Claim Missing Document
Check
Articles

Efektifitas Pemberian Edukasi Kesehatan tentang Pembatasan Cairan terhadap Pengetahuan Pasien Congestive Heart Failure (CHF) Yuliza, Yuliza; Munawarah, Masrina; Woferst, Rismadefi
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i10.19211

Abstract

ABSTRACT One of the causes of complications and rehospitalization of CHF patients is fluid overload (hypervolemia). These complications and rehospitalizations demonstrate the patient's lack of knowledge and understanding regarding fluid restriction management. Nurses' efforts to increase CHF patients' knowledge and compliance with fluid restrictions are through health education using audio-visual media, which is a set of tools that can project moving and sound images. This research uses a quasi-experimental design with a one group pre test and post test design. The research sample was 34 respondents taken based on inclusion criteria using purposive sampling technique. This study used a knowledge questionnaire to assess the level of knowledge before and after health education. The analysis used is bivariate analysis using the Wilcoxon test.  Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimental dengan desain penelitian one group pre test and post test design. Sampel penelitian adalah 34 responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan untuk menilai tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi kesehatan. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariate menggunakan uji Wilcoxon. The level of knowledge of CHF patients before providing health education was sufficient (61.8%) and after providing health education was good (70.6%). The Wilcoxon test results obtained a p value = 0.002. Terdapat efektifitas pemberian edukasi kesehatan tentang pembatasan cairan terhadap pengetahuan pasien CHF di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Provinsi Riau. there is effectiveness in providing health education about fluid restrictions on the knowledge of CHF patients at the Arifin Achmad Regional General Hospital, Riau Province.  Keywords : Congestive Heart Failure (CHF), Fluid Restriction, Health Education, Knowledge.  ABSTRAK Salah satu penyebab komplikasi dan rehospitalisasi pasien CHF adalah kelebihan cairan (hipervolemia). Komplikasi dan rehospitalisasi ini menunjukkan kurangnya pengetahuan dan pemahaman pasien terkait manajemen pembatasan cairan. Upaya perawat untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pasien CHF dalam pembatasan cairan adalah melalui edukasi kesehatan dengan media audio visual yang merupakan seperangkat alat yang dapat memproyeksikan gambar gerak dan bersuara. Tujuan penelitian ini untuk melihat efektivitas pemberian edukasi mengenai pembatasan cairan terhadap pengetahuan pasien CHF. Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimental dengan desain penelitian one group pre test and post test design. Sampel penelitian adalah 34 responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan untuk menilai tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi kesehatan. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariate menggunakan uji Wilcoxon. Tingkat pengetahuan pasien CHF sebelum dilakukan pemberian edukasi kesehatan adalah cukup (61,8%) dan sesudah dilakukan pemberian edukasi kesehatan adalah baik (70,6%). Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai pvalue = 0,002. Terdapat efektifitas pemberian edukasi kesehatan tentang pembatasan cairan terhadap pengetahuan pasien CHF di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Provinsi Riau.  Kata Kunci: Congestive Heart Failure (CHF), Pembatasan Cairan, Edukasi Kesehatan, Pengetahuan
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI Nurul Asikin; Agrina, Agrina; Rismadefi Woferst
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v3i1.1010

Abstract

Pendahuluan: Bagi seorang ibu menyusui merupakan salah satu kewajiban yang harus dijalankan karena kelancaran produksi ASI sangat penting untuk bayi dan semakin sering ibu menyusui akan memengaruhi produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan produksi ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel adalah 89 responden ibu menyusui yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik purpose sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Ibu menyusui yang pola makannya adekuat dengan produksi ASI tidak cukup sebanyak 8 orang (100%) dan sebanyak 0 orang (0%) ibu menyusui produksi ASI cukup. Responden yang pola makannya tidak adekuat dengan produksi ASI cukup sebanyak 74 orang (91,4%) dan sebanyak 7 orang (8,6%) responden produksi ASI nya cukup. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pola makan dengan produksi ASI pada ibu menyusui dengan p value ≥  (0,05) dengan p value = 0,859. Kesimpulan: tidak ada hubungan antara pola makan dengan produksi ASI pada ibu menyusui.    
HUBUNGAN PERILAKU MAKAN TERHADAP IMT (INDEKS MASSA TUBUH) PADA REMAJA Azhima Rahmatika Sasmi; Riri Novayelinda; Rismadefi Woferst
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v3i1.1011

Abstract

Periode terjadinya puncak masa pertumbuhan terjadi pada masa remaja. Puncak pada masa pertumbuhan ini akan mempengaruhi perubahan pada komposisi tubuh, aktivitas fisik, pertumbuhan yang pesat pada berat badan dan juga massa tulang. Karena hal ini, remaja sangat rentan untuk mengalami permasalahan pada gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku makan terhadap berat badan berlebih pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 160 orang dengan teknik pengambilan kluster random sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner perilaku makan yang diadaptasi dari kuesioner Hidayati (2009). Hasil perhitungan uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan bermakna antara perilaku makan terhadap berat badan berlebih pada remaja p-value=0,003 (p<0.05). Didapatkan juga 52,5% (84 responden) mengalami perilaku makan yang buruk, sedangkan untuk hasil dari perhitungan IMT didapatkan 40% (64 responden) mengalami berat badan berlebih. Kesimpulan penelitian didapatkan bahwa mayoritas remaja mengalami perilaku makan yang buruk, serta ada hubungan antara perilaku makan terhadap IMT pada remaja.
STRATEGI KELUARGA DALAM PEMBERIAN OBAT ANTIPSIKOTIK PADA ANGGOTA KELUARGA DENGAN GANGGUAN JIWA Indryani Jovanka; Sri Wahyuni; Rismadefi Woferst
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v3i1.1111

Abstract

Kekambuhan pada penderita gangguan jiwa sering ditemukan karena putus obat. Keluarga merupakan pendukung utama dalam pemberian obat dirumah. Tujuan: Untuk mengetahui strategi keluarga dalam pemberian obat antipsikotik pada anggota keluarga dengan gangguan jiwa (ODGJ). Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif berbentuk survei. Sampel sebanyak 100 orang merupakan perwakilan dari keluarga penderita gangguan jiwa dengan teknik accidental sampling. Kriteria inklusi yang diambil yaitu keluarga yang sedang menemani ODGJ kontrol ke RSJ yang sulit untuk makan obat. Kuesioner yang digunakan peneliti berdasarkan studi literatur. Distribusi frekuensi dilakukan untuk analisis dan penyajian data. Hasil: Hasil survei didapatkan strategi yang paling banyak pernah dilakukan adalah melibatkan penderita dalam keputusan mendapatkan obat (100%), paling sering berhasil dilakukan keluarga adalah memberikan pemahaman kepada penderita tentang pentingnya obat dan mengingatkan penderita ketika jadwal minum obat (93%), paling sering tidak berhasil dilakukan adalah melibatkan penderita dalam keputusan mendapatkan obat (16%) dan paling banyak tidak pernah dilakukan adalah mengganti obat minum menjadi obat injeksi (65%). Kesimpulan: Mengingatkan penderita ketika jadwal minum obat merupakan suatu tanggung jawab keluarga dalam meminimalisir angka kekambuhan.
Gambaran Perilaku Penggunaan Suplemen Herbal dan Non Herbal selama Pandemi Covid-19 Dwiyanti, Septika; Dewi, Wan Nishfa; Woferst, Rismadefi
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v6i2.26410

Abstract

During the Covid-19 pandemic in Indonesia, the use of herbal and non-herbal supplements in preventive and curative efforts increased significantly. Using supplements prevents Covid-19 from complementing vitamin deficiencies in certain conditions. This study aims to identify the behavior of herbal and non-herbal supplements during the Covid-19 pandemic.  This study is retrospective. The number of samples used in this study was 99 respondents were selected using the quota sampling technique. Data was collected using a questionnaire to identify behavioral variables, and validity and reliability tests of this questionnaire were carried out. Data were analyzed using descriptive analysis.  The results of this study indicate that the majority of respondents' age is in the range of 17-25 years (54.4%), most of the respondents were female 64 people (64.6%), the behavior of using herbal and non-herbal supplements seen from the indicator of being aware of side effects is 74.7%, from the indicator the way to store supplements is 58.6%, from the indicator the way to dispose of expired supplements is 48.5% and from indicator types of herbal supplements 71.7%. The results of this study provide implications for the community to apply appropriate behavior in using health supplements. 
Persepsi Mahasiswa Melakukan Bimbingan Skripsi Secara Online Ilwana, Ilwana; Karim, Darwin; Woferst, Rismadefi
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol3.Iss1.955

Abstract

Bimbingan online merupakan bimbingan yang dilakukan dengan tidak adanya pertemuan langsung antara dosen pembimbing dengan mahasiswa bimbingannya, dengan adanya bimbingan skripsi secara online, mahasiswa dapat memperoleh bimbingan skripsi dimanapun dan kapanpun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa dalam melakukan bimbingan skripsi secara online. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah responden 64 orang. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang dibagikan melalui google form. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan yaitu 52 responden (81,3%), program kelas respon adalah angkatan 2017 yaitu angkatan 2017-1 dengan jumlah 32 responden (50,0%), dan 2017-2 dengan jumlah responden 32 (50,0%). Secara umum, hasil persepsi mahasiswa terhadap bimbingan skripsi secara online yaitu positif (84,4%). Hasil persepsi terhadap subvariabel peran dosen yaitu positif (71,9%), dan pada ketercapaian standar dan tujuan bimbingan juga mendapatkan kategori positif (59,3%), sedangkan pada penggunaan media yaitu positif (82,8%), dan pada proses pelaksanaan juga mendapatkan kategori positif yaitu (76,6%). Hasil penelitian ini menunjukkan persepsi mayoritas mahasiswa terhadap pelaksanaan bimbingan skripsi secara online adalah positif yaitu 55 responden (84,4%). Peneliti merekomendasikan agar penelitian berikutnya menggunakan variabel yang lebih spesifik dengan kondisi yang terbaru.
Hubungan Self Efficacy dan Self Care terhadap Kualitas Hidup pada Pasien Pasca Stroke Suduri, Nurmisbah; Roni, Yunisman; Woferst, Rismadefi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19325

Abstract

Background: Stroke can affect a person's physical and psychological condition, emphasizing the importance of self-efficacy and self-care in an effort to improve their quality of life. The purpose of this study was to determine the relationship of self efficacy and self care to quality of life in post-stroke patients in the neurology clinic. Methods: This study is a quantitative study using descriptive and correlative research design with cross sectional approach. The sample in this study was 103 people using non-probability sampling techniques. Data collection using questionnaires and analysis used is spearman rho and kruskal wallis test. Results: The majority of respondents had a moderate level of self efficacy, namely 75 people (72.8%), self care in the independent category as many as 40 people (38.8%), and poor quality of life as many as 54 people (52.4%). %). The results of the Spearman Rho test showed that there was a relationship between self efficacy and the quality of life of post-stroke patients with a p value of 0.000 (p < 0.005), and there was also a relationship between self care and the quality of life of post-stroke patients with a p value of 0.000 (p < 0.005). The results of the Kruskal-Wallis test obtained a p value of 0.000 (p < 0.005) which means that there is a relationship between self efficacy and self care on the quality of life in post-stroke patients. Conclusion: there is a relationship between self efficacy and self care on the quality of life in post-stroke patients. Suggestions: health workers, especially nurses, are expected to not only provide physical care to post-stroke patients, but also pay attention to their psychological conditions through health education that emphasizes the importance of self efficacy and good self care practices to improve their quality of life.
Peningkatan Kemampuan Masyarakat dalam Mengenal dan Memberikan Pertolongan Awal Pada Korban Tersedak Karim, Darwin; Dewi, Wan Nishfa; Bayhakki, Bayhakki; Erwin, Erwin; Huda, Nurul; Woferst, Rismadefi; Azzahra, Adila; Anjely, Selly; Hunafa, Zahra; Aswan, Muhammad Farhan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.13088

Abstract

ABSTRAK Kejadian tersedak termasuk dalam kegawatdaruratan yang harus mendapatkan penanganan segera dan apabila terjadi obstruksi atau sumbatan jalan napas maka dapat menyebabkan napas pendek (hipoventilasi), kekurangan oksigen (hipoksemia), peningkatan kerja pernapasan dan gangguan pertukaran gas berubah di paru-paru. Kondisi tersedak dapat dialami oleh siapapun, bisa pada dewasa maupun anak-anak. Oleh karena kasus tersedak dapat terjadi pada siapa saja maka kemampuan untuk memberikan bantuan dan pertolongan pada korban tersedak sebaiknya juga dipahami dan dikuasai oleh masyarakat termasuk keluarga. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman masyarakat untuk mengenal, mengidentifikasi dan mencegah serta dapat memberi pertolongan pertama pada korban tersedak. Kegiatan pengabdian dilakukan pada 28 orang peserta dengan metode penyuluhan kesehatan dan praktik keterampilan pertolongan bagi korban tersedak. Peserta mampu mengenal dan memahami tanda gejala tersedak serta dapat memperagakan prosedur pertolongan pertama pada korban tersedak dengan baik. Kegiatan pengabdian ini secara umum berhasil dengan baik. Tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi telah dilakukan. Tim pengabdian telah melaksanakan kegiatan dengan metode ceramah, tanya jawab/diskusi, pre dan post test kuesioner, menggunakan alat bantu peraga dan orang untuk mendemonstrasikan prosedur pertolongan bagi korban tersedak. Kata Kunci: Tersedak, Pertolongan Pertama, Penyuluhan Kesehatan, Kegawatdaruratan  ABSTRACT Choking incidents are included in emergencies that must receive immediate treatment and if airway obstruction or obstruction occurs, it can cause shortness of breath (hypoventilation), lack of oxygen (hypoxemia), increased work of breathing and impaired gas exchange changes in the lungs. Choking conditions can be experienced by anyone, both adults and children. Because choking cases can happen to anyone, the ability to provide aid and assistance to choking victims should also be understood and mastered by the community, including the family. This activity aims to provide knowledge and understanding to the public to recognize, identify and prevent and provide first aid to choking victims. This activity was carried out on 28 participants using health education methods and practice of rescue skills for choking victims. Participants were able to recognize and understand the signs of choking and were able to demonstrate first aid procedures for choking victims well. This service activity was generally successful. The preparation, implementation and evaluation stages have been carried out. The service team has carried out activities using lecture methods, question and answer/discussion, pre and post test questionnaires, using props and people to demonstrate aid procedures for choking victims. Keywords: Choking, First Aid, Health Education, Emergencies
Co-Authors ', Arneli wati Abd. Rasyid Syamsuri Adelina Hazhiyah Saraya Agrina - - Agrina Agrina Agrina, Agrina Amir, Yufitriana Angraini, Silfi Anisa Wulandari Anita Fitriyanti Simanjuntak Simanjuntak Anjely, Selly Apri Nur Rahmadhani Apri Nur Ramadhani Ari Pristiana Dewi Aristiyani, Desty Arneliwat Arneliwat Arneliwati Asni " Martius Aswan, Muhammad Farhan Aulia Rika Aulia, Rahmad Tina Ayu Anita Ayu Fitri Suarlis Azhima Rahmatika Sasmi Azhima Rahmatika Sasmi Azzahra, Adila Bayhakki &#039; &#039; Bayhakki Bayhakki Bayhakki Bayhakki, Bayhakki Candra Ahmadi, Candra Darmanto, Jendri ' Darwin Karim Denita Laura Dermawan Harahap Devi Sariani Lubis Dewi " Septiani Diah Pratiwi Widiastuti Dina Ramadhani Diva &#039; de Laura Dwi &#039; Hagita Dwi Apri Kurniawan Dwi Mardiah Safitri Dwi Putri Lumban Toruan Dwiyanti, Septika E. Erwin Ega Afriani Eka Febriyanti Elfrida Ratnawati Elsa Aulia Rizal Eninta, Mentari " Erika Erika Erika Erwin Erwin &#039; &#039; Erwin - - Erwin Erwin Erwin Erwin Fakhmi - Murfikin Fathmi Khaira Fathmi Khaira Fathra Annis Nauli Fauzi - Siswanto Febriana - Sabrian Fiqri " Abdullah Firliany Triamanda Fyl Asro Arosa Ganis " Indriati Gisti, Muthianisa Ramadhani Gustia Padila Hafizah Tul Hasanah Hana Franciska Marida Uli Panjaitan Hanifa, Ummu Hayatul Ismi Hellena Deli Herlina Herlina Hilda Rahmi Ningsih Hunafa, Zahra Ihda Hasbiyati Ilwana, Ilwana Indriati, Ganis Indryani Jovanka Indryani Jovanka Irna " Yanti Ispika Roma Ivo Supratih Joseph Kondwani Banda Jumaini - - Jumaini, Jumaini Karim, Darwin Karim, Darwin KHOIRUN NISA Kristina Murniati Sihombing Lamda Octa Mulia Lawva Desverisca Litha Atikah Harahap Maimunah, Maimunah Manurung, Mian Marwin Didik Antoro Masrina Munawarah Maya " " Misrawati &#039; &#039; Misrawati - - Muhammad " Akram Muhammad &#039; Azari Murti Sari Ningsih Nadira Husna Novita Dewi Nur Asmita Rahma Nasution Nurliana Nurul Asikin Nurul Asikin Nurul Huda Nurul Huda Nurwindi " Madina Oswati " Hasanah Oswati - Hasanah Oswati Hasanah Oswati Hasanah Oswati Hasanah PAULA NATALIA Rahmah Fitrianingsih Rahmat Novriansyah Rajali, Rajali Rani Rahmawati Raudatul Jannah Reni Zulfitri Renni Okwari Resti Rulfima Sari Rima Maulida Hidayati Riri Novayelinda Riri Novayelinda Ropa - Shorea Ropa - Sorea Rosa Prestika Sari Rosembrina, Rosembrina Safri " " Safri &#039; &#039; Safri Safri Santri, Widya Sarah Florencia Manurung Sari &#039; Madonni Sari - Widayati Sari - Widayti Sekar Lia Alpriani Shafrina - Agustia Shanti Fitriani Siti " Rahmalia Siti Rahmalia Siti Rahmalia Hairani Damanik Siti Rahmalia Hirani D Sri Wahyuni Sri Wahyuni SRI WARDANI Suchy " Ramadhanis Suduri, Nurmisbah Sulastri " " Susantri, Wella Tampubolon, Masrina Munawarah Tengku Hidayu Marizal Tiara Suci Iswandhie Tri Nurmalisa Dj Tri Sasmi Irva Ulfia Hasanah Veny Elita Vika Yuliani Wan Nishfa Dewi Wasisto Utomo Wasisto Utomo Widia Lestari Wilya, Diva Febrina Witri Sikniati Yasmin Yulia Gempita Yenni Kusumawati Yesi " Hasneli N Yesi - Hasneli Yesi Hasneli Yesi Hasneli Yesi Hasneli Yetti Enika Yuliani Yufitriana Amir Yuhani Diasih Yulia Irvani Dewi Yuliza Yuliza Yunisman Roni Zafira Firstika Zahwa Ayunda Salsabilla