Claim Missing Document
Check
Articles

Development of Human Reproductive System E-Module Based on Problem-Oriented Project-Based Learning (POPBL) to Improve Students' Concept Mastery and Critical Thinking Tama, Fikria Nurhady; Ibrohim, Ibrohim; Sulisetijono, Sulisetijono
BIOEDUKASI Vol 22 No. 1 (2024)
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bioedu.v22i1.45105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa e-modul sistem reproduksi manusia yang disusun melalui tahapan model pembelajaran Problem Oriented Project Based Learning (POPBL) yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa. ' penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis. Metode penelitian mengikuti model pengembangan Lee dan Owens (2004) yang dilakukan pada siswa kelas XI MIPA MAN 1 Konawe. Uji efektivitas dilakukan dengan menggunakan desain penelitian one-group pretest-posttest design. Hasil analisis data berdasarkan rata-rata penguasaan konsep kelompok eksperimen = 72,04 dan pada kelas kontrol = 63,22 dengan nilai signifikansi ancova sebesar 0,001 dan rata-rata kemampuan berpikir kritis pada kelompok eksperimen = 71,54 dan pada kelas kontrol = 63, 19 dengan nilai signifikansi ancova sebesar 0,002 yang menunjukkan bahwa penggunaan e-modul berbasis POPBL pada sistem reproduksi manusia efektif dalam meningkatkan penguasaan konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa.
Development of E-Module Based on Problem Based Learning on Human Reproductive System Material for Class XI SMA Anwar, Sitti Aisyah; Sulisetijono, Sulisetijono; Sari, Murni Sapta
BIOEDUKASI Vol 22 No. 1 (2024)
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bioedu.v22i1.45436

Abstract

The existence of biology teaching materials on human reproductive system material in the form of PBL-based e-modules makes learning more interesting. The purpose of this study was to determine the validity and practicality of the PBL-based human reproductive system e-module. This type of research is development using the Lee and Owens model. The results of validation of material experts 100% and field practitioners 97.50%, media experts and teaching materials 98.34% with a very valid category. The results of the practicality test from the lecturer were 97%, the one to one trial was 86.58%, the small group trial was 87.42% and the field test practicality value was 87.44% which was included in the very practical category. Based on the results of this study, it can be concluded that the PBL-based human reproductive system e-module is very valid and practical.
The Effect of Field Trip on Biodiversity Knowledge and Environmental Sustainability Attitude of Class X Students of SMA Unggulan Haf-Sa Zainul Hasan BPPT-Genggong Rahma, Yenny; Suwono, Hadi; Sulisetijono, Sulisetijono
BIOEDUKASI Vol 22 No. 1 (2024)
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bioedu.v22i1.43570

Abstract

The issue of biodiversity is a concern for the whole world today. Education is key in developing knowledge and issues that affect biodiversity in the world. Biodiversity awareness programs are a national responsibility. To achieve this, it is necessary to have knowledge of biodiversity for the community. Inadequate knowledge can affect a person's attitude to the environment. This study aims to determine the influence of field trips on biodiversity knowledge and environmental sustainability attitudes of grade X students of SMA Unggulan Haf-Sa Zainul Hasan BPPT-Genggong. This study was quasi-experimental with a nonrandomized control-group pretest-posttest design. There were 36 students as the experimental group and 36 students as the control group. The results showed that the pretest and posttest data both biodiversity knowledge and environmental sustainability attitudes had normal and homogeneous data, namely with sig. above 0.05. Data analysis with biodiversity knowledge ancova has an F count of 25,674, sig. 0.00 and environmental sustainability attitude has F count 8.757, sig. 0.004. So it can be concluded that learning material on the diversity of living things with the field trip method affects biodiversity knowledge and environmental sustainability attitudes of grade X students of SMA Unggulan Haf-Sa Zainul Hasan BPPT-Genggong.
MELAMPAUI PEMBELAJARAN KONVENSIONAL: MENGINTEGRASIKAN CANVA DAN PEMBELAJARAN BERBASIS GAME DALAM LKPD UNTUK MOTIVASI OPTIMAL DALAM PENDIDIKAN DIGITAL Ima Nafila, Nanda; Sulisetijono, Sulisetijono
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068.v4.i1.2024.3

Abstract

Dalam era pendidikan digital yang terus berkembang, upaya untuk meningkatkan motivasi di antara peserta didik menjadi semakin penting. Artikel ini mengusulkan pendekatan inovatif yang menggabungkan tiga elemen kunci: Canva, pembelajaran berbasis game, dan pendidikan digital. Dengan menerapkan pendekatan ini, diharapkan dapat melampaui batas-batas pembelajaran konvensional dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang memfasilitasi motivasi optimal. Artikel ini tidak hanya membahas konsep teoritis dari setiap elemen, tetapi juga memberikan contoh penerapan praktis dalam konteks pendidikan digital. Melalui integrasi Canva untuk desain visual yang menarik serta penggunaan pembelajaran berbasis game untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik, diharapkan dapat tercipta pengalaman pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Dengan demikian, artikel ini mengajukan sebuah paradigma baru dalam pendidikan digital yang dapat meningkatkan motivasi dan memberikan dampak positif pada hasil belajar peserta didik
Meningkatkan Literasi Botani pada Guru Biologi melalui Pembelajaran Inkuiri di Wilayah Blitar Sulisetijono, Sulisetijono; Saptasari, Murni; Hayuana, Wachidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi dan Sains Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi dan Sains
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jpmbio-sains.v3i1.2950

Abstract

Biologi merupakan ilmu yang kompleks, salah satu cabang Biologi adalah Botani yang memiliki peran dalam bidang pangan, kesehatan, lingkungan maupun budaya, oleh karena itu siswa perlu memiliki literasi botani.  Namun hasil analisis kebutuhan guru Biologi di wilayah Blitar ditemukan beberapa masalah. Permasalahan yang ditemukan di kelompok sasaran yaitu guru SMA di wilayah MGMP Blitar adalah: 1) guru mengalami kesulitan dalam memahami Kompetensi Dasar tentang materi Keanekaragaman Tumbuhan, 2) guru mengalami kesulitan dalam mengem-bangkan perangkat pembelajaran materi Keanekaragaman Tumbuhan, 3) guru kesulitan dalam menentukan metode, media pembelajaran, dan instrumen penilaian materi Keanekaragaman Tumbuhan. Metode yang diterapkan dalam pengabdian masyarakat meliputi pelatihan, workshop, dan pendampingan. Tim dosen pengabdian masyarakat bersama guru melaksanakan pelatihan, workshop dan pendampingan implementasi pembelajaran inkuiri materi Keanekaragaman Tumbuhan di sekolah sasaran. Luaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah perangkat pembelajaran materi Keanekaragaman Tumbuhan meliputi silabus, RPP, bahan ajar, petunjuk praktikum, unit kegiatan belajar (UKB), instrumen penilaian, kunci identifikasi tumbuhan, herbarium basah, herbarium kering, laporan pendampingan implementasi pembelajaran inkuiri di MGMP wilayah Blitar. Biology is a complex science, one of the branches of Biology is Botany which has a role in the fields of food, health, environment and culture, therefore students need to have botanical literacy.  However, the results of the needs analysis of Biology teachers in the Blitar area found several problems. The problems found in the target group, namely high school teachers in the Blitar MGMP area, are: 1) teachers have difficulty in understanding the Basic Competencies of Plant Diversity material, 2) teachers have difficulty in developing learning tools for Plant Diversity material, 3) teachers have difficulty in determining methods, learning media, and assessment instruments for Plant Diversity material. The methods applied in this community service are training, workshops, and mentoring. The community service lecturer team together with teachers carry out training, workshops and mentoring on the implementation of inquiry learning on Plant Diversity material in target schools. The outputs in this community service activity are learning tools for Plant Diversity material including syllabus, lesson plans, teaching materials, practicum instructions, learning activity units (UKB), assessment instruments, plant identification keys, wet herbarium, dry herbarium, reports on mentoring the implementation of inquiry learning in MGMP in the Blitar area.
PEMANTAPAN MATERI PLANTAE BAGI GURU SMA LAB UM DAN MGMP SE-MALANG RAYA Sunarmi, Sunarmi; Sari, Murni Sapta; Sulasmi, Eko Sri; Sulisetijono, Sulisetijono
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v10i2p51-56

Abstract

Pembelajaran abad 21 diharapkan menghasilkan generasi yang produktif, kreatif, inovatif, dan mandiri. Permasalahan yang ditemukan di kelompok sasaran adalah guru mengalami kesulitan dalam memahami KD tentang materi Plantae, mengembangkan perangkat pembelajaran materi Plantae, serta menentukan metode dan media pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman materi, mengembangkan perangkat pembelajaran, serta menentukan metode dan media pembelajaran materi Plantae. Metode yang diterapkan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan dan workshop. Luaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah perangkat pembelajaran materi Plantae meliputi RPP, LKS, instrumen penilaian, bahan ajar, kunci identifikasi, dan foto herbarium basah dan kering. Kesimpulan yang diperoleh menunjukkan bahwa hasil pelatihan dan workshop yang telah diujicobakan oleh guru kepada siswa dapat meningkatkan keaktifan siswa.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN DIAGNOSTIK UNTUK MENGIDENTIFIKASI MISKONSEPSI MATERI JARINGAN TUMBUHAN DAN HEWAN PADA SISWA SMA/MA DI JAWA TIMUR Sartika, Putri Fitria; Susilo, Herawati; Sulisetijono, Sulisetijono
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v11i2p70-76

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen diagnostik untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada materi jaringan tumbuhan dan hewan di Jawa Timur. Miskonsepsi penting untuk diidentifikasi agar tidak menghambat proses belajar siswa selanjutnya. Instrumen yang digunakan adalah soal pilihan ganda berasalan terbuka sebanyak 30 butir yang telah memenuhi kriteria valid. Sampel penelitian berjumlah 117 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata persentase miskonsepsi materi jaringan tumbuhan sebesar 19,75%, sedangkan pada materi jaringan hewan sebesar 13,83%. Tindak lanjut yang dapat dilakukan untuk penelitian selanjutnya adalah menghasilkan instrumen diagnostik yang lebih akurat dalam mengidentifikasi miskonsepsi, serta menambah sampel penelitian di daerah lain.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN SOAL ESSAY TIPE HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) MATERI STRUKTUR JARINGAN DAN FUNGSI ORGAN PADA TUMBUHAN KELAS XI SMAN 1 TUMPANG Baidlowi, M. Hisyam; Sunarmi, Sunarmi; Sulisetijono, Sulisetijono
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v10i2p57-65

Abstract

Kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher order thinking skills /HOTS) penting bagi siswa untuk memenuhi kompetensi abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji validitas, kepraktisan,  reliabilitas, dan keefektifan instrumen tes kognitif tipe HOTS, RPP, dan LKS materi struktur jaringan dan fungsi organ pada tumbuhan. Produk dikembangkan dengan model ADDIE. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu produk sangat valid, sangat praktis, reliabel, dan efektif dalam mengukur dan melatih HOTS. Saran dari penelitian ini yaitu produk perlu dikembangkan pada materi lain, memperbanyak jumlah subjek uji coba, ditambahkan dimensi proses, dan ditambahkan gambar tangan.
Research team-based learning: A new model for empowering students' research skills Febblina Daryanes; Siti Zubaidah; Susriyati Mahanal; S. Sulisetijono
Research and Development in Education (RaDEn) Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/raden.v4i2.36711

Abstract

Students' research skills still need to be empowered. The Research-Based Learning (RBL) model is reported to improve students' research skills, but it has weaknesses that need to be addressed. The Team-Based Learning model can accommodate the weaknesses of the RBL model and vice versa. The RBL and TBL models have advantages and disadvantages that complement each other. Therefore, this study aims to integrate the RBL and TBL models into a model that is expected to empower students' research skills. This study also ensures the model's validity, practicality, and effectiveness in empowering students' research skills by using validation sheets, observation sheets, response questionnaires, and student research skills questionnaires. The Plomp & Nieveen development model is used in this study. The developed model was tested on 40 students who had taken Environmental Science courses at the University of Riau. The findings show that the developed RTBL model with the stages of Preparing, Assessing Readiness, Researching in a Team, and Reflecting is valid based on the validator's assessment. The RTBL model is also practical and effective in improving research skills. The RTBL model developed can empower research skills and can be used by educators in the learning process.
Pengaruh Model Pembelajaran Role Playing terhadap Motivasi, Hasil Belajar, dan Keterampilan Kolaboratif Siswa Kelas XI IPS pada Pembelajaran Biologi Hendrawan, Hendrawan; Sulisetijono, Sulisetijono; Rakhmawati, Yunita
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p363-373

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mengubah secara drastis cara pembelajaran, berpengaruh besar pada kualitas pendidikan yang diterima siswa. Hal ini berdampak tidak hanya pada motivasi dan hasil belajar siswa, tetapi juga pada keterampilan yang penting untuk abad ke-21, khususnya keterampilan kolaborasi. Dalam menghadapi tantangan ini, model pembelajaran role-playing muncul sebagai alternatif yang menjanjikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh model role-playing terhadap motivasi belajar, hasil belajar kognitif, dan keterampilan kolaborasi siswa pada materi pencernaan manusia selama masa pandemi. Menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan eksperimen semu, penelitian ini membandingkan dua kelas: kelas eksperimen yang menerapkan model role-playing dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran lain yang setara. Sampel penelitian terdiri dari 34 siswa yang diambil melalui purposive sampling, dengan kelas XI IPS 1A sebagai kelas eksperimen dan XI IPS 1B sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes motivasi belajar, pre-test dan post-test untuk hasil belajar kognitif, serta penilaian keterampilan kolaborasi menggunakan rubrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model role-playing memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar (koefisien uji 0,41, kategori sangat kuat), hasil belajar kognitif (koefisien uji 0,486, kategori sangat kuat), dan keterampilan kolaborasi siswa (koefisien uji 0,79, kategori sangat kuat).
Co-Authors Abdul Gofur Abdul Gofur Abdul Gofur Adelia Dwinta Pramashela Agung Witjoro Agus Dharmawan Akhmad Fathoni Anggarani, Dinar Arsy Anggun Septi Rahayu Anindya Nirmala Permata Anwar, Sitti Aisyah Aprilyani Aprilyani Asti Eka Yunia Ayu Maulidya Agustiningrum Azizah Nur Rochmah Baidlowi, M. Hisyam Balqis Chomisatut Thoyibah Dhiyauddin Aridhowi Dwi Rahmawati Eko Sri Sulasmi Elsje Theodora Maasawet Faiza Nur Imawati Ningsih Fandi Tri Fajar Cahyo Fatchur Rohman Fatchur Rohman Febblina Daryanes Febblina Daryanes Fitria Maulita Frida Kunti Setiowati Gani, Abdul Rasyid Fakhrun Hadi Suwono Hadira, Hadira Hayuana, Wachidah Hendrawan Hendrawan Herawati Susilo Hunaepi, Hunaepi I Gede Sudirgayasa I Gede Sudirgayasa I Putu Oktap Indrawan I Putu Oktap Indrawan Ibrohim Ika Wardani Ima Nafila, Nanda Jazuli Mohammad Hamim Kolow, Jullya Christin M. Arsyad Maemonah, Maemonah Mardian, Anggraini Mimien Henie Al Muhdhar Mita Larasati Muh. Wahyudi Jasman Muhammad Ikhsan Muhammad Ikhsan Muhammad Ikhsan Muhammad Syamsussabri Murni Sapta Sari Murni Sapta Sari Naailatu Azizah Nur Nofamataro Zebua NUR LINA SAFITRI Nur'aini Kartikasari Nurdiana Nurdiana Nursasi Handayani Purwaning Budi Lestari, Purwaning Budi Putri Fitria Sartika Rahma, Yenny Rahmadhani, Destiara Wulan Ria Yustika Sari Sartika, Putri Fitria Sigarra, Dhia Fajrianti Silvi Dwi Pangestu Siti Hartina Pratiwi Siti Zubaidah Sofia Ery Rahayu Subhan Maulidi Kun Bad'a Farohii Sugi Hartono Sunarmi Sunarmi Sunarmi Susriyati Mahanal Tama, Fikria Nurhady UCIK AGUSTI WULANNINGSIH Ummah Yunita Putri Irsadul Utami Sri Hastuti Yunita Rakhmawati Yusri Juma Zainuddin bin Hassan