Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis SBA (Simple Bouguer Anomaly) Sebelum Gempa Padang Panjang 6 Maret 2007 Sebagai Prekursor Gempa Bumi Rahmi, Fhatihatul; Pujiastuti, Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.3.310-316.2021

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai analisis SBA (Simple Bouguer Anomaly) sebelum gempa Padang Panjang 6 Maret 2007 yang bertujuan untuk melihat adanya korelasi antara perubahan anomali gravitasi dengan kejadian gempa bumi.  Data gravitasi yang digunakan adalah data dari satelit GRACE (Gravity Recovery And Climate Experiment). Metode yang digunakan adalah metode time-lapse microgravity.  Hasil kontur anomali selisih SBA menunjukkan adanya polarisasi anomali gravitasi yang terjadi di sekitar episenter gempa pada 35 hari sebelum gempa.  Terdapat zona anomali tinggi di bagian tenggara dan zona anomali rendah di bagian barat daerah penelitian.  Berdasarkan hasil sayatan melintang pada kontur harian SBA, diperoleh nilai harian SBA dan grafik harian SBA yang menunjukkan penurunan secara perlahan dari 35 hari hingga 20 hari sebelum gempa.  Penurunan maksimum terjadi pada tanggal 12 Februari 2007.  Lalu diikuti kenaikan secara terus menerus dari 20 hari hingga 15 hari sebelum gempa.  Berdasarkan grafik selisih harian SBA, pada 35 hari sebelum gempa muncul anomali medan gravitasi tanggal 28 Januari 2007 dengan perubahan anomali gravitasi maksimum dari tanggal 22 – 23 Februari 2007 sebesar 0,490763281 µgal pada titik episenter gempa magnitudo 6,4 dan sebesar 0,49639576 µgal pada titik episenter gempa magnitudo 6,3. Sehingga anomali yang muncul tersebut dapat dijadikan pertanda awal (prekursor) gempa bumi. Kata kunci : anomali bouguer, gempa bumi, GRACE, gravitasi, polarisasi
Analisis Multi-Atribut Dan Jaringan Syaraf Tiruan Dengan Optimasi Filter Untuk Deteksi Patahan Pada Penampang Seismik Lapangan Penobscot Kanada Darma, Yudi; Pujiastuti, Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.3.364-370.2021

Abstract

Identifikasi patahan merupakan salah satu langkah awal dalam interpretasi seismic dan menjadi komponen penting dalam pengembangan strategi eksplorasi. Deteksi patahan dilakukan dengan metode analisis multi-atribut. Metode ini diterapkan pada data Lapangan Penobscot Kanada. Atribut seismik yang digunakan sebagai data masukan terdiri dari similarity, spectral decomposition, curvature, dip dan semblance. Pickset yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari pickset pada patahan besar dan patahan kecil dengan jumlah pick 400. Data latih yang digunakan pada pelatihan JST adalah penampang seismik pada crossline 1271. Penampang seismik yang digunakan sebagai data uji adalah crossline 1305. Hasil penelitian menunjukan efektifitas yang paling tinggi untuk deteksi patahan dihasilkan pada pelatihan JST dengan kombinasi atribut similarity, spectral decomposition dan semblance. Pelatihan JST pada patahan besar secara visual menghasilkan kualitas deteksi yang lebih baik dibandingkan dengan patahan kecil. Penerapan fault enhancement filter (FEF) menghasilkan penampang seismik yang lebih tajam sehingga mempermudah proses picking dan menghasilkan pelatihan JST yang lebih baik dengan nilai error lebih kecil. Pickset yang sudah dilatih pada crossline 1271 dapat diterapkan pada data uji dengan probabilitas patahan yang makin jelas dan tajam dengan nilai misclassification error 6,98%. Kata kunci: deteksi patahan, jaringan syaraf tiruan, analisis atribut
Analisis Model Gelombang Tsunami di Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat Amirudin, Muhammad Ridho; Pujiastuti, Dwi; Agfustian, Muhamad Rizki
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.3.384-391.2021

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menganalisis model gelombang tsunami di daerah kabupaten pesisir selatan dengan menggunakan TUNAMI-N2 (Tohuku University’s Numerical Analysis Model for Investigation of Tsunami, No-2).  Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai nilai run-up, waktu tempuh dan inundasi gelombang tsunami, serta mengetahui daerah rawan tsunami di titik pengamatan yaitu Painan, Batang Kapas, Kambang, Pasar Sungaijalo, Dermaga Carocok, Sungaitalang dan Pasar Baru. Variasi magnitudo yang digunakan yaitu 7,6 Mw sampai 8,6 Mw dengan total skenario sebanyak 72 pemodelan tsunami. Hasil penelitian yang telah didapatkan disajikan dalam bentuk tabel dan peta pengamatan. Daerah yang terdampak pada setiap titik sumber gempa bumi yaitu Painan, Kambang, dan Batang Kapas. Waktu tempuh gelombang tsunami tercepat sampai ke Painan, Kambang dan Batang Kapas yaitu pada skenario 18 dengan magnitudo gempa 8,6 di menit ke-0,2 dengan run up max tsunami sebesar (3,0034; 2,0144; 1,7030) meter dan inundasi tsunami sebesar (36,3; 21,3; 17,1) ha secara berturut-turut. Sedangkan daerah yang tidak terlalu terdapak yaitu Pasar Sungaijalo, Dermaga Carocok dan Pasar Baru. Waktu tempuh terlama di darah Pasar Sungaijalo, Dermaga Carocok dan Pasar Baru yaitu di menit ke (68,8; 67,8; 67,7) dengan nilai run-up max terkecil yaitu (0,0420; 0,0184; 0,0189). Daerah rawan tsunami pada penelitian ini ditentukan dengan menganalisis hasil run-up, waktu tempuh dan inundasi gelombang tsunami dari pemodelan tsunami dengan TUNAMI-N2.
Analisis Seismisitas Wilayah Kepulauan Maluku Periode 1970-2019 dengan Menggunakan Metode Likelihood Septiani, Indri; Pujiastuti, Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.4.461-466.2021

Abstract

Analisis tingkat seismisitas dan periode ulang gempa bumi berdasarkan magnitudo telah dilakukan pada daerah Kepulauan Maluku dan sekitarnya. Data yang digunakan adalah data sekunder yang di unduh dari katalog ISC (International Seismological Centre) pada periode 1970 - 2019, dengan magnitudo ≥ 5 dan kedalaman 0 - 200 km. Untuk menghitung periode ulang gempa bumi digunakan persamaan Guttenberg-Richter yang dihitung menggunakan metode Likelihood. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh nilai b (parameter seismotektonik) sebesar 0,821 dan nilai a (parameter seismik) sebesar 7,373 serta nilai indeks seismisitas untuk magnitudo 5-8 berkisar antara 21,570 - 0,077. Hal ini menunjukkan daerah penelitian memiliki tingkat keaktifan kegempaan yang tinggi. Periode ulang gempa bumi untuk magnitudo 5 - 8 bervariasi antara 0,046 - 12,931 tahun. Secara umum dapat disimpulkan bahwa daerah Kepulauan Maluku dan sekitarnya memiliki tingkat seismisitas yang tinggi dan rawan bencana gempa bumi. Hal ini dibuktikan dengan tingginya tingkat keaktifan gempa dan nilai periode ulang gempa yang singkat.
Studi Bahaya Seismik dengan Metode Probabilistic Seismic Hazard Analisys di Kabupaten Mentawai Dari, Riska Wulan; Pujiastuti, Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.4.532-539.2021

Abstract

Telah dilakukan penelitian bahaya/hazard gempa bumi untuk Kabupaten Mentawai sebagai daerah dengan resiko bahaya gempa bumi tinggi menggunakan metode probabilictic seismic hazard analysis (PSHA). Data gempa yaitu kejadian gempa bumi rentang tahun 1900-2019 yang diperoleh dari katalog BMKG, ISC, dan USGS. Dilakukan pemisahan gempa utama dan susulan menggunakan metode Garnerd dan Knopoff. Selanjutnya ditentukan nilai b-value dan a-value dengan persamaan maximum likelihood. Nilai percepatan gerakan tanah maksimum (PGA) dicari menggunakan rumus fungsi atenuasi yang didasarkan pada sumber gempa dengan menggunakan bobot ketidakpastian logic tree. Hasil yang diperoleh untuk nilai b-value sebesar 0,747 menunjukkan banyak terjadi gempa dengan magnitudo kecil di Kabupaten Mentawai. Besar a-value yaitu 6,19 menandakan Kabupaten Mentawai memiliki tingkat seismisitas tinggi. Nilai PGA diperoleh berkisar 0,4-0,7 gal untuk seluruh Kabupaten Mentawai. Nilai PGA untuk masing-masing Pulau di Kabupaten Mentawai yaitu berkisar 0,5-0,7 gal di Pulau Siberut, 0,4-0,6 gal di Pulau Sipora, 0,4-0,5 gal di Pulau Pagai Utara dan 0,6-0,7 gal di Pulau Pagai Selatan. Berdasarkan nilai PGA maka didapatkan bahwa Kabupaten Mentawai memiliki tingkat bahaya gempa sedang untuk keseluruhan daerah dan tinggi untuk Siberut Utara dan Pagai Selatan.
Analisis Hindcasting Gelombang Terhadap Perubahan Garis Pantai di Perairan Pesisir Pantai Padang Menggunakan Data Angin Permukaan Indriani, Widi Satria; Pujiastuti, Dwi; Ondara, Koko
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.3.334-340.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gelombang pecah dan mengetahui perubahan garis pantai di sepanjang Pantai Padang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Metode yang digunakan berdasarkan data angin di masa lampau (hindcasting) yaitu menggunakan data angin 10 tahun (2010-2019) yang diperoleh dari Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur untuk mendapatkan tinggi dan periode gelombang yang signifikan. Untuk mengetahui perubahan garis pantai yang terjadi digunakan metode tumpang susun (overlay) citra satelit Landsat 5 TM tahun 2011 dan Landsat 8 OLI/TIRS tahun 2019, kemudian dianalisis menggunakan metode Digital Shoreline Analysis System (DSAS) untuk menghitung laju perubahan garis Pantai Padang. Hasil penelitian menunjukkan gelombang di perairan Pantai Padang didominasi oleh gelombang dari arah Barat Daya dengan tinggi gelombang 1,58 m dan periode gelombang 5,27 s. Tinggi gelombang pecah yang diperoleh adalah 1,1 m dan pecah pada kedalaman 3 m dari bibr pantai. Gelombang pecah yang terjadi secara terus menerus menyebabkan garis Pantai Padang mengalami kemunduran (abrasi) dengan laju abrasi 3,50 m/tahun. Abrasi terbesar terletak di daerah Muaro Lasak, Purus. Penumpukan-penumpukan sedimen yang dibawa oleh gelombang dan kembali ke pantai menyebabkan terjadinya akresi (penumpukan sedimen) dengan laju akresi sebesar 3,89 m/tahun. Akresi terbesar terletak di belakang Hotel Pangeran Beach, Rimbo Kaluang.
Analisis Kecepatan Pergeseran Seismik Sesar Palu Koro Akibat Gempa Palu 2018 Menggunakan Data Global Navigation Satellite System Nurdin, Nurdin; Pujiastuti, Dwi; Marzuki, Marzuki
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.428-434.2022

Abstract

Kecepatan pergeseran seismik horizontal dari Sesar Palu koro akibat gempa Palu 28 September 2018 dengan kekuatan 7,4 SR telah dianalis menggunakan 10 stasiun InaCORS (Indonesian Continuously Operating Reference Stations) untuk melihat pergeseran yang terjadi sebelum gempa/praseismik, saat gempa/koseismik, dan setelah gempa/pascaseismik. Stasiun yang digunakan adalah CBAL, CRAU, PALP, CKEN, CTOL, CPRE, CMLI, CPAL, CMAK, dan CBIT. Penelitian ini menggunakan software GAMIT, GLBOK, dan GMT. Data pengamatan yaitu sebanyak 100 DoY (Day of Years) dimulai dari 6 Agustus sampai 28 November 2018 (DoY 218-317). Pada fase praseismik (DoY 218-270), stasiun InaCORS mengalami kecepatan pergeseran 0,245819 mm/hari-0,026816 mm/hari dengan arah pergerakan dipengaruhi oleh manifestasi tektoknik yang ada di Sulawesi. Kecepatan Pergeseran meningkat pada fase koseismik (DoY 271-272) dimana stasiun InaCORS kecepatan pergeseran 1151,790819 mm/hari sampai 0,592832 mm/hari dengan arah yang berlawanan dengan fase praseismik. Stasiun yang bagian utara bergerak dominan ke utara dan yang selatan dominan ke selatan. Pada fase pascaseismik (DoY 273-318), Kecepatan pergerakan stasiun InaCORS mengikuti arah pergerakan pada fase koseismik, dengan besar kecepatan  sebesar 0,023154 mm/hari 0,283536 m.
Analisis Risiko Gempa Bumi di Kota Pariaman Provinsi Sumatera Barat Baihaqi, Rahmad; Pujiastuti, Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.2.206-212.2023

Abstract

Telah dilakukan penelitian Analisis Risiko Gempa Bumi di Kota Pariaman Provinsi Sumatera Barat menggunakan metode PSHA (Probabilictic Seismic Hazard Analysis) untuk memetakan risiko gempa bumi. Metode ini dilakukan dengan memperhitungkan ketidakpastian lokasi, ukuran, dan frekuensi terjadinya gempa bumi.  Data yang digunakan berupa data gempa bumi dari katalog gempa bumi BMKG, IRIS, dan USGS dalam periode waktu tahun 1918-2021. Nilai percepatan gerakan tanah maksimum (PGA) akan dicari menggunakan rumus fungsi atenuasi yang didasarkan pada sumber gempa dengan menggunakan bobot ketidakpastian logic tree. Hasil yang diperoleh untuk nilai b-value sebesar 0,851 menunjukkan kerapuhan batuan pada sumber gempa. Nilai a-value sebesar 6,76 menunjukkan aktivitas seismik yang tinggi. Nilai PGA diperoleh sebesar 0,24-0,53gal di Kota Pariaman. Hasil PGA yang diperoleh menunjukkan bahwa Kota Pariaman memiliki nilai risiko gempa bumi sedang. Nilai Intensitas gempa bumi diperoleh sebesar 5,388-5,907 MMI di Kota Pariaman.
Identifikasi Karakteristik Fluida dan Estimasi Temperatur Reservoir Panas Bumi di Tanjung Raya dan Palupuh, Kabupaten Agam Ardelia, Ariqah; Pujiastuti, Dwi; Pohan, Ahmad Fauzi
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.394-400.2023

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang identifikasi karakteristik fluida dan estimasi temperatur reservoir panas bumi di Tanjung Raya dan Palupuh, Kabupaten Agam. Sampel penelitian diambil dari 2 titik sumber mata air panas masing-masing sebanyak 500 ml pada bagian dasar, tengah dan permukaan mata air panas. Identifikasi karakteristik fluida panas bumi dilakukan menggunakan diagram segitiga Cl-Li-B untuk menentukan asal-usul dan pengenceran fluida panas bumi serta diagram segitiga Na-K-Mg untuk menentukan kesetimbangan fluida panas bumi. Estimasi temperatur reservoir panas bumi ditentukan dengan persamaan geotermometer. Konsentrasi unsur Na, K dan Mg pada masing-masing sampel diuji menggunakan Atomic Absorpsion Spectroscopy (AAS), konsentrasi unsur Ca, Li dan B diuji menggunakan Inductively Coupled Plasma – Atomic Emission Spectroscopy (ICP-AES), konsentrasi unsur Cl diuji menggunakan metode titrasi dan konsentrasi senyawa SiO2 diuji menggunakan Visible Spectroscopy. Berdasarkan hasil penelitian, fluida panas bumi di Tanjung Raya dan Palupuh mengalami sedikit pengenceran dan terletak jauh dari sumber panas bumi. Mata air panas di Tanjung Raya dan Palupuh berada pada daerah immature water yang mengindikasikan fluida panas bumi tidak mencapai kesetimbangan dan terjadi banyak pencampuran dengan air permukaan. Estimasi temperatur reservoir panas bumi yang didapatkan menggunakan persamaan geotermometer silika memiliki temperatur 164,153⁰C – 175,209⁰C, yang dapat dikategorikan sebagai sistem panas bumi bertemperatur sedang.
Interpretasi Struktur Bawah Permukaan Menggunakan Data Anomali Medan Magnet Daerah Manifestasi Panas Bumi Sampuraga Kabupaten Mandailing Natal Tanjung, Rita Ummi Sahida; Pujiastuti, Dwi; Putra, Ardian
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.4.554-560.2023

Abstract

This research was conducted to identify the distribution of magnetic field anomalies to determine the subsurface structure of the area around Sampuraga hot springs. Magnetic field data was measured using a magnetometer in an area with dimensions of 1400 m x 1100 m with 154 points. The measurement data is a total magnetic field, and to obtain magnetic field anomaly values, corrections are made for diurnal variation and IGRF correction. Magnetic field anomaly values range from 353,1 nT to 7622,0 nT. Magnetic field anomaly data were processed using the Oasis Montaj software by reducing to the poles, upward continuation, and 2D modeling. The 2D modeling results show three layers of soil in the study area. The upper part (first and second layers) is interpreted as a caprock. This layer consists of sedimentary rock types of sandstone and clay and igneous rock in the form of granite at a depth of up to 1700 m. The lower part (third layer) is interpreted as a reservoir. This layer consists of metasedimentary volcanic rock, clay alteration, andesitic lava, and dacitic lava with a depth of up to 2030 m from the ground surface. The results of this model also interpret the fault zone as an outflow zone so that it forms manifestations on the surface. These three geothermal system components show that the Sampuraga area can be further developed and explored.
Co-Authors - Afrizal Adrial, Rico Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Afdal, Afdal Afdhal Muttaqin Afrizal Afrizal Agfustian, Muhamad Rizki Ahmad Fauzi Pohan Ahmad Furqan Alifvia Daswita Alimin Mahyudin Amirudin, Muhammad Ridho Ananda, Nadya Rezky Andini, Mayang Putri Andiyansyah Sabarani Andiyansyah Z Sabarani Andiyansyah Z Sabarani, Andiyansyah Z Anggriani, Regina Mai Annisa Zahratul Hilma Annisa Zahratul Hilma Aperus, Rahmad Ardelia, Ariqah Ardian Putra Ardian Putra Ardian Putra Ari Febriana Kabisat Ari Febriana Kabisat, Ari Febriana Arif Budiman Arif Budiman Arif, M. Ariqah Ardelia Arisa, Deasy Asep Firman Ilahi Asep Firman Ilahi, Asep Firman Astuti Astuti - Astuti Astuti Astuti Astuti Atin Nur Aulia Atin Nur Aulia Aulia Latifah Aulia, Atin Nur Aulya Rahayu Aulya Rahayu, Aulya Badrul Mustafa Badrul Mustafa, Badrul Baihaqi, Rahmad Br. Sitanggang, Regina Mai Anggriani Dahyunir Dahlan Damayanti, Elok Dari, Riska Wulan Daswita, Alifvia Daz Edwiza, Daz Deasy Arisa Deasy Arisa Deasy Arisa Dedi Mardiansyah Denisa Syafriana Denisa Syafriana, Denisa Desi Indriani Desi Indriani, Desi Dian Fitriyani Dian Fitriyani Dian Milvita Diana Saputri Dika Aprilia Susanti Dimas Pramudito Dimas Pramudito Dwi Puryanti Ednofri - Ednofri - Ednofri - Ednofri Ednofri, Ednofri Edwards Taufiqurrahman, Edwards Ekarama Putri Ekarama Putri, Ekarama Eldiani Arifya Elistia Liza Namigo, Elistia Elvaswer Elvaswer Fadilla Monica Fadilla Monica Fariza, Mayola Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fery Kurnia Sandi Fhatihatul Rahmi Fidia, Rahma Fitri Gustiana Fitri Gustiana Friska Puji Lestari Friska Puji Lestari, Friska Puji Friska, Vira Furqan, Ahmad Gustiana, Fitri Gustiana, Fitri Hafizhah, Luthfia Hamdy Arifin Hamdy Arifin Hamdy Arifin, Hamdy Hanif Hidayat Harmadi Harmadi Herifa - Herifa -, Herifa Hidayat, Hanif Hilma, Annisa Zahratul Ikhwan Safrima Illona giovanni, Vannessa Imam Taufik Imam Taufiq Indah Putri Utami Indah Putri Utami Indri Septiani Indriani, Widi Satria Iqbal Ramadhan Irma Kurniawati Irma Kurniawati Jarnal Witarsa Koko Ondara Koko Ondara, Koko Latifah, Aulia Lina Handayani Lina Handayani Lusi Fitrian Sani Lusi Fitrian Sani, Lusi Fitrian Luthfia Hafizhah M. Arif Mairisdawenti - Mairisdawenti -, Mairisdawenti Marlisa Marlisa Marlisa Marlisa, Marlisa Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Maya Minangsih Maya Minangsih Mayang Putri Andini Mayola Fariza Meqorry Yusfi Minangsih, Maya Minangsih, Maya Mochammad Imron Awalludin Mohammad Ali Shafii Monica, Fadilla Mora Mora Muhamad Rizki Agfustian Muhammad Arif Muhammad Kahfi Muhammad Razi Muhammad Razi Muhammad Ridho Amirudin Muldarisnur, Mulda Mutya Vonnisa Nadila Syarah Nadya Rezky Ananda Naela Amalia Zulfa Nini Firmawati Nofaslah, Rido Novia Anggraini Novia Anggraini Novia Dwi Agusri Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurul Annisa Nurul Hasanah Okci Mardoli Okci Mardoli, Okci Oktaviani, Violina Pertiwi, Rahmi Nanda Puspasari, Trevi Jayanti Putri, Yoci Darwita Rachmad Billyanto Rachmad Billyanto Rachmad Billyanto Rachmad Billyanto, Rachmad Rahma Fidia Rahmad Aperus Rahmad Aperus Rahmad Baihaqi Rahmat Rasyid Rahmi Nanda Pertiwi Rahmi, Fhatihatul Ramacos Fardela Regina Mai Anggriani Regina Mai Anggriani Br. Sitanggang Rido Nofaslah Rido Nofaslah Rika Desrina Saragih Rika Desrina Saragih Riska Wulan Dari Rita Ummi Sahida Tanjung Rohadatul Aisy Syafda Sabarani, Andiyansyah Safrima, Ikhwan Sandi, Fery Kurnia Saputri, Diana Septiani, Indri Shinta, Velli Solly Aryza Sri Handani Sri Oktamuliani Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sucy Lestari Wirma Sumi Daniati, Sumi Susanti, Dika Aprilia Syafda, Rohadatul Aisy Tanjung, Rita Ummi Sahida Titi Anggono Titi Anggono Toni Widianto Trengginas Eka Putra Sutantyo Trevi Jayanti Puspasari Usna, Sri Rahayu Alfitri Velli Shinta Violina Oktaviani Vira Friska Wendi Harjupa Widi Andewi Widi Satria Indriani Widianto, Toni Wildan Hafni Wildan Hafni, Wildan Witarsa, Jarnal Wiwit Reflidawati Wiwit Reflidawati, Wiwit Yoci Darwita Putri Yoci Darwita Putri Yudi Darma Yudi Darma Zulfi Zulfi Abdullah