Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Efektivitas Pemberian Mix Jus Semangka Merah Dan Mentimun Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Desa Teruwai Wilayah Kerja Uskesmasteruwai Kabupaten Lombok Tengah Ilmi, Nurul; Putra, Ageng Abdi; Mustika, Dewi; Rahmani, Rahmani; Adhi, I Gusti Ayu Mirah
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 2 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i2.4888

Abstract

: Lanjut usia merupakan suatu proses menghilangnya secara perlahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri atau mengganti diri dan mempertahankan struktur dan fungsi  normalnya. Kemunduran struktur dan fungsi organ juga terjadi pada sistem kardiovaskuler, salah satunya yaitu dinding arteri telah menebal dan kaku karena arteriosklerosis sehingga darah dipaksa untuk melalui pembuluh yang sempit dan menyebabkan naiknya tekenan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian mix jus semangka merah dan mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Desa Teruwai wilayah kerja Puskesmas Teruwai Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan desain pre experimental dengan jenis rancangan yang digunakan yaitu one group pre test post test dengan 20 sampel yang didapat dari populasi yaitu 29 orang lansia yang berada di Desa Teruwai wilayah kerja Puskesmas Teruwai Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini dimulai dari tanggal 23 januari sampai dengan 29 januari 2019. Teknik pengambilan sampling dengan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 sampel mengalami penurunan tekanan darah dan 10 sampel lainnya memiliki tekanan darah tetap. Dari hasil uji statistik wilcoxon dihasilkan tekanan darah dengan value p=0,002< 0,05 yang berarti ada efektivitas pemberian mix jus semangka merah dan mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Desa Teruwai wilayah kerja Puskesmas Teruwai Kabupaten Lombok Tengah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat efektivitas pemberian mix jus semangka merah dan mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Desa Teruwai wilayah kerja Puskesmas Teruwai Kabupaten Lombok Tengah.
IMPLIKASI YURIDIS KEKABURAN NORMA TINDAK PIDANA PENGHINAAN PRESIDEN DAN/ATAU WAKIL PRESIDEN Rahmani, Rahmani; Djatmika, Prija; Madjid, Abdul
KLAUSULA (Jurnal Hukum Tata Negara Adminitrasi Dan Pidana) Vol 3 No 1 (2024): KLAUSULA (Jurnal Hukum Tata Negara, Hukum Adminitrasi, Pidana Dan Perdata)
Publisher : Universitas Islam kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/klausula.v3i1.4082

Abstract

Penghinaan Presiden dan/atau Wakil Presiden baru-baru ini kembali dimunculkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tepatnya pada pasal 218, isu kekaburan muncul karena pada penjelasan pasal 218 ayat (1) tidak memberikan batasan yang jelas mengenai perbuatan-perbuatan apa saja yang bisa membuat Presiden dan/atau Wakil Presiden merasa harkat dan martabatnya direndahkan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normative, menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, serta analisa bahan hukum pada penelitian ini adalah interpretаsi grаmаtikаl. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah dengan adanya kekaburan norma dari tindak pidana penghinaan Presiden dan/atau Wakil Presiden adalah yang pertama menimbulkan multitafsir, munculnya kesewenang-wenangan, dan tidak mencerminkan asas kejelasan rumusan. Kata Kunci: Tindak Pidana, Penghinaan, Presiden dan Wakil Presiden
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENUMBUHKEMBANGKAN HIGHER ORDER THINKING SKILLS SISWA SEKOLAH DASAR Rahmani, Rahmani
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): JULI 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/dedikasi.v6i2.2948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketrampilan Higher Order Thinking Skills siswa setelah penerapan model Problem Based Learning. Hipotesis yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah implementasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat menumbuhkembangkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa Sekolah Dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi-exsperimental research). Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini one group pretest posttest design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas tinggi di SD Negeri 5 Banda Aceh tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 170 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Berdasarkan hasil undian, maka yang dijadikan sampel adalah siswa kelas IV-B yang berjumlah 16 laki-laki dan 10 perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan tes berupa pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan statistik uji-t. Berdasarkan hasil uji normalitas dan homogenitas data diperoleh bahwa data keduanya normal dan homogen. Dari hasil perhitungan untuk data HOTS belajar siswa diperolehthitung = 18,725 sedangkan nilai ttabel= 1,684. Oleh karena thitung > ttabel maka Ho ditolak dan terima Ha. Jadi dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat menumbuhkembangkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa Sekolah Dasar.
Penerapan Media Puzzle Geometri untuk Kemampuan Geometri Anak Rahmani, Rahmani; Suryana, Dadan
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 5 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.308

Abstract

Penelitian ini adanya latar belakang pada Anak TK Al-Hikmah Siak Hulu yang memiliki kemampuan geometri masih rendah, terbukti dari 12 anak, 8 anak masih sering keliru, tidak yakin, atau bingung dalam menamai, membedakan, dan mengelompokkan tiga bangun ruang (persegi, segitiga, dan lingkaran). Hal ini disebabkan guru kurang menggunakan tarian dan kurang menggunakan metode bermain dalam pembelajaran. Ketertarikan anak-anak pada media teka-teki dan pelatihan yang diberikannya untuk kemampuan mereka mendeteksi bentuk geometris mendorong tujuan penelitian: untuk membantu anak-anak meningkatkan keterampilan geometris mereka melalui permainan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah anak-anak di TK Al-Hikmah Siak Hulu dapat meningkatkan kemampuan geometrinya melalui penggunaan media puzzle. Temuan penelitian disajikan dengan cara yang bersifat deskriptif dan kualitatif. Menurut hasil penelitian, pengetahuan anak tentang geometri dapat ditingkatkan dengan menggunakan bentuk-bentuk sederhana dalam teka-teki. Sehingga dapat dikatakan bahwa keterampilan geometri anak dapat ditingkatkan dengan melakukan kegiatan media puzzle
STUDI MUTU KIMIA DAN DAYA TERIMA CHOCO MUFFIN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG KULIT PISANG KEPOK (MUSA PARADISIACA L.) DAN TEPUNG DAUN SINGKONG (MANIHOT ESCULANTA CRANTZ) Afriyani, Herlina; Dewi, Zulfiana; Rahmani, Rahmani; Andrestian, Meilla Dwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31739

Abstract

Sebagai penyakit yang kurangnya gejala dan keluhan yang jelas, hipertensi telah mendapatkan julukan “Pembunuh Diam-Diam” di antara gangguan metabolisme. Produk pangan fungsional dengan kalium dan flavonoid dapat diberikan kepada masyarakat untuk membantu mencegah atau mengobati hipertensi. Salah satunya adalah dengan mensubstitusi sumber kalium dan flavonoid lain pada produk chocolate muffin yaitu dengan tepung kulit pisang kepok dan tepung daun singkong. Pada bulan Maret dan April 2024, peneliti mulai membandingkan efek penggunaan tepung kulit pisang kepok vs tepung daun singkong sebagai substitusi dalam mufin cokelat, dengan fokus pada penerimaan dan kualitas kimianya. Menggunakan desain true experimental, penelitian ini bersifat eksperimental. Natrium dan kalium diukur dengan SSA di Balai Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Banjarbaru, flavonoid dengan spektrofotometri uv-vis di Laboratorium FMIPA Universitas Lambung Mangkurat, dan daya terima dengan skala hedonik di Laboratorium Organoleptik Poltekkes Kemenkes Banjarmasin. Analisis kualitas kimia menggunakan Independent Sample T-Test, sedangkan uji daya terima menggunakan metode Friedman. Terdapat perbedaan daya terima (warna, aroma, tekstur, dan rasa) choco muffin “Kulpisong” dengan choco muffin kontrol, dan hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 merupakan perlakuan yang terbaik. Choco muffin dengan perlakuan optimal (P3) memiliki kandungan natrium sebesar 59,696 mg/Kg, kandungan kalium sebesar 3152,785 mg/Kg, dan kandungan flavonoid sebesar 39,167 mg/ml berdasarkan hasil uji kimia. Sementara itu, chocolate muffin kontrol memiliki kandungan natrium sebesar 60,485 mg/Kg, kalium sebesar 1993,195 mg/Kg, dan flavonoid sebesar 3,917 mg/ml menurut hasil uji kimia. Berdasarkan hasil uji kimia, jumlah kalium dan flavonoid pada choco muffin “Kulpisong” berbeda dengan choco muffin kontrol, namun kadar natriumnya tidak berbeda.
Pelatihan Pengurusan Jenazah Menurut Mazhab Imam Syafi’i Manto, Manto; Anggini, Deska; Sahpitri, Dilen; Satria, Elvin; Handini, Handini; Hernando, Jelly; Rahmani, Rahmani; Putri, Mentari Dwi; Dewi, Rahmipa Sulistiya; Dewi, Ratih Mustika; Budiarti, Suci Lela
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.5930

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan di desa Semidang Alas Kelurahan Jokoh Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagar Alam. Penyelenggaraan jenazah merupakan fardu kifayah, penyelenggaran jenazah mencakup dari menyiapkannya, memandikannya, mengkhafaninya, menshalatkannya, membawanya ke kubur sampai kepada menguburkannya adalah perintah agama yang ditujukan kepada kaum muslimin sebagai kelompok masyarakat. Tujuan dari program kerja ini dilaksanakan untuk memahamkan masyarakat setempat terkait penyelenggaraan jenazah berdasarkan tuntunan dari mazhaab imam Syafi’i. Program kerja ini dilaksanakan selama satu hari dengan beberapa persiapan yang maksimal. Hasil dari program kerja yang dilakukan oleh penulis yaitu memberikan pemahaman terhadap masyarakat setempat mengenai pelatihan penyelenggaraan jenazah.
Identitas Perempuan Banjar dalam Lirik Lagu Daerah Kalimantan Selatan: Analisis Semiotika Triadik Charles Sanders Peirce Kamariah, Kamariah; Normalasarie, Normalasarie; Rahmani, Rahmani; Arifin, Johan
Ruang Kata Vol 5 No 01 (2025): Ruang Kata
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/jrk.v5i01.1578

Abstract

This research aims to reveal the construction of Banjar women's identity through Charles Sanders Peirce's triadic semiotic analysis of three South Kalimantan folk songs: Paris Barantai, Ampat Si Ampat Lima, and Saputangan Babuncu Ampat. These three songs were chosen because they contain cultural symbols that reflect the roles, emotions, and social values attached to women in Banjar society. This research uses a qualitative method with a descriptive approach, which aims to describe systematically and holistically the symbolic meaning in the context of local culture. Data collection techniques were conducted through documentation of song lyrics, literature study, and interviews with Banjar community leaders and cultural experts who fulfil certain criteria, such as mastering the Banjar language and being active in the Banjar cultural environment. Data in the form of song lyric excerpts were analysed using Peirce's triadic semiotic framework which includes the representamen (sign), object (referred meaning) and interpretant (captured meaning). The analysis was conducted through the stages of data reduction, lyric transcription, identification of lexical symbols, and interpretation of the meaning of icons, indices, and symbols based on Banjar cultural conventions and insights. The results show that women in Banjar folk songs are represented as noble, empowered, and at the centre of the cultural value system. Folk songs do not only function as entertainment, but also as a means of passing on gender values, preserving traditions, and strengthening local identity. This research reinforces the importance of oral culture as a medium in understanding the dynamics of women's identity and social values in traditional societies
The Implementation of Formative Assessment in Social Science Learning for Grade V at SD Negeri 25 Pagar Alam Evriani, Nova Tri; Rahmani, Rahmani
The Future of Education Journal Vol 4 No 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i6.753

Abstract

The learning process that is less participatory and interactive also becomes an important factor. Students feel less involved in the learning process, which hinders their understanding and retention of the material. The lack of interaction between students and teachers, as well as among students themselves, impacts low motivation and enthusiasm for learning. This phenomenon needs to be addressed seriously in order to improve the quality of education and achieve optimal learning outcomes. Therefore, effective strategies and solutions are required to overcome understanding gaps, increase student participation, and optimize the learning process. The data collection technique in this study was conducted through triangulation. This research is a qualitative descriptive study with inductive data analysis. The results of qualitative research focus more on understanding meanings than on efforts to generalize. The implementation of Formative Assessment in the Social Science learning process for Grade V at SD Negeri 25 Pagar Alam has been carried out systematically and in accordance with assessment principles that are process-oriented. The implementation of Formative Assessment in the Social Science learning process.
PERAN DUKUNGAN PEMERINTAH TERHADAP FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN USAHA BUDIDAYA CABAI DI KELOMPOK WANITA TANI MASAGENAE KEC. BACUKIKI BARAT KOTA PAREPARE Rahmani, Rahmani; Ruslang T; Fitriyani Syukri
Cateris Paribus Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Cateris Paribus Journal
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/cpj.v5i2.4053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha budidaya cabai serta menekankan peran dukungan pemerintah pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Masagenae, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi faktor-faktor. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2018) yang meliputi tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal usaha, tingkat pendidikan, pelatihan dan pendampingan, teknologi dan inovasi, partisipasi dalam kelompok tani, akses pasar, iklim/cuaca, dan pengelolaan risiko merupakan faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan usaha budidaya cabai. Selain itu, dukungan pemerintah juga berperan signifikan dalam memperkuat usaha kelompok. Bentuk dukungan tersebut meliputi bantuan modal, fasilitasi pelatihan, penyediaan sarana produksi, dan akses terhadap program pemasaran. Dukungan ini membantu kelompok dalam meningkatkan keterampilan anggota, memperluas jaringan pasar, serta memperkuat ketahanan usaha tani cabai secara berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan budidaya cabai di KWT Masagenae tidak hanya ditentukan oleh faktor internal, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh sinergi dengan kebijakan eksternal pemerintah. Dengan demikian, keberhasilan usaha tani cabai memerlukan kolaborasi berkelanjutan antara petani dan pemerintah untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis kelompok.
The Development of Teaching Materials Based on Context and Creativity to Increase Students Scientific Literacy Rahmani, Rahmani; Mustadi, Ali; Maulidar, Maulidar; Senen, Anwar
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v9i2.506

Abstract

This research aimed to develop context-based teaching materials and creativity to improve elementary school students' scientific literacy in the material of human and animal motion organs. The research method used in this research is Research and Development (Research and Development) which includes stage 1) Preliminary studies in the form of literature studies, 2) Study of teaching material development and 3) limited trials using a one-shot case study. The results of the analysis of the data from the questionnaire assessment of teaching materials by material experts showed that the aspect of content eligibility was 90%, the feasibility aspect was 78% presentation, the aspect of language eligibility was 83% and the aspect assessment was context and creativity 92%. The results of the questionnaire data analysis of teaching material assessment by media experts showed that the size of teaching materials was 69%, the cover was 86% and the content design was 85. Therefore, the teacher's response to context-based teaching materials using questionnaire sheets, and the response obtained that using teaching materials can facilitate teachers to learn science in a simple but meaningful way.