p-Index From 2021 - 2026
7.292
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Majalah Kedokteran Bandung MEDISAINS Monex: Journal of Accounting Research IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal SOLMA Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Manuju : Malahayati Nursing Journal Darmabakti Cendekia: Journal of Community Service and Engagements JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Ners Journal of Environmental Science and Sustainable Development Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam JOSING: Journal of Nursing and Health KESANS : International Journal of Health and Science Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Undergraduate Conference Proceeding Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat The Journal of Palembang Nursing Studies Healthy Journal Journal of Office Administration : Education and Practice Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Media Riset Akuntansi Auditing & Informasi Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Al-Hukkam : Journal of Islamic Family Law VIDHEAS: Jurnal Nasional Abdimas Multidisiplin Jurnal Pustaka Keperawatan Pena Nursing Assoeltan: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Malahayati International Journal of Nursing and Health Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

HEALTHY LIFE FOR SMART COMMUNITY: GERAKAN BEBAS KANKER DAN PENYAKIT TIDAK MENULAR Nur Chayati; Yuni Astuti; Nur Azizah Indriastuti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.672 KB) | DOI: 10.18196/ppm.39.118

Abstract

Jumlah penduduk wanita di Dukuh Banyusri yang lebih banyak dibanding laki-laki menjadi kewaspadaan dalam bidang kesehatan. Meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian tertinggi, yaitu kanker payudara dan kanker cerviks pada wanita serta kanker prostat dan scrotum pada laki-laki perlu menjadi perhatian. Tujuan dari abdimas ini, yaitu melakukan screening status kesehatan umum dan pendidikan kesehatan tentang kanker di Dukuh Banyusri, Jatinom, Klaten. Metode kegiatan dimulai dengan pemeriksaan general check up, kemudian pretest, dilanjutkan pemberian pendidikan kesehatan tentang kanker payudara dan prostat, serta memberikan pelatihan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) dan SABURI (pemeriksaan burung sendiri). Kegiatan diakhiri dengan posttest. Hasil kegiatan diperoleh data jumlah warga yang terlibat sejumlah 42 warga (24 perempuan, 18 laki-laki), insiden buta warna sebanyak 43%, tekanan darah sistole tertinggi 248 mmHg, tekanan darah diastole tertinggi 147 mmHg (21 warga berstatus hipertensi dan hipertensi emergensi). Terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 80% tentang kanker pada warga laki-laki dan peningkatan pengetahuan sebanyak 60% pada perempuan sebelum dan setelah pendidikan kesehatan. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan abdimas mampu meningkatkan pengetahuan warga tentang kanker sekaligus terdeteksi bahwa warga Dukuh Banyusri memiliki pravelensi buta warna yang tinggi, serta berisiko tinggi terhadap penyakit tidak menular yaitu hipertensi. Diperlukan upaya lanjutan untuk meningkatkan status kesehatan warga dan pencegahan terjadinya komplikasi akibat hipertensi.
Pemberdayaan Aisyi’ah DIY Dalam Penanggulangan Bencana Melalui Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Dapur Balita Nur Chayati; Azizah Khoiriyati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.034 KB) | DOI: 10.18196/ppm.25.447

Abstract

Dalam situasi terjadinya bencana, kelompok balita menjadi salah satu kelompok rentan yangmemerlukan perhatian lebih karena kekhususan akan kebutuhannya. Meskipun saat bencana terjadiketerbatasan dalam penyediaan makanan, kebutuhan gizi balita harus dipastikan tetap tercukupi gunamenjamin pertumbuhan dan perkembangannya. Lembaga Lingkungan Hidup dan PenanggulanganBencana Pimpinan Wilayah Aisyiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (LLHPB PWA DIY) adalah salahsatu lembaga sosial yang berkonsentrasi terhadap permasalahan lingkungan dan kebencanaan, denganmenggerakkan potensi wanita. Banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia, mengharuskan lembaga initurut berperan dalam manajemen bencana. LLHPB memfokuskan pada keberlajutan program gunamencetak relawan wanita yang mahir dalam pengelolaan dapur balita saat tanggap bencana.Pembentukan kader Aisyiah dalam rangka upaya peningkatan kualitas pengelolaan dapur balita telahdilakukan melalui tiga program kegiatan yang meliputi workshop pengelolaan dapur balita, pembentukanKader Aisyiah peduli balita saat bencana, serta pelatihan pengelolaan dapur balita. Luaran yang telahdicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah tersusun modul pengelolaan dapur balita, serta terbentukkader-kader Aisyiyah yang siap diberangkatkan untuk mengelola dapur balita saat terjadi bencana diberbagai wilayah di Indonesia. Tindak lanjut kegiatan adalah sosialisasi hasil pelatihan kepada anggotadaerah dan cabang, serta pengadaan simulasi terintegrasi.
SCREENING KESEHATAN KELOMPOK SADAR WISATA DI MASA PANDEMI COVID-19 Nur Chayati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.087 KB) | DOI: 10.18196/ppm.43.691

Abstract

Desa wisata Santan dikembangkan dengan pendekatan community approach atau community based development oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Dewi Kamsa. Pertumbuhan Dewi Kamsa sangat baik, namun semenjak pandemi Covid, hampir semua kegiatan terhenti. Selama pandemi ini warga juga jarang sekali melakukan pemeriksaan kesehatan di pusat layanan kesehatan seperti Puskesmas, dengan alasan takut tertular Covid. Atas inisiasi Pokdarwis, RT setempat dan pengabdi maka solusi untuk menghidupkan kembali aktivitas Dewi Kamsa adalah akan dilakukan kegiatan screening kesehatan terhadap warga. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah terdeteksi masalah kesehatan awal masyarakat di masa pandemi. Screening kesehatan yang dilakukan meliputi pengecekan suhu, tekanan darah, berat badan serta konsultasi kesehatan. Jumlah peserta yang hadir didominasi oleh perempuan sebanyak 20 orang (71,43%) sisanya laki-laki (28,57%). Rata-rata berat badan peserta 59 kg, sistole 130,9 mmHg, diastole 98,1 mmHg dan suhu 36,30C. Hasil uji statistic membuktikan bahwa usia memiliki keterkaitan yang bermakna dengan tekanan darah sistol (p 0,0001) namun tidak berpengaruh terhadap berat badan, diastole dan suhu. Kondisi ini menunjukkan bahwa semakin bertambah usia, pemeriksaan kesehatan sebaiknya dilakukan lebih rutin karena berpengaruh terhadap kenaikan angka systole pada tekanan darah. Kesimpulan bahwa screening kesehatan melalui program pengabdian masyarakat sangat bermanfaat dalam mendeteksi penyakit tidak menular di masyarakat.
Optimalisasi Pengajian Ibu-Ibu Warga  Jitengan Pasca Pandemi Nurul Aisyah; Nur Chayati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.56.927

Abstract

Penguatan Spiritual menjadi hal utama masyarakat dalam menghadapi Pandemi. Pengabdian ini bertujuan untuk penguatan mental spiritual (psikis) melalui optimalisasi pengajian ibu-ibu warga masyarakat Jitengan. Melalui koordinasi dengan takmir masjid dan perwakilan masyarakat sebagai pihak yang dikenai kegiatan. Dilanjutkan, penyusunan koordinator dalam struktural kepengurusan pengajian agar dapat terselenggara dan nilai pemberdayaannya juga dapat berkelanjutan, sehingga kebermanfaatannya dapat dirasakan warga. Ibu-ibu sangat membutuhkan penguatan spiritual dalam menghadapi rutinitasnya di keluarga maupun dalam membimbing putra-putrinya dalam kegiatan penyelesaian penugasan sekolah di rumah. Hasil yang didapatkan adalah keefektifan program sangat baik. Hal ini diukur melalui tiga hal: pertama, antusiasme warga yang turut hadir dalam pengajian 80 jamaah pada pertemuan 1, 50 jamaah pada pertemuan 2 (dikarenakan bersamaan dengan rapat RT). Kedua, pemahaman warga terhadap materi pengajian mencapai 80% dari kehadiran. Ketiga, keberlanjutan pengajian berjalan pasca berakhirnya program pengabdian, ini mengindikasikan bahwa pemberdayaan berjalan efektif. Implikasinya adalah penguatan spiritual sangat dibutuhkan oleh warga untuk dapat menjalani ritme hidup dalam keluarga, kerja maupun bermasyarakat, maka hadirnya pengajian dirasa sangat bermanfaat.
Penguatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posbindu PTM “Mekar Asri” Nur Chayati; Fitri Suciana; Riska Adellia; Elmi Safira Maswaya
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1121

Abstract

Hasil survei pada tahun 2020 dan 2021 menunjukkan warga Dukuh Banyusri berisiko mengalami penyakit tidak menular. Kondisi ini ditandai dengan tingginya jumlah warga dengan aktivitas kurang, frekuensi makan buah dan sayur kurang dari 5 porsi sehari, konsumsi alkohol, adanya riwayat merokok, hipertensi, diabetes melitus, dan kolesterol tinggi. Data ini menunjukkan bahwa warga Banyusri sudah berada pada level waspada atau zona merah terjadinya penyakit tidak menular. Berdasarkan fenomena tersebut, permasalahan terkait faktor risiko penyakit tidak menular tidak cukup hanya diselesaikan melalui screening kesehatan melalui posbindu. Peran posbindu harus lebih ditingkatkan terutama pada meja lima, yaitu pemberian pendidikan kesehatan oleh kader. Kader harus dibekali pengetahuan dan metode pemberian pendidikan dan promosi kesehatan yang baik dan efektif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan pada penguatan peran kader posbindu dalam pendidikan dan promosi kesehatan, khususnya penyakit tidak menular. Kegiatan meliputi pemberian pendidikan kesehatan, simulasi, dan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan pengetahuan kader meningkat 20%-40%, keterampilan kader meningkat dari kategori kurang (11,1%) dan baik (88,9%) menjadi kategori baik (33,3%) dan baik sekali (66,7%).
Co-Authors Adellia, Riska Agriyanto, Destian Haryu Agung Rejecky Aini, Annisa Qurrota AKICHIKA MIKAMI Al Afik Alfauzi Adhe Destyanto Alfiani, Mahsuna Ambar Relawati Amin Pujiati Anggi Aryadi Anggraini, Maulida Aoladul Muqarrobin Aqila Fadiya Hayati Rusydi Ardi Pramono Asriyanto, Luthfi Fauzy Auladia Muftikha Azizah, Fajriyati Nur Azizah, Salma Betsyeba, Betsyeba Christantie Effendy Dicky Anugrah, Muhammad Edy Suryanto Eko Wardoyo Elfi Etikasari Elmi Safira Maswaya Ema Waliyanti Endiramurti, Saktiana Rizki Erfin Firmawati Etikasari, Elfi Fitri Anita Fitri Arofiati Fitri Suciana Gema Akbar Purnama Juandi Guru, Yustina Yantiana Habid Al Hasbi Hanung Triatmoko Haris, Fahni Hesti Fathan Nurfais Fauziah Hesti Fathan Nurfais Fauziah Indra Prasetyantoro Indriastuti, Nur Azizah Ismail Setyopranoto Ismiyati Ismiyati Ismiyati, Ismiyati Jarot Tri Bowo Santoso Joko Supriyanto Juandi, Gema Akbar Purnama Juliati, Juliati Karunia, Asaprima Putra Kaslinda Nur Umifa Khoiriyati, Azizah Khresna Bayu Sangka, Khresna Bayu Kinasih, Astrid Puspa Kiswanto, Logi Kurniawati, Estetika Mutiaranisa Kusman Ibrahim Kusuma, Rahmah Yanita Kusumawaty, Jajuk Lia Nurul Latifah Logi Kiswanto M. Fariez Kurniawan Makiyah, Sri Nabawiyah Nurul Maria komariah Maswaya, Elmi Safira Meka Sabilla Salim Melinda Aria Ningsih Muhammad Haidar Muhammad Taupikurrahman Munarji, Rahmi Pratiwi Muqarrobin, Aoladul Nur Hidayati Nur Indahsari, Lily Nurfikasari, Dita Nurrahmawati, An Nurul Aisyah Pangestika, Nindya Dwi Pramudyaningrum, Ratih Purnomo, Sidiq Puspandari, Rindhawara Annisa Puspitowarno Putranti, Dwi Puji Rachmadi, Moch. Faizal Rahayu Puji Haryanti Ratih Pramudyaningrum Ratih Wulandari, Trisninik Riska Adellia Rizki , Saktiana Rizki Endiramurti, Saktiana Roisyah, Firda Azalea Fitriani Sagiran Sagiran Septari, Zhavira Nadya Setiadi, Fahmi Setyopranoto Setyopranoto Shanti Wardaningsih Sholikah, Mar'atus Sinta Yudistia Nurachman Sri Suranta, Sri Syahputri, Syakhira Istighfarin Thandar Soe Sumaiyah Jamaludin Titih Huriah Titih Huriah Trisninik Ratih Wulandari, Trisninik Ratih Tusyanah Tusyanah Tyawarman, Ady Utami, Vidya Tyagita Wahyu Widarjo, Wahyu Waliyanti, Ema Wijang Sakitri Yuliani Setyaning Rizki Yuni Astuti