Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pendidikan Multikultural Berbasis Digital sebagai Strategi Penguatan Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar Nailatun Nisa; Elisa Dwi Nur Aini; Haifa 'Inayatun 'Azizah; Yuana Amelia; Dian Armania; An-Nisa Apriani; Yusinta Dwi Ariyani
Jurnal Sains, Teknik, Ekonomi, dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2026): SATEDIK - Juli
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/satedik.v2i2.1924

Abstract

Cultural, ethnic, religious, and social diversity among elementary school students is a reality that requires effective management through learning practices that promote respect for differences. Multicultural education plays a crucial role in fostering tolerance and mutual respect, while inclusive education ensures equal learning opportunities for all students without discrimination. At the same time, digital transformation has created new opportunities to integrate these approaches by utilizing technology as an adaptive, interactive, and accessible learning medium. This study aims to critically examine the role of digital-based multicultural education as a strategy for strengthening inclusive education in elementary schools. The research employed a library research method with a qualitative descriptive approach. Data were collected from relevant academic sources, including books, scholarly journals, and scientific documents, and analyzed using content analysis through the stages of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that integrating multicultural education with digital technology enhances students’ understanding of diversity, promotes tolerance, and expands learning accessibility for all learners, including those with special educational needs. The successful implementation of this approach depends on teachers’ digital competencies, the availability of supporting technological infrastructure, and school policies that promote an inclusive culture. Therefore, digital-based multicultural education can serve as an effective strategy for creating equitable, inclusive, and diversity-responsive learning environments in elementary schools. The findings are expected to provide a conceptual reference for policymakers and educators in developing technology-supported inclusive learning practices.
Perilaku bullying pada siswa sekolah dasar di Yogyakarta dan dampaknya An-Nisa Apriani; Mufida Awalia Putri; Eko Setiawan; Imam Suyuti; Dira Ayu Actaviana; Tazkiyatun Nafsi
Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 12 No 2 (2026): Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/trihayu.v12i2.21923

Abstract

This study examines the factors, causes, impacts, and forms of bullying behavior in elementary schools. The method used to obtain an in-depth description of the phenomenon of bullying from the perspective of educators is qualitative descriptive. Data were obtained through questionnaires administered to teachers in Yogyakarta, describing their experiences and observations of bullying cases in the classroom and school environment. The results of the study found that the most dominant type of bullying was verbal bullying, in the form of teasing, name-calling, and belittling the appearance of friends. Physical and social bullying were also found, although to a lesser extent, while cyberbullying was relatively rare in elementary schools. The factors that influenced the emergence of bullying included difficulty controlling emotions, personal experiences, peer influence, differences of opinion, and unsupportive parenting patterns. The impacts felt by victims include decreased self-confidence, anxiety, sadness, and decreased motivation to learn, which in turn affects academic achievement. Meanwhile, bullies tend to feel a false sense of superiority or dominance but have the potential to lose empathy and have difficulty forming social relationships. These findings confirm that bullying in elementary schools is a serious problem that requires the joint attention of teachers, schools, parents, and the community.
Reorientasi Kurikulum PGSD Berbasis OBE melalui FGD Partisipatif: Strategi Transformasi Epistemik dan Advokasi Kebijakan Endi Rochaendi; Yusinta Dwi Ariyani; Indah Perdana Sari; Suryandari Alin Suryandari; An-Nisa Apriani; Ruwet Rusiyono; Ismanto Ismanto; Nur Kholik; Mahfud Mahfud
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2025.4(1).26-36

Abstract

Transformasi kurikulum pendidikan guru menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi dinamika pendidikan dasar abad ke-21. Pengabdian masyarakat ini bertujuan merespons kesenjangan antara idealisme dokumen kurikulum dan realitas praksis melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) berbasis pendekatan Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan dilaksanakan oleh Program Studi PGSD Universitas Alma Ata dengan pendekatan partisipatif-reflektif, melibatkan 30 peserta dari berbagai latar belakang—dosen, mahasiswa, guru, alumni, dan pengguna lulusan. Proses FGD difokuskan pada tiga isu strategis: keselarasan CPL–CPMK–RPS, efektivitas asesmen pembelajaran, dan relevansi profil lulusan. Hasil kegiatan mencakup penyusunan roadmap kurikulum 2025, sintesis gagasan kurikulum kontekstual, serta dokumen pelaporan reflektif-transformatif sebagai instrumen advokasi kebijakan internal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa forum deliberatif yang dirancang secara sistematis mampu memperkuat daya refleksi kolektif dan membangun orientasi baru dalam pengembangan kurikulum. Implikasi jangka panjangnya mencakup pembentukan profil lulusan yang lebih adaptif dan penguatan ekosistem pendidikan guru yang berkelanjutan. Dengan demikian, pengabdian ini menegaskan peran strategis pendidikan tinggi dalam reformasi kurikulum berbasis kebutuhan nyata dan partisipasi multipihak.
Budidaya Tanaman Obat Keluarga sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Keluarga Alfina Habibah; M. Beryl Dzar Ghifari; An-Nisa Apriani; Arlin Endah Purwandari; Atika Izzatul Janah; Diah Cipto Lestari; Evita Tri Hapsari; Fain Amri Wahlul; Farah Shifa Luthfianti; Handyana Rehanpratama; Maghfiratul Alya; Nurindah Paramita R.Nasution
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2025.4(2).99-111

Abstract

Tingginya ketergantungan masyarakat pada obat kimia mendorong perlunya alternatif kesehatan mandiri yang lebih aman dan berkelanjutan. Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) menjadi salah satu solusi karena mudah dibudidayakan di pekarangan serta memiliki khasiat sebagai obat tradisional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengenali, menanam, dan memanfaatkan TOGA. Metode kegiatan meliputi edukasi mengenai manfaat tanaman obat, pelatihan budidaya sederhana, serta praktik langsung penanaman beberapa jenis TOGA seperti jahe, kunyit, sereh, temulawak, kencur, beluntas, sirih, dan lidah buaya. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan partisipasi, diskusi, dan wawancara singkat untuk menilai peningkatan pemahaman dan motivasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan preventif berbasis herbal serta kemampuan praktis dalam merawat TOGA di pekarangan rumah. Program ini berpotensi berkelanjutan melalui keterlibatan ibu PKK, kelompok wanita tani, dan dukungan pemerintah desa. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kemandirian kesehatan keluarga sekaligus memaksimalkan pemanfaatan lahan pekarangan dan melestarikan kearifan lokal.
Pelaksanaan Layanan Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Di Slb Rela Bhakti 1 Gamping Sleman Nailatun Nisa; Siti Uswatun Khasanah; An-Nisa Apriani; Zahri Hidayat A Berna
Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik Vol. 3 No. 1 (2026): IDENTIK - Januari
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/identik.v3i1.1334

Abstract

He provision of educational services for children with special needs requires adaptive approaches that accommodate students’ characteristics and learning needs. Special schools play an essential role in delivering educational services that support the academic, social, and emotional development of students with special needs. This study aims to describe the implementation of educational services for children with special needs at SLB Rela Bhakti 1 Gamping Sleman, particularly at the SDLB level. This research employed a descriptive qualitative approach involving the principal, classroom teachers, and students with mild and moderate intellectual disabilities as research subjects. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings indicate that educational services at SLB Rela Bhakti 1 Gamping Sleman are implemented adaptively through limiting the number of students in each class, developing an independent curriculum based on a deep learning approach, and applying concrete and contextual learning methods and media. The main challenges in the learning process are related to students’ emotional conditions and social dynamics among peers. Efforts to address these challenges include flexible learning strategies, support from the school principal, and collaboration with parents. These findings suggest that adaptive, flexible, and collaborative educational services play an important role in supporting the development of children with special needs.
Co-Authors Agustina, Shintia Dwi Ahmad Salim, Ahmad Ahmad Sukaris Ainur Yandi Alfina Habibah Andi Wahyudi Ariyani, Yusinta Dwi Arlin Endah Purwandari Aryani, Yusinta Dwi Asti Nurvirginiawati Astri Widi Astuti Astuti, Astri Widi Atika Izzatul Janah Aulia Az Zahra Awie, Sain Abrari Budiman, Budiman Dadang Heksaputra Defia Ifsantin Maula Dhina Puspasari Wijaya, Dhina Puspasari Diah Cipto Lestari Dian Armania Dinda Kardila Dira Ayu Actaviana Eko Setiawan Elisa Dwi Nur Aini Emiliana, Emiliana Endi Rochaendi Endi Rohaendy Estu Rizky Evana Evana, Estu Rizky Evita Tri Hapsari Fain Amri Wahlul Farah Fadhilah Fatih Farah Shifa Luthfianti Gutama, Deden Hardan Haifa 'Inayatun 'Azizah Haifa ‘Inayatun ‘Azizah Handyana Rehanpratama Harun Harun Heksaputra, Dadang Ilmiah, Nur Maulidatul Imam Suyuti Indah Perdana Sari Intan Kurniasari Suwandi Irza Epria Wardana Ismanto , Ismanto Ismanto Ismanto Ismanto Ismanto Ismanto, Ismanto Isti Septiyani Kana Safrina Rouzi Karen Tri Murti Kholik, Nur Komalasari, Mahilda Dea Laelatul Badriah, Laelatul M. Beryl Dzar Ghifari Maftu Hatuz Zahro Maghfiratul Alya Mahfud, Mahfud Mahilda Dea Komalasari Mufida Awalia Putri Muhammad Asril Sermaf Naa’il Eka Mukhbita Nada, Damai Ikhsa Nailatun Nisa Nasrun Silalahi Nur Kholik Nur Maulidatul Ilmiah Nur Relawati Sarif Nurazizah, Ismi Nurindah Paramita R.Nasution Putri, Mufida Awalia Ramadan, Muchammad Ilham Rahmad Rika Asmara Sejati Riki Perdana Riskika Wulandari Riwayani, Riwayani Rizky Saputri Rochaendi , Endi Rochaendi, Endi Rusiyono , Ruwet Rusiyono, Ruwet Ruwet Rusiyono Ruwet Rusiyono Sain Abrari Awie Sari , Indah Perdana Sari, Septi Yussinta Septi Yussinta Sari Setiani Setiani Setiani Setiani, Setiani Shidiq , Galih Albara Silalahi, Nasrun Siti Uswatun Khasanah Sukati Sukati Suryandari Alin Suryandari suryandari, suryandari Suryandari, Suryandari Alin Tazkiyatun Nafsi Ulla Khoirotun Nisaq Vita, Rima Widya Nugraha Wardana, Irza Epria Wilda Isti Chomariyah Wulandari, Riskika Wuryandani, Wury Yhona Paratmanitya Yuana Amelia Yusinta Dwi Ariyani Zahri Hidayat A Berna