Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Recreational Roblox Usage and English Language Learning Engagement Among University Students Siti Hajar Larekeng; Ilham Sahabuddin; Wahyuddin Wahyuddin
LETS: Journal of Linguistics and English Teaching Studies Vol. 7 No. 2 (2026): LETS: Journal of Linguistics and English Teaching Studies
Publisher : STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/lets.v7i2.2174

Abstract

This study investigates the relationship between recreational Roblox usage and English language learning engagement among university students, addressing a gap in literature focused largely on younger learners or structured pedagogical settings.  Within the framework of technology-enhanced language learning (TELL), the research examines how this immersive gaming platform shapes the language learning concentration and academic motivation of EFL university students. Employing a Sequential Explanatory Mixed-Methods Design, the study collected data from 53 university students  via questionnaires and semi-structured interviews. This data were then analyzed using descriptive statistics and Spearman rank correlation. The results indicate that Roblox usage is predominantly social and recreational rather than compulsive.  Although 58.5% of respondents spend  more than two hours per session,  the majority maintain functional boundaries by prioritizing English assignments  over gaming. Crucially, no participants reported severe psychological dependency, though a segment  admitted to occasional procrastination. Furthermore, the platform's English-dominant interface and collaborative gameplay  expose students to authentic language input, fostering informal second language acquisition (SLA) through peer interaction. Ultimately, the study concludes that while severe concentration disruption is uncommon, subtle procrastination remains a  self-regulation challenge. These findings   highlight the need for targeted digital wellness frameworks and pedagogical guidance,  which can help EFL students harness immersive recreational gaming as a language learning tool   while preserving academic focus.
PENGOLAHAN MINYAK KELAPA MURNI (VCO) SEBAGAI PRODUK UNGGULAN DESA YANG BERNILAI EKONOMIS TINGGI DI DESA ABBOKANGANG KABUPATEN SIDRAP Hasdiana Hasdiana; Nuringsih Nuringsih; Wahyuddin Wahyuddin; Arfianty Arfianty; Ismail Ismail; Elva Tiara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5141-5146

Abstract

Desa Abbokongang memiliki potensi besar dalam pengembangan produk olahan minyakkelapa murni (Virgin Coconut Oil atau VCO) yang bernilai ekonomis tinggi. Melaluikegiatan pengabdian masyarakat ini, diadakan pelatihan untuk memberdayakan masyarakatsetempat dalam pengolahan VCO, dengan tujuan meningkatkan keterampilan produksi sertakesejahteraan ekonomi desa. Pelatihan ini mencakup tahapan teknis mulai dari pemilihanbahan baku, metode ekstraksi yang efisien, hingga pengemasan dan pemasaran produk.Selain itu, materi pelatihan juga menekankan pentingnya standar kebersihan dan sanitasidalam proses produksi guna menjamin kualitas produk yang kompetitif di pasar. Melaluikegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Abbokongang dapat mengembangkan usahaberbasis produk lokal yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat potensi VCO sebagaiproduk unggulan desa. Evaluasi dilakukan berdasarkan kemampuan peserta untuk mengolahdan memasarkan VCO secara mandiri. Hasil kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkanproduktivitas dan pendapatan masyarakat desa secara signifikan.