Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Science: Indonesian Journal of Science

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian TB Paru di Poli Klinik Paru RSUD Bangkinang Septiani, Nadia; Nurman, Muhammad; Riani, Riani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i2.26

Abstract

Beberapa faktor yang menjadi dasar dan dominan menyebabkan TB paru yaitu pengetahuan, perilaku merokok, status gizi dengan kejadian TB paru. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian TB Paru di Poli Klinik Paru RSUD Bangkinang. Desain penelitian ini adalah menggunakan metode cross sectional. Jumlah sampel 60 responden menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian di ketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kejadian TB paru di RSUD Bangkinang tahun 2024 dengan p value 0,000. Hasil penelitian di ketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian TB paru di RSUD Bangkinang tahun 2024 dengan p value 0,001. Hasil penelitian di ketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan kejadian TB paru di RSUD Bangkinang tahun 2024 dengan p value 0,000. Diharapkan kepada pasien agar meningkatkan pengetahuan tentanag TB paru serta mengatur pola makan, memperbaiki status gizi dan berhenti merokok yang dapat mempengaruhi kesembuhan sehingga dapat memperbaiki kualitas hidup pasien dan diharapkan ada peningkatan peran serta pasien untuk mengikuti kegiatan sosialisasi dalam pencegahan resiko kejadian TB Paru yang di berikan oleh Puskesmas atau Dinas Kesehatan setempat.
Hubungan SelfCare Dengan Kualitas Hidup Pasien DM Tipe II Di Desa Tarai Bangun Azzahra, Yunita Putri; Afiah, Afiah; Nurman, Muhammad; Ningsih, Neneng Fitria
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i2.318

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah kondisi yang ditandai oleh hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin dan efektivitas penggunaannya. Penyakit ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik tetapi juga mengurangi kualitas hidup pasien, dengan komplikasi seperti hipertensi, gangguan penglihatan, dan masalah kesehatan mental. Kualitas hidup pasien DM dapat terpengaruh oleh berbagai faktor, termasuk aspek fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Self-care merupakan tindakan yang dilakukan pasien untuk memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri, yang berperan penting dalam pengelolaan DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-care dan kualitas hidup pasien DM Tipe II di Desa Tarai Bangun, dengan menggunakan desain penelitian cross-sectional dan melibatkan 92 responden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self care dengan kualitas hidup pada pasien Diabetes Melitus Tipe II Di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja Upt Puskesmas Tambang. Penelitian ini menggunakan cross sectional dan dilakukan pada 26 Februari – 10 maret 2025 dengan jumlah sampel 92 orang. Data dikumpulkan menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji chi square. Hasil univariat menunjukkan 47 (51,1 %) orang memiliki self care baik dan 48 (52,2%) memiliki kualitas hidup baik. Uji chi square menunjukkan adanya hubungan self care dengan kualitas hidup pada pasien DM Tipe II Di Desa Tarai Bangun Wilayah kerja Upt Puskesmas Tambang p value ( 0,004 ). Penelitian ini diharapkan responden dapat meningkatkan perawatan diri untuk memiliki kualitas hidup baik seperti rutin memantau kadar gula darah.
Hubungan Konsumsi Garam dan Pola Makan Dengan Kejadian Hipertensi pada KelompokUsia Dewasa 45-59 Tahun di Dusun LengkokDesa Kualu Nenas Wilayah Kerja Puskesmas Tambang Mawaddha, Mardha Tillah; Nurman, Muhammad; Mayasari, Endang
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i3.372

Abstract

Data WHO (2022) mencatat sekitar 972 juta orang atau 15,4% menderita hipertensi. Salah satu faktor risiko hipertensi yang paling berpengaruh adalah konsumsi natrium atau garam dan pola makan yang tidak sehat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi garam dan pola makan dengan kejadian hipertensi pada kelompok usia Dewasa 45-59 Tahun di Dusun Lengkok Desa Kualu Nenas Wilayah Kerja Puskesmas Tambang. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 22-28 oktober 2025 di Dusun Lengkok Desa Kualu Nenas wilayah kerja UPT. Puskesmas Tambang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 218 orang responden kelompok masyarakat usia dewasa (45-59 tahun) dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner dan alat pengukuran tekanan darah (Sphygmomanometer). Data yang diperoleh dianalisis dengan  uji chi-square dan hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara perilaku konsumsi garam (p value = 0,003) dan pola makan (p value = 0,002) dengan kejadian hipertensi pada kelompok usia dewasa (45-59 tahun) di Dusun Lengkok Desa Kualu Nenas wilayah kerja UPT. Puskesmas Tambang. Diharapkan kepada responden untuk mengubah pola hidupnya kearah yang lebih sehat, terutama tidak konsumsi garam berlebihan, mengurangi frekuensi konsumsi makan berlemak.