Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Effect of Friction Pressure on the Mechanical Properties of CDFW Dissimilar Aluminium 6061-T6 and Stainless steel 304 Welding Joints Suwanda, Totok; Yulianto, Tri; Nugroho, Aris Widyo; Ardiyansyah, Nur
Semesta Teknika Vol 27, No 1 (2024): MEI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v27i1.18534

Abstract

Welding technology has significantly developed in the industrial sector along with advances in manufacturing technology. The demand for joining methods combining dissimilar metals is increasing in the industrial sector. However, joining dissimilar metals is challenging because of differences in physical and mechanical properties. Continuous drive friction welding is a solid-state joining method widely used to join dissimilar metals. The research aimed to determine the effect of variations in friction pressure on the mechanical properties of continuous drive friction welding joints with dissimilar materials, Aluminum 6061 T6 and Stainless Steel 304. The process parameters used in this welding were the friction pressures used were 30 MPa, 35 MPa, and 45 MPa. The friction time is 2 seconds, the rotation speed is 1000 rpm, and the upset pressure is 50 MPa. Then, welded joints were evaluated for Vickers microhardness and microstructure observations. Based on the research results, it shows that the temperature distribution and microstructure results show that there is a change in the hardness value of the aluminum material. In contrast, the 304 stainless steel material experiences an insignificant change in the hardness value.
Pemberdayaan Kelompok Pembudidaya Ikan Melalui Pelatihan Pembuatan Pakan Berbasis Bahan Baku Lokal Putri, Dwi Septiani; Miranti, Shavika; Wulandari, Rika; Bakkara, Okto Rimandi; Muzahar, Muzahar; Yulianto, Tri; Irawan, Henky; Raza'i, Tengku Said
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i2.1143

Abstract

Kecamatan Selayar memiliki potensi perikanan akuakultur yang besar. Potensi perikanan akuakultur yang besar tersebut harus ditunjang oleh kemampuan sumber daya manusianya yang terampil mengolah bahan baku pakan lokal menjadi pakan buatan yang nantinya dapat menekan biaya produksi ikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan metode pembuatan pakan ikan kepada kelompok pembudidaya lokal di Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga. Tim PkM memperkenalkan teknologi screw press yang dapat dimanfaatkan dalam proses mencetak pakan berbentuk pelet secara mandiri. Tim juga memperkenalkan penggunaan berbagai bahan tambahan seperti tepung ikan, tepung jagung, tepung terigu, dan premix vitamin yang diperlukan untuk melakukan formulasi nutrisi pakan buatan. Keterampilan ini adalah aspek teknis yang dibutuhkan oleh masyarakat agar mampu memproduksi pakan ikan yang berkualitas sesuai kebutuhan nutrisi ikan yang dibudidayakan. Kegiatan dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan survei lokasi, pelatihan dan diskusi, hingga praktek lapangan pembuatan pakan berbentuk pelet menggunakan mesin screw press. Kegiatan ini mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat, terutama dari kelompok pembudidaya ikan setempat.
SOSIALISASI MAKANAN SEHAT PRODUK PERIKANAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR SEBAGAI CIKAL BAKAL GENERASI TANGGUH COVID-19 DI DESA PENGUJAN KABUPATEN BINTAN Oktavia, Yulia; Jumsurizal, Jumsurizal; Apriandi, Azwin; Ilhamdy, Aidil Fadli; Putri, R Marwita Sari; Novalina A, Sri; Yulianto, Tri
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 6 No 1 (2023): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v6i1.6735

Abstract

Tahun 2019 merupakan tahun dimana semua aspek kehidupan mengalami perubahan, pada penghujung tahun terjadi pandemi yang disebut Covid-19 yang melanda semua negara, dampak pendemi ini membuat banyak pihak melakukan perubahan dan mencari solusi untuk keluar dari situasi ini, salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan cara mengkonsumsi makanan sehat. Tujuan sosialisasi ini adalah untuk mengenalkan makanan sehat produk perikanan pada siswa Sekolah Dasar sebagai cikal bakal generasi tangguh Covid-19 di Desa Pengujan Kabupaten Bintan. Target dari sosialisasi ini adalah siswa-siswi Sekolah Dasar dengan harapan dapat menumbuhkan kesadaran untuk mengkonsumsi makanan sehat dari produk perikanan. Permasalahan yang ditemukan di lapangan yaitu kurangnya informasi kepada siswa Sekolah Dasar mengenai makanan sehat yang dapat membantu meningkatkan imunitas dan Kesehatan. Hasil dari pengabdian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang keamanan produk perikanan serta pengaruhnya terhadap kesehatan. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan terhadap siswa Sekolah Dasar, adanya peningkatan pemahaman siswa setelah mendapatkan materi tentang makanan yang sehat untuk anak usia sekolah dasar dan mengetahui perilaku hidup sehat yang baik selama masa pandemi Covid-19.
INTRODUKSI PRODUKSI BENIH MELALUI TEKNIK FISI PADA KELOMPOK PEMBUDIDAYA TERIPANG (Stichopus sp.) DI KAMPUNG MADONG, KELURAHAN KAMPUNG BUGIS, KOTA TANJUNGPINANG Muzahar, Muzahar; Bakkara, Okto Rimandi; Putri, Dwi Septiani; Miranti, Shavika; Wulandari, Rika; Yulianto, Tri; Irawan, Henky; Raza’i, Tengku Said
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 9 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i9.2042

Abstract

Sea cucumbers are members of the Phylum Echinodermata which have high economic value and widely used by the coastal communities of the Riau Islands as food sources and medicines. Unregulated fishing greatly pressure sea cucumber populations in natural waters. Aquculture is regarded as a solution to the over-exploitation of sea cucumbers from natural waters. However, further research is needed to establish the better technical and economic efficiency. Local sea cucumber farmer needs information about the technical aspects of sea cucumber seed production so they can produce the seeds independently. Therefore, a series of dissemination and demonstrations were organized to introduce the method of produce sea cucumber seeds using the fission technique. This community service activity was carried out using the participatory action research (PAR) method involving the Maju Mandiri fish farmer group in Kampung Madong, Kampung Bugis Village, Tanjungpinang City. The team carried out counseling and demonstrated the binding procedure to simulate fission in sea cucumber. Our partner group seemed enthusiastic about participating in the activity and quite proficient on some basic fission techniques to provide sea cucumber seeds. This activity also raises awareness among the locals to actively maintain the sustainability of marine resources. So, we hope our partner group can start the sea cucumber culture business with independent seed production, and they can achieve our goals to improving community welfare and preserving the water environment simultaneously.
Mengapa Ibu Rumah Tangga Boikot Produk Mengungkap Faktor-faktor Pemicunya Permatasari, Raden Willa; Yulianto, Tri; Aca, Rukman
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam (JEBI) Vol. 5 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAMMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jebi.v5i2.4457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan boikot produk di kalangan ibu rumah tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap 15 ibu rumah tangga yang berusia antara 25 hingga 50 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman pribadi, nilai dan keyakinan, kualitas produk, dampak lingkungan dan sosial, serta pengaruh keluarga dan teman merupakan faktor utama yang mempengaruhi keputusan boikot. Selain itu, media sosial berperan penting sebagai sumber informasi yang meningkatkan kesadaran tentang isu-isu sosial dan politik. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga bagi pemangku kepentingan dalam memahami perilaku konsumen dan merancang strategi yang lebih efektif dalam merespons isu-isu sosial yang kompleks.
Cu Film Characteristics Synthesized Using Electrodeposition Technique at Various Currents and Under a Rotating Neodymium Magnet Susetyo, Ferry Budhi; Basori; Mansor, Muhd Ridzuan; Ruliyanta; Yudanto, Sigit Dwi; Rosyidan, Cahaya; Situmorang, Evi Ulina Margareta; Edbert, Daniel; Mutiara, Etty; Yulianto, Tri; Agus Jamaludin; Nanto, Dwi
Science and Technology Indonesia Vol. 10 No. 4 (2025): October
Publisher : Research Center of Inorganic Materials and Coordination Complexes, FMIPA Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26554/sti.2025.10.4.1156-1168

Abstract

In the present study, Cu films were made over Al alloy using the electrodeposition technique. Electrodeposition conducted at various currents (80, 100, and 120 mA), with and without influence by a rotating magnetic field (100 rpm of rotation). 0.5 M CuSO4 + 20 mL of H2SO4 was used for electrolyte solutions. The sample before and after electrodeposition was weighed using digital scale to calculate deposition rate and current efficiency. All formed Cu films were characterized using X-ray diffraction (XRD), attenuated total reflectance Fourier transform infrared spectroscopy (ATR-FTIR), Scanning electron microscopy equipped with Energy dispersive spectroscopy (SEM-EDS), and Potentiostat apparatus. Furthermore, antibacterial activity using Staphylococcus aureus was also investigated. Increasing the current of electrodeposition leads to an increase in deposition rate and current efficiency for both conditions (with and without rotating magnetic field influence). Based on the XRD and ATR-FTIR investigation, Cu was successfully deposited onto Al surface. Currents used for the electrodeposition process between 80-100 mA would result in a faceted structure, while using 120 mA results near to spheroidal. Shifting to higher currents leads to decreases in grain sizes and presenting a rotating magnetic field also enhances the grain size. Current and rotating magnetic influences are not linearly influencing corrosion potential, corrosion rate and antibacterial activity. The sample made using higher current plus influencing with a rotating magnetic field has less corrosion rate and higher area of inhibition at around 0.808 mmpy and 4.01 cm2.
Perancangan Aplikasi Berbasis Web Sistem Berbagi Informasi “UNS Sharing” Setiyawan , Sitti Ayuningrum; Polanco, Salomo; Yulianto, Tri
Jurnal SANTI - Sistem Informasi dan Teknik Informasi Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/santi.v3i1.458

Abstract

Ketersediaan informasi di universitas menjadi suatu hal yang sangat penting karena memiliki andil dalam menentukan kegiatan, baik itu untuk kepentingan individu atau kelompok. Oleh karena itu, perancangan aplikasi berbasis web sistem berbagi informasi “UNS Sharing” bertujuan untuk mempermudah mahasiswa UNS dalam memperoleh informasi, dimana sistem ini menggunakan metode waterfall dalam proses pengembangannya. Aplikasi berbasis web ini memiliki 2 pengguna utama, yaitu admin dan mahasiswa, dimana admin bertugas sebagai pemberi informasi yang disediakan, sedangkan mahasiswa sebagai pihak yang menerima informasi tersebut. Hasil rancangan aplikasi berbasis web ini mengelompokkan informasi berdasarkan prodi, sehingga informasi yang diterima mahasiswa akan lebih tertata dan juga bisa melihat informasi dari prodi lain apabila diperlukan.
Pengaruh Penambahan Tepung Labu Kuning, Wortel dan Ubi Jalar Ungu Pada Pakan Pelet Komersial Terhadap Kecerahan Warna Ikan Badut Premnas biaculeatus Rachmad Nor, Ricko; Nor, Rachmad; Irawan, Henky; Yulianto, Tri
Jurnal Intek Akuakultur Vol. 7 No. 1 (2023): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan badut Premnas biaculeatus hasil biakan atau budidaya cenderung mengalami degeneratif warna atau memiliki warna tubuh yang pudar tidak seperti habitat alami. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerahan warna ikan badut melalui penambahan tepung buah yang mengandung ?-karoten pada pakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4  perlakuan 5 ulangan. Pemberian pakan ikan badut dengan Kontrol (tanpa penambahan tepung), perlakuan A (tepung labu kuning) B (tepung wortel) dan C (tepung ubi jalar ungu) dengan dosis masing-masing 15% (15g/100g pakan). Ikan yang digunakan berukuran panjang dan berat masing-masing  ± 3 cm dan ± 0,5 g. Padat tebar 1 ekor/soliter dan jumlah ikan 20 ekor. Parameter perubahan warna badan merah menunjukkan hasil yang terbaik pada perlakuan B (tepung wortel 15%) dengan nilai R (-14,1± 4,1), G (-16,1±3,8) dan B (-9,3± 5,8). Parameter perubahan warna badan putih diperoleh perlakuan terbaik pada kontrol (tanpa penambahan tepung) dengan nilai R (28,3±0,8), G (34,5±3,1) dan B (28,5±1,0). Parameter laju pertumbuhan bobot mutlak dan panjang mutlak terbaik terdapat pada perlakuan B (tepung wortel 15%) dengan nilai berturut-turut adalah (0,324±0,01) dan (0,64±0,05). Parameter tingkat kelangsungan hidup mendapatkan nilai (100±0,00).
Gonad maturation and spawning performance of the sand sea cucumber (Holothuria scabra) by Oodev® dan Ovaprim® administration Sari, Dwi Ulta; Muzahar, Muzahar; Yulianto, Tri; Putri, Dwi Septiani; Zahra, Aminatul; Miranti, Shavika
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Jurnal Ilmu Perairan, Vol. 10: No. 2 (August, 2023)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v10i2.10123

Abstract

Sea cucumber (Holothuria scabra) contains lots of collagen and vitamin E for the pharmaceutical and cosmetic industries. H. scabra have high economic value. The price in the local market is IDR 400,000-1,200,000/kg and internationally it is IDR 500,000-IDR 5,000,000/kg dry weight. The level of exploitation is high, and it is suspected that there has been overfishing in several areas. Cultivation efforts need to be done to maintain the population in nature. The natural rate of gonad maturation and spawning in H. scabra broodstock is relatively slow, so efforts are needed to speed it up, among other things by administering hormones. This study aimed to stimulate (1) gonad maturation and (2) H. scabra spawning. The study used a completely randomized design (CRD) with 3 treatments and 3 replications in 2 stages using broodstock measuring 250-350 g/head. Stage 1: (1) Treatment A: without immersing the H. scabra in hormone solution, (2) Treatment B: immersing the H. scabra in the Oodev®/Oocyte developer dose of 1 mL/kg weight, and (3) Treatment C: soaking sea cucumber broodstock in Oodev® dose of 2 mL/kg weight. Stage 2: (1) without immersion of the broodstock in hormone solution, (2) immersion of the broodstock in Ovaprim® doses of 1 mL/kg weight. The data obtained were analyzed by analysis of variance. The results showed that immersion of H. scabra broodstock in Oodev® and ovaprim® was not successful in stimulating gonad maturation and spawning in H. scabra broodstock. The spawning behavior of sea cucumbers that were successfully observed included body movements such as writhing, coiling like a ball, sticking to walls, partially erecting their bodies, actively crawling, and being more active at night.Keywords: Gonad; Holothuria scabra; Oodev®; Ovaprim®; Spawning; Sea cucumber.
PERFORMA PERTUMBUHAN IKAN KAKAP PUTIH (Lates calcarifer) YANG DIBERI PAKAN IKAN TAMBAN (Sardinella abella) SEGAR DENGAN RASIO BERBEDA TERHADAP BIOMASSA Zulfikar, Zulfikar; Ahmad Zawawi, Muzahar; Miranti, Shavika; Raza’i, T. Said; Putri, Dwi Septiani; Yulianto, Tri
Jurnal Riset Akuakultur Vol 18, No 1 (2023): (Maret 2023)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jra.18.1.2023.61-70

Abstract

Penggunaan pakan buatan (pelet) menjadi komponen biaya terbesar dalam pembesaran ikan kakap putih.  Pemberian pakan segar yang harganya murah merupakan salah satu alternatif untuk menekan biaya pakan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi performa pertumbuhan ikan kakap putih yang diberi pakan ikan segar berbeda persentase. Penelitian dilakukan pada bulan Juni sampai Juli 2022 di keramba jaring apung di Kampung Teluk Air, Kecamatan Bulang, Batam. Rancangan acak lengkap empat perlakuan dan tiga ulangan yang diterapkan pada penelitian ini. Perlakuan tersebut adalah (perlakuan A) pemberian pelet 5% biomassa, (perlakuan B) pemberian ikan segar 5% biomassa, (perlakuan C) pemberian ikan segar 10% biomassa, dan (perlakuan D) pemberian ikan segar 15% biomassa. Data performa pertumbuhan dianalisis dengan analysis of variance dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil percobaan memperlihatkan bahwa pemberian ikan segar 5% dari biomassa (perlakuan B) berbeda nyata pada nilai pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan harian, efiensi pakan serta konversi pakannya (P<0,05) dibanding perlakuan lainnya. Nilai pertambahan bobot akhir (56,97 g), pertumbuhan harian (0,95 g hari-1), dan efisiensi pakan (38,80%) dari perlakuan B lebih tinggi dibanding kontrol, sedangkan konversi pakan (2,58) lebih rendah dari perlakuan C dan D. Simpulan penelitian ini adalah bahwa pemberian ikan tamban pada rasio pemberian pakan 5% total bobot ikan memberikan performa pertumbuhan dan feed conversion ratio ikan kakap putih terbaik.The use of artificial feed (pellets) is the highest-cost component in barramundi farming. Providing fresh, cheap feed can significantly reduce feed costs. The study aimed to evaluate the growth performance of barramundi fed with different feeding ratios of fresh sardine. The experiment was conducted from June to July 2022 in floating net cages located in Teluk Air Village, Bulang District, Batam. The experimental units were arranged in a completely randomized design consisting of four treatments and three replications. The feeding treatments were using pelleted artificial feed at 5% (treatment A, control), and fresh sardine at 5% (treatment B), 10% (treatment C), and 15% (treatment D) of the total cultured fish biomass. Growth performance data were analyzed using analysis of variance and continued with the Duncan’s test. The experimental results showed that treatment B had resulted in significant differences in the absolute weight growth, daily growth rate, feed efficiency, and feed conversion (p<0.05) compared to other treatments. The values of final weight gain (56.97 g), daily growth (0.95 g day-1), and survival rate (93.33%) were higher compared to the control, while feed conversion (2.58) was lower than those of C and D treatments. This research concludes that feeding fresh sardine at 5% feeding ratio yields the best growth performance and feed conversion ratio of cultured barramundi.