Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

MENUJU SEKOLAH SEHAT DENGAN PENGUATAN DAN PEMBINAAN PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) andika, mira; Mitayani, Mitayani; Suciana, Sri; Zulmardi, Zulmardi
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7419

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan upaya satuan pendidikan dalam menanamkan, menumbuhkan, mengembangkan, dan meningkatkan kemampuan hidup sehat dengan penerapan PHBS. Tujuan pelaksanaan pengabdian ini meningkatkan tata kelola, mengoptimalkan peran dan tugas Tim, meningkatkan Koordinasi lintas sectoral bersama Puskesmas dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Tim UKS, mengoptimalkan Implementasi program UKS melalui pelaksanaan Trias UKS dengan memberdayakan Tim UKS, guru dan seluruh warga sekolah  serta memenuhi sarana dan prasarana UKS. Metode pelaksanaan yang akan dilakukan adalah FGD, mengimplementasikan penerapan tekhnologi dengan melaksanakan Pendidikan, memberikan pelayanan, serta pembinaan lingkungan sehat,melaksanakan pelatihan kepada tim UKS dan dokter kecil dengan metode ceramah , diskusi dan demontrasi. Hasil Kegiatan terbentuknya program dan tupoksi tim pelaksana UKS disekolah , adanya buku saku UKS, adanya MOU dengan dinas pendidikan, dinas kesehatan serta terlaksananya MOA dengan kedua instansi tersebut. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan bahwa pengetahuan siswa sebelum dilakukan kegiatan UKS tentang PHBS, mencuci tangan, menggosok gigi dan gizi anak sekolah rata2 berada pada kategori rendah (57%), pengetahuan siswa sesudah dilakukan kegiatan UKS tentang PHBS, mencuci tangan, menggosok gigi dan gizi anak sekolah rata2 berada pada kategori tinggi (82,5%). Hasil sikap siswa sebelum dilakukan PKM tentang terhadap kantin sehat, keamanan makan jajanan anak sekolah, pertolongan pertama dan penyakit (P3P), pemulihan pasca sakit dan rujukan ke Puskesmas rata-rata kurang (67%). Sedangkan hasil sikap siswa sesudah dilakukan PKM tentang kantin sehat, keamanan makan jajanan anak sekolah, pertolongan pertama dan penyakit (P3P), pemulihan pasca sakit dan rujukan ke Puskesmas rata-rata Baik (80,5%).
KEMAMPUAN BAHASA EKSPRESIF DAN BAHASA RESEPTIF ANAK AUTIS SPECTRUME DISORDER Ropita Sari, Yuli Afmi; Suciana, Sri; lestari, rini
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/pc5e3v72

Abstract

Kemampuan bahasa sangat dibutuhkan dalam berkomunikasi bagi seorang individu. Bahasa terbagi atas dua yaitu bahasa reseptif dan bahasa ekspresif. Masalah bahasa paling banyak dijumpai pada anak berkebutuhan khusus salah satunya autis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui masalah bahasa reseptif dan ekspresif pada anak autis. Metode pengumpulan data yang pada penelitian ini dengan menggunakan penelitian case study. Data yang didapatkan dari hasil asesmen, observasi dan wawancara pada autis. Asesmen dilakukan dengan memberikan tes ROWPVT (Receptive One Word Picture Vocabulary  Test) dan tes EOWPVT (Expressive One Word Picture Vocabulary. Hasil yang didapatkan terdapat masalah bahasa reseptif dan ekspresif pada anak autis. Pada bahasa reseptif kemampuan bahasanya setara anak usia 2 tahun 2 bulan, dan bahasa ekspresif kemampuan bahasanya setara usia 1 tahun 8 bulan. Sedangkan, saat ini usia kronologisnya yaitu 4 tahun dimana kemampuan bahasanya di bawah usia kronologisnya.
Edukasi Keluarga Berencana Pada Wanita Usia Subur Suciana, Sri; Aprianti, Ety; Suhery, Lilik; Fitri, Yulia; Sanita, Rani
Menara Pengabdian Vol 5, No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v5i2.7480

Abstract

Program Pelayanan Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan angka kelahiran dan menekan  laju pertambahan  penduduk  di  suatu  negara, program ini  juga  memiliki  peran  dalam menurunkan risiko kematian ibu melalui pencegahan kehamilan, penundaan usia kehamilan dan menjarangkan kehamilan. Data menunjukkan laju pertumbuhan penduduk di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 1,49% atau bertambah 4,5 juta setiap tahun. Hal ini tentunya bertolak belakang dengan program pemerintah dalam menggalakkan program Keluarga Berencana (KB)(Mahmudah Daryanti, 2021), KB merupakan salah satu pilar safe motherhood yang dikenal sebagai upaya untuk menurunkan AKI di Indonesia. Tujuan dari pilar ini agar program KB terkait kontrasepsi dapat menginformasikan pelayanan KB pada setiap pasangan usia subur (PUS) meliputi waktu, jumlah maupun jarak kehamilan yang sehat. Suport dari program Kb ini diharapkan dapat membantu mengurangi terjadinya “4 terlalu” sebagai faktor risiko penyebab  kematian  ibu (Yunita et al., 2023). Hambatan  yang di konfirmasi dari masyarakat  adalah  kurangnya  keinginan ibu mencari  informasi  tentang  KB. Dengan memberikan edukasi atau pengetahuan mengenai KB ,jenis-jenis Alat Kontrasepsi, efek samping  dan  lain-lain  kami  berharap  dapat  membantu  meningkatkan  pengetahuan  tentang  Alat kontrasepsi.  Upaya  yang  di  lakukan  antara  lain  dengan  memberikan  edukasi  kesehatan  tentang Alat  Kontrasepsi.  Oleh  sebab  itu  sehubungan  dengan  kondisi  diatas,  penulis  merasa  perlu diadakan   pengabdian   masyarakat   tentang   Edukasi   Keluarga   Berencana   dengan   harapan meningkatkan  pengetahuan  dan  wawasan  masyarakat  tentang  KB  dan  layanannya  sehingga program  KB  dapat  di  pahami,di  mengerti  dan  di  laksanakan  oleh  setiap  keluarga.    Tujuan kegiatan  Pengabdian  Masyarakat ini  adalah  untuk  memaksimalkan  pelayanan  kesehatan  ibu  dan anak dengan harapan dapat menekan laju pertambahan penduduk