Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Implementasi Program Pengendalian TB Paru: Studi Kualitatif di Puskesmas Parigi Sudirman, Sudirman; Kolupe, Veni Mornalita; Assa, Anggri Alfira Yunita; Purwiningsih, Sri; Susianawati, Desak Eka
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1427

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang menyerang paru-paru, disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Kabupaten Parigi Moutong, mengalamai peningkatan kasus TB Paru, hal ini terlihat pada penemuan kasus TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Parigi yang terus meningkat dari 21 kasus pada tahun 2021, menjadi 56 pada tahun 2022, 46 kasus pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi implementasi program TB Paru di Puskesmas Parigi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi fenomenologi, melibatkan wawancara mendalam pada tenaga kesehatan di Puskesmas Parigi. Data dianalisis menggunakan analisis isi. Hasil menunjukkan kebijakan program TB Paru di Puskesmas Parigi mengacu pada standar nasional, namun keterbatasan SDM berdampak pada pengawasan pengobatan. Distribusi obat dilakukan pasien sendiri. Program ini menghadapi tantangan dalam mencapai target penurunan kasus TB Paru sebesar 85%, dengan pencapaian 29% pada 2022. Kesadaran dan edukasi pasien perlu ditingkatkan. Kesimpulannya, program pengendalian TB Paru di Puskesmas Parigi memiliki sarana dan prasarana memadai serta mengikuti kebijakan nasional. Namun, keterbatasan SDM, kurangnya edukasi pasien, dan sistem antrean yang belum optimal menjadi tantangan utama. Langkah strategis diperlukan untuk memperkuat edukasi pasien, meningkatkan keahlian tenaga kesehatan, dan mengoptimalkan sistem antrean. Upaya pencegahan lebih intensif diperlukan untuk menekan angka kejadian TB.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Hidup Bersih Dan Sehat Pada Anak Sekolah Menengah Pertama Niluh Desy Purnamasari; Sudirman, Sudirman; Parmi, Parmi; Lexy Kareba; Desak Eka Susianawati; Hendrik, Hendrik
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Clean and Healthy Behavior (CHB) in school settings plays a pivotal role in preventing diseases, enhancing student health, and fostering a clean and healthy environment. However, CHB implementation in Indonesian schools remains limited, leading to adverse public health effects, including an upsurge in diarrheal cases. Thus, enhancing CHB knowledge and practices in schools is imperative, especially in Central Sulawesi Province, which grapples with a high prevalence of diarrheal cases. Method: This community service initiative took place at SMP Negeri 13 Sigi, Sigi Regency, involving 336 students across different grade levels. Spanning three days in June 2022, the program employed pretest and posttest assessments via questionnaires. Education delivery encompassed material presentations, discussions, and the utilization of electronic and visual aids. Results: Research findings indicate a significant enhancement in students' comprehension of Clean and Healthy Behavior (CHB) following the educational intervention. Previously limited in their understanding, students exhibited noticeable improvements in their knowledge of CHB after participating in the educational activities. These outcomes underscore the vital role of education and outreach in augmenting students' understanding and awareness of CHB. Conclusion: This initiative concludes that educational interventions and outreach efforts pertaining to PHBS in schools can positively impact students' awareness and knowledge of the significance of PHBS. It is anticipated that this heightened awareness will empower students to maintain school cleanliness and improve their health and hygiene practices.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting Melalui Edukasi dan Intervensi Gizi Di Desa Lonca Jumain; Purwaningsih, Diah Fitri; Talindong, Agustinus; Wahyu; AB, Subardin; Sudirman; Pelima, Robert V.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan global yang sangat mengkhawatirkan, terutama di negara-negara berkembang. Istilah "stunting" merujuk pada kondisi dimana anak-anak mengalami gangguan serius dalam pertumbuhan fisik dan perkembangan akibat kurangnya asupan gizi yang berlangsung secara kronis, khususnya pada tahap awal perkembangan mereka. Pengetahuan masyarakat tentang pemberdayaan kesehatan adalah elemen utama yang berkontribusi terhadap masalah ini. Tujuan kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya stunting melalui pemberdayaan masyarakat melalui edukasi intervensi gizi. Metode pada pengabdian ini menggunakan metode ceramah dan demonstrasi melalui materi intervensi gizi  Lokasi pemberdayaan masyarakat dilaksanakan di desa Lonca Kecamatan Kulawi. Sasarannya ibu yang memiliki balita.  Jumlah peserta yang mengikuti sebanyak 20 orang.  Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 56,5 sebelum intervensi menjadi 81,25 setelah intervensi, yang mengindikasikan bahwa kegiatan edukasi yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu balita mengenai stunting dan intervensi gizi
Model of Strategy to Increase Patient Interest in Visiting Hospitals after the Covid-19 Pandemic Niluh Desy Purnamasari; Subardin AB Subardin AB; Sudirman Sudirman
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.4640

Abstract

The COVID-19 pandemic has caused a significant decrease in hospital visits due to fear of virus transmission. RSUD Anuntaloko Parigi, experienced a decrease in patient visits after the pandemic, requiring strategies to increase patient interest. This study explores the TOWS matrix, which evaluates internal factors (strengths and weaknesses) and external factors (opportunities and threats). Objective: This study aims to find strategies increase patient visit interest in the Regional General Hospital (RSUD) after the Covid-19 pandemic period. Method: A quantitative descriptive study with a cross-sectional design was conducted involving 12 respondents through structured interviews. Data were analyzed usinga TOWS analysis framework was applied in excel program and Descriptive analytics. Results: Results indicated that external opportunities outweighed threats, scoring 5.51, while internal strengths surpassed weaknesses, scoring 11.64. The hospital is positioned in the progressive quadrant, suggesting it can leverage its strengths to seize opportunities. Key strategies identified include improving comfort, and cleanliness, collaboration with BPJS, and program knowledge, patient education and utilizing social media for digital engagement. Conclusions: Anuntaloko Parigi Hospital has great opportunities, in a progressive position. Relevant strategies are improving comfort, cleanliness, and cooperation with BPJS, as well as program introduction, patient education, and utilization of social media in promotion.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Sosilaisasi Stunting Dan Kebersihan Lingkungan Sudirman Sudirman; lexy Kareba; Jumain Jumain; Wahyu Wahyu; Agustinus Talindong; Saiful Ambodale
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i3.670

Abstract

Stunting remains a significant public health challenge in Indonesia, especially in rural areas with limited access to nutrition and sanitation. This community service activity aims to provide residents of Tosale Village, Donggala Regency, with knowledge about stunting prevention and the importance of environmental hygiene through a participatory educational approach. The implementation methods included field observations, stunting discussions, installation of educational visual media, as well as mutual cooperation activities and the cultivation of medicinal plants and vegetables. The results of the activity showed an increase in community understanding of balanced nutrition, clean and healthy lifestyles, the cultivation of medicinal plants and vegetables, and the revival of a culture of mutual cooperation. The stunting discussion forum served as a platform to encourage cross-community participation in the village, while visual media strengthened health literacy through easily understandable messages. Overall, this activity demonstrated that a participatory approach can increase collective awareness and preventive behavior against stunting while strengthening the independence of village communities in creating a sustainable healthy environment.
Edukasi Gizi Interaktif dalam Meningkatkan Pemahaman Pola Makan Sehat pada Remaja Sudirman Sudirman; Lexy Kareba; Saiful Ambodale; Fitri Arni; Agustinus Talindong; Sri Purwiningsih
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8739

Abstract

Masa remaja merupakan periode penting dengan kebutuhan gizi yang meningkat, namun hasil observasi di Desa Watatu menunjukkan bahwa pengetahuan remaja terkait gizi seimbang masih rendah dan berpotensi memengaruhi perilaku makan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi gizi remaja melalui edukasi gizi interaktif sebagai solusi terhadap keterbatasan pemahaman tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan pre-experimental dengan desain one group pre-test dan post-test pada 30 remaja. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan interaktif, diskusi, dan penggunaan media leaflet yang disesuaikan dengan konteks lokal. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan remaja, dimana proporsi jawaban benar meningkat dari 50–63,3% menjadi 86,7–96,7%, serta rata-rata skor meningkat dari 10,87 menjadi 18,43 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi gizi interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang pola makan sehat. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi gizi dan berpotensi mendorong perubahan perilaku makan yang lebih sehat secara berkelanjutan.