Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DALAM BERKOMUNIKASI DENGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL Amilia Ratih Dewanti; Yusmansyah Yusmansyah; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.389 KB)

Abstract

The research aims to determine the relationship between self confidence in communicating with interpersonal communication. The research problem is whether there is a significant relationship between confidence in communicating with interpersonal communication”. The research method used was the correlational research method. The research respondents were 47 students of class VII SMP Tunas Harapan Bandar Lampung academic year 2012/2013. Data collecting technique used was interpersonal communication and self-confidence scale. The research result showed that there was a significant relationship between self confidence in communicating with interpersonal communication, it proved from the result of Product Moment Pearson test obtained r output=0.979 and r table 0.05=0.288. r output r table,  thereby Ho was rejected and Ha was accepted, it meant that there was a significant relationship between self confidence in communicating with interpersonal communication. The conclusion was there was a significant relationship between self confidence in communicating with interpersonal communication of the students’ classVII SMP Tunas Harapan Bandar Lampung Year Academic 2012/2013. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan komunikasi interpersonal. Permasalahan penelitian adalah apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan komunikasi interpersonal. Metode penelitian adalah metode penelitian korelasional. Responden penelitian yaitu 47 siswa kelas VII SMP Tunas Harapan Bandar Lampung Tahun Ajaran 2012/2013. Teknik pengumpulan data adalah skala komunikasi interpersonal dan skala kepercayaan diri. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan komunikasi interpersonal, ini ditunjukkan dari hasil perhitungan menggunakan korelasi Product Moment, diperoleh data r hitung=0.979 dan r tabel 0.05=0.288. r hitung r tabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan komunikasi interpersonal. Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan komunikasi interpersonal di sekolah pada siswa kelas VII SMP Tunas Harapan Bandar Lampung Tahun 2012/2013.Kata kunci : bimbingan dan konseling, kepercayaan diri dalam berkomunikasi, komunikasi interpersonal.
Penggunaan Layanan Konseling Kelompok Teknik Assertive Training Dalam Meningkatkan Self Esteen Siswa Refiyana Refiyana; Yusmansyah Yusmansyah; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 4 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.202 KB)

Abstract

The problem of this research was the low of students self esteem. The aims of this study was to find out whether the use group counseling service assertive training technique improves the students self esteem on class VIII SMP Negeri 22 Bandar Lampung in academic year 2017/2018. This research method was pre-experimental with time series design. The subjects in this research were 8 students. The data collecting technique was using self esteem scale. The results of the data were analyzed from pretest and posttest of self esteem using wilcoxon test. The result of statistics analysis show that  the value of Zcount = -2,521 Ztable = 1,645, so it can be concluded  that Ho was rejected and Ha was accepted. It means that group counseling service assertive training technique can be used to improve students self esteem.Masalah penelitian ini adalah self esteem siswa rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan layanan konseling kelompok teknik assertive training dapat meningkatkan self esteem pada siswa kelas VIII SMP Negeri 22 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2017/2018. Metode penelitian ini adalah pre-experimental dengan time series design. Subyek penelitian sebanyak 8 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala self esteem. Hasil analisis data dari pretest dan posttest self esteem menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis statistik menunjukan nilai Zhitung = -2,521 Ztabel = 1,645, maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Ini artinya layanan konseling kelompok teknik assertive training dapat digunakan untuk meningkatkan self esteem siswa.Kata kunci: assertive training, konseling kelompok, self esteem
PENGGUNAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATAKN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII M. Nurul Iman; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 3 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.792 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the increasing of students study motivaton using group guidance service. The research problem was students who have low study motivation. The research method was quasi experimental by using one group pretest and posttest design. The research subjects were 8 students who have low learning motivation This research was conducted on the students of class VIII SMP Negeri 1 Bandar Sribhawono Lampung Timur. The data collection technique was using learning motivation scale. The data analysis was using wilcoxon test. It showed that students study motivation increased 29,06% and ZoutputZtable (-2,4461,645) so Ha was received, it means that students learning motivation can be inreased by using group guidance services.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa menggunakan layanan bimbingan kelompok. Masalah penelitian ini adalah siswa memiliki motivasi belajar yang rendah.Metode penelitian ini adalah metode quasi eksperimental dengan menggunakan one group pretest and postest design. Subjek penelitian sebanyak 8 siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Penelitian ini dilaukan pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Bandar Sribhawono Lampung Timur. Teknik pengumpulan data menggunakan skala motivasi belajar. Analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 29,06%dan Z output Z tabel (-2,4461,645), maka Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok.Kata kunci : bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, motivasi belajar.
PENINGKATAN KEDISIPLINAN DI SEKOLAH DENGAN MENGGUNAKAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK Tamara Boy; Yusmansyah Yusmansyah; Ranni Rahmayanthi
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 1 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.717 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the increase of students discipline using group counseling services. The research problem was the low level of students discipline at school. The research method was quasi experiment with one group pretest post test design. The research subjects were 10 students who have low level of students discipline. The data analysis used wilcoxon test which showed that the students discipline have significant increasing after using group counseling services and zoutput z table (-2,869 1,645), so ha was received, it means that there were significant increasing of students discipline before and after given treatment by using group counseling services to the research subject. The average increase of all subjects was 34,57%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan kedisiplinan siswa dengan menggunakan layanan konseling kelompok. Masalah dalam penelitian ini rendahnya tingkat kedisiplinan siswa di sekolah. Metode penelitian ini adalah metode quasi eksperimental dengan menggunakan one group pretest and postest design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa yang memiliki disiplin di sekolah yang rendah. Analisis data yang digunakan adalah uji wilcoxon yang menunjukkan peningkatan yang signifikan dari kedisiplinan siswa setelah diberikan layanan konseling kelompok dan nilai Z output Z tabel (-2,8691,645), jadi Ha diterima, ini berarti adanya peningkatan yang signifikan dari kedisiplinan siswa sebelum dan sesudah diberi perlakuan dengan menggunakan layanan konseling kelompok pada subjek penelitian, Rata rata peningkatan dari seluruh subjek adalah 34,57.Kata kunci : bimbingan dan konseling, kedisiplinan di sekolah, layanan konseling kelompok.
Penggunaan Konseling Sebaya Mengurangi Konformitas Negatif Siswa SMA N 2 Bandar Lampung Niluh Titisari Karuna Putri; Yusmansyah Yusmansyah; Yohana Oktariana
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 4 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.711 KB)

Abstract

The aim of this researh is to find out the use of peer counseling to reduce the negative conformity on students at SMA Negeri 2 Bandar Lampung in academic year 2018/2019. The problem in this research is the high negative conformity on students. In this research, there are 3 students were selected by using purposive sampling.  The subject was selected based on the result of the pretest. The result of this research shows that peer counseling can be used to reduce the students' negative conformity, this shown by the results of Wilcoxon test using SPSS 16.0 obtained Z count = -1.604 Z table = 1,645 then Ho is rejected and Ha is accepted, so that it can be concluded that peer counseling can be used to reduce the students' negative conformity at SMA Negeri 2 Bandar Lampung in academic year 2018/2019Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan konseling sebaya untuk mengurangi konformitas negatif pada siswa SMA Negeri 2 Bandar Lampung tahun ajaran 2018/2019. Masalah penelitian ini adalah konformitas negatif siswa tinggi. Sampel penelitian dipilih dengan cara purposive sampling sebanyak 3 siswa. subjek penelitian dipilih berdasarkan hasil pretest. Hasil penelitian menunjukan bahwa konseling sebaya dapat digunakan untuk mengurangi konformitas negatif siswa, hal ini ditunjukan dengan hasil uji wilcoxon menggunakan SPSS 16.0 diperoleh Z hitung = -1.604 Z tabel = 1.645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga kesimpulannya konseling sebaya dapat digunakan untuk mengurangi konformitas negatif pada siswa SMA Negeri 2 Bandar Lampung tahun ajaran 2018/2019                                                        Kata kunci: bimbingan konseling, konseling sebaya, konformitas negatif
PENGGUNAAN TEKNIK DESENSITISASI SISTEMATIS UNTUK MENGURANGI KECEMASAN CALON MAHASISWA DALAM MENGHADAPI SBMPTN Desfi Dian Mustika; Yusmansyah Yusmansyah; Ranni Rahmayanthi
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.223 KB)

Abstract

The purpose of this research is to reduce anxiety of the prospective students in facing the audition with college admission through counseling by using systematic desensitization techniques. The problem of the research was caused by anxiety in facing of SBMPTN. The reseacrch is a quasi experimental design with the type of pretest postest design. The subjects of the research were 8 prospective students who have high anxiety. The technique in collecting the data of the research was using quisioner. The result showed the anxiety prospective students that can be reuse systematic desensitization techniques, as evidenced from analysis of the data by using t-test. The pretest and posttest results obtained tcountttable (7,1362,365). Then Ha is accepted, it means that desensitization techniques can be decreased anxiety prospective students in facing the audition with college admission year 2014/2015.Tujuan penelitian ini untuk mengurangi kecemesan calon mahasiswa dalam menghadapi seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri melalui konseling dengan teknik desensitisasi sistematis. Masalah dalam penelitian ini terjadi kecemasan dalam menghadapi SBMPTN. Penelitian ini bersifat quasi eksperimental dengan jenis pretest postest design. Subjek penelitian sebanyak 8 calon mahasiswa yang memiliki kecemasan tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan kecemasan calon mahasiswa dapat dikurangi menggunakan teknik desensitisasi sistematis, terbukti dari hasil analisis data menggunakan uji-t. Hasil pretest dan posttest menunjukkan bahwa thitung ttabel (7,136 2,365). Dengan demikian Ha diterima, artinya teknik desensitisasi sistematis dapat mengurangi kecemasan calon mahasiswa dalam menghadapi seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) tahun pelajaran 2014/2015.Kata kunci: bimbingan dan konseling, desensitisasi sistematis, kecemasan
Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua dengan Disiplin Belajar Siswa Mega Sentya Saputri; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 5 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.486 KB)

Abstract

The problem in this study was discipline of students learning. This study aimed to determine the relationship between parenting style with the discipline of learning in SMP Negeri 20 Bandar Lampung Academic Year 2018/2019. The research method is quantitative. The study population was 400 students and the research amounted to 100 students taken by using simple random sampling correlation technique. Data collection techniques used a scale of parental style and discipline of learning. The data analysis technique uses Product Moment correlation. The results showed that there was a significant relationship between the parenting style and discipline of learning with the correlation value r = 0.437 rtable = 0.256 significance level p = 0.01 then Ha was rejected and Ho accepted. The conclusion of this study was there is a significant positive relationship between the parenting of style and the discipline of learning. Permasalahan dalam penelitian ini adalah disiplin belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan disiplin belajar di SMP Negeri 20 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2018/2019. Metode penelitian bersifat kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 400 siswa dan penelitian berjumlah 100 siswa diambil dengan teknik  korelasi simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala pola asuh orang tua dan skala disiplin belajar. Teknik analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan disiplin belajar dengan nilai korelasi rhitung = 0.437   rtabel = 0.256  taraf signifikasi p = 0,01 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan positif yang signifikan antara pola asuh orang tua  dengan disiplin belajar siswa.Kata kunci: bimbingan Konseling, disiplin belajar, pola asuh orang tua
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA Mar'atur Rafiqah; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 2 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.455 KB)

Abstract

The purpose of this research to know, the influence of study motivation through students’ study achievement in student.The problem in this researh is there any inflvence the students study metivation through the students study achievement. Research used  method  quantitative. which consist of 119 students. Sample were 60 students using simple random sampling. Result  there influence students’ study motivation through  students study achievement. Correlation between  students study motivation index with study achievement  used simple linier regression is vR=0,610  was vF=75,3% to vY. It was indicated that 24,7% influenced by other factors. conclusion in this research is there was an  influence of  study motivation through  students study achievement.  Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa. Permasalahan dalam penelitian ini ”apakah ada pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kuantitaf. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 119 siswa, dari jumlah populasi sebanyak 60 orang siswa yang ditentukan dengan teknik samplingnya random sampling dengan menggunakan sampling acak sederhana (simple random sampling). Dari perhitungan korelasi antara indeks motivasi belajar dengan prestasi belajar menggunakan regresi linier sederhana  yaitu nilai R pada hasil tersebut 0,610 sedangkan nilai KD yang diperoleh dalam perhitungan tersebut 75,3% yang dapat ditafsirkan variabel bebas memiliki pengaruh kontribusi sebesar 75,3% terhadap variabel Y dan 24,7% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Kesimpulan penelitian terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa-siswi. Kata kunci : bimbingan dan konseling, motivasi belajar, prestasi belajar. 
Penggunaan Konseling Rational Emotif Behavior Therapy untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Pada Siswa Irsan Dewangga; Yusmansyah Yusmansyah; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 2 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.67 KB)

Abstract

The purpose of this reseaCth was to determine the increase in self -confidence in student by using rational emotive behavior therapy techniques. This study was apre-exsperimental methods reseach, with one-grup pretest-posttest design. The research subjects were 2 students. Data collection techniques used scale. The result of data analysis by using the Wilcoxon tets showed that Zration = -1.342 ≤ Ztabel = 1.645 then Ho was rejected and Ha was accepted. It meantthat the studen’s confidence could be improved by using techniques rational emotive behavior therapy techniques.Tujuan penelitian ini untuk mengetahi peningkatan percaya diri pada siswa dengan menggunanakan teknik rational emotive behavior therapy penelitian ini menggunakan metode pre–exsperimental dengan jenis one–group pretest–posttest design. Subjek penelitian sebanyak 2 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon menunjukan bahwa Zhitung = -1.342 ≤ Ztabel =1.645 maka Ho di tolak dan Ha di terima. Itu berarti percaya diri siswa dapat di tingkatkan dengan menggunakan teknik rational emotive behavior therapy.Kata kunci: bimbingan konseling, kepercayaan diri, rational emotive behavior therapy
MENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR POSITIF MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS XII Veni Purnamasari; Yusmansyah Yusmansyah; Ranni Rahmayanthi Z
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 2 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.509 KB)

Abstract

The research objective was to determine the increase in positive thinking skills in students by using group counseling services. The method used was pre-experimental with one group pretest-posttest, and then analyzed statistically using the non-parametric Wilcoxon test. The subject of the study were 15 students who had low positive thinking ability. Statistical analysis showed z count = -5.969 z table = 2,132, then Ho is rejected and Ha is accepted. It means that there are significant differences between positive thinking ability of students before and after a given group counseling services. The conclusion of this research was positive thinking ability of students can be enhanced by using group counseling services in class XII student SMAN 2 Pringsewu academic year 2015/2016.Tujuan penelitian adalah mengetahui peningkatan kemampuan berfikir positif pada siswa dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan bentuk one group pretest-posttest, kemudian dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji Wilcoxon. Subyek penelitian sebanyak 15 siswa yang memiliki kemampuan berfikir positif rendah. Hasil analisis statistik menunjukkan z hitung= -5,969 z tabel= 2,132, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berfikir positif siswa sebelum dan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kemampuan berfikir positif siswa dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas XII di SMA Negeri 2 Pringsewu Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata kunci: bimbingan kelompok, kemampuan berfikir positif, siswa.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Aan Purwanto Ade Ratna Mutiara Aditha Brenda Semedi Agustina Ari Setianingrum Aini Berliani Alriza Rahayu Rahmawati Alvin Alessandro Amilia Ratih Dewanti Andriyanto, Redi Eka Annisa Afiananda Rizqi Anselmus Alan Primavera Archi Pratiwi Rahmawati Ardana Dila Iswari Ari Sofia Asep Lukman Efendi Astrid Diah Amili Putri Ayu Wijayanti Cempaka Puri Citra Abriani Maharani Defiana Defiana Desfi Dian Mustika Desi Ardianti Desyana Putri Amalia Diah Utami Diah Utaminingsih Dian Ayu Lestari Dian Permata Sari HSB Dinny Suryani Dwi Agustina Damayanti Eka Rahma Ayu Erliani Pratiwi Erminia Adestyani F. Ivana Yudiastri Fatwa Mustika Adji Fitri Pradita Pertiwi Fitriani Fitriani Giyono Giyono Hani Maria Ulfa Hany Septia Hestina Hestina Ibrahim, Yulianton Ashzar Ida Santika Intan Syafitri Irfan Prima Aldi Irsan Dewangga Jamhari Jamhari Jumiyanti Jumiyanti Junisa Amaliaz Kurnia Rahmadani Laila Aziz Lisa Fatmala Lita Afrisia Lulu Endar Wati Luluk Nandya Maharani Luqman Nul Hakim M. Nurul Iman Mar'atur Rafiqah Maria Lusia Dewi Shinta D Maya Zunita Mega Sentya Saputri Meity Fitri Yani Merry Andani Mira Nurul Fitri Moch Johan Pratama Muhammad Novendra Nurdin Muswardi Rosra Nabilah Kartiyasa Utami Nadia Arissanti Wardhani Nadia Fitriani Asyari Nailul Fauziah Nanda Sekar Anggita Nelli Herlina Nelly Oktaviyani Niluh Titisari Karuna Putri Noer Safitri Norma Indah Pratiwi Noviyanti Noviyanti Nurhalimah Nurhalimah Nurjanah Nurjanah Nurman Musa Octaria Nawala Oktariana, Yohana Putria Maharani Putriana Putriana Qomarul Hasanah Ranni Rahmayanthi Ratih Novita Sari Ratna Widiastuti Refiyana Refiyana Renny Desugiharti Rian Affandi Rika Yuniarti Rina Intan Sari Rini Larassati Risa Rahayu Riska Apriyanti Risni Anjani Ritalia Elistantia Rosy Nur Afnida Sefti Firna Sari Shinta Mayasari Sifha NI Najmah Sintia Handayani Sisca Marya Susanti Siska Liana Siska Wiyasa Oktora Solly Aryza SRI LESTARI Suci Martini Syaifuddin Latif Syarifuddin Dahlan Tamara Boy Tita Adelia Putri Titis Dea Puri Tri Maulita Tri Sutisna Try Widya Gustari Dewi Tubagus Chandra Umi Salamah Uthairat Na- Nakorn Veni Purnamasari Vetriana Kusuma Ramadani Wahyu Riyanto Wansuk Senanan Wika Christian Pasaribu Winarni Dwi Astuti Wiwit Wiarti Wulan Sumiar Yayu Zuliantini Yolanda Oktaviani Yondariwati Yondariwati Yuli Novita Sari Yulia Malida Sari Yulia Safitri Yuyun Lestari