Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN PERILAKU SELF ESTEEM DENGAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK PADA SISWA KELAS VIII Sisca Marya Susanti; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 3 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.932 KB)

Abstract

The problem of this research was the self esteem of students. The aim of this research was to identify if the use of group counseling service could optimize the self esteem of students. The method used was quasi experimental method with one group pretest and posttest design. Technique in gaining the data was by using observation. The result showed that there is a significant improvement between the self esteem of students score before and after using group counseling services amounted to 42,39%, from the low self esteem results, it obtained zoutput = - 3,06 and ztabel = 1, 645. then Ha is accepted and H0 is rejected.Masalah penelitian ini adalah perilaku self esteem siswa. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui pengggunaan layanan konseling kelompok untuk meningkatkan perilaku self esteem siswa. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan one group pretest and posttest design. Teknik pengumpulan data adalah observasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan terjadi peningkatan yang signifikan antara self esteem siswa sebelum dan setelah diberikan layanan konseling kelompok sebesar 42,39%, berdasarkan penghitungan perilaku self esteem rendah yang diperoleh zoutput=-3,06 dan ztable= 1,645,maka Ha diterima dan H0 ditolak.Kata kunci : konseling kelompok, self esteem, bimbingan dan konseling
STUDI KOMPARATIF KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KONSEP DIRI SOSIAL Nadia Arissanti Wardhani; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 1 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.964 KB)

Abstract

The research purpose was to find the differences between emotional intelligence of students accelerated and non accelerated trough socialself-concept. The purpose in this study is the difference in emotional intelligence research accelerated and non-accelerated students in socialself-concept. The method used was survey method, with emotional intelligence and social self-concept variable. Based on calculations by two way anova obtained comparative index of emotional intelligence and socialself-concept in accelerated students and non accelerated students that is p= 0.002 with a significance level of 0.05. Since the value of p0.05 then Ha accepted and Ho was rejected. Emotional intelligence level of non acceleration students are higher by 89% when compared with accelerated students by 78%. The level of socialself-concept non acceleration students is higher than 88% of socialself-concepts of accelerated students 34%. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan kecerdasan emosional siswa akselerasi dan non akselerasi terhadapkonsepdirisosial. Masalah penelitian adalah perbedaan kecerdasan emosi siswa akselerasi dan non akselerasi pada konsep diri sosial. Penelitian menggunakan metode komparatif dengan pendekatan survey. Berdasarkan hasil perhitungan dengan twowayanova diperoleh indeks komparatif perbandingan kecerdasan emosi dan konsep diri sosial pada siswa akselerasi dan non akselerasi yaitu p=0,002 dengan taraf signifikansi 0,05. Karena nilai p0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Tingkat kercerdasan emosi pada siswa non akselerasi lebih tinggi yaitu sebesar 89% bila dibandingkan dengan siswa akselerasi sebesar 78%. Tingkat konsep diri sosial siswa non akselerasi lebih tinggi 88% bila dibandingkan konsep diri sosial siswa akselerasi 34%.Kata kunci: bimbingan dan konseling, kecerdasan emosional, konsep diri sosial
Hubungan Motivasi Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa SMP Negeri 1 Sukadana Kabupaten Lampung Timur Sefti Firna Sari; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 6 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.553 KB)

Abstract

The problem in this research is low students learning achievement. The problem in this research was was there a correlation betwen students learning motivation and the student achievement. The purpose of this study to determine the relationship of the students learning motivation with the students achievement. The method used in this research is quantitative method. data analysis techniques using product moment correlation. Taken with simple random sampling. The sample in this research was fifty five.The results showed that there was a relationship between students learning motivation with students achievement of results the analysis data correlation product moment. From the data processing seen that the value of rcount r table 0.742 0.260 so Ho rejected and Ha accepted.In conclusion is there are positive relationships between learning motivation and students achievement. State SMP Negeri 1 Sukadana Lampung Timur.Masalah dalam penelitian ini adalah prestasi belajar siswa rendah. Permasalahan penelitian ini apakah terdapat hubungan antara motivasi belajar siswa dengan prestasi belajar siswa.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan motivasi belajar dengan prestasi belajar pada siswa SMP Negeri 1 Sukadana.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Yang diambil dengan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian sebanyak lima puluh lima.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa terbukti dari hasil analisis data menggunakan analisis korelasi product moment. Dari hasil yang di peroleh nilai yaitu 0,742 0,260 sehingga Ho di tolak dan Ha diterima.Kesimpulnnya adalah terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa SMP Negeri 1 Sukadana Lampung Timur.Kata kunci: belajar, motivasi, prestasi
PENGGUNAAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN COPING ADAPTIF PADA SISWA KELAS VIII SMP Erliani Pratiwi; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.603 KB)

Abstract

The objective of this research was to determine the use of group counseling to improve adaptive coping on students. This study was pre-experimental research, with one-group pretest-posttest design. The subject in this research were 10 students. The researcher collected the data by using adaptive coping scale as the principal techniques and adaptive coping observation as supporters. The result showed that group counseling can improve adaptive coping in students, provide the results of data analysis by using the Wilcoxon test, pretest and posttest results obtained zratio = -2.807 ztable =1.645 then Ho was rejected and Ha was accepted, which meant that group counseling can improve adaptive coping in eighth grade students of SMP. Then, based on the results of the overall average calculation of the increasing amounted to 43,99% that shown by the student behavior which was increasingly behave adaptively and progressively expanded into better.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan konseling kelompok untuk meningkatkan coping adaptif pada siswa. Penelitian ini bersifat pre- eksperimental dengan jenis one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala coping adaptif sebagai teknik pokok dan observasi coping adaptif sebagai pendukungnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok dapat meningkatkan coping adaptif pada siswa, terbukti dari hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon, dari hasil pretest dan posttest diperoleh zhitung = 2,807ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya konseling kelompok dapat meningkatkan coping adaptif pada siswa kelas VIII SMP. Kemudian, berdasarkan hasil perhitungan rata-rata peningkatan secara keseluruhan adalah sebesar 43,99% yang ditunjukkan dengan perilaku siswa yang semakin berperilaku adaptif dan semakin berkembang menjadi lebih baik.Kata kunci : bimbingan dan konseling, coping adaptif, konseling kelompok.
EFFORTS INCREASING POSITIVE CONFORMITY USING GROUP GUIDANCE SERVICES FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS OF CLASS VIII 1 TULANG BAWANG TENGAH DISTRICT TULANG BAWANG BARAT SCHOOL YEAR 2011/2012 Tubagus Chandra; Yusmansyah Yusmansyah; Ranni Rahmayanthi
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 1 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.192 KB)

Abstract

The purpose of this research is to improve students' conformity to peers using group counseling services. The problem in this study is a positive conformity of students in low peers. Formulation of the problem in this study is whether the positive conformity students peers can be enhanced by using group counseling services..This study uses quasi-experimental design with one group Pretest and Posttest. Data collection techniques using positive conformity scale. Subjects in this study were 7 students who have low positive conformity. By calculation between pretest and posttest scores obtained ratio 89.42 pretest scores and posttest scores late 148.42 which means an increase of 59.14. This proves positive conformity increased by using group guidance services to students of class VII SMP Negeri 1 Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Barat District School Year 2011/2012. The conclusion of this study is positive conformity student peers can be increased by using group counseling services. Suggestions proposed research are: (1) The student should be able to choose friendship that deserves to be followed. With the look and the positive and negative impacts for themselves it will be a great asset for the students to pass a good adolescence and achievement. (2) To the researchers, should be able to conduct research using a variety of service models and approaches in guidance in improving students' positive conformity to peers. (3) To the counseling teacher should be able to use the counseling services and a variety of other approaches to direct conformity phenomenon that occurs in students, so that students' progress can thrive.Keywords : group-guidance service, conformity positive
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PRESTASI BELAJAR Lulu Endar Wati; Yusmansyah Yusmansyah; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.49 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine whether there was a relationship between emotional intelligence and academic achievement. This research method was correlation with data collection using emotional intelligence scale and documentation, the sample were thirty-eight students. Data analyzed technique is using the product moment. from the hypotesis testing, the result of correlation of emotional intelligence and learning achievement with count r = 0.839 r table = 0.320. It is concluded that there was a significant relationship between emotional intelligence student achievement. The conclusion of this study was there was a relationship between emotional intelligence and academic achievement. Students who had high emotional intelligence scores had good learning performance.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar siswa. Metode penelitian bersifat korelasional dengan teknik pengumpulan data menggunakan skala kecerdasan emosional dan dokumentasi, sampel sebanyak tiga puluh delapan siswa. Teknik analisis data menggunakan teknik korelasi product moment. Dari pengujian hipotesis didapatkan hasil korelasi kecerdasan emosional dan prestasi belajar sebesar r hitung = 0,839 r tabel = 0,320 maka, disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar siswa. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar. Siswa yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi memiliki prestasi belajar yang baik.Kata kunci: kecerdasan emosional,metode korelasional, prestasi belajar
Hubungan Antara Konsep Diri Dengan Komunikasi Interpersonal Pada Siswa Sintia Handayani; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.95 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the correlation of self concept with interpersonal communication in class VIII SMP Negeri 24 Bandar Lampung 2017/2018 academic year. This study is a correlational quantitative descriptive study. The study population amounted to 230 students with a sample of 63 students obtained through simple random sampling technique. Data collection techniques use the scale of self concept and scale of interpersonal communication. The data analysis technique uses product moment correlation. The results showed that between self concept and interpersonal communication there is a positive and significant correlation, this is evidenced by the data analysis obtained by the value of r count = 0.382 r table = 0.254 with p 0.005. Then Ho is rejected and Ha accepted. The conclusion of the study is that there is a positive and significant the correlation of self concept with interpersonal communicationTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan komunikasi interpersonal pada siswa kelas VIII SMP Negeri 24 Bandar Lampung tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif korelasional. Populasi penelitian berjumlah 230 siswa dengan sampel 63 siswa diperoleh melalui teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala konsep diri dan skala komunikasi interpersonal. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan antara konsep diri dengan komunikasi interpersonal terdapat hubungan positif dan signifikan, hal ini dibuktikan dengan analisis data di peroleh nilai r hitung=0,382 r tabel= 0,254 dengan p0,005. Maka Ho di tolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara konsep diri dengan komunikasi interpersonal.Kata kunci: konsep diri, komunikasi interpersonal, bimbingan konseling
Hubungan Antara Pergaulan Teman Sebaya dengan Motivasi Belajar Siswa SMK Darul Fikri Dian Permata Sari HSB; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.536 KB)

Abstract

The problem in this study is the learning motivation. The aim of this research was to determine the correlation between peer interaction with students’ learning motivation at SMK Darul Fikri Pugung sub-district Tanggamus. This research method is quantitative. The population of this study was 239 students and the sample of 60 students was determined by simple random sampling technique. The data collection technique was use peer interaction scale and learning motivation scale and data analysis was use Product moment correlation. The result of this study show there is positive and significant relationship between peer interaction with learning motivation with the value of rCount = 0.659 rTable = 0.254 the significant standard of p=0.05 then Ho is rejected and Ha is accepted.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pergaulan teman sebaya dengan motivasi belajar pada siswa SMK Darul Fikri Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 239 siswa dan sampel berjumlah 60 siswa yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala pergaulan teman sebaya dan skala motivasi belajar dan analisis data menggunakan korelasi Product moment. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara pergaulan teman sebaya dengan motivasi belajar dengan nilai korelasi rhitung = 0,659 rtabel = 0,254 taraf signifikan p=0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima.Kata kunci: bimbingan dan konseling, motivasi belajar, pergaulan teman sebaya
PENINGKATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN MENGGUNAKAN KONSELING KELOMPOK Hany Septia; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 2 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.208 KB)

Abstract

The aims of this study was to know the improvement of personal communication  by using group counseling. The method used in this research was quasi experimental with one group pretest-posttest design, and stastically analyzed by non-parametric Wilcoxon test. The subjects of this study were 6 students, who had low personal communication. It was shown statiscally analyzed which obtained z output = -2,201 and z table 0,05 = 0. Because z output z table, then Ho was ignored and Ha was accepted. It meant that there was significant increase between personal communication of students before and after being given group counseling. The conclusion was that personal communication could be increased by group counseling of students of grade VII of SMP Negeri 3 Bandar Lampung in 2012/2013. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan komunikasi interpersonal dengan menggunakan konseling kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini Quasi eksperimental dengan bentuk one-group pretest-posttest design, kemudian dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji Wilcoxon. Subjek penelitian sebanyak enam orang siswa yang memiliki komunikasi interpersonal rendah. Hasil analisis statistik menunjukkan z hitung = -2,201 dan z tabel = 0. Karena z hitung z tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat perbedaan signifikan antara komunikasi interpersonal siswa sebelum dan setelah diberi konseling kelompok. Kesimpulan, komunikasi interpersonal siswa dapat ditingkatkan dengan menggunakan konseling kelompok pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2012/2013. Kata kunci bimbingan konseling, komunikasi interpersonal, konseling kelompok.
Penggunaan Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Dalam Belajar Siswa Yulianton Ashzar Ibrahim; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.273 KB)

Abstract

The research objective was to determinethe increase instudents learning self confidence using group counseling services. The data collection technique was the scale of learning self-confidence. The subjects ofthe study were 7 students who had low confidence in learning. Statistical analysis showed zhit=-2.371ztab =1.645, then Ho was rejected and Ha accepted and the result of this research showed increasing 34%.This meant that were significant differences between self-confidencein the learning of students before and after a given group counseling services. Conclusion of this research that self-confidence in students learning could be enhanced using group counseling services in class VIII National JHS 11Bandar Lampung in academic year 2016/2017.Tujuan penelitian adalah mengetahui peningkatan rasa percaya diri dalam belajar pada siswa dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok.Teknik pengumpulan data menggunakan skala percaya diri. Subyek penelitian sebanyak 7orang siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Bandar Lampung yang memiliki rasa percaya diri rendah dalam belajar. Hasil analisis statistik menunjukkan zhit = -2,371ztab = 1,645, maka Ho ditolak dan Ha diterima dan hasil analisis memperlihatkan peningkatan sebesar 34%. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara rasa percaya diri dalam belajar siswa sebelum dan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok. Kesimpulan penelitian ini adalah rasa percaya diri siswa dalam belajar dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 11 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata kunci: bimbingan kelompok, bimbingan konseling, dan rasa percaya diri dalam belajar.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Aan Purwanto Ade Ratna Mutiara Aditha Brenda Semedi Agustina Ari Setianingrum Aini Berliani Alriza Rahayu Rahmawati Alvin Alessandro Amilia Ratih Dewanti Andriyanto, Redi Eka Annisa Afiananda Rizqi Anselmus Alan Primavera Archi Pratiwi Rahmawati Ardana Dila Iswari Ari Sofia Asep Lukman Efendi Astrid Diah Amili Putri Ayu Wijayanti Cempaka Puri Citra Abriani Maharani Defiana Defiana Desfi Dian Mustika Desi Ardianti Desyana Putri Amalia Diah Utami Diah Utaminingsih Dian Ayu Lestari Dian Permata Sari HSB Dinny Suryani Dwi Agustina Damayanti Eka Rahma Ayu Erliani Pratiwi Erminia Adestyani F. Ivana Yudiastri Fatwa Mustika Adji Fitri Pradita Pertiwi Fitriani Fitriani Giyono Giyono Hani Maria Ulfa Hany Septia Hestina Hestina Ibrahim, Yulianton Ashzar Ida Santika Intan Syafitri Irfan Prima Aldi Irsan Dewangga Jamhari Jamhari Jumiyanti Jumiyanti Junisa Amaliaz Kurnia Rahmadani Laila Aziz Lisa Fatmala Lita Afrisia Lulu Endar Wati Luluk Nandya Maharani Luqman Nul Hakim M. Nurul Iman Mar'atur Rafiqah Maria Lusia Dewi Shinta D Maya Zunita Mega Sentya Saputri Meity Fitri Yani Merry Andani Mira Nurul Fitri Moch Johan Pratama Muhammad Novendra Nurdin Muswardi Rosra Nabilah Kartiyasa Utami Nadia Arissanti Wardhani Nadia Fitriani Asyari Nailul Fauziah Nanda Sekar Anggita Nelli Herlina Nelly Oktaviyani Niluh Titisari Karuna Putri Noer Safitri Norma Indah Pratiwi Noviyanti Noviyanti Nurhalimah Nurhalimah Nurjanah Nurjanah Nurman Musa Octaria Nawala Oktariana, Yohana Putria Maharani Putriana Putriana Qomarul Hasanah Ranni Rahmayanthi Ratih Novita Sari Ratna Widiastuti Refiyana Refiyana Renny Desugiharti Rian Affandi Rika Yuniarti Rina Intan Sari Rini Larassati Risa Rahayu Riska Apriyanti Risni Anjani Ritalia Elistantia Rosy Nur Afnida Sefti Firna Sari Shinta Mayasari Sifha NI Najmah Sintia Handayani Sisca Marya Susanti Siska Liana Siska Wiyasa Oktora Solly Aryza SRI LESTARI Suci Martini Syaifuddin Latif Syarifuddin Dahlan Tamara Boy Tita Adelia Putri Titis Dea Puri Tri Maulita Tri Sutisna Try Widya Gustari Dewi Tubagus Chandra Umi Salamah Uthairat Na- Nakorn Veni Purnamasari Vetriana Kusuma Ramadani Wahyu Riyanto Wansuk Senanan Wika Christian Pasaribu Winarni Dwi Astuti Wiwit Wiarti Wulan Sumiar Yayu Zuliantini Yolanda Oktaviani Yondariwati Yondariwati Yuli Novita Sari Yulia Malida Sari Yulia Safitri Yuyun Lestari