Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SOSIAL EKONOMI CALON PETANI PERLUASAN SAWAH DI KABUPATEN TULANG BAWANG, PROVINSI LAMPUNG Ahmad Thoriq; Desi Yunita; Budi Sutrisno; Nur Syamsiyah
OPTIMA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.083 KB) | DOI: 10.33366/opt.v1i2.617

Abstract

Socio-economic is one of the factors that determines the feasibility of wetland expansion. Survey of socio-economic characteristics of prospective farmers is done on prospective location of rice field extension in Tulang Bawang district spread in six villages in four subdistricts. Data collection was conducted using questionnaires, and deepened with Focus Group Discussion (FGD) approaches, in-depth interviews, and field observations. The results showed that the age of prospective farmers was below 50 years old (77.02%), elementary school 31.36%, junior high 27.62% and high school 27.35%, mostly farmers (83.95%), Land of 2 hectares per farmer, and most willing to paddy (96,80%). Economically, wetland expansion program can improve farmer's welfare because the location candidate is not economically utilized swamp land, while social factor that hamper rice expansion program is land ownership conflict as happened in Andalas Village Cermin Subdistrict Rawa Pitu.
Model Pemanfaatan Bersama Sumber Mata Air Sebagai Common Property oleh Masyarakat di Desa Cikahuripan Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang Desi Yunita; Novie Indrawati Sagita
Jurnal Empirika Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.953 KB) | DOI: 10.47753/je.v2i2.41

Abstract

Common property as a model of common ownership of natural resources is very likely to be a common tragedy if social conditions are not prepared in such a way as to maintain the sustainability of the shared use of water resources. The purpose of this research is to know the model of joint utilization of springs by society. Whether the model of joint utilization done so far can have an impact on the destruction of the springs or vice versa. This research is using qualitative approach and case study method, data is ollected directly and natural (real life events) through observation, interview, focus group discussion, and location search. The results were analyzed using the structural funcional theory and the concept of common property. The results show that although the community continues to grow but the utilization of water sources together is maintained. The existence of efforts to capitalize the source of the springs also still consider the aspect of needs and benefits for the community where the springs are located. Still maintaining the model of joint utilization of this spring can not be separated from social ties among members of the community, so the sustainability is still maintained
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil dalam Mengkonsumsi Tablet Fe: Literature Review Desi Yunita -Anggraini; Rr. Catur Leny Wulandari; Atika Zahria Arisanti
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 9 No. 2 (2022): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v9i2.1676

Abstract

Anemia in pregnant women is a condition where there is a lack of red blood cells or hemoglobin. A condition where in the first and third trimesters there is an increase in plasma volume in a greater proportion than the increase in erythrocytes, resulting in a decrease in hemoglobin concentration (Hb) which causes hemoglobin levels to fall below 11.0 g/dl or in the second trimester < 10.5 g/dl. dl due to hemodilution. The purpose of this literature review study was to determine the factors that influence the compliance of pregnant women in consuming Fe tablets. This research method used a literature review method and uses databases such as Pubmed, Google Scholar and Health Profiles with a vulnerable publication period of the last 10 (ten) years. The results from several journals show that there were several factors that influence the compliance of pregnant women in consuming Fe tablets, namely knowledge, attitudes, family support, support from health workers, frequency of ANC visits, and age. Some of these factors show a significant relationship to the effect of pregnant women's compliance in consuming Fe tablets. Conclusion: the factors that influence the compliance of pregnant women in consuming Fe tablets are knowledge, attitudes, family support, support from health workers, frequency of ANC visits, and age.
LOKAKARYA PENGUATAN KAPASITAS LEMBAGA PENGELOLA AIR SEBAGAI UPAYA PEMANFAATAN AIR BERKELANJUTAN Desi Yunita; R Nunung Nurwati; Wahyu Gunawan
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i3.38533

Abstract

Kegiatan ini diawali dari adanya temuan mengenai air yang keruh dan tidak layak konsumsi ketika musim hujan di Desa Genteng, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, masyarakat terpaksa membeli air isi ulang. Fakta ini yang mendasari dilakukannya kegiatan penguatan kapasitas lembaga pengelola air di Desa Genteng. Metode yang dipilih dalam kegiatan penguatan kapasitas lembaga pengelola air ini adalah lokakarya, dengan pemaparan materi presentasi, diskusi, dan simulasi.  Kegiatan ini telah membuka wawasan mengenai tren pemanfaatan air dan tren pertumbuhan di wilayah Kabupaten Sumedang. Selain itu, kegiatan ini juga membuka wacana mengenai efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan air, serta mengembangkan organisasi pengelola air yang baik dan mampu mencukupi kebutuhan pasokan air untuk seluruh masyarakat desa. Dari kegiatan ini, ada keinginan perangkat desa untuk memperbaiki tata kelola lembaga pengelola air, sehingga dapat memperbaiki tata kelola dan pasokan air bagi masyarakat.
Peningkatan Kualitas Petani Kopi sebagai Modal Sosial di Jawa Barat Bintarsih Sekarningrum; Desi Yunita; Wahju Gunawan
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v3i2.37271

Abstract

Artikel ini berangkat dari kegiatan pengabdian yang dilakukan. Diketahui bahwa gagasan sentral modal sosial tentang ikatan sosial berupa jaringan merupakan aset yang sangat bernilai – dasar bagi kohesi sosial karena mendorong iklim kerjasama untuk memperoleh manfaat. Ditengah pandemic covid yang melanda Indonesia beberapa waktu terakhir ini jaringan-jaringan petani kopi khususnya di jawa barat sedikit merenggang karena berbagai pengaruh. Oleh karena itu untuk Kembali memperkuat jaringan masyarakat petani kopi perlu dilakukan penguatan melalui peningkatan kualitas petani kopi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini penting, karena secara jangka panjang kualitas yang meningkat dan kekuatan jaringan yang terbangun tersebut akan meningkatkan NPT petani kopi,. Metode kegiatan ini adalah pelatihan dan presentasi, Adapun peserta yang terlibat dalam kegiatan ini adalah masyarakat petani kopi khususnya yang tergabung dalam Lembaga masyarakat desa hutan Perhutani. 
Pelatihan Komunikasi Antar Pribadi (KAP) Bagi Kader Posyandu Bintarsih Sekarningrum; Desi Yunita
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i1.474

Abstract

Selama pandemi Covid 19, banyak bayi yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap bahkan cakupan imunisasi rutin mengalami penurunan. Hal ini disebabkan terbatasnya mobilitas penduduk dalam berkegiatan selama masa pandemi, Untuk meningkatkan kembali kinerja kader posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan pasca pandemi, maka dilaksanakan kegiatan pelatihan tentang komunikasi antar pribadi (KAP), agar Kader Posyandu memiliki kemampuan komunikasi dialogis dan komunikasi antar pribadi (KAP) dalam pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini terdiri dari ceramah, diskusi dan permainan tentang : (1) komunikasi dialogis dan komukasi antar pribadi; (2) bina suasana dalam komunikasi antar pribadi dan (3) teknik membangun partisipasi. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan pelatihan telah memberikan manfaat sangat penting bagi Kader Posyandu dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Kemampuan Kader Posyandu dalam komunikasi dialogis dan komunikasi antar pribadi (KAP harus berlangsung dalam situasi yang menyenangkan dan akrab; dan adanya perubahan perilaku dari masyarakat ke arah yang lebih baik, sehingga diharapkan Kader Posyandu memiliki kemampuan komunikasi dalam hubungannya dengan masyarakat yang dilayani.
Analysis of Illegal Investment in the Perspektive of Pancasila : Analisis Hukum Investasi Bodong dalam Perspektif Pancasila Arie Ramadhani; Desi Yunita Putri; Roudhotul Jannah
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 7 No 2 (2023): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v7i2.2972

Abstract

This study aims to find out the contract or investment cooperation agreement made by partners and PT. IMB is legally valid, to find out the agreement between PT. MIB with partners is an investment agreement, to find out the business run by PT. MIB with partners is an illegal investment to know PT. IMB commits fraud under the guise of investing in victims as partners, to find out about illegal investment laws from the perspective of Pancasila. In this study, researchers used field research methods and used a qualitative approach. The results of the research found that the cooperation agreement entered into by partners and PT.IMB was not legally valid. The agreement between PT.MIB and partners is an investment agreement but there are some irregularities, PT. IMB commits fraud under the guise of investment. Conclusion The agreement between PT. MIB and partners is an investment agreement even though there are some irregularities, but PT. MIB is not competent at law because it does not have permission to accept investment from investors, both domestic and foreign. If seen from the characteristics of fraudulent investment, PT. MIB is running an illegal investment business.
Pengawasan Terhadap Masyarakat: Panopticon Dan Post-Panopticon (Analisis Diferensiasi Pemikiran Michel Foucault-Deleuze & Guattari) Andi Ainun Juniarsi Nur; Wahyu Gunawan; Saifullah Zakaria; Desi Yunita; Aditya Candra Lesmana
Sosioglobal Vol 7, No 2 (2023): Sosioglobal: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi
Publisher : Department of Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsg.v7i2.48331

Abstract

Menggunakan analisis diferensiasi berdasarkan gagasan Michel Foucault, Gilles Deleuze, dan Felix Guattari, artikel ini merinci metode yang digunakan dalam pengawasan panoptikon dan pasca-panoptikon. Tubuh adalah item bermasalah dalam pandangan pemantauan yang diilhami panoptikon Foucault. Alternatifnya, kontrol pasca-panoptikon merupakan indikasi kecenderungan otoritas yang tak terbatas untuk mengumpulkan dan menyandikan fakta ke dalam lingkup otoritas diskursifnya. Dalam artikel ini, menggunakan penelitian literature review, dengan data primer yang berasal dari berbagai sumber baik jurnal, buku, dokumentasi, internet dan pustaka yang relevan.  Ada tema kunci lain dalam filosofi Deleuze yang dapat digunakan untuk mempelajari surveilans pasca-panoptikon, meskipun sebagian besar penelitian Deleuzian bersandar pada paradigma masyarakat kontrol. Penjelasan Deleuze dan Guattari tentang hubungan kekuasaan rhizomatik dalam masyarakat pasca-kapitalis bersandar pada gagasan ini, yang mereka sebut "reteritorialisasi". Berbeda dengan indikator terbatas dari masyarakat kontrol, reteritorialisasi dapat membantu penelitian kita ke dalam bentuk pemantauan individu dan masyarakat. Menggunakan gagasan reteritorialization, yang mengacu pada kekuatan cairan yang melewati tubuh, keinginan, dan sosial, esai ini berusaha membahas praktik pengawasan npanopticon dan pasca-panopticon. Using a differentiation analysis based on the ideas of Michel Foucault, Gilles Deleuze, and Felix Guattari, this article details the methods used in panopticon and post-panopticon surveillance. The body is a problematic item in Foucault's panopticon-inspired view of monitoring. Alternatively, post-panopticon control is indicative of an authority's boundless propensity to collect and encode facts into its discursive sphere of authority. There are other key themes in Deleuze's philosophy that may be utilized to study post-panopticon surveillance, even though most of the Deleuzian research relies on the control society paradigm. Deleuze and Guattari's explanation of rhizomatic power relations in post-capitalist society relies on this notion, which they term "reterritorialization." In contrast to the limited indicators of a control society, reterritorialization may aid our research into individual and societal forms of monitoring. Using the idea of reterritorialization, which refers to the fluid force that goes through the body, desire, and the social, this essay seeks to address npanopticon and post-panopticon surveillance practices.
SOSIALISASI POTENSI KERENTANAN SUMBER DAYA AIR DI DESA KADAKAJAYA DENGAN METODE GIS Yunita, S.Sos., M.Si, Desi; Gunawan, Wahyu; Nurwati, Nunung
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v5i1.52270

Abstract

Kekurangan air sangat terasa belakangan ini, hal ini dipicu dengan perubahan iklim dimana musim kemarau cenderung lebih lama. Selain karena perubahan alami alam, pola-pola yang dikembangkan oleh masyarakat dari aspek social dan lingkungan menambah realitas kerentan jelas nyata terjadi. Tujuan dilakukannya sosialisasi untuk menggmbarkan realitas kekinian bahwa terjadi perubahan tata guna lahan oleh masyarakat dan dari praktik atau tindakan sosial masyarakat dalam pemanfaatan air rumah tangga dan pertanian lebih tergambarkan dan implikasinya pada resiko kerentanan. Pendekatan kualitatif dengan metode GIS dengan konsep kerentanan. Hasil menujukkan bahwa dengan visualisasi data GIS memperlihat terjadi perubahan tata guna lahan sangat terkait pertambahan penduduk, kebutuhan lahan dan air serta aktivitas pertanian yang tidak ramah pada lingkungan. Anlisis peta Gis menunjukkan curah hujannya tipis dan daya serap air kurang, sehingga Desa Kadakajaya dengan model praktik pemanfaatan air selama ini beresiko rentan dimulai dengan rentannya struktur pertanian karena berkorelasi dengan kebutuhan air, mayoritas mata pencahariaan masyarakat petani diprediksikan terancam apa lagi praktik dan tanda masalah lingkungan sudah ada di desa Kadakajaya.
PENDIRIAN PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT SEBAGAI LANGKAH PERSIAPAN KEJAR PAKET B UNTUK MASYARAKAT DI KAMPUNG GUNUNG BUBUT, DESA BANDASARI Gunawan, Wahyu; Yunita, Desi; Zakaria, Saifullah; Lesmana, Aditya Candra
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v4i2.48475

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mewujudkan masyarakat yang maju serta dapat mengembangkan diri. Pendidikan sendiri terbagi menjadi beberapa bagian salah satunya adalah pendidikan nonformal. Salah satu penyelenggara pendidikan nonformal adalah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Artikel ini membahas mengenai pembangunan pranata pendidikan yaitu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat di Pondok Pesantren Al-Qur’an Al Bayum dalam mempersiapkan santri untuk mengikuti ujian kesetaraan khususnya paket B. Adapun jenis penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan wawancara serta menggunakan data sekunder yang berasal dari Badan Pusat Statistik, dan website terkait. Hasil dari pengabdian diperoleh dengan adanya aksi nyata di lapangan yang disertai dengan dokumentasi pribadi. Pengabdian yang dilakukan di Desa Bandasari selama 31 hari berhasil mendapatkan perhatian masyarakat. Dengan adanya program pengabdian ini, masyarakat mendapatkan edukasi secara nyata bahwa pendidikan memang harus disebarluaskan. Oleh karenanya, program Pra-PKBM ini sangat cocok dibangun di wilayah Kampung Gunung Bubut karena bertujuan untuk membantu masyarakat mempersiapkan Ujian Pendidikan Kesetaraan dengan capaian yang memuaskan.