Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Framing Pemberitaan Konflik Israel-Palestina dalam Harian (E-Paper) Kompas Tuti Hartini; Cindenia Puspasari; Jafaruddin; Harinawati; Kamaruddin Hasan
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13883557

Abstract

Di era globalisasi modern, infromasi media telah menjadi masalah besar. Selain berita yang cepat, publik tampaknya menginginkan informasi yang terbukti, akurat dan menarik. Media Online juga dibanjiri dengan menteri konversi, yang masih memiliki batasan waktu. Kompas menjadi Media yang terus dipercaya oleh Khalayak situs ini didirikan pada 1995 dan merupakan bagian dari Kompas Gramedia. Ada banyak perspektif dan perspektif yang berbeda tentang konflik saat ini antara Israel-Palestina. Konflik Israel- Palestina bermula dengan klaim kedua pihak terhadap tanah palestina, yang menyebabkan kekerasan, konfrontasi militer, dan ketegangan yang keberlanjutan. Israel mengklaimnya sebagai tanah air mereka sendiri dan menurut hak- hak sebagai bangsa. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana media online harian Kompas dalam membingkai berita isu- isu mengenai Israel-Palestina. Penelitian ini menggunakan teori framing William A.Gamson. metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menemukan bahwasanya dari 3 berita yang jurnalistik Harian Kompas menggunakan sumber sumber yang relevan. Harian Kompas mencantumkan sumber yang mereka ambil, Framing pemberitaan konflik Israel-Palestina dalam Harian (E-Paper) Kompas sendiri cenderung dengan pendekatan yang berimbang dan berdasarkan prinsip-prinsip jurnalisme yang objektif. Harian Kompas menjadi salah satu media terkemuka di Indonesia, biasanya memberikan berita yang keprehensif dan mendalam mengenai konflik tersebut.
Analisis Kecantikan Perempuan Dalam Akun Youtube Tasya Farasya (Analisis Semiotika Roland Barthes) Julia Firdani; Cindenia Puspasari; Kamaruddin; Muhammad Fazil
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70193/cendekia.v3i1.180

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Kecantikan Perempuan Dalam Akun Youtube Tasya Farasya (Analisis Semiotika Roland Barthes). Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana makna kecantikan perempuan dalam video make up tutorial di channel YouTube Tasya Farasya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis semiotika Roland Barthes. Terdapat dua jenis data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu; Data Primer yang dalam penelitian ini data primernya adalah pilihan scene pada video tutorial make up yang berjudul “Make Up Wisuda Gak Usah ke Salon” dan data sekunder baik itu jurnal, buku, ataupun literatur lainnya yang relevan dengan penelitian. Objek dalam penelitian ini adalah tujuh scene dalam video tutorial make up di channel Youtube Tasya Farasya. Tujuh scene itu dikaji menggunakan semiotika Roland Barthes dengan menganalisis makna penanda (signifier), pertanda (signified), denotatif dan konotatif. Berdasarkan analisis yang dilakukan pada video yang berjudul “Make Up Wisuda Gak Usah ke Salon”. Dalam penelitian ini penanda dalam sebuah scene atau yang disebut dengan Signifier dapat berbentuk ekspresi atau juga disebut sebagai bentuk medium yang diambil dari sebuah tanda yang dapat berupa bunyi, gambar atau coretan yang dapat dimaknai. Sedangkan penanda dan pertanda kecantikan dalam video make up tutorial yakni ekspresi dari Tasya Farasya yang terdapat dalam setiap scene pilihan.
Racism Issues Delivered in Lupin Film Series (2021) Lubis, Rabitah Tasya Amaliah; Puspasari, Cindenia
KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 17 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Dakwah UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/komunika.v17i1.7233

Abstract

This study discusses the issue of racism in the Lupine film series on Netflix. Lupine is a two-season series that tells the story of a shrewd thief. This story is based on a famous white people novel in France. However, the director changed the lead character in this series by using black actors. The series was popular on Netflix due to the story and how the director brought a black man as the lead character in a high-level racist country. The main point that tries to be explained in this research is how the issue of racism is distributed through an action film series. The director wants to frame racism in France. This study is a qualitative interpretive study. The data source for this study is a film series titled Lupine, which aired on Netflix in 2021. The data collection method uses documentation studies of the selected sequence. Researchers determined 14 scenes and analyzed the scenes using Charles Sanders Peirce's semiotic model with Peirce's Trichotomy: sign, object, and interpretant. This study indicates an issue of racism that the director wants to represent through scenes showing racist behavior experienced by black people in France. All settings are categorized into indicators of racism which consist of stereotypes based on race, racial discrimination, and racial violence.
The Reception of Health Information To Reduction Stunting Puspasari, Cindenia; Mardhiah, Ainol; Husniati, Ade Muana
Jurnal Visi Komunikasi Vol 24, No 02 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v24i02.30804

Abstract

The main causes of stunting can be caused by a lack of nutrition and nutritional intake as a child's needs, off-base child rearing designs due to need of information and instruction for pregnant ladies and breastfeeding moms, lacking sanitation within the living environment such as need of clean water offices and inaccessibility of can offices and constrained get to. wellbeing offices required for pregnant ladies, breastfeeding mothers and toddlers. Malnutrition is a global issue. It is therefore important to have a health communication strategy when providing health information to the community. Using receptivity theory to communicate health information can be a long-term strategy to reduce the prevalence of stunting. There are several receptive analysis strategies that can be implemented to reduce the prevalence of stunting, including individual acceptability in processing information, provision of appropriate information in terms of language, acceptability in understanding media preferences, development of environmental perception factors, dissemination of credible information in influencing the community, and evaluation of information in stunting information dissemination strategies.
Pencegahan KBGO Guna Membangun Ruang Aman Digital Bagi Anak & Perempuan Muslim di Era Society 5.0 Puspasari, Cindenia; Darnila, Eva; Siregar, Widyana Verawaty; Husniati, Ade Muana; Mardhiah, Ainol
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang pencegahan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) sebagai upaya membangun ruang aman digital bagi anak dan perempuan di era Society 5.0, di mana teknologi seperti AI, IoT, dan big data dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah sosial sambil menempatkan manusia sebagai pusatnya. KBGO, sebagai bentuk kekerasan gender yang difasilitasi teknologi (menurut UN Women), mencakup pelecehan online, revenge porn, doxxing, cyberstalking, deepfake pornography, dan hate speech berbasis gender. Dampaknya merusak kesehatan mental korban, terutama generasi muda, serta memperburuk ketidaksetaraan gender dan menghambat partisipasi perempuan di ruang digital. Di Indonesia, kasus KBGO melonjak dan didominasi penyebaran konten intim non-konsensual. Upaya anti-KBGO meliputi strategi edukasi kampanye #AwasKBGO oleh SAFENet, Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (16 HAKTP) yang diperingati 25 November-10 Desember, serta inisiatif pemerintah melalui KemenPPPA, Komnas Perempuan, dan regulasi seperti UU ITE. Artikel ini berbasis pengabdian masyarakat di Universitas Malikussaleh menggunakan teknik PAS (Problem-Agitate-Solution) untuk edukasi. Strategi pencegahan mencakup edukasi kesadaran masyarakat tentang consent dan etika digital, dukungan korban melalui laporan dan konsultasi psikologis, peran platform digital dalam deteksi konten berbahaya, serta kolaborasi multi-pihak untuk transformasi budaya. Gerakan ini tidak hanya melindungi korban, tetapi juga membangun akhlak generasi muda menuju Indonesia Emas 2045 yang inklusif dan bebas diskriminasi, dengan ajakan aktif melaporkan kasus ke lembaga terkait.
Implementasi Media Augmented Reality dalam Pembelajaran Materi Digital pada Mahasiswa Semester II Teknik Informatika UNIMAL Darnila, Eva; Puspasari, Cindenia; Fadlisyah, Fadlisyah
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi media Augmented Reality (AR) sebagai inovasi pembelajaran pada mata kuliah materi dasar digital untuk mahasiswa semester 2 Program Studi Teknik Informatika Universitas Malikussaleh. Teknologi AR digunakan untuk menghadirkan visualisasi tiga dimensi pada konsep-konsep digital yang bersifat abstrak, seperti sistem bilangan, gerbang logika, aljabar Boolean, peta Karnaugh, dan rangkaian flip-flop. Penggunaan AR memungkinkan mahasiswa berinteraksi langsung dengan objek 3D sehingga proses pemahaman materi menjadi lebih konkret, menarik, dan mudah dipahami. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi teori mengenai konsep dasar digital dan prinsip kerja AR, bimbingan praktik menggunakan aplikasi AR berbasis marker-based tracking, serta evaluasi yang dilakukan melalui angket skala Likert dan observasi. Instrumen penilaian difokuskan pada aspek pemahaman, motivasi belajar, tampilan visual, dan interaktivitas dalam proses pembelajaran. Hasil implementasi menunjukkan bahwa 40 mahasiswa yang terlibat memberikan respons positif terhadap penggunaan AR, dengan nilai rata-rata penilaian berada pada kategori baik hingga sangat baik. Mahasiswa terlihat lebih aktif, antusias, dan mampu menghubungkan teori dengan praktik melalui eksplorasi objek 3D. Visualisasi AR yang jelas dan fitur interaktif seperti rotasi, zoom in, dan zoom out membantu memperkuat pemahaman konsep digital yang sebelumnya sulit dibayangkan melalui metode konvensional. Secara keseluruhan, AR terbukti efektif sebagai media pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran materi dasar digital di Perguruan Tinggi.
Analisis SWOT (Strenght, Weaknesses, Opportunities, Threats) Toko Isano Collection Lhokseumawe Dalam Menentukan Strategi Komunikasi Pemasaran Reza Abdar; Anismar; Ade Muana Husniati; Ainol Mardhiah; Cindenia Puspasari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15818

Abstract

Penelitian ini membahas strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing Toko Isano Collection Lhokseumawe di tengah persaingan usaha ritel yang ketat. Isano Collection menjual berbagai merek sandal dan sepatu serta telah memanfaatkan media sosial sebagai saluran promosi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemilik, pengelola, karyawan, dan pelanggan, serta studi dokumentasi. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan (Strengths) Isano Collection meliputi kelengkapan varian merek dan produk, lokasi yang strategis, kualitas produk, layanan ramah, promosi online aktif, dan penawaran diskon produk. Kelemahan (Weaknesses) mencakup keterbatasan jumlah karyawan dan sistem pencatatan stok manual. Peluang (Opportunities) ditemukan melalui pemanfaatan media sosial, kerja sama dengan pemasok luar kota, dan pemanfaatan momen hari besar, sedangkan ancaman (Threats) berasal dari hadirnya pesaing baru, persaingan harga, serta perubahan tren fesyen sepatu. Berdasarkan temuan tersebut, strategi komunikasi pemasaran Toko Isano Collection yang disarankan meliputi interaksi tatap muka (personal selling) di dalam toko, iklan/promosi digital melalui media sosial, dan penguatan komunikasi antar-pelanggan (word-of-mouth). Hasil penelitian diharapkan dapat memperkuat daya saing usaha Isano Collection di pasar lokal.