Dewi Alfianti
Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Published : 43 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

STILISTIKA KUMPULAN PUISI RITUS WAKTU KARYA M. ARFANI BUDIMAN Anugrah Gio Pratama; Sainul Hermawan; Dewi Alfianti
JURNAL LOCANA Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk stilistika dalam antologi puisi Ritus Waktu karya M. Arfani Budiman. Penelitian ini menggunakan pendekatan stilistika yang berfokus pada unsur kebahasaan pembangun puisi, seperti rima, diksi, majas, dan imaji, sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini sebagai berikut. Pertama, penggunaan bunyi vokal dan bunyi nasal tampak mendominasi sehingga puisi-puisi Budiman memiliki kombinasi bunyi yang merdu. Hal ini sesuai dengan isi buku yang banyak mengangkat tema tentang cinta. Kedua, Budiman lebih sering menggunakan diksi yang bermakna konotatif dibanding diksi yang bermakna denotatif. Ketiga, dalam aspek majas, Budiman lebih sering menggunakan majas hiperbola dibanding majas yang lain. Keempat, penggunaan imaji penglihatan mendominasi dibanding penggunaan imaji yang lain.
IMPLIKATUR PADA NOVEL “UBUR-UBUR LEMBUR” KARYA RADITYA DIKA Heni Mustami; Noor Cahaya; Dewi Alfianti
JURNAL LOCANA Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud implikatur pada novel “Ubur-Ubur Lembur” karya Raditya Dika. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan hasil analisis data berdasarkan pada fakta yang ada dengan apa adanya. Teknik analisis data menggunakan teknik baca dan teknik catat. Penelitian ini menggunakan kartu data sebagai instrumen penelitian. Sampel yang digunakan oleh peneliti sebanyak 232 halaman, dari sampel tersebut ditemukan 51 data yang membentuk implikatur. Implikatur yang ditemukan yaitu jenis implikatur konvensional dan implikatur percakapan. Hasil penelitian ini yaitu sebagai berikut; 1) wujud implikatur konvensional dengan wujud kalimat berita, wujud kalimat pertanyaan, dan wujud kalimat seru. 2) implikatur percakapan dengan wujud kalimat berita, wujud kalimat pertanyaan, wujud kalimat perintah, dan wujud kalimat seru.
KETERAMPILAN PENDIDIK DALAM MEMBUKA DAN MENUTUP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 15 BANJARMASIN Nadila; Sabhan; Dewi Alfianti
JURNAL LOCANA Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan keterampilan pendidik dalam membuka dan menutup pembelajaran Bahasa Indonesia di SMPN 15 Banjarmasin dengan metode deskriptif dan jenis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua komponen membuka dan menutup pembelajaran dilakukan pendidik. Keterampilan membuka dan menutup pembelajaran yang dilakukan oleh lima pendidik dikategorikan sangat baik dan cukup. Komponen membuka pembelajaran berupa membangkitkan perhatian peserta didik, menimbulkan motivasi, memberi acuan, dan menunjukkan kaitan. Keterampilan menutup pembelajaran berupa meninjau kembali, mengevaluasi dan tindak lanjut. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan gambaran kepada pendidik untuk meningkatkan kompetensi yang dimiliki agar proses pembelajaran berlangsung dengan lebih baik.
REPRESENTASI PEREMPUAN MADURA DALAM CERPEN-CERPEN KARYA MUNA MASYARI Silvia Risma Elpariani; Sainul Hermawan; Dewi Alfianti
JURNAL LOCANA Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan sejauh mana penggambaran perempuan Madura yang ditampilkan dalam cerpen Muna Masyari serta hubungannya dengan kelas sosial dan feminitas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif feminis dengan kajian postmodern feminism. Data dianalisis dengan pendekatan kritik sastra feminis aliran perempuan sebagai pembaca. Representasi perempuan Madura dalam ruang domestik membuktikan bahwa perempuan Madura mendapatkan ketidakadilan gender dan melakukan perlawanan terhadap ketidakadilan gender yang dialaminya. Representasi perempuan Madura dalam ruang publik memperlihatkan bahwa perempuan Madura mengalami ketidakadilan dan ketidaksetaraan gender serta menunjukkan perlawanan perempuan Madura terhadap ketidakadilan dan ketidaksetaraan gender yang dialaminya. Representasi perempuan Madura dalam ruang domestik dan ruang publik menunjukkan bahwa patriarki terjadi di kelas sosial bawah, kelas sosial menengah, dan kelas sosial atas. Feminitas di ketiga kelas tersebut kurang lebih sama karena pandangan masyarakat terhadap perempuan tidak hanya berlaku bagi satu kelas, tetapi berlaku di setiap kelas.
Intertekstual Dekonstruktif Novel Lambung Mangkurat atas Hikayat Banjar dan Tutur Candi Dewi Alfianti; Ahsani Taqwiem
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol 9, No 1 (2020): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.976 KB) | DOI: 10.35194/alinea.v9i1.771

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui interteksualitas dan dekonstruksi novel “Lambung Mangkurat”, dan dua hipogramnya, “Hikayat Banjar” dan “Tutur Candi”. Penelitian dilakukan menggunakan analisis intertekstual model Julia Kristeva dan dekonstruksi Jaqcues Derrida. Hasil analisis menunjukkan ada sejumlah perbedaan pada bagian jalan cerita dan penokohan. Pada novel tidak ada hal-hal gaib, berbeda dengan dalam kedua hipogram. Tokoh Lambung Mangkurat dan Junjung Buih dalam novel diberi atribut serba sempurna sementara di dalam novel muncul dengan segala kekurangan dan kelemahan sebagaiman manusia biasa yang memiliki ambisi, kelemahan, dan ketakutana yang di dalam dua hipogram tidak ada. Di dalam novel Lambung Mangkurat diceritakan berhasil menjadi Raja Nagara Dipa berkat bantuan Gajah Mada, juga dicerita terjadi pemberontakan Kerajaan Kuripan yang di dua hipogram tidak. Perbedaan ini terjadi sebagai upaya pengarang untuk menafsirkan ulang dan memaknai kembali cerita Lambung Mangkurat dalam perspektif yang lebih  sesuai dengan zamannya.Kata kunci: dekonstruksi, intertekstual, Lambung MangkuratThis paper aims to find out the intertextuality and deconstruction of the novel "Lambung Mangkurat", and its two hypograms, "Hikayat Banjar" and "Tutur Candi". The study was conducted using intertextual analysis of Julia Kristeva's model and Jaqcues Derrida's deconstruction. The analysis shows that there are a number of differences in the part of storyline and characterizations. In the novel, there are no supernatural things, different from the two hipograms. The characters of Lambung Mangkurat and Junjung Buih in the novel are represented as perfect characters while in the novel they appear with all the weaknesses and limitations as ordinary human beings who have ambition, weakness, and fear which do not exist in the two hypograms. In the novel, Lambung Mangkurat succeeded in becoming Raja Nagara Dipa with the help of Gajah Mada, there was also a story of rebellion of Kingdom of Kuripan which does not appear in two hypograms. This difference exists as the author's attempt to reinterpret and reconstrue the story of Lambung Mangkurat in a perspective that is more appropriate to the era.Keywords: deconstructive, intertextual, Lambung Mangkurat 
STRUKTUR DRAMATIK KUMPULAN NASKAH DRAMA ”SIMBOK DAN PEKERJAAN-PEKERJAAN MASA DEPAN“ KARYA MIA ISMED: Dramatic Structure A Collection Of Drama Scripts “Simbok dan Pekerjaan-Pekerjaan Masa Depan Creation Mia Ismed” Abdul Karim; Sainul Hermawan; Dewi Alfianti
JURNAL LOCANA Vol. 5 No. 2 (2022): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jl.v5i2.91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk struktur dramatik dalambuku kumpulan naskah drama “Simbok dan Pekerjaan-Pekerjaan Masa Depan” KaryaMia Ismed. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yangdigunakan ialah buku kumpulan naskah drama “Simbok dan Pekerjaan-Pekerjaan MasaDepan” Karya Mia Ismed. Data penelitian ini adalah eksposisi, konflik, komplikasi, krisis,resolusi dan keputusan yang ada dalam kumpulan naskah drama “Simbok dan Pekerjaan-Pekerjaan Masa Depan” Karya Mia Ismed yang diterbitkan pada tahun 2020 olehGambang Buku Budaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tidak semua naskahterdapat enam struktur dramatik. Beberapa naskah yang memiliki enam struktur dramatik,antara lain: “Kartini di Perbatasan”, “Roh”, dan “Debu”. Sementara itu, lima naskahlainnya tidak memiliki enam struktur dramatik yang lengkap. Lima naskah itu antara lain:“Delusi”, “Gila”, “Tanah Tembuni”, “Dingklik Simbok”, dan “Bapak Pulanglah”. Selainitu, peneliti juga menemukan bahwa naskah-naskah tersebut dibuat berdasarkan isutentang kehidupan sosial yang dekat dengan kehidupan pengarang.
CITRA PEREMPUAN MUSLIMAH DALAM DUA NOVEL ASMA NADIA: THE IMAGE OF MUSLIM WOMEN IN ASMA NADIA`S TWO NOVELS Drike Afreliani; Rusma Noortyani; Dewi Alfianti
LOCANA Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v1i1.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan citra perempuan Muslimah yang terdapat dalam dua novel karya Asma Nadia, yakni novel Cinta 2 Kodi dan Sehidup Sesurga Denganmu. Metode yang diterapkan terhadap penelitian ini ialah deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan Muslimah digambarkan dalam dua bentuk citra, yakni positif dan negatif. Citra perempuan Muslimah, baik positif maupun negatif yang terdapat dalam novel Cinta 2 Kodi dan Sehidup Sesurga Denganmu karya Asma Nadia dikelompokkan menjadi tiga jenis, yakni citra perempuan Muslimah dalam hubungannya dengan Tuhan, citra perempuan Muslimah dalam hubungannya dengan diri sendiri, dan citra perempuan Muslimah dalam hubungannya dengan manusia lain. Perbandingan citra perempuan Muslimah dalam novel Cinta 2 Kodi dan Sehidup Sesurga Denganmu karya Asma Nadia menunjukkan persamaan dan perbedaan yang erat kaitannya dengan bentuk dan kategori citra. This study aims to describe and compare the image of Muslim women in two novels by Asma Nadia, namely Cinta 2 Kodi and Sehidup Sesurga Denganmu. The method applied to this research is descriptive-qualitative. The results of this study indicate that Muslim women are depicted in two forms of imagery, namely positive and negative. The image of Muslim women, both positive and negative contained in the novel Cinta 2 Kodi and Sehidup Sesurga Denganmu by Asma Nadia is grouped into three types, namely the image of Muslim women in relation to God, the image of Muslim women in relation to oneself, and the image of Muslim women in relationship with other humans. Comparison of the images of Muslim women in the novels Cinta 2 Kodi and Sehidup Sesurga Denganmu by Asma Nadia shows the similarities and differences that are closely related to the forms and categories of images.
RELASI MANUSIA DAN ALAM DALAM NOVEL “CATATAN AYAH TENTANG CINTANYA KEPADA IBU” KARYA SANDI FIRLY: HUMAN AND NATURE RELATIONS IN THE NOVEL "FATHER'S NOTE ABOUT HIS LOVE TO MOTHER" FIRLY CODE WORKS Silfia Mulyati; Dewi Alfianti; Lita Luthfiyanti
LOCANA Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v1i1.132

Abstract

Riset ini menitikberatkan pada sikap orang dalam mengenakan prinsip etika hidup serta tatanan hubungan orang dengan alam, mengisahkan peradaban marga Dayak Maratus, adat-istiadat, kepercayaan mengenai hutan sakti, serta keelokan alam Loksado. riset ini bermaksud buat menjelaskan hubungan orang serta alam dalam peringatan bapak mengenai Cintanya pada ibu ciptaan Sandi Firly. riset ini mengenakan prosedur deskriptif-kualitatif. Sumber data yang dibubuhkan adalah peringatan bapak mengenai Cintanya pada mama ciptaan isyarat Firly. riset ini mengenakan cara penelitian pustaka. analisis yang dilakukan adalah menjelaskan hubungan orang serta alam. Hasil riset membuktikan jika hubungan orang serta alam dalam melingkupi studi tindakan respek pada alam, studi tindakan tanggung jawab budi pekerti pada alam, studi tindakan simpati pada alam, studi tindakan kasih minat serta interes pada alam, serta studi tindakan tidak mengusik kehidupan alam. This research focuses on the attitude of people in applying the ethical principles of life and the order of people's relationships with nature, tells about the civilization of the Dayak Maratus clan, customs, beliefs about the sacred forest, and the natural beauty of Loksado. This research intends to explain the relationship between people and nature in a father's reminder about his love for Sandi Firly's mother. This research uses a descriptive-qualitative procedure. The source of the data attached is the father's warning about his love for his mother, created by Firly's sign. This research uses literature research methods. The analysis carried out is to explain the relationship between people and nature. The results of the research prove that the relationship between people and nature covers the study of acts of respect for nature, studies of acts of ethical responsibility towards nature, studies of acts of sympathy for nature, studies of acts of love, interest and interest in nature, and studies of actions that do not disturb natural life.
EKOLOGI BUDAYA DAYAK BENUAQ DALAM NOVEL “API, AWAN, ASAP” KARYA KORRIE LAYUN RAMPAN: DAYAK BENUAQ CULTURAL ECOLOGY IN THE NOVEL “API, AWAN, ASAP” BY KORRIE LAYUN RAMPAN Hidayah Tullah; Dewi Alfianti; Faradina
LOCANA Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v1i1.136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan unsur-unsur budaya yang hadir dalam novel Api, Awan, Asap Karya Korrie Layun Rampan. Hal ini dikarenakan sastra lingkungan dan kebudayaan adalah sesuatu yang tidak dapat dipisahkan keberadaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekologi budaya dengan metode deskripsi-kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah novel “Api, Awan, Asap” Karya Korrie Layun Rampan. Penelitian ini menggunakan teknik studi pustaka. Analisis yang dilakukan adalah dengan mendeskripsikan unsur-unsur budaya yang hadir dalam novel “Api, Awan, Asap” Karya Korrie Layun Rampan. Sementara itu, dalam novel Api, Awan, Asap Karya Korrie Layun Rampan masyarakat Dayak Benuaq menganggap alam memiliki jiwa dan merupakan sebagian dari diri mereka. oleh karena itu, hubungan alam dengan kebudayaan masyarakat Dayak Benuaq saling berkaitan, masyarakat Dayak Benuaq menjaga serta merawat alam mereka sesuai dengan ajaran dari leluhur. This study aims to describe the cultural elements present in the novel Api, Awan, Asap by Korrie Layun Rampan. This is because environmental literature and culture are something that cannot be separated. This study uses a cultural ecology approach with a descriptive-qualitative method. The data source used is the novel "Fire, Clouds, Smoke" by Korrie Layun Rampan. This research uses literature study technique. The analysis was carried out by describing the cultural elements present in the novel "Fire, Clouds, Smoke" by Korrie Layun Rampan. Meanwhile, in the novel Api, Awan, Asap by Korrie Layun Rampan, the Benuaq Dayak people think that nature has a soul and is a part of themselves. Therefore, the natural relationship with the culture of the Benuaq Dayak people is interrelated, the Benuaq Dayak people protect and care for their nature according to the teachings of their ancestors.
EKSISTENSI PEREMPUAN DALAM NOVEL SUNYI DI DADA SUMIRAH KARYA ARTIE AHMAD BERDASARKAN FEMINISME EKSISTENSIALIS SIMONE DE BEAUVOIR: THE EXISTENCE OF WOMEN IN THE NOVEL SUNYI DI DADA SUMIRAH BY ARTIE AHMAD BASED ON SIMONE DE BEAUVOIR'S EXISTENTIALIST FEMINISM Juraidah; Taqwiem, Ahsani; Alfianti, Dewi
LOCANA Vol. 6 No. 2 (2023): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v6i2.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir dalam novel Sunyi di Dada Sumirah karya Artie Ahmad. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel Sunyi di Dada Sumirah karya Artie Ahmad memperlihatkan bahwa bentuk feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir dapat membawa perempuan pada kesadaran akan hak mereka dalam konteks kemanusiaan yang lebih luas. Bentuk perlawanan sebagai wujud eksistensi tiga tokoh utama sunyi, Sumirah, dan Suntini, menunjukkan sosok perempuan yang tangguh dan memiliki semangat untuk memperjuangkan eksistensinya meskipun dihadapkan pada berbagai bentuk ketidakadilan. Bentuk perlawanan sebagai wujud eksistensi tersebut terlihat dari tiga tokoh yakni dengan perlawanan terhadap diskriminasi gender, perlawanan terhadap patriarki, dan berusaha menjadikan diri sebagai kaum intelektual. Novel Sunyi di Dada Sumirah menggambarkan betapa pentingnya kesetaraan gender dan keadilan sosial dalam masyarakat. This research aims to describe the form of Simone de Beauvoir's existentialist feminism in the novel Sunyi di Dada Sumirah by Artie Ahmad. The method used in this research is descriptive qualitative. The results of this study show that the novel Sunyi di Dada Sumirah by Artie Ahmad shows that Simone de Beauvoir's form of existentialist feminism can bring women to an awareness of their rights in a broader human context. The form of resistance as a form of existence of the three main characters, Sunyi, Sumirah, and Suntini, shows the figure of a woman who is tough and has the spirit to fight for her existence despite being faced with various forms of injustice. The form of resistance as a form of existence can be seen from the three characters, namely by resistance to gender discrimination, resistance to patriarchy, and trying to make themselves as intellectuals. The novel Sunyi di Dada Sumirah illustrates the importance of gender equality and social justice in society.