Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN GAYA MENGAJAR GURU TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA PADA MATA PELAJARAN KOMPUTER AKUNTANSI KELAS XI DI SMK NEGERI 2 TONDANO Tilaar, Tiara; Winerungan , Robert; Rooroh, Agnes Rooroh
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1.9695

Abstract

  ABSTRAK Pendidikan kejuruan adalah bagian dari sistem pendidikan nasional yang bertujuan mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas serta terampil sesuai dengan kebutuhan persyaratan lapangan kerja. Kemampuan kognitif siswa mempunyai peranan penting bagi keberhasilan siswa dalam belajar, karena sebagian besar aktivitasnya dalam belajar selalu berhubungan pemahaman terhadap materi yang diberikan.  Tugas guru dalam proses belajar mengajar salah satunya adalah tugas pedagogis, yaitu tugas membantu, membimbing dan memimpin siswa dalam realitas pembelajaran. Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Tondano salah satu Kompetensi Keahlian yang dibuka adalah kompetensi keahlian akuntansi. Di dalam kompetensi keahlian akuntansi salah satu mata diklatnya adalah komputer akuntansi. Ada beberapa masalah yang peneliti dapat berdasarkan observasi awal yang dilakukan di SMK N2 Tondano diantaranya adalah: Metode belajar yang dipakai guru masih monoton. Apresiasi siswa terhadap Aplikasi MYOB Accounting masih rendah, Kurangnya komunikasi dan interaksi dengan siswa. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Menurut Husna (2022) data kuantitatif adalah hasil pengukuran variabel yang dioperasionalkan dengan menggunakan instrument. Data ini diperoleh dari hasil kuesioner dan data siswa. Teknik analisis data untuk mengukur variabel-variabel dalam penelitian ini, menggunakan software SPSS, dengan cara memasukkan hasil variabel yang akan diuji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi pedagogik dan gaya mengajar guru terhadap kemampuan kognitif siswa pada mata pelajaran komputer akuntansi kelas xi di smk negeri 2 tondano. Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik, Gaya Mengajar Guru, Kemampuan Kognitif Siswa         ABSTRACT Vocational education is part of the national education system which aims to prepare workers who have quality and skilled human resources in accordance with the needs of employment requirements. Students' cognitive abilities have an important role in students' success in learning, because most of their activities in learning are always related to understanding the material provided. One of the teacher's tasks in the teaching and learning process is pedagogical tasks, namely the task of helping, guiding and leading students in the reality of learning. At Vocational High School (SMK) Negeri 2 Tondano, one of the Skills Competencies that is opened is the accounting skills competency. In the accounting skills competency, one of the training subjects is computer accounting. There are several problems that researchers can identify based on initial observations made at Vocational School N2 Tondano, including: The learning methods used by teachers are still monotonous. Student appreciation of the MYOB Accounting Application is still low, there is a lack of communication and interaction with students. The type of data used in this research is quantitative data. According to Husna (2022) quantitative data is the result of measuring variables that are operationalized using instruments. This data was obtained from the results of questionnaires and student data. The data analysis technique for measuring the variables in this research uses SPSS software, by entering the results of the variables to be tested. This research aims to determine the influence of teacher pedagogical competence and teaching style on students' cognitive abilities in class 1 accounting computer subjects at SMK Negeri 2 Tondano. Keywords: Pedagogical Competence, Teacher Teaching Style, Student Cognitive Ability
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 1 AIRMADIDI Bomboa, Christien A.; Watung, sjedie; Rooroh, Agnes; Palangda, Litriyanti
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i2.10995

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kepemimpinan dan Kemampuan Berkmunikasi terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 1 Airmadidi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan 70 sampel. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data ini adalah Teknik kuisioner (angket), observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian survey di analisis dengan metode analisis uji normalitas data dan metode analisis linier berganda. Dari uji instrument yang digunakan variabel X1 menggunakan 17 item, X2 menggunakan 14 item dan variabel Y menggunakan 20 item yang dimana semua variabel-variabel valid. Hasil uji hipotesis diperoleh: 1) ada pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 1 Airmadidi sebesar 45%; 2) ada pengaruh Kemampuan Komunikasi Guru terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 1 Airmadidi 36%; 3) dan ada pengaruh Kepemimpinan dan Kemampuan Komunikasi Guru terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 1 Airmadidi sebesar 59%. Dan sisanya 41% ditentukan oleh variabel lain yang tidak diteliti. Kata Kunci : Kepemimpinan, Komunikasi Guru, Motivasi Belajar Siswa. ABSTRACK This study aims to determine the effect of Leadership and Communication Skills on Student Learning Motivation at SMA Negeri 1 Airmadidi. The research method used is a survey method with 70 samples. The techniques used in collecting this data are questionnaire techniques, observation and documentation. The results of the survey research were analyzed using the data normality test analysis method and multiple linear analysis methods. From the instrument test used, variable X1 used 17 items, X2 used 14 items and variable Y used 20 items where all variables were valid. The results of the hypothesis test obtained: 1) there is an influence of Principal Leadership on Student Learning Motivation at SMA Negeri 1 Airmadidi by 45%; 2) there is an influence of Teacher Communication Skills on Student Learning Motivation at SMA Negeri 1 Airmadidi 36%; 3) and there is an influence of Leadership and Teacher Communication Skills on Student Learning Motivation at SMA Negeri 1 Airmadidi by 59%. And the remaining 41% is determined by other variables that are not studied. Keywords: Leadership, Teacher Communication, Student Learning Motivation.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 4 TONDANO Kakampu, Marni; Rooroh, Agnes; Oroh, Silvana
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i2.11000

Abstract

ABSTRAK Tujuan daripada Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada Mata Pelajaran IPS Di SMP Negeri 4 Tondano. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan disekolah SMP Negeri 4 Tondano implementasi kurikulum merdeka belajar pada mata pelajaran IPS didapati (1) Perencanaan pembelajaran IPS menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar adalah guru menyiapkan modul ajar sebelum melakukan pembelajaran. (2) Pelaksanaan pembelajaran IPS menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar adalah menggunakan kurikulum jalur mandiri berubah dengan menggunakan pembelajaran P5. (3) Strategi yang digunakan dalam pembelajaran IPS menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar adalah menggunakan pembelajaran berdiferensiasi. (4) Evaluasi yang digunakan dalam pembelajaraan IPS menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar adalah dengan memberikan soal jawab yang mudah dipahami oleh siswa. Kata Kunci: Implementasi Kurikulum Merdeka, mata pelajaran IPS ABSTRACT The purpose of this study was to determine how the implementation of the Independent Learning Curriculum in Social Studies subjects at SMP Negeri 4 Tondano. This study uses a qualitative research method with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that at SMP Negeri 4 Tondano, the implementation of the independent learning curriculum in social studies subjects was found (1) Social studies learning planning using the Independent Learning Curriculum is that teachers prepare teaching modules before conducting learning. (2) The implementation of social studies learning using the Independent Learning Curriculum is using a changed independent path curriculum using P5 learning. (3) The strategy used in social studies learning using the Independent Learning Curriculum is to use differentiated learning. (4) The evaluation used in social studies learning using the Independent Learning Curriculum is to provide questions and answers that are easy for students to understand. Keywords: Implementation of the Independent Curriculum, social studies subjects
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI PESERTA DIDIK KELAS XI IPS 4 SMA NEGERI 1 RAJA AMPAT TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Rohani.docx, Andi; Rooroh, Agnes; Sakul, Amelda; Tamboto, Henry J.
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8117

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar peserta didik kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Raja Ampat tahun ajaran 2022/2023 melalui pembelajaran model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Analisis data pada penelitian ini berpedoman pada analisis Statistik Deskriptif dengan Persentase. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis, angket, dan observasi. Motivasi peserta didik dilihat dengan menggunakan observasi dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II pada kuesioner motivasi belajar peserta didik sebesar 8,86% pada kategori tinggi dan sangat tinggi. Sedangkan peningkatan prestasi belajar ditandai dengan bertambahnya peserta didik yang nilainya mencapai kriteria ketuntasan minimal secara keseluruhan. Pada siklus I sebesar 64,5% atau sebanyak 20 peserta didik mencapai kriteria ketuntasan minimal. Pada siklus II terjadi peningkatan peserta didik yang mencapai nilai ketuntasan minimal sebesar 77,14 % atau sebanyak 24 peserta didik. Jadi dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Prestasi Belajar Ekonomi Peserta didik Kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Raja Ampat Tahun Ajaran 2022/2023. Kata Kunci : Problem Based Learning, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar peserta didik kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Raja Ampat tahun ajaran 2022/2023 melalui pembelajaran model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Analisis data pada penelitian ini berpedoman pada analisis Statistik Deskriptif dengan Persentase. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis, angket, dan observasi. Motivasi peserta didik dilihat dengan menggunakan observasi dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II pada kuesioner motivasi belajar peserta didik sebesar 8,86% pada kategori tinggi dan sangat tinggi. Sedangkan peningkatan prestasi belajar ditandai dengan bertambahnya peserta didik yang nilainya mencapai kriteria ketuntasan minimal secara keseluruhan. Pada siklus I sebesar 64,5% atau sebanyak 20 peserta didik mencapai kriteria ketuntasan minimal. Pada siklus II terjadi peningkatan peserta didik yang mencapai nilai ketuntasan minimal sebesar 77,14 % atau sebanyak 24 peserta didik. Jadi dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Prestasi Belajar Ekonomi Peserta didik Kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Raja Ampat Tahun Ajaran 2022/2023. Kata Kunci : Problem Based Learning, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING GUNA MENINGKATKAN KEPAHAMAN PELAJARAN EKONOMI MATERI ALAT PEMBAYARAN DI SMA NEGERI 1 MAWASANGKA Hasnawati, .; Rooroh, Agnes; Sakul, Amelda; Taroreh, Johny
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8126

Abstract

ABSTRAK Dari beberapa model pembelajaran yang ada, model pembelajaran yang menarik dan dapat memicu peningkatan penalaran siswa yaitu model Pembelajaran Problem Based Learning. Pembelajaran Problem Based Learning adalah suatu sistem pengajaran yang cocok dengan otak yang menghasilkan makna dengan menghubungkan muatan akademik dengan konteks dari kehidupan sehari-hari siswa. Dalam pembelajaran ini siswa harus dapat mengembangkan ketrampilan dan pemahaman konsep perekonomian untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah Pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh terhadap hasil belajar Ekonomi? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Ekonomi dengan diterapkannya metode Pembelajaran Problem Based Learning? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar Ekonomi . (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Ekonomi setelah diterapkannya Pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas X SMA Negeri 1 Mawasangka . Data yang diperoleh berupa hasil tes Formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Simpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model Problem Based Learning dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Mawasangka, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Ekonomi. Kata Kunci: Ekonomi, Problem Based Learning ABSTRACT Of the several existing learning models, the learning model that is interesting and can trigger increased student reasoning is the Problem Based Learning model. Problem Based Learning is a brain-friendly teaching system that produces meaning by connecting academic content with the context of students' daily lives. In this learning, students must be able to develop skills and understanding of economic concepts to apply them in everyday life. This research is based on the problem: (a) Does Problem Based Learning have an effect on Economics learning outcomes? (b) How high is the level of mastery of Economics subject matter with the application of the Problem Based Learning method? The aim of this research is: (a) To reveal the influence of Problem Based Learning on Economics learning outcomes. (b) Want to know how far the understanding and mastery of Economics subjects is after implementing Problem Based Learning. This research uses three rounds of action research. Each round consists of four stages, namely: design, activities and observations, reflection, and revision. The target of this research is Class X students of SMA Negeri 1 Mawasangka. The data obtained is in the form of formative test results, observation sheets of teaching and learning activities. The conclusion of this research is that the cooperative method of the Problem Based Learning model can have a positive influence on the learning motivation of Class Keywords: Economics, Problem Based Learning
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING ( PBL ) KELAS X SMA NEGERI 1 GEMEH Andolo, Hibor; Rooroh, Agnes; Sakul, Amelda; Oroh, Silvana
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8128

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini merupakan salah satu tugas pada program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Daljab di Universitas Negeri Manado. Setiap guru yang mengikuti program ini harus melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) yang digunakan untuk melakukan penelitian terhadap permasalahan dalam proses pembelajaran di sekolah. Dengan adanya perubahan proses pembelajaran pada saat ini, dimana pembelajaran dilakukan secara langsung mengakibatkan berbagai permasalahan dalam proses pelaksanaannya. Keterbatasan dalam proses pembelajaran mengakibatkan hasil belajar peserta didik menurun sehingga banyak diantara peserta didik yang mendapatkan nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ekonomi dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning yang dilaksanakan secara Blended Learning (Singkron-Asingkron). Proses penelitian dilakukan sebanyak tiga siklus yang sebelumnya melakukan tindakan pada tahap pra siklus, setiap siklusnya meliputi 4 tahap yaitu : 1) tahap perencanaan, 2) tahap pelaksanaan, 3) tahap observasi, 4) tahap refleksi. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan penelitian terlihat adanya peningkatan pada hasil belajar peserta didik, ini terlihat dari hasil yang diperoleh peserta didik dari mengerjakan lembar kerja peserta didik. Persentase tingkat keberhasilan peserta didik mencapai nilai di atas atau sesuai dengan capaian pembelajaran pada aspek pengetahuan di Siklus I adalah sebesar 75% dan pada siklus II adalah sebesar 88% dan pada siklus III 90 %, dapat dilihat peningkatan presentasi pada siklus I ke siklus II adalah sebesar 13%. Sedangkan untuk peningkatan hasil belajar pada aspek keterampilan dapat dilihat dari hasil belajar pra siklus yaitu sebesar 78% dan pada siklus II adalah 100%, terjadi peningkatan sebesar 22% untuk hasil belajar aspek keterampilan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning berdasarkan hasil penelitian ternyata dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Ekonomi Kata kunci: Penggunaan pembelajaran Problem Based learning, Hasil belajar ABSTRACK This research is one of the tasks in the Daljab Professional Teacher Education (PPG) program, Manado State University. Every teacher who takes part in this program is required to carry out Field Experience Practice (PPL) which is used to conduct research on problems in the learning process at school. With the changes in the learning process that are currently occurring, where learning is carried out directly, this has given rise to various problems in the implementation process. Limitations in the learning process result in student learning outcomes decreasing so that many students get grades below the Minimum Completeness Criteria (KKM). This research aims to determine the improvement in student learning outcomes in Economics subjects by using the Problem Based Learning learning model which is applied using Blended Learning (Synchronous-Asynchronous). The research process was carried out in three cycles, previously actions were carried out at the pre-cycle stage, each cycle included 4 stages, namely: 1) planning stage, 2) implementation stage, 3) observation stage, 4) reflection stage. The results obtained from the implementation of the research show an increase in student learning outcomes, this can be seen from the results obtained by students from working on LKS. The percentage of students' success rate in achieving a score above or in accordance with learning achievement in the knowledge aspect in Cycle I was 75%, cycle II was 88%, and cycle III was 90%. It was seen that the presentation increased from cycle I to cycle II by 13%. Meanwhile, the increase in learning outcomes in the skills aspect can be seen from the pre-cycle learning outcomes, namely 78% and in the second cycle it was 100%, there was an increase in learning outcomes in the skills aspect by 22%. Thus it can be concluded that the use of the Problem Based Learning learning model based on research results can actually improve learning outcomes in Economics subjects. Keywords: Use of Problem Based Learning, Learning Outcomes
KESULITAN BELAJAR DAN FAKTOR PENYEBABNYA PADA SISWA SMP NEGERI 2 KOTA TERNATE ., Rosita; Rooroh, Agnes; Korengkeng, Nola; Taroreh, Johny
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8177

Abstract

Abstrak Kesulitan belajar merupakan suatu kondisi siswa menghadapi hambatan- hambatan tertentu dalam menempuh proses pendidikan serta menggapai hasil belajar secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar yang dihadapi siswa serta mengetahui penyebab siswa mengalami kesulitan dalam belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, dimana kami memberikan beberapa kuesioner ataupun pertanyaan kepada siswa-siswa mengenai kesulitan belajar. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah 100 siswa di SMP Negeri 2 Kota Ternate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan-kesulitan belajar siswa merupakan kesulitan yang bersifat komunal atau kolektif dirasakan oleh sebagian siswa. Kata Kunci: Kesulitan Belajar; Siswa; Abstract Learning is a condition of students facing certain obstacles in taking the educational process and achieving maximum learning outcomes. This study aims to determine the learning difficulties faced and to find out the causes of students experiencing difficulties in learning. The method used in this research is a survey method, where we give several questionnaires or questions to students about learning difficulties. The sample in this study was 100 students at SMP Sabilal Akhyar Kwala Gumit. The results showed that students' learning difficulties were communal difficulties or felt by some students. Keyword: Difficulty learning; Student
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI KELAS XII DI SMA NEGERI 1 POSO PESISIR UTARA Betosi, Yuddy Christina; Kandori, Iwan; Rooroh, Agnes
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8185

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah model pembelajaran Problem BasedLearning (PBL)dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi.Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan atau kajian literatur.Hasil yang diperoleh berdasarkanpenelitian terdahulu yakni di dapatkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi.Hal ini dikarenakan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kemampuan belajar siswa untuk berpikir kritis memecahkan masalah dan mampu menyusun pengetahuannya sendiri dengan melewati proses pemecahan pada suatu masalah yang telah dilaksanakan.Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran ini sesuai dan relevan untuk diterapkan dalam mata pelajaran akuntansi karena pada materi tersebut membutuhkan keterampilan langsung dan pemahaman yang lebih mendalam sehingga siswa dapat lebih memahami suatu materi jika mereka harus diarahkan pada masalah nyata dan harus diselesaikan. Kata kunci:Hasil belajar,Akuntansi,Problem Based Learning. ABSTRACT The aim of this research is to analyze whether the Problem Based Learning (PBL) learning model can improve student learning outcomes in accounting subjects. This type of research is library research or literature review. The results obtained are based on previous research, namely that the Problem Based Learning learning model ( PBL) can improve student learning outcomes in accounting subjects. This is because the PBL learning model can improve students' learning abilities to think critically to solve problems and be able to compile their own knowledge by going through the process of solving a problem that has been implemented. This shows that the learning model This is appropriate and relevant to be applied in accounting subjects because this material requires direct skills and deeper understanding so that students can better understand the material if they are directed at real problems and must be solved. Keywords: Learning outcomes, Accounting, Problem Based Learning.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Ningsih, Ekawati; Rooroh, Agnes; Slat, Ferry; Taroreh, Jhony
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8673

Abstract

ABSTRAK Pendidikan IPS diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembelajarannya menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Pendidikan IPS diarahkan untuk inkuiri dan berbuat sehingga dapat membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk Meningkatkan aktivitas belajar dengan Menggunakan Model Kooperatif Teknik Bertukar Pasangan Siswa Kelas X Mata Pelajaran Ekonomi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus, dan setiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi. Penggunaan Model Kooperatif Teknik Bertukar Pasangan mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran Ekonomi Kelas X SMAIT Harapan Bunda Manado yaitu pada siklus 1 sebesar 61,77 %, pada siklus 2 mengalami peningkatan sebesar 20,89 % menjadi 82,66 %. Penggunaan Model Kooperatif Teknik Bertukar Pasangan mampu meningkatkan kinerja guru pada pembelajaran Ekonomi Kelas X SMAIT Harapan Bunda Manado yaitu pada siklus 1 nilai rata-rata kinerja guru melaksanakan pembelajaran sebesar 3,39 dengan kategori baik dan pada siklus 2 nilai rata-rata mengalami peningkatan sebesar 8.75% menjadi 3,74 dengan kategori baik sekali. Kata Kunci : Aktivitas Belajar, Model Kooperatif Teknik Bertukar ABSTRACT It is hoped that social studies education can become a vehicle for students to learn about themselves and the natural world around them, as well as prospects for further development in applying it in everyday life. The learning process emphasizes providing direct experience to develop competencies to explore and understand the natural surroundings scientifically. Social studies education is directed at inquiry and action so that it can help students gain a deeper understanding of the natural environment. The aim of this research is to increase learning activities by using a cooperative model of pair swapping techniques for Class X students in economics subjects. The method used in this research is Action Research which consists of 2 (two) cycles, and each cycle consists of: Planning, Implementation, Observation and reflection. The use of the Cooperative Model of Partner Swapping Techniques was able to increase student learning activity in Class The use of the Cooperative Model of Partner Swapping Techniques is able to improve teacher performance in Class % to 3.74 in the very good category. Keywords: Learning Activities, Cooperative Model of Exchange Techniques
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS X SMAN 1 TOLITOLI UTARA TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Tiwow, Gilly; Adriati, .; Rooroh, Agnes
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8690

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Peningkatan minat belajar peserta didik dalam mata pelajaran ekonomimelalui metode Problem Based Learning (PBL) pada kelas X SMAN 1 ToliToli Utara, Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus.Pada Siklus 1 dan siklus 2 terdiri dari tahapan penelitian dibagi menjadi empat tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi, kemudian dilanjutkan ke siklus berikutnya.. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 2023 – 25 Januari 2024, di SMAN 1 Tolitoli Utara dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas X pada mata pelajaran Ekonomi tahun pelajaran 2023 - 2024 yang berjumlah 36 orang. Pada penelitian ini guru yang bertindak sebagai penulis mencoba menerapkan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui pelajaran ekonomi kelas X pada materi Permintaan dan Penawaran Penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan terdiri dari 2 (siklus) siklus pertama terdiri dari dua observasi pembelajaran, masing- masing siklus terdiri dari 4 (empat) tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tindakan pembelajaran pada siklus I mengenai materi Permintaan dan Penawaran Tindakan pembelajaran pada siklus II mengenai materi Permintaan dan Penawara pada sub tema permintaan ,Teknik pengumpul data hasil belajar dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan Teknik tes dalam bentuk tes tertulis yang dilaksanakan pada akhir siklus 1 dan akhir siklus 2. Dan data hasil pengamatan dikumpulkan dengan teknik pengamatan (observasi). Observasi memungkinkan untuk mengetahui kesesuaian antara harapan dan kenyataan dari penelitian tindakan kelas. Observasi dilaksanakan secara komprehensif dalam kelas. Aspek-aspek dalam pengamatan meliputi: perilaku siswa waktu belajar, kegiatan diskusi siswa, partisipasi siswa dalam presentasi dan diskusi. Sehingga dapat diketahui secara jelas bagaimana aktifitas siswa selama proses pembelajaran. Validasi diperlukan agar diperoleh data yang valid. Pada penelitian ini data yang dikumpulkan adalah data hasil nilai ujian siklus I dan II dan data hasil pengamatan. Untuk mendapatkan data nilai ujian yang valid maka disusun kisi-kisi soal dan soal test. Data hasil pengamatan divalidasi melalui triangulasi sumber, yaitu data berasal dari siswa, pengamat (observer) dan peneliti sendiri. Pada siklus pertama persentase ketuntasan belajar siswa dari Prasiklus 54,75 pada siklus I meningkat menjadi 79,25 dan pada siklus II menjadi 88,25. Jumlah siswa yang tuntas belajar juga terjadi peningkatan dari prasiklus hanya ada 3 siswa pada siklus I sudah ada 25 siswa dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 36 siswa walaupun belum semua siswa tuntas belajar. Penguasaan materi dapat dikatakan meningkat karena dalam pembelajaran pertama sampai ketiga terjadi peningkatan dari siklus pertama hanya sebesar 7,5%, pada siklus kedua meningkat menjadi 62,5% . Setelah siswa diberikan tambahan dengan mengerjakan latihan-latihan dan bimbingan guru pada siklus II meningkat menjadi 62,% dan setelah pembelajaran kedua siswa diberikan tambahan tugas dirumah siswa yang mampu menguasai materi pembelajaran meningkat menjadi 87,5%. Berdasarkan kenaikan perhitungan persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan minat peserta didik terhadap mata pelajaran Ekonomi pada materi Permintaan dan Penawaran hal tersebut di buktikan dengan kenaikan dari tiap siklus.1 Kata Kunci : Minat Belajar, Model Problem Based Learning, SMAN 1 Toli-Toli Utara ABSTRACT This research aims to describe increasing students' interest in learning in economics subjects through the Problem Based Learning (PBL) method in class : (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection, then proceed to the next cycle. This research was carried out on December 8 2023 – January 25 2024, at SMAN 1 North Tolitoli with research subjects are class X students in the Economics subject for the 2023 - 2024 academic year, totaling 36 people. In this research, the teacher who acts as the author tries to apply the Problem Based Learning (PBL) learning method through class Each cycle consists of 4 (four) stages, namely planning, implementation, observation and reflection. Learning actions in cycle I regarding Demand and Supply materialLearning actions in cycle II regarding the material Requests and Offers in the sub-theme requests. Techniques for collecting data on learning outcomes in this research were collected using test techniques in the form of written tests which were carried out at the end of cycle 1 and the end of cycle 2. And data from observations were collected using techniques observation (observation). Observation makes it possible to determine the correspondence between expectations and reality from classroom action research. Observations are carried out comprehensively in class. Aspects in observation include: student behavior while studying, student discussion activities, student participation in presentations and discussions. So it can be clearly seen how students' activities are during the learning process. Validation is needed to obtain valid data. In this study, the data collected were data from test scores from cycles I and II and data from observations. To obtain valid test score data, a grid of questions and test questions is arranged. Observation data is validated through source triangulation, namely data comes from students, observers and researchers themselves. In the first cycle, the percentage of students' learning completeness from Pre-cycle was 54.75, in the first cycle it increased to 79.25 and in the second cycle it became 88.25. The number of students who completed their studies also increased from pre-cycle, there were only 3 students, in cycle I there were already 25 students and in cycle II it increased again to 36 students, although not all students had completed their studies. Mastery of the material can be said to have increased because in the first to third lessons there was an increase from the first cycle of only 7.5%, in the second cycle it increased to 62.5%. After students were given additional work by doing exercises and teacher guidance in cycle II, it increased to 62.% and after the second lesson, students were given additional assignments at home. Students who were able to master the learning material increased to 87.5%. Based on the increase in the percentage calculation, it can be concluded that learning using the Problem Based Learning (PBL) method can increase students' interest in Economics subjects in the Supply and Demand material. This is proven by the increase in each cycle.1 Keywords: Interest in Learning, Problem Based Learning Model, SMAN 1 Toli-Toli Utara
Co-Authors . Adriati . Asdir . Hasnawati . Hasnawati Adinda D A Pontolawokang Adriati, . Allen A. CH. Manongko Amelda Sakul Amelda Sakul Andi Rohani.docx Andolo, Hibor Angeligue Sorongan Artika S. Syafiââ‚Âà Artika S. Syafi’ie Asdir, . Audy Maudy Piring Batseba Lakatoni Betosi, Yuddy Christina Bomboa, Christien A. Cherys F. Lolaen Chintya A.L Tobo Christian, William Christien A. Bomboa Consuslasia Korompis Devyano Ranti Edwin Wantah Ekawati Ningsih Elean, Julius Fadly Pesik Ferry Slat Gilly Marlya Tiwow Gilly Tiwow Glael Y. Tumundo Henry J. Tamboto Hibor Andolo Iwan Kandori Iwan Kandori James Jeffrio Manengkey James Manengkey Jeffrio Manengkey Jerry Rommy Herter Wuisang Jerry Rommy Herter Wuisang Jhony Taroreh Johny Taroreh Joubert Dame Joubert M. Dame Julius Elean Kakampu, Marni Korengkeng, Nola Lakatoni, Batseba Litriyanti Palangda Livia Rantung Marni Kakampu Mediatrix Salea Ningsih, Ekawati Nola Korengkeng Oroh, Silvana Palangda, Litriyanti Pesik, Fadly Piring, Audy Maudy Ranti, Devyano V.F. Ribet Tyaningsih Robert Richard Winerungan Rohani.docx, Andi Rosita . Rosita . Rumengan, Nathania Ester Sakul, Amelda Silvana Oroh Sjeddie Watung Sjedie Watung Slat, Ferry Sophia Pongoh Sophia Pongoh Sorongan, Angeligue Tamboto, Henry Jeheskiel Daniel Taroreh , Johny Taroreh, Jhony Taroreh, Johny Theresia Putri Talimpong Tuilan Tilaar, Tiara Tuilan, Theresia Putri Talimpong Tyaningsih, Ribet Veina Venesya Israel Watung, Sjedie William Christian Wungow, Oktavia J. A. Yuddy Christina Betosi