Claim Missing Document
Check
Articles

Rekayasa Pakan Kambing Berbasis Pemberdayaan Kelompok Ternak 'Berkah Indonesia' Melalui Pengembangan Mesin Pencacah di Desa Karanganyar, Probolinggo Hidayatullah, Syarif; Suprayitno, Didik; Yuniawan, Dani
Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2024): JCS, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i2.257

Abstract

Peternakan kambing di Desa Karanganyar didominasi oleh peternakan rakyat skala kecil dengan kepemilikan 5-10 ekor per peternak. Jenis kambing yang dipelihara adalah Jawarandu, Kacang, dan hasil persilangan. Tujuan utama adalah produksi daging, susu, dan pembibitan. Namun, sistem pemeliharaan tradisional dengan kandang sederhana dan pemberian pakan ad-libitum menyebabkan produktivitas ternak belum optimal. Salah satu masalah utama adalah keterbatasan akses peternak terhadap mesin penghalus pakan modern dan efisien. Peternak umumnya memiliki keterbatasan modal dan pengetahuan untuk mengoperasikan dan merawat mesin tersebut. Dampaknya, proses pengolahan pakan menjadi kurang efektif, sehingga daya cerna ternak rendah dan produktivitas kambing tidak optimal. Upaya peningkatan akses peternak terhadap mesin penghalus pakan yang sesuai dan terjangkau, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak, sangat diperlukan. Intervensi pemerintah daerah dalam bentuk bantuan sarana, pelatihan, dan pendampingan teknis dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak di Desa Karanganyar.
PEMANFAATAN LAHAN BUDIDAYA GREENHOUSE BUAH MELON HIDROPONIK PADA KARANG TARUNA AMUBA BERTANI KABUPATEN JOMBANG Alvianna, Stella; Estikowati, Estikowati; Haidar Fari Aditya; Syarif Hidayatullah
Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2024): JCS, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i2.289

Abstract

Karang Taruna Amuba Bertani, didirikan pada tahun 2016 dengan beranggotakan 22 orang di Desa Megaluh, Kabupaten Jombang. Diketuai oleh Iqballudin A, organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan dengan mempunyai usaha lain selain pekerjaan keseharian. Pada tahun 2021, anggota karang taruna melakukan uji coba budidaya melon dengan sistem hidroponik di lahan seluas 50m2, menggunakan 50 bibit melon golden aroma. Hasil yang diperoleh mempunyai Tingkat keberhasilan 45%, hal ini mendorong anggota lain untuk mengembangkan budidaya serupa. Namun dalam perjalanannya anggota Karang taruna menemui beberapa kendala, seperti kebutuhan modal besar dan kelemahan dalam sistem substrait hidroponik, yang menyebabkan pelayuan tanaman cepat. Kendala lain muncul dari internal Karang taruna Amuba Bertani yaitu kurangnya jiwa kewirausahaan, minimnya keterampilan, dan tidak adanya jaringan penjualan yang memadai. Untuk mengatasi masalah ini, disarankan penyediaan satu unit greenhouse lengkap dengan instalasi hidroponik, bibit, pupuk, serta melakukan pelatihan dan penyuluhan terkait dengan budidaya melon. Untuk dapat mencapai target peninglatan kapasitas produksi dan keterampilan anggota Karang taruna Amuba Bertani perlu digunakan pendekatan partisipasi
The Role of Tourist Satisfaction in The Relationship of Destination Image to The Loyalty of Tourists Visiting Coban Rondo Waterfall Tour Alvianna, Stella; Hermawan, Hary; Hidayatullah, Sy; Aristanto, Eko
Media Wisata Vol. 21 No. 1 (2023): Media Wisata
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v21i1.336

Abstract

This study discusses destination image consisting of cognitive destination image (X1), unique destination image (X2) and affective destination image (X3) which are associated with visitor/tourist satisfaction (Y1) and loyalty (Y2). The type of research is explanatory research, while this research focuses on Coban Rondo tourist attractions in Malang Regency. The population of this research is all tourists/visitors at Coban Rondo tourist attractions, Malang Regency. the sample criteria used in this study were respondents at least 1 (once) time visiting CobanRondo  Waterfall with a sample size of 300 respondents. Questionnaires are distributed by visiting tourist destinations by providing a questionnaire link to visitors/tourists who are visiting CobanRondo. The collected questionnaires were then tabulated and analyzed using SPSS to determine the direct effect (multiple regression test of 2 models) and to determine the indirect effect by multiplying the direct effect of the path traversed. Results From the results of the analysis with the SPSS program and the previous discussion, it was found that the cognitive, unique and effective destination image variables directly affect tourist satisfaction and when viewed from a direct influence on loyalty also have an influence. Including the satisfaction-to-loyalty pathway also has an influential outcome. There is one path in this research that does not have an indirect effect, namely the influence between cognitive destination image and loyalty through satisfaction, which results in no indirect effect but directly this variable has an influence. While the unique and affective images directly or indirectly have influential results.
Edukasi Penanganan Pertama Cedera Olahraga Pada Anggota PMR SMPN 5 Malang Qonita Nabila; Dinda Permata Putri; Umbu Simon Payonga; Syarif Hidayatullah; Ika Niswatul Chamidah
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2023): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i3.2927

Abstract

Engaging in physical activities among adolescent students offers numerous benefits, one of which is the enhancement of brain function leading to improved cognitive abilities and focus during school learning. However, sports-related injuries are prevalent in school environments. Factors contributing to these injuries include inadequate warm-up, a lack of proper facilities, and high levels of physical activity. The higher the intensity of physical activity, the greater the risk of injuries. In school settings, the Youth Red Cross (PMR) plays a crucial role in providing basic medical assistance to individuals experiencing health issues. However, some PMR members lack proficiency in offering first aid for sports-related injuries. Therefore, it is essential to raise awareness about the correct and timely application of first aid in the event of sports injuries. This essay aims to discuss the importance of increasing understanding of first aid for sports injuries, with a specific focus on the PRICE method.