Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

HUBUNGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MAHASISWA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM PENDIDIKAN Imamudin, Imamudin; Fahmi, Rizal; Saepudin, Saepudin; Setiawardani, Wawan
JIPIS Vol. 32 No. 2: Oktober 2023
Publisher : FKIP, UNIVERSITAS ISLAM SYEKH-YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v32i2.4558

Abstract

In this digital era, the development of science and technology not only brings change and convenience in the way of human life, but also brings changes to the mindset of today's society. This research was conducted with the aim of finding out the relationship between students' critical thinking skills through the use of social media in education. Based on existing studies, unfortunately many young people, especially students, still underestimate the need for critical thinking skills. The methodology in this study uses a literature study or literature study. Unfortunately, many young people, especially students, still underestimate the need for critical thinking skills. The results of the study ensure that students' critical thinking skills through the use of social media in education have a close relationship and a support system is also needed that can provide encouragement and motivation to pursue desires and have the desired abilities.
PERAN SINERGITAS DAN TRANSFORMASI DIGITAL DALAM PEMBERDAYAAN UMKM DI DESA WARGASALUYU, KABUPATEN BANDUNG BARAT Fahmi, Rizal; Khutomah, Dewi Ajeng; Djamaludin, Djamaludin; Hubi, Zindan Baynal
Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE) Vol. 5 No. 1 (2024): Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE)
Publisher : Divisi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DP2M) UNIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/icomse.v5i1.14192

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia, termasuk di Desa Wargasaluyu, Kabupaten Bandung Barat. Namun, tantangan UMKM di pedesaan adalah keterbatasan akses terhadap teknologi dan pasar digital. Tujuan kegiatan Perguruan Tinggi Mandiri Membangun Desa (PTM2D) ini adalah untuk memberdayakan UMKM di Desa Wargasaluyu melalui sinergitas dan digitalisasi. Metode Pengabdian yang digunakan adalah participatory approach. Partisipan yang terlibat adalah Pemrintah desa, ibu-ibu PKK, pelaku UMKM desa Wargasaluyu dan sektor swasta sebagai sponsor. Kegiatan pengabdian yang dilakukan mencakup beberapa aktivitas penting untuk memberdayakan UMKM Desa Wargasaluyu. Pertama, dilakukan seminar terkait pengemasan produk, penentuan harga pokok penjualan (HPP), dan pemasaran. Selanjutnya, dilakukan pengumpulan sampel makanan UMKM untuk diuji di laboratorium terkait nutrition facts. Pendampingan juga diberikan dalam proses pelabelan produk, termasuk pemilihan kualitas kemasan dan pengembangan desainnya. Sebagai bagian dari strategi branding dan digitalisasi, dilakukan pemotretan produk UMKM untuk meningkatkan daya tarik pemasaran, yang kemudian diintegrasikan ke dalam website desa. Selain itu, fitur website desa dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan katalog produk UMKM, serta pemberdayaan media sosial bagi humas desa dan pelaku usaha dilakukan. Pelatihan fotografi juga diberikan kepada perangkat desa, pemuda, dan pelaku usaha untuk mendukung promosi digital. Harapannya, program ini dapat memberikan dampak peningkatan terhadap UMKM di Desa Wargasaluyu sehingga dapat semakin berkembang melalui peningkatan kualitas produk, pengemasan yang lebih profesional, dan penerapan strategi pemasaran digital yang efektif.
PENGABDIAN PTMGRMD: IMPLEMENTASI POREST-1 SEBAGAI SOLUSI EFEKTIF PENGELOLAAN SAMPAH DESA CIHANJUANG, KECAMATAN CIMANGGUNG, KABUPATEN SUMEDANG Fahmi, Rizal; Latuconsina, Hudaya; Lesmana, Sri Jaya; Sofian, Sofian
Jubaedah : Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Indonesian Journal of Community Services and School Education) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah)
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jub.v4i3.215

Abstract

Currently, waste management is one of the main challenges faced by various regions in Indonesia. Based on the results of field observations, Cihanjuang Village has experienced an increase in waste volume along with population growth, changes in community consumption patterns, lack of public awareness and not balanced with optimal waste management. This service aims to provide waste management solutions through education and innovation in space-saving waste management by providing the POREST-1 (Portable Rocket Echo Stove Incinerator) tool for the Cihanjuang village community, Sumedang Regency. The approach method used is Participatory Approach. The participants involved were all village staff, PKK mothers, posyandu cadres, hamlet heads, RT heads, RW heads and Karang Taruna of Cihanjuang village, Cimanggung sub-district, Sumedang Regency. The results of the program showed a significant decrease in waste volume and increased community awareness of the importance of sustainable waste management. In addition, the training provided succeeded in increasing the community's capacity to use and maintain the POREST-1 tool independently, which is expected to support the sustainability of this program in the future
Solusi Berkelanjutan untuk Lingkungan Bersih melalui Pengelolaan Limbah Organik Rumah Tangga Sudarmaji, Imam; Saepuloh, Dadang; Sabur, Ambuy; Fahmi, Rizal; Ramdani, Heni Cahya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpm-ip.vol.4i.2.1303

Abstract

The community empowerment program on household organic waste management in Kampung Kebon Cau, Indonesia, aimed to promote sustainable waste management practices through environmental education, simple composting technology, and small-scale entrepreneurship. Using participatory methods, community members received training, composting tools, and post-implementation mentoring. The results revealed significant improvements in participants’ understanding and skills in composting, with an adoption rate exceeding 80% and a 55% reduction in organic waste volume. Participating households also experienced enhanced environmental cleanliness through the use of compost and Aloe vera-based products. Socially, the initiative fostered collective environmental responsibility and strengthened the local green economy. The program demonstrates that integrating community-based education with low-cost technology can effectively reinforce circular economy practices and support Sustainable Development Goals (SDGs) 12 (Responsible Consumption and Production) and 13 (Climate Action). The findings contribute to the growing literature on community-based sustainable waste management and offer a replicable model for rural, urban, and semi-urban contexts, with potential for integration into digital monitoring systems to ensure long-term sustainability.
CITIZENS INVOLVEMENT AS A CONFLICT RESOLUTION EFFORT IN GENERAL ELECTIONS Rizal Fahmi; Hilal Ramdhani; Hudaya Latuconsina; Sri Jaya Lesmana
Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v11i1.3

Abstract

Konflik dalam pemilu merupakan sebuah keniscayaan berdasarkan sejarah pemilu di Indonesia, perdebatan dari pra pemilu hingga pasca pemilu kerap mewarnai pemilu di Indonesia, konflik antar elite politik telah mengakibatkan konflik di masyarakat umum. Urgensi kesadaran politik elite politik untuk mengutamakan bangsa dan negara ternyata belum mampu terwujud secara maksimal. Kondisi ini mendorong munculnya gerakan alternatif yang memberikan kesadaran akan pentingnya mewujudkan pemilu yang aman. Penelitian ini menggunakan studi literatur untuk mengkaji pandangan-pandangan alternatif berupa gerakan warga untuk menjadi solusi konflik politik saat pemilu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warga negara merupakan kelompok yang paling berpengaruh terhadap situasi politik pada masa pemilu, keterampilan warga negara dalam menganalisis situasi politik berdampak pada tindakan para elit politik untuk selalu mengedepankan nilai-nilai perdamaian secara umum. pemilu. Semakin banyaknya generasi muda yang terhasut kampanye hitam membuat mereka mudah tergerak oleh elite politik sesuai kemauan politiknya. Atas dasar itu, peningkatan pemahaman warga negara terhadap nilai-nilai demokrasi menjadi aspek yang sangat penting sebagai upaya penyelesaian konflik pada masa pemilu.   Conflict in general elections is a necessity based on the history of general elections in Indonesia, debates from pre-election to post-election often color general elections in Indonesia, conflicts between political elites have resulted in conflicts in the general public. The urgency of the political elite's political awareness to prioritize the nation and the state has actually not been able to materialize optimally. This condition encourages the emergence of an alternative movement that provides awareness of the importance of realizing safe general elections. This study uses literature studies to examine alternative views in the form of citizen movements to be a solution to political conflicts during general elections. The results of the study show that citizens are the most influential group over the political situation during the general election period, the skills of citizens in analyzing political situations have an impact on the actions of the political elite to always prioritize the values of peace in general elections. The more young citizens to be instigated by black campaigns make it easy for them to be moved by the political elite according to their political will. On that basis, increasing citizens' understanding of democratic values is a very important aspect as an effort to resolve conflicts during the general election period.
The determinant factors in fostering student anti-corruption behavior through citizenship education Rizal Fahmi; Tubagus Saputra; Imam Solehudin; Intan Indah Megasari; Ari Febrian
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v18i2.41116

Abstract

Anti-corruption behavior is an excellent thing to get used to students. Efforts in this direction can be made through Citizenship Education. It is found that the determinant factors that determine the success of these efforts, therefore, why and how these factors can be the key to fostering anti-corruption behavior through Citizenship Education. The researcher's approach in this research is qualitative with a case study method to obtain in-depth answers to the problems above. Data collection techniques in this study were interviews, observations, documentation studies, and field notes. The findings of this study are that the approach as a friend and the habit of being honest in learning civics education is a determining factor in efforts to foster anti-corruption behavior in students at SMK Negeri 9 Bandung.
Kajian Faktor Pemicu Peningkatan Prevalensi Stunting di Kabupaten Tangerang, Banten Rizal Fahmi; Dewi Ajeng Khutomah; Sri Indriastuti Widiyaningsih; Lita Puspita; Devi Andriani
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 6 No 2 (2026): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/9mvtvw85

Abstract

Latar Belakang: Stunting masih menjadi masalah kesehatan balita di Kabupaten Tangerang dengan prevalensi 26,40% pada tahun 2023, lebih tinggi dibandingkan angka provinsi dan nasional. Penelitian sebelumnya umumnya berfokus pada faktor gizi dan sosial-ekonomi, sementara peran keluarga, pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan, dan penyakit infeksi belum banyak dianalisis secara terpadu. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan stunting pada balita berdasarkan faktor-faktor tersebut.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis terhadap 4.378 data balita. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat menggunakan regresi logistik.Hasil: Terdapat lima faktor yang berhubungan signifikan dengan kejadian stunting, yaitu pekerjaan ibu, akses ke puskesmas dan rumah sakit, akses ke praktik tenaga kesehatan, riwayat ISPA, dan riwayat diare dengan p value (0,05). Diare merupakan faktor paling dominan dengan risiko 9,8 kali lebih tinggi mengalami stunting. Model penelitian mampu memprediksi kejadian stunting sebesar 82,3%, menunjukkan bahwa faktor keluarga, akses pelayanan kesehatan, dan penyakit infeksi berperan penting terhadap stunting pada balita.Kesimpulan: Pencegahan stunting perlu difokuskan pada peningkatan akses fasilitas pelayanan kesehatan, edukasi keluarga, sanitasi, serta pencegahan diare dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut.
FAKTOR - FAKTOR DETERMINAN PENINGKATAN TANGGUNG JAWAB WARGA NEGARA MELALUI AKTUALISASI KEBIJAKAN Rizal Fahmi; Asep Ikbal
PELITA JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH Vol 20 No 2 (2020): Pelita : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah [Juli - Desember]
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH - YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terkait dengan keberadaan PKL di kota Bandung seperti kurangnya kesadaran PKL untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan peraturan daerah sehingga masih banyaknya pelanggaran yang terjadi serta terdapat program pemerintah bagi PKL yang tidak terlaksana secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana PKL berpartisipasi dalam pelaksanaan Perda Kota Bandung Nomor 4 Tahun 2011 sehingga dapat meningkatkan sikap tanggung jawab warga Negara.. Dalam penelitian in yang nmenjadi rumusan masalah, yaitu Bagaimana implementasi Perda Kota Bandung Nomor 4 Tahun 2011 dalam mempengaruhi sikap tanggung jawab PKL di Kota Bandung? . Pada penelitian ini,?? grand theory yang digunakan adalah teori dari Richard C. Box (1998) mengenai the democracy principle. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus terhadap beberapa subjek penelitian diantaranya para PKL, DPRD Kota Bandung dan Satpol PP Kota Bandung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada dasarnya para PKL telah memahami Perda Kota Bandung Nomor 4 Tahun 2011, namun tidak ditindak lanjuti dengan adanya tindakan langsung berupa kepatuhan dan tindakan baik yang menunjang pelaksanaan peraturan, hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor seperti faktor ekonomi, lingkungan, kemauan dan kemampuan berpartisipasi juga ketegasan dari pemerintah. Tidak dapat dipungkiri, pemerintah telah berupaya kerasa untuk menumbuhkan sikap tanggung jawab PKL ini dengan berbagai cara seperti penyuluhan pemerintah, pembangunan birokrasi dan penguatan partisipasi warga negara, akan tetapi masalah tanggung jawab warga negara ini sangat dipengaruhi oleh kesadaran individunya untuk secara sadar dan sukarela mematuhi peraturan.Kata kunci : Partisipasi, Peraturan Daerah, Tanggung Jawab, Pedagang Kaki Lima, Kota Bandung??
Konsultasi Hukum Via Whatsapp Guna Mematuhi Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Memutus Mata Rantai Virus Covid-19 Melinda Herdiana; Rizal Fahmi
Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.038 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kurangnya pemahaman masyarakat akan Perseroan Terbatas dan mengenai prosedur pembentukannya, sebagai wadah dalam menjalankan usaha yang dilakukan oleh masyarakat. Dari permasalahan tersebut, melakukan sosialisasi dan memperkenalkan Perseroan Terbatas, Prosedur pendirian Perseroan Terbatas, mendaftarkan Nomor Induk Berusaha dan Izin Usaha yang sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh pemerintah melalui sosial media komunikasi yakni Whatsapp dengan harapan masyarakat dapat tetap menjalankan kegiatan ekonominya dalam membangun sebuah usaha di tengah masa pandemi virus Covid-19. pemilihan Whatsapp sebagai media untuk melakukan sosialisasi menjadi salah satu cara sebagai upaya dalam mencegah terjadinya pembentukan cluster penyebaran Covid-19 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
REGENERASI ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) DALAM MEMBENTUK KEPEMIMPINAN SISWA DI SMK AL- GINA PAKU HAJI KABUPATEN TANGERANG Ariesta Setyawati; Siti Nurislamiah; Wanda Yulia Utami; Rizal Fahmi; Aditya Pratama; Hasim Hasim; Rosbandi Rosbandi
Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/ap.v3i2.4056

Abstract

Pemilih pemula adalah mereka yang telah berusia 17-21 tahun, mayoritas pemilih pemula adalah pelajar (SMA), mahasiswa dan pekerja muda yang telah memiliki hak suara dan tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT). Pembelajaran demokrasi salah satunya adalah regenerasi OSIS melalui pemilihan ketua serta peralihan kepengurusan. Bagi yang sudah terpilih sebagai pemimpin akan menjalankan tugas dan melanjutkan program program OSIS periode lama yang belum tuntas dan menjalankan program program baru sesuai dengan ide dan gagasan untuk meningkatkan kegiatan yang positif di lingkungan SMK AL GINA. Tujuan Penulisan adalah menganalisa proses pemilihan ketua OSIS yang ada di SMK Al Gina. Sistem yang berjalan dalam proses pemilihan ketua OSIS dilakukan secara manual yaitu dengan panitia mengadakan pencoblosan dan mengambil hasil pemungutan suara terbanyak. Metodologi Analisa menggunakan Pengumpulan Data dan menganalisa secara teoritis Sistem Pemilihan Ketua OSIS secara umum dan yang sedang berjalan. Kemudian melakukan wawancara dengan pihak sekolah yang bersangkutan untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi serta untuk mengetahui proses pada sistem pemilihan ketua OSIS yang sedang berjalan dengan metode Analisa. Hasil yang dicapai yaitu menerapkan sistem pemilihan ketua OSIS pada SMK Al Gina yang selama ini masih cara manual.