta didik dilihat dengan menggunakan observasi dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II pada kuesioner motivasi belajar peserta didik sebesar 8,86% pada kategori tinggi dan sangat tinggi. Sedangkan peningkatan prestasi belajar ditandai dengan bertambahnya peserta didik yang nilainya mencapai kriteria ketuntasan minimal secara keseluruhan. Pada siklus I sebesar 64,5% atau sebanyak 20 peserta didik mencapai kriteria ketuntasan minimal. Pada siklus II terjadi peningkatan peserta didik yang mencapai nilai ketuntasan minimal sebesar 77,14 % atau sebanyak 24 peserta didik. Jadi dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Prestasi Belajar Ekonomi Peserta didik Kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Raja Ampat Tahun Ajaran 2022/2023. Kata Kunci : Problem Based Learning, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING GUNA MENINGKATKAN KEPAHAMAN PELAJARAN EKONOMI MATERI ALAT PEMBAYARAN DI SMA NEGERI 1 MAWASANGKA Hasnawati, .; Rooroh, Agnes; Sakul, Amelda; Taroreh, Johny
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8126

Abstract

ABSTRAK Dari beberapa model pembelajaran yang ada, model pembelajaran yang menarik dan dapat memicu peningkatan penalaran siswa yaitu model Pembelajaran Problem Based Learning. Pembelajaran Problem Based Learning adalah suatu sistem pengajaran yang cocok dengan otak yang menghasilkan makna dengan menghubungkan muatan akademik dengan konteks dari kehidupan sehari-hari siswa. Dalam pembelajaran ini siswa harus dapat mengembangkan ketrampilan dan pemahaman konsep perekonomian untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah Pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh terhadap hasil belajar Ekonomi? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Ekonomi dengan diterapkannya metode Pembelajaran Problem Based Learning? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar Ekonomi . (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Ekonomi setelah diterapkannya Pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas X SMA Negeri 1 Mawasangka . Data yang diperoleh berupa hasil tes Formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Simpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model Problem Based Learning dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Mawasangka, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Ekonomi. Kata Kunci: Ekonomi, Problem Based Learning ABSTRACT Of the several existing learning models, the learning model that is interesting and can trigger increased student reasoning is the Problem Based Learning model. Problem Based Learning is a brain-friendly teaching system that produces meaning by connecting academic content with the context of students' daily lives. In this learning, students must be able to develop skills and understanding of economic concepts to apply them in everyday life. This research is based on the problem: (a) Does Problem Based Learning have an effect on Economics learning outcomes? (b) How high is the level of mastery of Economics subject matter with the application of the Problem Based Learning method? The aim of this research is: (a) To reveal the influence of Problem Based Learning on Economics learning outcomes. (b) Want to know how far the understanding and mastery of Economics subjects is after implementing Problem Based Learning. This research uses three rounds of action research. Each round consists of four stages, namely: design, activities and observations, reflection, and revision. The target of this research is Class X students of SMA Negeri 1 Mawasangka. The data obtained is in the form of formative test results, observation sheets of teaching and learning activities. The conclusion of this research is that the cooperative method of the Problem Based Learning model can have a positive influence on the learning motivation of Class Keywords: Economics, Problem Based Learning
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING ( PBL ) KELAS X SMA NEGERI 1 GEMEH Andolo, Hibor; Rooroh, Agnes; Sakul, Amelda; Oroh, Silvana
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8128

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini merupakan salah satu tugas pada program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Daljab di Universitas Negeri Manado. Setiap guru yang mengikuti program ini harus melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) yang digunakan untuk melakukan penelitian terhadap permasalahan dalam proses pembelajaran di sekolah. Dengan adanya perubahan proses pembelajaran pada saat ini, dimana pembelajaran dilakukan secara langsung mengakibatkan berbagai permasalahan dalam proses pelaksanaannya. Keterbatasan dalam proses pembelajaran mengakibatkan hasil belajar peserta didik menurun sehingga banyak diantara peserta didik yang mendapatkan nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ekonomi dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning yang dilaksanakan secara Blended Learning (Singkron-Asingkron). Proses penelitian dilakukan sebanyak tiga siklus yang sebelumnya melakukan tindakan pada tahap pra siklus, setiap siklusnya meliputi 4 tahap yaitu : 1) tahap perencanaan, 2) tahap pelaksanaan, 3) tahap observasi, 4) tahap refleksi. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan penelitian terlihat adanya peningkatan pada hasil belajar peserta didik, ini terlihat dari hasil yang diperoleh peserta didik dari mengerjakan lembar kerja peserta didik. Persentase tingkat keberhasilan peserta didik mencapai nilai di atas atau sesuai dengan capaian pembelajaran pada aspek pengetahuan di Siklus I adalah sebesar 75% dan pada siklus II adalah sebesar 88% dan pada siklus III 90 %, dapat dilihat peningkatan presentasi pada siklus I ke siklus II adalah sebesar 13%. Sedangkan untuk peningkatan hasil belajar pada aspek keterampilan dapat dilihat dari hasil belajar pra siklus yaitu sebesar 78% dan pada siklus II adalah 100%, terjadi peningkatan sebesar 22% untuk hasil belajar aspek keterampilan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning berdasarkan hasil penelitian ternyata dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Ekonomi Kata kunci: Penggunaan pembelajaran Problem Based learning, Hasil belajar ABSTRACK This research is one of the tasks in the Daljab Professional Teacher Education (PPG) program, Manado State University. Every teacher who takes part in this program is required to carry out Field Experience Practice (PPL) which is used to conduct research on problems in the learning process at school. With the changes in the learning process that are currently occurring, where learning is carried out directly, this has given rise to various problems in the implementation process. Limitations in the learning process result in student learning outcomes decreasing so that many students get grades below the Minimum Completeness Criteria (KKM). This research aims to determine the improvement in student learning outcomes in Economics subjects by using the Problem Based Learning learning model which is applied using Blended Learning (Synchronous-Asynchronous). The research process was carried out in three cycles, previously actions were carried out at the pre-cycle stage, each cycle included 4 stages, namely: 1) planning stage, 2) implementation stage, 3) observation stage, 4) reflection stage. The results obtained from the implementation of the research show an increase in student learning outcomes, this can be seen from the results obtained by students from working on LKS. The percentage of students' success rate in achieving a score above or in accordance with learning achievement in the knowledge aspect in Cycle I was 75%, cycle II was 88%, and cycle III was 90%. It was seen that the presentation increased from cycle I to cycle II by 13%. Meanwhile, the increase in learning outcomes in the skills aspect can be seen from the pre-cycle learning outcomes, namely 78% and in the second cycle it was 100%, there was an increase in learning outcomes in the skills aspect by 22%. Thus it can be concluded that the use of the Problem Based Learning learning model based on research results can actually improve learning outcomes in Economics subjects. Keywords: Use of Problem Based Learning, Learning Outcomes
KESULITAN BELAJAR DAN FAKTOR PENYEBABNYA PADA SISWA SMP NEGERI 2 KOTA TERNATE ., Rosita; Rooroh, Agnes; Korengkeng, Nola; Taroreh, Johny
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8177

Abstract

Abstrak Kesulitan belajar merupakan suatu kondisi siswa menghadapi hambatan- hambatan tertentu dalam menempuh proses pendidikan serta menggapai hasil belajar secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar yang dihadapi siswa serta mengetahui penyebab siswa mengalami kesulitan dalam belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, dimana kami memberikan beberapa kuesioner ataupun pertanyaan kepada siswa-siswa mengenai kesulitan belajar. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah 100 siswa di SMP Negeri 2 Kota Ternate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan-kesulitan belajar siswa merupakan kesulitan yang bersifat komunal atau kolektif dirasakan oleh sebagian siswa. Kata Kunci: Kesulitan Belajar; Siswa; Abstract Learning is a condition of students facing certain obstacles in taking the educational process and achieving maximum learning outcomes. This study aims to determine the learning difficulties faced and to find out the causes of students experiencing difficulties in learning. The method used in this research is a survey method, where we give several questionnaires or questions to students about learning difficulties. The sample in this study was 100 students at SMP Sabilal Akhyar Kwala Gumit. The results showed that students' learning difficulties were communal difficulties or felt by some students. Keyword: Difficulty learning; Student
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI KELAS XII DI SMA NEGERI 1 POSO PESISIR UTARA Betosi, Yuddy Christina; Kandori, Iwan; Rooroh, Agnes
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8185

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah model pembelajaran Problem BasedLearning (PBL)dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi.Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan atau kajian literatur.Hasil yang diperoleh berdasarkanpenelitian terdahulu yakni di dapatkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi.Hal ini dikarenakan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kemampuan belajar siswa untuk berpikir kritis memecahkan masalah dan mampu menyusun pengetahuannya sendiri dengan melewati proses pemecahan pada suatu masalah yang telah dilaksanakan.Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran ini sesuai dan relevan untuk diterapkan dalam mata pelajaran akuntansi karena pada materi tersebut membutuhkan keterampilan langsung dan pemahaman yang lebih mendalam sehingga siswa dapat lebih memahami suatu materi jika mereka harus diarahkan pada masalah nyata dan harus diselesaikan. Kata kunci:Hasil belajar,Akuntansi,Problem Based Learning. ABSTRACT The aim of this research is to analyze whether the Problem Based Learning (PBL) learning model can improve student learning outcomes in accounting subjects. This type of research is library research or literature review. The results obtained are based on previous research, namely that the Problem Based Learning learning model ( PBL) can improve student learning outcomes in accounting subjects. This is because the PBL learning model can improve students' learning abilities to think critically to solve problems and be able to compile their own knowledge by going through the process of solving a problem that has been implemented. This shows that the learning model This is appropriate and relevant to be applied in accounting subjects because this material requires direct skills and deeper understanding so that students can better understand the material if they are directed at real problems and must be solved. Keywords: Learning outcomes, Accounting, Problem Based Learning.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Ningsih, Ekawati; Rooroh, Agnes; Slat, Ferry; Taroreh, Jhony
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8673

Abstract

ABSTRAK Pendidikan IPS diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembelajarannya menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Pendidikan IPS diarahkan untuk inkuiri dan berbuat sehingga dapat membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk Meningkatkan aktivitas belajar dengan Menggunakan Model Kooperatif Teknik Bertukar Pasangan Siswa Kelas X Mata Pelajaran Ekonomi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus, dan setiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi. Penggunaan Model Kooperatif Teknik Bertukar Pasangan mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran Ekonomi Kelas X SMAIT Harapan Bunda Manado yaitu pada siklus 1 sebesar 61,77 %, pada siklus 2 mengalami peningkatan sebesar 20,89 % menjadi 82,66 %. Penggunaan Model Kooperatif Teknik Bertukar Pasangan mampu meningkatkan kinerja guru pada pembelajaran Ekonomi Kelas X SMAIT Harapan Bunda Manado yaitu pada siklus 1 nilai rata-rata kinerja guru melaksanakan pembelajaran sebesar 3,39 dengan kategori baik dan pada siklus 2 nilai rata-rata mengalami peningkatan sebesar 8.75% menjadi 3,74 dengan kategori baik sekali. Kata Kunci : Aktivitas Belajar, Model Kooperatif Teknik Bertukar ABSTRACT It is hoped that social studies education can become a vehicle for students to learn about themselves and the natural world around them, as well as prospects for further development in applying it in everyday life. The learning process emphasizes providing direct experience to develop competencies to explore and understand the natural surroundings scientifically. Social studies education is directed at inquiry and action so that it can help students gain a deeper understanding of the natural environment. The aim of this research is to increase learning activities by using a cooperative model of pair swapping techniques for Class X students in economics subjects. The method used in this research is Action Research which consists of 2 (two) cycles, and each cycle consists of: Planning, Implementation, Observation and reflection. The use of the Cooperative Model of Partner Swapping Techniques was able to increase student learning activity in Class The use of the Cooperative Model of Partner Swapping Techniques is able to improve teacher performance in Class % to 3.74 in the very good category. Keywords: Learning Activities, Cooperative Model of Exchange Techniques
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS X SMAN 1 TOLITOLI UTARA TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Tiwow, Gilly; Adriati, .; Rooroh, Agnes
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8690

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Peningkatan minat belajar peserta didik dalam mata pelajaran ekonomimelalui metode Problem Based Learning (PBL) pada kelas X SMAN 1 ToliToli Utara, Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus.Pada Siklus 1 dan siklus 2 terdiri dari tahapan penelitian dibagi menjadi empat tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi, kemudian dilanjutkan ke siklus berikutnya.. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 2023 – 25 Januari 2024, di SMAN 1 Tolitoli Utara dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas X pada mata pelajaran Ekonomi tahun pelajaran 2023 - 2024 yang berjumlah 36 orang. Pada penelitian ini guru yang bertindak sebagai penulis mencoba menerapkan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui pelajaran ekonomi kelas X pada materi Permintaan dan Penawaran Penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan terdiri dari 2 (siklus) siklus pertama terdiri dari dua observasi pembelajaran, masing- masing siklus terdiri dari 4 (empat) tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tindakan pembelajaran pada siklus I mengenai materi Permintaan dan Penawaran Tindakan pembelajaran pada siklus II mengenai materi Permintaan dan Penawara pada sub tema permintaan ,Teknik pengumpul data hasil belajar dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan Teknik tes dalam bentuk tes tertulis yang dilaksanakan pada akhir siklus 1 dan akhir siklus 2. Dan data hasil pengamatan dikumpulkan dengan teknik pengamatan (observasi). Observasi memungkinkan untuk mengetahui kesesuaian antara harapan dan kenyataan dari penelitian tindakan kelas. Observasi dilaksanakan secara komprehensif dalam kelas. Aspek-aspek dalam pengamatan meliputi: perilaku siswa waktu belajar, kegiatan diskusi siswa, partisipasi siswa dalam presentasi dan diskusi. Sehingga dapat diketahui secara jelas bagaimana aktifitas siswa selama proses pembelajaran. Validasi diperlukan agar diperoleh data yang valid. Pada penelitian ini data yang dikumpulkan adalah data hasil nilai ujian siklus I dan II dan data hasil pengamatan. Untuk mendapatkan data nilai ujian yang valid maka disusun kisi-kisi soal dan soal test. Data hasil pengamatan divalidasi melalui triangulasi sumber, yaitu data berasal dari siswa, pengamat (observer) dan peneliti sendiri. Pada siklus pertama persentase ketuntasan belajar siswa dari Prasiklus 54,75 pada siklus I meningkat menjadi 79,25 dan pada siklus II menjadi 88,25. Jumlah siswa yang tuntas belajar juga terjadi peningkatan dari prasiklus hanya ada 3 siswa pada siklus I sudah ada 25 siswa dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 36 siswa walaupun belum semua siswa tuntas belajar. Penguasaan materi dapat dikatakan meningkat karena dalam pembelajaran pertama sampai ketiga terjadi peningkatan dari siklus pertama hanya sebesar 7,5%, pada siklus kedua meningkat menjadi 62,5% . Setelah siswa diberikan tambahan dengan mengerjakan latihan-latihan dan bimbingan guru pada siklus II meningkat menjadi 62,% dan setelah pembelajaran kedua siswa diberikan tambahan tugas dirumah siswa yang mampu menguasai materi pembelajaran meningkat menjadi 87,5%. Berdasarkan kenaikan perhitungan persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan minat peserta didik terhadap mata pelajaran Ekonomi pada materi Permintaan dan Penawaran hal tersebut di buktikan dengan kenaikan dari tiap siklus.1 Kata Kunci : Minat Belajar, Model Problem Based Learning, SMAN 1 Toli-Toli Utara ABSTRACT This research aims to describe increasing students' interest in learning in economics subjects through the Problem Based Learning (PBL) method in class : (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection, then proceed to the next cycle. This research was carried out on December 8 2023 – January 25 2024, at SMAN 1 North Tolitoli with research subjects are class X students in the Economics subject for the 2023 - 2024 academic year, totaling 36 people. In this research, the teacher who acts as the author tries to apply the Problem Based Learning (PBL) learning method through class Each cycle consists of 4 (four) stages, namely planning, implementation, observation and reflection. Learning actions in cycle I regarding Demand and Supply materialLearning actions in cycle II regarding the material Requests and Offers in the sub-theme requests. Techniques for collecting data on learning outcomes in this research were collected using test techniques in the form of written tests which were carried out at the end of cycle 1 and the end of cycle 2. And data from observations were collected using techniques observation (observation). Observation makes it possible to determine the correspondence between expectations and reality from classroom action research. Observations are carried out comprehensively in class. Aspects in observation include: student behavior while studying, student discussion activities, student participation in presentations and discussions. So it can be clearly seen how students' activities are during the learning process. Validation is needed to obtain valid data. In this study, the data collected were data from test scores from cycles I and II and data from observations. To obtain valid test score data, a grid of questions and test questions is arranged. Observation data is validated through source triangulation, namely data comes from students, observers and researchers themselves. In the first cycle, the percentage of students' learning completeness from Pre-cycle was 54.75, in the first cycle it increased to 79.25 and in the second cycle it became 88.25. The number of students who completed their studies also increased from pre-cycle, there were only 3 students, in cycle I there were already 25 students and in cycle II it increased again to 36 students, although not all students had completed their studies. Mastery of the material can be said to have increased because in the first to third lessons there was an increase from the first cycle of only 7.5%, in the second cycle it increased to 62.5%. After students were given additional work by doing exercises and teacher guidance in cycle II, it increased to 62.% and after the second lesson, students were given additional assignments at home. Students who were able to master the learning material increased to 87.5%. Based on the increase in the percentage calculation, it can be concluded that learning using the Problem Based Learning (PBL) method can increase students' interest in Economics subjects in the Supply and Demand material. This is proven by the increase in each cycle.1 Keywords: Interest in Learning, Problem Based Learning Model, SMAN 1 Toli-Toli Utara
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TENTANG MATERI KEBUTUHAN MANUSIA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PESERTA DIDIK KELAS VII SMPN 3 DONDO Asdir, .; Rooroh, Agnes; Slat, Ferry; Tamboto, Henry J.
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8694

Abstract

Abstrak Penelitian ini berjudul: “Peningkatan Hasil Belajar tentang Materi kebutuhan manusia dengan Menggunakan Model Problem Based Learning ( PBL) Peserta didik Kelas VII SMPN 3 Dondo”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar kebutuhan manusia dengan Menggunakan Model Problem Based Learning ( PBL) Peserta didik Kelas VII SMPN 3 Dondo Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus, dan setiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan bahwa Model Problem Based Learning ( PBL ) dapat Meningkatkan Hasil Belajar kebutuhan manusia dengan Menggunakan Model Problem Based Learning ( PBL) Peserta didik Kelas VII SMPN 3 Dondo Selanjutnya peneliti merekomendasikan: (1) Bagi Guru yang mendapatan kesulitan yang sama dapat menerapkan Problem Based Learning ( PBL ) untuk meningkatkan Hasil Belajar. (2) Agar mendapatkan hasil yang maksimal maka dihaharapkan guru lebih membuat Pembelajaran pada model Problem Based Learning ( PBL ) yang lebih menarik dan bervariasi. Kata Kunci : Hasil Belajar, Problem Based Learning, SMPN 3 Dondo Abstract This research is entitled: "Improving Learning Outcomes regarding Human Needs Material Using the Problem Based Learning (PBL) Model for Class VII Students of SMPN 3 Dondo". The aim of this research is to improve learning outcomes for human needs by using the Problem Based Learning (PBL) model for Class VII students at SMPN 3 Dondo. The method used in this research is action research, which consists of 2 (two) cycles, and each The cycle consists of: Planning, Implementation, Observation, and reflection. Based on the results of action research, the Problem Based Learning (PBL) model can improve learning outcomes for human needs by using the Problem Based Learning (PBL) model for Class VII students at SMPN 3 Dondo Furthermore, the researcher recommends: (1) Teachers who experience the same difficulties can apply Problem Based Learning (PBL) to improve learning outcomes. (2) In order to get maximum results, teachers are expected to make learning using the Problem Based Learning (PBL) model more interesting and varied. Keywords: Learning Outcomes, Problem Based Learning, SMPN 3 Dondo
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS 1 MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK BERKIRIM SALAM DAN SOAL Pesik, Fadly; Rooroh, Agnes; Sakul, Amelda
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8698

Abstract

ABSTRAK Penyelenggaraan pendidikan pada hakekatnya memiliki tujuan utama untuk menghasilkan dan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Di samping itu pula menghasilkan lulusan dan anak didik yang bisa mengikuti perkembangan zaman. Tujuan Penelitian ini adalah untuk Meningkatkan motivasi Belajar Ekonomi Kelas XI IPS melalui Model Pembelajaran Kooperatif, yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus, dan setiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Berkirim Salam dan Soal dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Tondano pada materi ajar Ekonomi. Hal ini tergambar berdasarkan data hasil belajar siswa berdasarkan hasil ulangan harian I pada siklus I, 30 siswa (76,92%) dinyatakan tuntas dan 9 siswa (32,07%) dinyatakan tidak tuntas. 28 orang siswa dinyatakan tuntas secara individual karena telah mencapai skor 75%. Ketuntasan klasikal belum diperoleh karena dalam 1 kelas belum memperoleh skor 85%. Namun berdasarkan hasil ulangan harian siklus II, seluruh siswa dinyatakan tuntas secara individual maupun secara klasikal, karena telah mencapai skor ≥75% yang berarti siswa telah tuntas secara individu dan ≥85% yang berarti siswa telah tuntas secara klasikal Kata Kunci : Motivasi Belajar, Model Pembelajaran Kooperatif ABSTRACT The provision of education essentially has the main objective of producing and mastering science, technology and art. Apart from that, it also produces graduates and students who can keep up with the times. The aim of this research is to increase motivation for learning economics for Class and reflection. The results of the research show that the Cooperative Learning Model for Sending Greetings and Questions Techniques can increase the learning motivation of class XI IPS 1 students at SMA Negeri 1 Tondano on Economics teaching material. This is illustrated based on data on student learning outcomes based on the results of the first daily test in cycle I, 30 students (76.92%) were declared complete and 9 students (32.07%) were declared incomplete. 28 students were declared complete individually because they had achieved a score of 75%. Classical completion has not been achieved because in 1 class a score of 85% has not been achieved. However, based on the results of the daily tests in cycle II, all students were declared complete individually and classically, because they had achieved a score of ≥75%, which means students have completed individually and ≥85%, which means students have completed classically. Keywords: Learning Motivation, Cooperative Learning Model
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL KELAS IX SMP NEGERI 4 SATAP TOMPASOBARU Piring, Audy Maudy; Rooroh, Agnes; Manongko, Allen
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8708

Abstract

  ABSTRAK Hasil belajar siswa merupakan output dari proses belajar mengajar. Salah satu masalah dalam pembelajaran di sekolah adalah rendahnya hasil belajar siswa. Hal ini dapat di ketahui dari data awal nilai ulanagan harian siswa yang masih berada di bawah KKM. Adapun faktor- faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah model pembelajaran Model pembelajaran problem Based Learning (PBL) adalah merupakan model pembelajaran kooperatif yang menuntut siswa untuk berperan aktif dan berpikir kritis dalam pemecahan masalah terkait dengan materi pembelajaran. PBL adalah pembelajaran yang di peroleh melalui proses menuju pemahaman akan resolusi suatu masalah, melalui PBL siswa memperoleh pengalaman dalam menangani masalah masalah yang realistis,dan menekankan pada penggunaan komunikasi, kerjasama dan sumber sumber yang ada untuk merumuskan ide dan mengembangkan keterampilan penalaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan dan bagaimana hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial pada siswa, dengan menggunakan pembelajaran model Problem Based Learning(, dibandingkan dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilaksanakan disekolah SMP Negeri 4 Satap Tompasobaru. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penilaian Pretest dan Post test dan subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX dan ternyata hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran PBL siswa memperoleh hasil penilaian yang lebih tinggi di bandingkan dengan model pembelajaran konvensional (metode ceramah). Kata Kunci: Hasil Belajar, Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL).     ABSTRACT Student learning outcomes are the output of the teaching and learning process. One of the problems in learning at school is the low student learning outcomes. This can be seen from the initial data on students' daily test scores which are still below the KKM. The factors that influence student learning outcomes are the learning model. The problem based learning (PBL) learning model is a cooperative learning model that requires students to play an active role and think critically in solving problems related to learning material. PBL is learning that is obtained through a process towards understanding the resolution of a problem, through PBL students gain experience in dealing with realistic problems, and emphasize the use of communication, cooperation and existing resources to formulate ideas and develop reasoning skills. This research aims to find out whether there are differences and what are the results of learning in Social Sciences among students, using the Problem Based Learning model, compared to students who use conventional learning. This research was carried out at SMP Negeri 4 Satap Tompasobaru. This research is an experimental research with a pretest and post test assessment design and the subjects in this research are class IX students and it turns out that students obtained higher assessment results using the PBL learning model compared to the conventional learning model (lecture method). Keywords: Learning Outcomes, Problem Based Learning (PBL) Learning Model.  
Co-Authors . Adriati . Asdir . Hasnawati . Hasnawati Adinda D A Pontolawokang Adriati, . Allen A. CH. Manongko Amelda Sakul Amelda Sakul Andi Rohani.docx Andolo, Hibor Angeligue Sorongan Artika S. Syafiââ‚Âà Artika S. Syafi’ie Asdir, . Audy Maudy Piring Batseba Lakatoni Betosi, Yuddy Christina Bomboa, Christien A. Cherys F. Lolaen Chintya A.L Tobo Christian, William Christien A. Bomboa Consuslasia Korompis Devyano Ranti Edwin Wantah Ekawati Ningsih Elean, Julius Fadly Pesik Ferry Slat Gilly Marlya Tiwow Gilly Tiwow Glael Y. Tumundo Henry J. Tamboto Hibor Andolo Iwan Kandori Iwan Kandori James Jeffrio Manengkey James Manengkey Jeffrio Manengkey Jerry Rommy Herter Wuisang Jhony Taroreh Johny Taroreh Joubert Dame Joubert M. Dame Julius Elean Kakampu, Marni Korengkeng, Nola Lakatoni, Batseba Litriyanti Palangda Livia Rantung Marni Kakampu Mediatrix Salea Ningsih, Ekawati Nola Korengkeng Oroh, Silvana Palangda, Litriyanti Pesik, Fadly Piring, Audy Maudy Ranti, Devyano V.F. Ribet Tyaningsih Robert Richard Winerungan Rohani.docx, Andi Rosita . Rosita . Rumengan, Nathania Ester Sakul, Amelda Silvana Oroh Sjeddie Watung Sjedie Watung Slat, Ferry Sophia Pongoh Sophia Pongoh Sorongan, Angeligue Tamboto, Henry Jeheskiel Daniel Taroreh , Johny Taroreh, Jhony Taroreh, Johny Theresia Putri Talimpong Tuilan Tilaar, Tiara Tuilan, Theresia Putri Talimpong Tyaningsih, Ribet Veina Venesya Israel Watung, Sjedie Wungow, Oktavia J. A. Yuddy Christina Betosi