Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM

Validitas dan Reliabilitas Soal USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) Tahun 2019 SMA Negeri Se- Kota Makassar S. Salmiah Sari; Aisyah Aziz; Nurhayati Nurhayati
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.304 KB)

Abstract

This study aims to describe the distribution of substantial in accordance with outline structure of USBN questioning and to analyze the quality of the questions based on questions validity, the reliability coefficient, difficulty and diversity of multiple choice on USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) Batch 2018/2019 with Physic grade Senior High Schools. Kinds of this research is quantitative descriptive. Data of this study were collected by two methods, documentation and interview. Population of this research is Senior High School at Makassar City and samples were taken 4 schools. Technical analysis used Microsoft Excel and SPSS version 16. Outcome of this research showed the quantity of questions cover all topics and spreads in all class X topics with 31,43%, Class XI 37,14% and Class XII 31,42% and showed 1 point of the question is invalid, with the highest reliability coefficient is 0.91, the questions adversity at the easy level amount of 18 numbers (51,43%), mid-level amount of 16 numbers (45,71%) and hard level amount of 1 number (2,86%). Questions diversity on magnificent category amount of 12 numbers (34,28%), good category amount of 8 numbers (22,86%), adequate category amount of 7 numbers (20,00%), poor category amount of 8 numbers (22,86%).
Identifikasi Struktur Kristal Serbuk Titanium Dioksida Berbahan Dasar Serbuk TI Yang Disintesis Menggunakan Metode Terlarut Asam Vicran Zharvan; Nurhayati Nurhayati; Husain Husain; Hasnidar Hasnidar; Nurfajriani Muin
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.183 KB)

Abstract

Abstrak. Sintesis material serbuk TiO2 telah berhasil disintesis dengan menggunakan metode logam terlarut asam. Serbuk TiO2 disinttesis menggunakan logam Ti dan larutan HCl pada temperatur kerja 700oC. Hasil analisis menunjukkan bahwa serbuk TiO2 merupakan material polimorf dengan fasa rutile dan anatase. Identifikasi mengenai struktur kristal dilakukan dengan menggunakan metode penghalusan rietveld dan diperoleh nilai parameter kisi untuk fasa rutile adalah a = (4.596252±0.000308)Ǻ, b = (4.596252±0.000308) Ǻ dan c = (2.961413±0.000222) Ǻ dan untuk fasa anatase adalah a = (3.815013±0.003667) Ǻ, b = (3.815013±0.003667)Ǻ dan c = (9.444517±0.015758) Ǻ dengan nilai GoF sebesar 2.01.  Kata Kunci: TiO2, Anatase, Rutile, Rietveld, Struktur Kristal.
Desain Sistem Pengukuran Suhu Tubuh Berbasis Internet Of Things untuk Pencegahan Penularan Covid-19 Muhammad Yahya; Nurhayati Nurhayati; Muhammad Ayat Hidayat
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1149.519 KB)

Abstract

Abstrak. Pemeriksaan suhu tubuh banyak ditemui di berbagai tempat keramaian seperti mal, stasiun, bandara, sekolah, kampus hingga beberapa pintu masuk kantor. Suhu tubuh normal berkisar antar 36,5⁰C - 37,5⁰C dan bila melebihi 38,5⁰C maka ada indikasi terinfeksi Covid-19. Sebelum pandemic, pemeriksaan suhu tubuh menggunakan termometer air raksa dan termometer digital. Sistem pengukuran termometer jenis analog dan digital membutuhkan kontak lansung dengan pasien. Pada masa pandemic, termometer jenis ini tidak cocok untuk digunakan karena dapat menyebabkan penularan Covid-19. Selain itu, tidak memenuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Jenis termometer lainnya adalah thermogun. Pengecekan suhu secara non-kontak dapat dilakukan menggunakan thermogun. Keterbatasan thermogun adalah jarak baca yang terbatas, umumnya maksimum 10 cm mengakibatkan masih rentan terhadap terpaparnya virus ini. Hal ini dikarenakan terjadinya interaksi antara operator dengan pengunjung yang cukup dekat sehingga tidak terlaksana physical distancing saat pengukuran suhu tubuh. Hasil pengujian pengukuran suhu tubuh dengan 5 sampel dan setiap sampel melakukan 5 kali perulangan pengukuran untuk mengetahui keakuratan dari sensor suhu dilihat dari nilai yang berbeda-beda, namun perbedaannya tidak terlalu jauh. Berdasarkan hasil pengukuran kelima objek tersebut mendapatkan nilai yang berbeda-beda, pada objek pertama dengan rata-rata 29.93º C, objek kedua dengan rata-rata 27.13º C, objek ketiga dengan rata-rata 28.93º C, objek keempat 29.79º C, dan objek kelima 32.05º C. Kelima sampel tersebut memiliki suhu yang rendah karena suhunya dibawah suhu 36.5º C. Sedangkan sensor MLX90614 hanya dapat mendeteksi suhu secara akurat dengan jarak maksimal 5 cm.Kata Kunci: Pandemi Covid 19, IoT, Sensor Suhu
Identifikasi Potensi Penggunaan Bahan Ajar Fisika Berbasis Simulasi Komputer yang Interaktif dengan Model Inkuiri Terbimbing pada Konsep Abstrak: Studi Literatur and Survey Bunga Dara Amin; Nurhayati Nurhayati; Aisyah Azis; A Swandi
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi penggunaan bahan ajar fisika berbasis simulasi interaktif dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada pembelajaran fisika. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan meode kajian literatur dari berbagai sumber untuk mengetahui penggunaan simulasi dengan langkah-langkah pembelajaran inkuiri serta metode survey untuk mengetahui bagaimana penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dikalangan pelajar sehingga diperoleh data untuk bisa mengaplikasikan bahan ajar berbasis simulasi interaktif. Data yang diperoleh dari hasil survey kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan hasil kajian literatur dapat disimpulkan bahwa simulasi komputer telah banyak digunakan dalam pembelajaran dengan tahapan penyelidikan dan memberikan dampak yang positif, beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan simulasi komputer adalah kebenaran simulasi itu dalam menunjukkan fenomena fisis, kemudahan dalam menggunakan dan juga menyesuaikan dengan karakteristik siswa. Berdasarkan survey, secara umum 85% responden setuju dengan penggunaan simulasi komputer dalam pembelajaran. Selain itu, data yang menunjukkan bahwa penggunaan laboratorium masih sangat kurang. Sehingga diharapkan simulasi komputer dapat dijadikan alternatif untuk melakukan pengamatan fenomena fisis