Claim Missing Document
Check
Articles

Korelasi Tingkat Seismisitas dan Periode Ulang Gempa Bumi di Kepulauan Mentawai dengan Menggunakan Metode Guttenberg-Richter Fidia, Rahma; Pujiastuti, Dwi; Sabarani, Andiyansyah
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.1.84-89.2018

Abstract

Analisis tingkat seismisitas dan periode ulang gempa bumi berdasarkan magnitudo telah dilakukan pada daerah Kepulauan Mentawai dan sekitarnya. Data yang digunakan adalah gempa bumi dengan magnitudo sama atau besar dari 5 Skala Richter dan kedalaman 0-100 km untuk periode 1914-2015. Data ini bersumber dari katalog ISC (International Seismological Centre) dan BMKG Padang Panjang. Tingkat keaktifan gempa bumi dihitung dengan menggunakan metode Likelihood, sedangkan nilai periode ulang gempa dihitung dengan menggunakan metode Guttenberg-Richter. Berdasarkan hasil perhitungan,  diperoleh nilai  b sebesar 0,8372 dan nilai a sebesar 6,8094 serta nilai indeks seismisitas untuk magnitudo 5-8 berkisar antara 2,1580-0,0066. Hal ini menunjukkan bahwa daerah penelitian memiliki tingkat keaktifan kegempaan yang tinggi. Untuk magnitudo 5-8 diperoleh nilai periode ulang antara 0,4633-150,5033 tahun. Secara umum dapat disimpulkan bahwa daerah Kepulauan Mentawai memiliki tingkat seismisitas tinggi dan rawan bencana gempa bumi. Hal ini dibuktikan dengan tingginya tingkat keaktifan gempa dan nilai periode ulang yang singkat.Kata Kunci : Gempa, Metode Guttenberg-Richter, Indeks Seismisitas, Kepulauan Mentawai
Identifikasi Gas Hidrat pada Cekungan Simeuleu di Lintasan BGR-135 Menggunakan Analisis AVO (Amplitude Versus Offset) Pertiwi, Rahmi Nanda; Puspasari, Trevi Jayanti; Namigo, Elistia Liza; Pujiastuti, Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.4.305-311.2018

Abstract

Pengolahan data seismik laut 2D menghasilkan indikasi adanya gas hidrat pada lintasan BGR-135 yang kemudian divalidasi dengan analisis Amplitude Versus Offset (AVO). Daerah penelitian berlokasi di Cekungan Simeuleu yang terdapat di  pantai barat Sumatera. Software ProMax digunakan untuk pengolahan data seismik dan Software HRS (Humpson Russel) untuk analisis AVO. Pengolahan data seismik dimulai dari input raw data serta dilakukan proses prosesing (filtering, editing, dekonvolusi, analisis kecepatan, stacking, migrasi) hingga didapatkan output  berupa data pre stack dan post stack. Data post stack kemudian diinterpretasi untuk menentukan zona fokus yang mengindikasikan keberadaan gas hidrat yang ditandai dengan kenampakan Buttom Simulating Reflector (BSR). Dari hasil interpretasi, indikasi kehadiran BSR  terdapat pada CDP 26318 sampai 26354 dan TWT 1590 ms sampai 1660 ms.  Data seismik pre stack yang telah ditentukan batasan CDP dan kedalaman dari zona fokus, dijadikan input untuk analisis AVO.  Analisis AVO dilakukan pada  rentang daerah target di lapisan terindikasi BSR dengan menentukan nilai gradient dan crossplot. Dari analisis diperoleh nilai gradient positif dan crossplot berada pada kuadran AVO kelas III. Gradient positif menandakan adanya anomali amplitudo pada zona fokus sedangkan AVO kelas III menandakan adanya indikasi hidrokarbon pada zona fokus.Kata kunci : Analisis Versus Offset (AVO) , Gas hidrat, Bottom Simulating Reflector (BSR), Cekungan Simeuleu
Pemetaan Percepatan Tanah Maksimum dan Intensitas Gempa Kota Padang Menggunakan Rumusan Fukushima-Tanaka Gustiana, Fitri; Pujiastuti, Dwi; Minangsih, Maya
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.4.346-352.2018

Abstract

Pemetaan nilai percepatan tanah maksimum (PGA) dan intensitas gempa di Kota Padang telah dilakukan menggunakan rumusan empiris Fukushima-Tanaka. Kota Padang digrid dengan spasi jarak 0,02⁰ untuk sumber gempa di Segmen Mentawai dan sekitarnya dari tahun 1976-2017. Perhitungan nilai percepatan tanah dilakukan pada setiap titik grid yang berjumlah 234 titik. Pemetaan dilakukan dengan memisahkan kejadian gempa sebelum dan sesudah gempa besar 30 September 2009. Nilai PGA sebelum gempa 30 September 2009 berkisar dari 48,27-94,2 gal dengan PGA terendah terdapat di Kecamatan Bungus Teluk dan PGA tertinggi di Kecamatan Koto Tangah. Nilai PGA sesudah gempa 30 September 2009 berkisar dari 76,10-96,58 gal dengan PGA terendah terdapat pada sebagian Kecamatan Bungus Teluk, sedangkan PGA tertinggi terdapat di Kecamatan Koto Tangah, Padang Utara, dan sebagian Kecamatan Padang Barat. Intensitas gempa sebelum gempa 30 September 2009 berskala VI MMI pada Kecamatan Bungus Teluk, Padang Selatan dan sebagian Padang Barat, Lubuk Begalung, dan Lubuk Kilangan, selain kecamatan tersebut berskala VII MMI. Intensitas gempa sesudah gempa 30 September 2009 berskala VII MMI pada semua kecamatan di Kota Padang. Hal ini menunjukkan terjadinya perluasan daerah dengan intensitas VII MMI di Kota Padang setelah gempa 30 September 2009.Kata kunci: PGA, Fukushima-Tanaka, intensitas gempa, Segmen Mentawai
Analisis Percepatan Tanah Gempa di Sumatera Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Metode Backpropagation Widianto, Toni; Abdullah, Zulfi; Pujiastuti, Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.1.64-71.2019

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang percepatan tanah menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan (JST) yang bertujuan untuk menganalisis serta memprediksi percepatan tanah di Sumatera. Penelitian inimenggunakan data percepatan tanah yang direkam dengan accelerograph yang terdapat pada 3 stasiun di Sumatera Barat, yaitu Stasiun Geofisika Padang Panjang (PAPA), Stasiun Meteorologi Ketaping (PATA), dan Stasiun Maritim Teluk Bayur (PATU). Pengolahan data ini menggunakan metode backpropagation. Dalam pengolahan data, dilakukan dengan 2 jenis pembagian data, yaitu pembagian data dengan rasio 50:50, dimana data tahun 2016 dan 2017 digunakan sebagai target uji, selanjutnya pembagian dengan rasio 80:20, dimana data tahun 2017 digunakan sebagai target uji. Setelah dilakukan proses pelatihan dan pengujian, didapatkan bahwa pembagian data dengan rasio 80:20 mendapatkan hasil yang lebih baik daripada pembagian data dengan rasio 50:50. Secara keseluruhan pada proses pengolahan data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa JST tidak mampu memprediksi percepatan tanah di Sumatera, hal ini dikarenakan nilai error yang didapatkan cukup besar.Kata kunci: percepatan tanah, jaringan syaraf tiruan, backpropagation
Karakterisasi Reservoar Hidrokarbon Menggunakan Atribut Energi dan Metode Seismic Coloured Inversion (SCI) Pada Lapangan Penobscot Kanada Witarsa, Jarnal; Pujiastuti, Dwi; Namigo, Elistia Liza
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.2.113-119.2019

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi reservoar hidrokarbon pada Lapangan Penobscot Kanada menggunakan atribut energi dan  metode Seismic Coloured Inversion (SCI) di sepanjang inline 1284 m. Penelitian ini menggunakan data seismik post stack sebagai data input dan data sumur sebagai data kontrol untuk menentukan nilai impedansi akustik (AI). Analisis sensitivitas log yang digunakan menunjukkan bahwa gamma ray log lebih sensitif dalam pemisahan lapisan sand dan shale. Analisis atribut energi dilakukan untuk meningkatkan resolusi vertikal dari penampang seismik untuk menentukan zone of interest. Analisis inversi SCI dilakukan untuk melihat pola sebaran nilai AI pada penampang seismik yang diteliti. Dari hasil inversi SCI terhadap penampang seismik diperoleh nilai AI antara 2,00 x 106 kg/m2s sampai 5,56 x 106 kg/m2s. Hal ini menunjukkan bahwa pada penampang seismik yang diteliti terdapat potensi reservoar hidrokarbon.Kata kunci: atribut energi, Seismic Coloured Inversion (SCI), Acoustic Impedance (AI), Zone Of Interest.
Karakterisasi Reservoar Hidrokarbon Mengunakan Metode Seismik Inversi Deterministik Model Based Pada Lapangan Penobscot Kanada Latifah, Aulia; Pujiastuti, Dwi; Namigo, Elistia Liza
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.2.120-126.2019

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi reservoar hidrokarbon pada Lapangan Penobscot Kanada mengunakan metode seismik inversi deterministik model based.  Penelitian ini mengunakan data seismik PSTM (post stack time migration) 3D pada inline 1300 sebagai data input dan data sumur L30 dan B41 sebagai data kontrol.  Karakterisasi reservoar dilakukan dengan melakukan analisis crossplot dan menentukan nilai impedansi akustik atau acoustic impedance (AI).  Analisis crossplot menunjukkan bahwa  log  gamma ray sensitif dalam pemisahan lapisan shale, sandstone, dan limestone. Penentuan zone of interest yang diindikasikan sebagai reservoar hidrokarbon dilakukan melalui analisis atribut dekomposisi spektral dengan frekuensi 10 Hz.  Hal tersebut menunjukkan dengan jelas kemenerusan pola penyebaran litologi yang diduga sebagai hidrokarbon dengan lebih mudah.  Hasil inversi deterministik model based menunjukkan bahwa pada inline 1300 terdapat potensi hidrokarbon melalui sebaran nilai impedansi akustik. Slicing yang dilakukan pada lapisan zone of interest menunjukkan hasil sebaran nilai impedansi akustik dengan rentang 13556-27501(m/s)*(g/cc).  Potensi reservoar hidrokarbon sandstone ditunjukkan melalui zona impedansi akustik pada nilai 20000-25461 (m/s)*(g/cc). Kata kunci: atribut dekomposisi spektral, impedansi akustik, inversi deterministik, model based, zone of interest
Estimasi Periode Ulang Gempa Pulau Mentawai Menggunakan Distribusi Weibull dan Gumbel Andini, Mayang Putri; Pujiastuti, Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.4.373-379.2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai periode ulang gempa Pulau Mentawai menggunakan distribusi Weibull dan Gumbel. Dalam penelitian ini akan ditentukan distribusi yang paling cocok untuk menghitung periode ulang gempa di Pulau Mentawai, yang dinilai berdasarkan persentase nilai standar errornya. Periode ulang dihitung untuk gempa dengan episenter Segmen Sipora-Pagai dan Segmen Siberut. Data gempa yang digunakan adalah data gempa sejak bulan Januari 1920- Juli 2019, dengan magnitudo ≥ 5 Mw dan kedalaman ≤ 100 km. Data gempa kemudian dikelompokkan menjadi tiga kelas berdasarkan magnitudonya yaitu (5,0-5,4) Mw, (5,5-5,9)Mw, serta (6,0-6,8) Mw, dan diolah menggunakan software Mathematica versi 11. Periode ulang gempa Segmen Sipora Pagai menggunakan distribusi Weibull berkisar dari 1,2 tahun-7,3 tahun, dan menggunakan distribusi Gumbel 2,8 tahun-6 tahun untuk gempa 5,0 Mw-6,8 Mw. Periode ulang gempa Segmen Siberut untuk rentang magnitudo yang sama dengan Segmen Sipora-Pagai berkisar 1,1 tahun-3,8 tahun dengan menggunakan distribusi Weibull, dan 1,6 tahun -3,2 tahun menggunakan distribusi Gumbel. Distribusi yang paling cocok digunakan untuk periode ulang Pulau Mentawai adalah distribusi Weibull karena memiliki nilai standar error yang lebih kecil, dengan persentase untuk Segmen Sipora-Pagai sebesar 46% dan Segmen Siberut sebesar 31%.Kata kunci:  periode ulang, Weibull, Gumbel, standar error, Gempa, Mentawai
Analisis Kecocokan Nilai Percepatan Tanah Pulau Lombok Berdasarkan Perhitungan Empiris dengan Data Percepatan Tanah dari Akselerograf di Stasiun Mataram Saputri, Diana; Pujiastuti, Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.1.79-84.2020

Abstract

Telah dilakukan perhitungan nilai percepatan tanah Pulau Lombok yang divalidasi dengan nilai percepatan tanah di Stasiun Mataram.  Percepatan tanah dihitung dengan beberapa rumusan empiris, yaitu Mc. Guire, Fukushima-Tanaka, Esteva dan Donovan.  Data gempa yang digunakan adalah data gempa bumi di Pulau Lombok dan sekitarnya pada periode 1979-2018.  Hasil validasi menunjukkan rumusan Fukushima adalah rumusan terbaik untuk menghitung percepatan tanah di Pulau Lombok dengan persentase kesalahan rata-rata terendah 220%, sedangkan rumusan lainnya memiliki persentase kesalahan rata-rata Mc. Guire 2.586%, Esteva 614%, dan Donovan 3.906%.  Berdasarkan hasil yang diperoleh maka rumusan Fukushima-Tanaka adalah rumusan yang paling cocok untuk menghitung nilai percepatan tanah di Pulau Lombok. The calculation of Lombok Island ground acceleration values which are validated with the value of acceleration of the land at Mataram Stationhas been carried out.  Land accelerationis calculated by several empirical formulations,  namely Mc. Guire, Fukushima-Tanaka, Esteva and Donovan.Earthquake data used is earthquake data on the Lombok Islandand its surrounding in the periode 1979-2018. Validation result show thatFukushima-Tanaka is the best formula for calculating the acceleration of land on the Lombok Island with the average percentage error 220%, while the other formulations have an average percentage error Mc. Guire 2.586%, Esteva 614%, and Donovan 3.906%. Based on the result obtained, the formula Fukushima-Tanaka is the most suitable formula for calculating the value of land acceleration on the Lombok Island.
Analisis Kecocokan Nilai Percepatan Tanah Kota Padang Panjang-Bukittinggi Berdasarkan Perhitungan Secara Empiris dengan Data Percepatan Tanah dari Akselerograf yang Terpasang Di Stasiun Padang Panjang Oktaviani, Violina; Pujiastuti, Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.1.118-124.2020

Abstract

Telah dilakukan perhitungan nilai percepatan tanah Kota Padang Panjang-Bukittinggi menggunakan data gempa bumi dari Segmen Sianok dan sekitarnya. Perhitungan dilakukan dengan persamaan empiris yang divalidasi dengan data percepatan tanah dari akselerograf yang terpasang di Stasiun Padang Panjang. Rumusan empiris yang digunakan adalah Mc.Guire, Fukushima-Tanaka, Esteva, Donovan, dan Kanai. Hasil validasi menunjukkan bahwa rumusan Esteva merupakan rumusan paling cocok  digunakan untuk Kota Padang Panjang-Bukitting dengan persentase kesalahan rata-rata sebesar 73%, sedangkan 4 rumusan lainnya mempunyai persentase kesalahan rata-rata masing-masing Mc.Guire 581%, Fukushima-Tanaka 79%, Donovan 514%, dan Kanai 191%. The calculation peak ground acceleration (PGA) of Padang Panjang-Bukittinggi using the earthquake data from the Sianok Segment and its surroundings. Calculations are carried out from several empirical equations which are validated with ground acceleration data from accelerographs installed at Padang Panjang Station. Empirical formulations were use Mc.Guire, Fukushima-Tanaka, Esteva, Donovan, dan Kanai. Validation results show that the Esteva formula is the most suitable formula for the City of Padang Panjang-Bukittinggi with the average error percentage of 73%, while the other 4 formulas have an average error percentage of each Mc.Guire 581%,Fukushima-Tanaka 79%, Donovan 514%, dan Kanai 191%.
Analisis Deformasi Koseismik Gempa Mentawai 2008 Menggunakan Data GPS SuGAr Anggriani, Regina Mai; Pujiastuti, Dwi; Arisa, Deasy
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.2.150-155.2020

Abstract

Deformasi koseismik Gempa Mentawai 2008 telah dianalisis menggunakan data GPS SuGAr. Data GPS yang digunakan dari Day of Year (DoY) 052 hingga DoY 061 dari stasiun BSAT, PRKB, SLBU, SMGY, KTET, PPNJ, dan MKMK yang tersebar pada Pulau Sipora, Pulau Pagai, dan Bengkulu. Pengolahan data menggunakan software GAMIT 10.40. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa besar deformasi masing-masing stasiun adalah BSAT sebesar 9,7 mm ke arah South East, PRKB sebesar 3,07 mm ke arah North East, SLBU sebesar 214,5 mm ke arah South West, SMGY terdeformasi sebesar 100,09 mm ke arah South West, PPNJ terdeformasi sebesar 13,83 mm ke arah South East, KTET terdeformasi 126,02 mm ke arah South West, PPNJ terdeformasi 13,84 mm ke arah South East, dan MKMK 7,8 mm ke arah North West. Deformasi koseismik terbesar terjadi pada stasiun SLBU, SMGY, dan KTET. Arah deformasi koseismik Gempa Mentawai 2008 menunjukkan pola yang beragam. Namun secara umum arah deformasi koseismik berlawanan dengan fase preseismik, dengan besar deformasi mencapai 2,1 cm pada stasiun SuGAr yang berada dekat dengan episenter gempa. Coseismic deformation of the Mentawai Earthquake 2008 has been analyzed using GPS data from SuGAr.  GPS data are used from Day of Year (DoY) 052 to DoY 061 from BSAT, PRKB, SLBU, SMGY, KTET, PPNJ, and MKMK on Sipora Island, Pagai Island, and Bengkulu.  Data processing using GAMIT 10.40 software.  From this research it can be seen that the deformation size of each station is BSAT of 9.7 mm towards South East, PRKB of 3.07 mm towards North East, SLBU of 214.5 mm towards South West, SMGY deformed by 100.09 mm towards the South West, PPNJ deformed by 13.83 mm towards the South East, KTET deformed 126.02 mm towards the South West, PPNJ deformed 13.84 mm towards the South East, and MKMK 7.8 mm to  in the direction of North West.  The biggest coseismic deformation occurred at SLBU, SMGY, and KTET stations.  The direction of coseismic deformation in the Mentawai Earthquake in 2008 shows a variety of patterns.  But in general the direction of coseismic deformation is opposite to the preseismic phase, with the deformation reaching 2.1 cm at the SuGAr station which is close to the earthquake epicenter.
Co-Authors - Afrizal Adrial, Rico Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Afdal, Afdal Afdhal Muttaqin Afrizal Afrizal Agfustian, Muhamad Rizki Ahmad Fauzi Pohan Ahmad Furqan Alifvia Daswita Alimin Mahyudin Amirudin, Muhammad Ridho Ananda, Nadya Rezky Andini, Mayang Putri Andiyansyah Sabarani Andiyansyah Z Sabarani Andiyansyah Z Sabarani, Andiyansyah Z Anggriani, Regina Mai Annisa Zahratul Hilma Annisa Zahratul Hilma Aperus, Rahmad Ardelia, Ariqah Ardian Putra Ardian Putra Ardian Putra Ari Febriana Kabisat Ari Febriana Kabisat, Ari Febriana Arif Budiman Arif Budiman Arif, M. Ariqah Ardelia Arisa, Deasy Asep Firman Ilahi Asep Firman Ilahi, Asep Firman Astuti Astuti - Astuti Astuti Astuti Astuti Atin Nur Aulia Atin Nur Aulia Aulia Latifah Aulia, Atin Nur Aulya Rahayu Aulya Rahayu, Aulya Badrul Mustafa Badrul Mustafa, Badrul Baihaqi, Rahmad Br. Sitanggang, Regina Mai Anggriani Dahyunir Dahlan Damayanti, Elok Dari, Riska Wulan Daswita, Alifvia Daz Edwiza, Daz Deasy Arisa Deasy Arisa Deasy Arisa Dedi Mardiansyah Denisa Syafriana Denisa Syafriana, Denisa Desi Indriani Desi Indriani, Desi Dian Fitriyani Dian Milvita Diana Saputri Dika Aprilia Susanti Dimas Pramudito Dimas Pramudito Dwi Puryanti Ednofri - Ednofri - Ednofri - Ednofri Ednofri, Ednofri Edwards Taufiqurrahman, Edwards Ekarama Putri Ekarama Putri, Ekarama Eldiani Arifya Elistia Liza Namigo, Elistia Elvaswer Elvaswer Fadilla Monica Fadilla Monica Fariza, Mayola Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fery Kurnia Sandi Fhatihatul Rahmi Fidia, Rahma Fitri Gustiana Fitri Gustiana Friska Puji Lestari Friska Puji Lestari, Friska Puji Friska, Vira Furqan, Ahmad Gustiana, Fitri Gustiana, Fitri Hafizhah, Luthfia Hamdy Arifin Hamdy Arifin Hamdy Arifin, Hamdy Hanif Hidayat Harmadi Harmadi Herifa - Herifa -, Herifa Hidayat, Hanif Hilma, Annisa Zahratul Ikhwan Safrima Illona giovanni, Vannessa Imam Taufik Imam Taufiq Indah Putri Utami Indah Putri Utami Indri Septiani Indriani, Widi Satria Iqbal Ramadhan Irma Kurniawati Irma Kurniawati Jarnal Witarsa Koko Ondara Koko Ondara, Koko Latifah, Aulia Lina Handayani Lina Handayani Lusi Fitrian Sani Lusi Fitrian Sani, Lusi Fitrian Luthfia Hafizhah M. Arif Mairisdawenti - Mairisdawenti -, Mairisdawenti Marlisa Marlisa Marlisa Marlisa, Marlisa Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Maya Minangsih Maya Minangsih Mayang Putri Andini Mayola Fariza Meqorry Yusfi Minangsih, Maya Minangsih, Maya Mochammad Imron Awalludin Mohammad Ali Shafii Monica, Fadilla Mora Mora Muhamad Rizki Agfustian Muhammad Arif Muhammad Kahfi Muhammad Razi Muhammad Razi Muhammad Ridho Amirudin Muldarisnur, Mulda Mutya Vonnisa Nadila Syarah Nadya Rezky Ananda Naela Amalia Zulfa Nini Firmawati Nofaslah, Rido Novia Anggraini Novia Anggraini Novia Dwi Agusri Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurul Annisa Nurul Hasanah Okci Mardoli Okci Mardoli, Okci Oktaviani, Violina Pertiwi, Rahmi Nanda Puspasari, Trevi Jayanti Putri, Yoci Darwita Rachmad Billyanto Rachmad Billyanto Rachmad Billyanto Rachmad Billyanto, Rachmad Rahma Fidia Rahmad Aperus Rahmad Aperus Rahmad Baihaqi Rahmat Rasyid Rahmi Nanda Pertiwi Rahmi, Fhatihatul Ramacos Fardela Regina Mai Anggriani Regina Mai Anggriani Br. Sitanggang Rido Nofaslah Rido Nofaslah Rika Desrina Saragih Rika Desrina Saragih Riska Wulan Dari Rita Ummi Sahida Tanjung Rohadatul Aisy Syafda Sabarani, Andiyansyah Safrima, Ikhwan Sandi, Fery Kurnia Saputri, Diana Septiani, Indri Shinta, Velli Solly Aryza Sri Handani Sri Oktamuliani Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sucy Lestari Wirma Sumi Daniati, Sumi Susanti, Dika Aprilia Syafda, Rohadatul Aisy Tanjung, Rita Ummi Sahida Titi Anggono Titi Anggono Toni Widianto Trengginas Eka Putra Sutantyo Trevi Jayanti Puspasari Usna, Sri Rahayu Alfitri Velli Shinta Violina Oktaviani Vira Friska Wendi Harjupa Widi Andewi Widi Satria Indriani Widianto, Toni Wildan Hafni Wildan Hafni, Wildan Witarsa, Jarnal Wiwit Reflidawati Wiwit Reflidawati, Wiwit Yoci Darwita Putri Yoci Darwita Putri Yudi Darma Yudi Darma Zulfi Zulfi Abdullah