Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Status Mutu Air Sungai Gandong Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Menggunakan Metode Indeks Pencemaran: Analysis of the Water Quality Status of the Gandong River, Dander District, Bojonegoro Regency Using the Pollution Index Method Izzah, Nuril; Sitogasa, Praditya Sigit Ardisty
Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL) Vol. 9 No. 2 (2024): Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL)
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/mitl.v9i2.7246

Abstract

Sungai Gandong merupakan sungai yang melalui Kabupaten Bojonegoro dengan panjang 45 km. Salah satu sumber air Sungai Gandong berada di Sumber Air “Growgoland” Kecamatan Dander. Penelitian dilakukan untuk menelaah beberapa parameter kualitas air di 6 titik Sungai Gandong ruas Kecamatan Dander sehingga dapat diketahui kondisi dan tingkat status mutu airnya. Parameter yang dianalisis yaitu pH, DO, BOD, COD, TSS, dan nitrat. Status mutu air dianalisis dengan Metode Indeks Pencemaran (IP) yang berpedoman pada Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 115 Tahun 2003 tentang Pedoman Penetapan Status Kualitas Air. Setelah dianalisis diperoleh Indeks Pencemaran (IP) ≤ 1 yang berarti sungai dalam kondisi baik. Nilai Indeks Pencemaran (Ip) terendah 0.527 di tiitk 0 dan tertinggi 0.907 di titik 3 Sungai Gandong.
Penyisihan BOD Dan TSS Pada Limbah Cair Kafetaria Menggunakan Emergent Macrophyte Wetlands dengan Tanaman Melati Air Apria, Wahyu Salsa Fajar; Rosariawari , Firra; Sitogasa, Praditya Sigit Ardisty
Jurnal Serambi Engineering Vol. 10 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rising trend of working from anywhere has increased activity in cafeterias, which produce wastewater with high levels of organic matter and suspended solids. If discharged without treatment, this wastewater can pollute the environment and disrupt ecosystem balance. This study aims to evaluate the effectiveness of plant quantity and retention time in a constructed wetland system of the sub-surface flow type, using the emergent macrophyte wetland method with amazon sword plant (Echinodorus palaefolius) plants to reduce Biochemical Oxygen Demand (BOD) and Total Suspended Solids (TSS) in cafeteria wastewater. Variations in plant quantity (12, 14, and 16 stems) were tested over a 16-day retention period. The results showed BOD removal efficiency ranging from 94.62% to 97.85%, while TSS reduction ranged from 73.3% to 97.8%, depending on the sampling time. In the best-case scenario (on day 4), the system reduced BOD from 185.9 mg/L to 6 mg/L and TSS from 150 mg/L to 3 mg/L, meeting the effluent quality standards for restaurant wastewater. This high efficiency is attributed to physical filtration through roots and substrate, as well as rhizospheric microbial activity supported by the roots of the Amazon sword plant (Echinodorus palaefolius).
Dampak Kerusakan Sumber Daya Alam Akibat Pembangunan Hutan Tanaman Industri Kayu Karet di Kalimantan Timur Ardisty Sitogasa, Praditya Sigit; Fitriani, Sella Olivia; Putri, Marsanda Amelia
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 5, No 1 (2025): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2025.v5i1.4613

Abstract

Pembangunan hutan tanaman industri merupakan usaha untuk memelihara dan meningkatkan fungsi sumber daya alam berupa hutan, baik sebagai fungsi produksi maupun fungsi perlindungan tata air dan lingkungan. Tujuan rencana pembangunan hutan tanaman industri kayu karet yaitu untuk memproduksi hasil pokok kayu, sedangkan hasil sampingannya adalah getah. Metode pengumpulan data ini adalah dengan mengumpulkan data sekunder dari dokumen ANDAL, review jurnal, dan tulisan ilmiah lainnya yang kemudian dideskriptifkan menjadi sebuah tulisan. Dari analisis tersebut tergambar bahwa pembangunan hutan tanaman industri kayu karet akan menimbulkan dampak seperti perubahan debit aliran permukaan, polusi udara, erosi tanah, dan dampak terhadap keanekaragaman hayati setempat. Dampak dari perubahan tersebut dapat menguntungkan masyarakat tetapi juga dapat menimbulkan dampak negatif yang menurunkan kualitas lingkungan hidup. Lebih lanjut, beberapa dampak lingkungan seperti peningkatan debu dan penurunan kualitas air dapat memicu gangguan kesehatan masyarakat, seperti infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), diare, dan penyakit kulit. Misalnya, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kalimantan Timur tahun 2022, ISPA masih menjadi salah satu penyakit tertinggi di daerah dengan aktivitas industri tinggi. Oleh karena itu, penambahan studi kasus lokal atau data statistik kejadian penyakit akibat pencemaran lingkungan akan memperkuat analisis serta meningkatkan validitas kajian terhadap aspek kesehatan masyarakat.
Analisis Kualitas RDF dengan Bahan Baku Sampah Anorganik dalam Pemenuhan Parameter Fisik Berdasarkan SNI 01-6235-2000 (Studi Kasus : TPS 3R Kedung Cowek) Firdaus, Nadhira Putri Amalia; Sitogasa, Praditya Sigit Ardisty
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3053

Abstract

Sampah anorganik semakin bertambah dan menjadi permasalahan di daerah perkotaan. Menggunakan sampah anorganik terutama jenis plastik multilayer sebagai bahan baku Refuse Derived Fuel (RDF) adalah salah satu cara alternatif untuk membantu memenuhi kebutuhan energi yang berkelanjutan sekaligus mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA. Penelitian ini menggunakan plastik multilayer sebagai bahan dasar karena memiliki kandungan energi yang besar dan kadar air yang rendah. Hasil analisis menunjukkan bahwa RDF dari plastik multilayer dengan perekat tapioka dan tanah liat memiliki nilai kalor ≥ 5.000 kcal/kg ini sesuai dengan SNI 01-6235-2000 yang mengacu pada SNI 8966-2021. Penggunaan plastik multilayer sebagai RDF berpotensi mengurangi jumlah sampah plastik yang dihasilkan sekaligus menyediakan sumber energi yang dapat terbarukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air RDF berkisar antara 0,33-0,90%. Nilai terendah didapatkan saat menggunakan tanah liat yang cepat kering dan tidak mudah menyerap air. Kadar abu RDF berada di antara 2,02-14,63%, dengan tanah liat cenderung meningkatkan kadar abu karena sifat mineraliknya. Kadar volatile matter berkisar antara 0,53-0,99%, dan nilai lebih tinggi diperoleh dari penggunaan tapioka karena kandungan organiknya. Secara umum, jenis dan jumlah bahan perekat memengaruhi kualitas RDF yang dihasilkan. Hasil ini menunjukkan bahwa pemilihan bahan perekat yang tepat sangat penting untuk menentukan karakteristik RDF, terutama dalam mencapai kadar air rendah, kadar abu yang optimal serta kandungan volatile yang mendukung nilai kalor dan potensi energi
Efektivitas Biofilter dengan Media Papan Pakis dan Sistem Aerasi Intermittent dalam Mengurangi COD dan NH3-N pada Limbah Cair Rumah Potong Ayam Flaherti Maharani; Raden Kokoh Haryo Putro; Praditya Sigit Ardisty Sitogasa
Jurnal Serambi Engineering Vol. 10 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wastewater generated from poultry slaughterhouses generally contains high levels of organic matter and ammonia, which can contaminate aquatic environments if not properly treated. The high organic content contributes to elevated COD levels, while ammonia can be toxic to aquatic organisms. This study was conducted to evaluate the performance of a biofilter system with intermittent aeration (anoxic–oxic combination) using tree fern board and bioring media in reducing COD and NH₃-N concentrations. The tested aeration durations included 3 hours (1 hour anoxic, 2 hours oxic), 6 hours (2 hours anoxic, 4 hours oxic), 9 hours (3 hours anoxic, 6 hours oxic), and 12 hours (4 hours anoxic, 8 hours oxic). The experimental results showed that the bioring medium exhibited better performance than the tree fern board, with the optimum condition achieved at a 12-hour hydraulic retention time, resulting in COD and NH₃-N reductions of 93.41% and 88.21%, respectively. Overall, the findings indicate that a bioring-based biofilter with intermittent aeration has strong potential as an effective and environmentally friendly alternative technology for treating poultry slaughterhouse wastewater.
Rencana Reklamasi pada Lahan Bekas Tambang Galian Tras Kabupaten Probolinggo Daffa Maulana Atthooriqh; Praditya Sigit Ardisty Sitogasa
Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Vol. 1 No. 3 (2023): JUNI : JURNAL ILMIAH DAN KARYA MAHASISWA
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.583 KB) | DOI: 10.54066/jikma-itb.v1i3.300

Abstract

Indonesia is a country rich in natural resources diversity. Utilization of natural resources can be done with mining activities. One of the natural resources that can be extracted by mining activities is Tras. Tras is a raw material for making bricks, cement, and building materials. The impact caused by mining activities is the destruction of former mining land. Management efforts that can be done are by carrying out sustainable development such as reclamation of former mining land. The purpose of this study is to plan the reclamation of Tras mining in Probolinggo Regency. Reclamation is an activity that exists throughout the stages of the mining business with the aim of organising, restoring and improving the quality of the environment and ecosystem so that it can function again according to its designation. The area to be reclaimed is 6.93 hectares. This reclamation will include landscaping, revegetation, and maintenance. Land arrangement is carried out in tandem with the process of mining and planting plants that are in accordance with the climate and soil structure such as sengon, cashew, and ketela. The former Tras excavation mining land in Probolinggo Regency will be used as productive agricultural land.
PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK KULIT BUAH MELALUI ECO ENZYME SEBAGAI SOLUSI BERKELANJUTAN DI MLAJA MADURA Langsa, Theddy Alvian; Dhaifullah, Muhammad Dani; Fatekhah, Putri Nur; Namira; Nurjamilov, Andi Muhammad Rizki; Sitogasa, Praditya Sigit Ardisty
Environmental Engineering Journal of Community Dedication Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Environation
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/environation.v4i1.12

Abstract

Sampah menjadi sorotan utama di era ini, terutama akibat kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Paradigma baru diperlukan dalam memandang sampah, mengubahnya menjadi sumber daya ekonomi. Limbah dibagi menjadi dua, yaitu anorganik dan organik. Meskipun organik mudah terurai, pengelolaan limbah organik tetap menjadi tantangan, sering kali dibuang tanpa pengolahan. Eco enzyme muncul sebagai solusi inovatif, mengolah enzim dari sampah organik untuk digunakan sebagai pembersih organik. Proses produksi melibatkan fermentasi limbah organik selama 3 bulan, menghasilkan produk cairan eco enzyme dan residu yang bermanfaat. Eco enzyme menunjukkan potensi sebagai agen pembersih yang efektif dan berbagai manfaat lingkungan, termasuk pengurangan logam berat dalam tanah dan peningkatan pH tanah. Selain dampak positif bagi lingkungan, produksi eco enzyme juga memiliki implikasi ekonomi positif dengan mengurangi biaya bahan pembersih konvensional. Hasil penelitian ini memberikan pandangan baru terhadap pengelolaan limbah organik, menyoroti pentingnya pemanfaatan sampah sebagai sumber daya berdaya ekonomi dan lingkungan. Penelitian ini dapat menjadi pijakan untuk langkah-langkah strategis dalam pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.
PENDAMPINGAN KEGIATAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DI PROVINSI JAWA TIMUR DALAM PENYIMPANAN, PENGELOLAAN, DAN PENGEMASAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) Nisa', Syadzadhiya Qothrunada Zakiyayasin; Sitogasa, Praditya Sigit Ardisty; Murti, Restu Hikmah Ayu; Jawwad, Muhammad Abdus Salam; Putri, Marsanda Amelia; Fachrudin, Rizal
Environmental Engineering Journal of Community Dedication Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Environation
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospital hazardous waste (B3) management is crucial to avoid negative impacts on health and the environment. This community engagement aimed to improve B3 waste handling capacity in a regional hospital in East Java. Activities included site observation, technical discussions, SOP development, labeling training, and digital reporting via the Festronik system. Observations revealed issues in waste labeling, characterization, and logbook documentation. Interventions successfully improved labeling according to waste properties, developed technical SOPs, and fulfilled storage requirements based on Government Regulation No. 22 of 2021 Article 419 paragraph (4). Enhancements such as emergency response tools and updated signage further supported safe and compliant waste management. This program is expected to strengthen sustainable B3 waste governance in the healthcare sector.
Analisis Pengaruh Variasi NaCl terhadap Kinerja Elektrokoagulasi dalam Penyisihan Logam Berat Zn2+ dan Pb pada Ballast Water Untuk Mencegah Pencemaran di Perairan Laut Ardyanto, Naufal Syarif; Sitogasa, Praditya Sigit Ardisty
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlik.v7i2.13903

Abstract

Ballast water kapal berpotensi mencemari lingkungan laut karena mengandung logam berat seperti timbal (Pb2+2+2+) dan seng (Zn2+). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode elektrokoagulasi dengan variasi dosis NaCl dan waktu kontak dalam menurunkan konsentrasi Pb2+2+2+ dan Zn2+ pada ballast water. Proses elektrokoagulasi dilakukan menggunakan elektroda aluminium dengan arus searah (DC) 5 A pada volume sampel 10 L. Variasi dosis NaCl yang digunakan adalah 0, 1,5, 2, dan 2,5 mg/L, sedangkan waktu kontak adalah 30, 60, 90, dan 120 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi awal Pb2+ sebesar 2,99 mg/L dapat ditekan hingga 0,005 mg/L pada dosis NaCl 2,5 mg/L setelah 120 menit, dengan efisiensi penyisihan 99,83%. Sementara itu, konsentrasi awal Zn2+ sebesar 12,9 mg/L sudah berhasil dihilangkan hingga lebih dari 99% yaitu sejak menit ke-30 pada dosis 2–2,5 mg/L NaCl. Penambahan NaCl terbukti meningkatkan konduktivitas larutan sehingga mempercepat pembentukan flok Al(OH)3 yang berfungsi mengadsorpsi ion logam berat. Dengan demikian, elektrokoagulasi dengan penambahan NaCl dinilai efektif, efisien, dan ramah lingkungan untuk mengurangi kandungan logam Pb2+2+2+dan Zn2+ pada ballast water sebelum dibuang ke laut.
Pengolahan Air Tanah Dalam Menurunkan Bakteri Coliform Dengan Metode Mikrofiltrasi Dengan Media Membran Keramik Fawaz, Hammam; Firra Rosariawari; Praditya S. Ardisty Sitogasa
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Groundwater treatment to reduce Coliform Bacteria levels generally still uses chlorine chemicals. Although effective, on the other hand, chlorine chemicals cause another problem, namely residual chlorine which is harmful to health if the treated water is used directly. Therefore, ceramic membranes can be used as an alternative to degrade Coliform Bacteria levels without causing side effects. The materials used as components of the ceramic membrane are clay, zeolite and coconut shell charcoal, with 3 groups of composition comparisons and 2 types of thickness. This research is experimental by carrying out a simple filtration process using a tube continuously, within an operating period of 8 hours. This study aims to analyze the effect of variations in the composition and thickness of the ceramic membrane on its performance used as filtration. The results of the filtration process show that the variation in the composition of the membrane 50%:25%:25% with a thickness of 2.5 cm has the highest reduction efficiency reaching 95.88%. This ceramic membrane variation has the least mixture of coconut charcoal. The study revealed that the mixture of additives in the form of coconut charcoal and membrane thickness play an important role in pore formation. The more clay and coconut shell charcoal are mixed and the thicker the membrane is made, the more the ceramic membrane's ability to reduce water pollutant levels will increase.
Co-Authors Adinda Permata Salsabila Ahmad Aufinal Muna Ahmad Aufinal Muna Albanjari, Muhammad Taufik Ali, Munawar Alifia Salsabila Zain Andi Muhamad Rizki Nurzamilov Anisa Amelia Atmadani Apria, Wahyu Salsa Fajar Ardyanto, Naufal Syarif Arinda, Elsa Ariq Akbar Maulana Aulia Ulfah Farahdiba Aussie Amalia Cesaria Wahyu Lukita Cesaria Wahyu Lukita Daffa Maulana Atthooriqh Daffa Maulana Atthoriqh Dhaifullah, Muhammad Dani Dinna Hadi Sholikah Dwi Vanesha Salsabilah Elsa Arinda Erik Priyanto Erwin Kurniawati Euis Nurul Hidayah Fachrudin, Rizal Fadhil, Muhammad Faisal Fadila, Kabul Farah Eka Putri Ramadaniati Fatekhah, Putri Nur Favian Haidar Rinandi Fawaz, Hammam Fina Rahma Permata Firdaus, Nadhira Putri Amalia Firra Rosariawari Fitriani, Sella Olivia Flaherti Maharani Fransisca Nanda Auliya Gertrurte Clarisa Eleora Novelia Hapsari, Drestanala Hasna Aqilah Putri Agdy Ichdatunnisa, Rania Irene AA Suwandhi Isna Nugraha Izzah, Nuril Jawad, Muhammad Abdus Salam Jawwad, Muhammad Abdus Salam Juan Vincent Kabul Fadilah Kabul Fadilah, Kabul Karunia, Irma Lailatul Fitriyah Langsa, Theddy Alvian Latfiara Zahra Lavyatra, Dinda Ayu Lukita, Cesaria Wahyu Marsanda Amelia Putri Masterina Sufiati Farid Michel Adam Yudistira Mochammad Shaifullah Indrawanto Mohamad Mirwan Mohamad Mirwan Mufti Syahirul Alim Mufti Syahirul Alim Rudy Muhammad Abdus Salam Jawwad Muhammad Abdus Salam Jawwad Muhammad Elvan Akmaldi Adil Muhammad Fathin Taqiyuddin Muna, Ahmad Aufinal Namira Naura Alfi Amelia Navisa Ika Irmayanti Ni'am, Achmad C. Nisa', Syadzadhiya Qothrunada Zakiyayasin Novembrianto, Rizka Novirina Hendrasarie Nurfarikha, Elza Dianis Nurjamilov, Andi Muhammad Rizki Nurzamilov, Andi Muhammad Rizki Okik Hendriyanto Cahyonugroho Okik Hendriyanto Cahyonugroho Okik Hendriyanto Cahyonugroho Pramesti , Hafidya Norista Pranandito Wisnu Prabowo Prasetya, Rizkyka Dinda Purnamasari, Syafta Indah Putri Dwi Yanti Putri Safa, Alodisa Putri, Marsanda Amelia Raden Kokoh Haryo Putro Rahmayanti, Dila Rania Ichdatunnisa Restu Hikmah Ayu Murti Restu Hikmah Ayu Murti Rizka Novembrianto Rosariawari , Firra Rosariawari, Firra Savira Fevilia Sella Olivia Fitriani Sophia Alvin Nurina Yulia Masladen Sophia Alvin Nurina Yulia Masladen SQC Zakiyayasin Nisa Syadzadhiya Qothrunada Zakiyayasin Nisa' Syahrul Munir Syahrul Munir Thineza Ardea Pramesti Wibowo, Elysia C. Winda Nurmalia Rizqy Yayok Suryo Purnomo Yurry Aditya Pratama