Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Perempuan Dalam Pelatihan Pembuatan Bakso Ikan Gorigoria Guna Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Pesisir Danau Limboto Yuriko Boekoesoe; Siswatiana Rahim Taha; Yanti Saleh
Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve Vol 2, No 2 (2023): Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve
Publisher : Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesisir Danau Limboto merupakan salah satu daerah penghasil ikan, karena rata-rata pekerjaan kepala rumah tangga di daerah ini  adalah sebagai nelayan, sementara para ibu rumah tangga hanya tinggal di rumah sambil menunggu suami mereka pulang dari melaut. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada ibu-ibu rumah tangga tentang pengolahan ikan menjadi bakso ikan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan ibu-ibu rumah tangga. Adapun yang menjadi sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah ibu-ibu rumah tangga yang berjumlah 20 orang yaitu memiliki keahlian dalam mengolah bahan pangan khususnya ikan sehingga tercipta kemandirian.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan  tahapan sebagai berikut: memberikan penyuluhan bagi ibu-ibu rumah tangga terkait dengan pentingnya pengolahan ikan, melakukan pelatihan pengolahan bakso  dan kripik dari ikan gori-goria. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah ibu-ibu rumah tangga memiliki pemahaman mengenai manfaat ikan bagi kesehatan tubuh, memahami cara mengolah ikan menjadi bakso ikan, dan mampu membuat bakso ikan secara mandiri, serta mampu memasarkan hasil olahan bakso ikan.Kata Kunci: Pemberdayaan, Pelatihan, Bakso Ikan, gori-goria
Strategi Pengembangan Manajemen Agribisnis Jagung di Desa Talumelito Kecamatan Telaga Biru Chossy, Achmad; Saleh, Yanti
MEDIAGRO Vol 20, No 1 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i1.10719

Abstract

Strategi pengembangan manajemen agribisnis jagung adalah rencana atau langkah-langkah yang dirancang untuk meningkatkan efesiensi, produktivitas, dan distribusi jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan agribisnis jagung di Desa Talumelito Kecamatan Telaga Biru. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus - Oktober 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei. Pengambilan sampel menggunakan Simple random Sampling dengan jumlah responden sebanyak 37 orang. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan agribisnis jagung di Desa Talumelito Kecamatan Telaga Biru mendukung strategi agresif atau strategi S-O (Strengths-Opportuninites) yang ditunjukkan pada kekuatan dan peluang yang dimiliki. Dimana petani memaksimalkan kerjasama antar petani dengan adanya dukungan bantuan dari pemerintah, kemudian memanfaatkan pengalaman petani untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi usahatani dalam penggunaan teknologi modern, serta mengoptimalkan sarana dan prasarana usahatani yang mudah diakses petani dalam pemanfaatan potensi lahan pertanian yang baik.Kata Kunci : Agribisnis, Jagung, SWOT
Peran Kelompok Wanita Tani (KWT) Terhadap Peningkatan Pendapatan Keluarga (Studi Kasus KWT Muda Mandiri Desa Dutohe Barat Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango) Manto, Rizky Amalia; Indriani, Ria; Saleh, Yanti
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 19 No. 2 (2023): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/agrsosek.v19i2.48301

Abstract

The aims of this study were 1) to find out the income of the Independent Young Women Farmers Group (KWT) in West Dutohe Village, Kabila District, Bone Bolango Regency, 2) To know and analyze the role of the Independent Young Women Farmers Group in increasing family income in West Dutohe Village, Kabila District, Bone Bolango Regency, by using the Survey Method. This research was conducted in Dutohe Barat Village, Kabila District, Bone Bolango Regency in October to December 2022. The data analysis used was income analysis, value added analysis, descriptive analysis and spearman rank correlation analysis to explain the role of Independent Young Women Farmers Groups in increasing income. family in Dutohe Barat, Kabila District, Bone Bolango Regency. The results showed that: 1) the average income of the Independent Young Women Farmers Group in Dutohe Barat Village, Kabila District, Bone Bolango Regency was Rp. 5,205,033.34/month. The added value obtained from village coconut oil processing was Rp. 26,000/kg with an added value ratio of 74.29%. 2) the test results show that the average respondent's assessment of the role of women farming groups as a whole is 80.135% which is categorized as good and the Role of Independent Young Women Farming Groups in Dutohe Barat Village, Kabila District, Bone Bolango Regency has a positive relationship or there is a real relationship (significant) to an increase in family income.  
Strategi Penguatan Penyuluhan Pertanian Terhadap Pemasaran Hasil Cabai Rawit Di Kecamatan Paguyaman Pantai Kabupaten Boalemo Kadir, Liskawati; Rauf, Asda; Saleh, Yanti
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 19 No. 2 (2023): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/agrsosek.v19i2.49687

Abstract

The aims of this study were to identify internal and external factors in strengthening agricultural extension to the marketing of cayenne pepper and to formulate a strategy to strengthen agricultural extension to marketing cayenne pepper products in Paguyaman Pantai District, Boalemo Regency. The research method used is quantitative research in the form of a survey method. This research was conducted in Paguyaman Pantai District, Boalemo Regency in December 2022 to January 2023. The data analysis used was quantitative descriptive analysis and SWOT analysis. The results of the study show that: 1) Internal and external factors that influence the strategy of strengthening agricultural extension to the marketing of cayenne pepper in Paguyaman Pantai District, Boalemo Regency consist of: internal factors, namely the land that is owned by themselves, the experience of farmers in developing cayenne pepper farming, the existence of directives from extension agents to farmers in developing cayenne pepper farming, cayenne pepper is included in the leading commodity and there are suitable soil conditions, cayenne pepper production is not optimal, selling price for cayenne pepper is unstable, cayenne pepper marketing is uncertain, cayenne pepper commodity is easily damaged and rotten, external factors, namely the support of the local government regarding cayenne pepper farming, the exhibition of horticultural agricultural products, the availability of seeds and fertilizers, the the existence of supporting facilities and infrastructure, the existence of b road cayenne pepper distribution channels, the increasing demand for cayenne pepper, Unstable weather conditions, prices for seeds and fertilizers that are increasingly difficult to reach by farmers, pests and diseases that attack, cayenne pepper prices fluctuate, competitors, limited land. 2) Strategy for strengthening agricultural extension to marketing cayenne pepper products in Paguyaman Pantai District, Boalemo Regency, which is in quadrant I supporting an aggressive strategy or SO (Strength-Opportunities) by using the strengths and opportunities they have to minimize existing weaknesses and threats so as to achieve improvement.
Adopsi pertanian berkelanjutan dalam usahatani jagung untuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Desa Bonedaa Jusuf, Maarifat; Saleh, Yanti; Arsyad, Karlena; Sirajuddin, Zulham
Agrokompleks Vol 24 No 2 (2024): Agrokompleks Edisi Juli
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v24i2.766

Abstract

Perubahan iklim yang terjadi akibat pengelolaan pertanian yang kurang bijaksana menunjukkan pentingnya penerapan praktik pertanian berkelanjutan di tingkat petani, salah satunya adalah petani jagung. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui tingkat adopsi petani terhadap pertanian berkelanjutan, dan (2) mengidentifikasi korelasi antara keaktifan petani terhadap adopsi inovasi dalam pertanian berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kuantitatif melalui wawancara terhadap petani responden dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan di Desa Bonedaa, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo dengan jumlah responden sebanyak 60 petani jagung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pertanian berkelanjutan di Desa Bonedaa masih rendah karena hanya terdapat satu dari sembilan komponen penerapan pertanian berkelanjutan yang dianut oleh petani, yaitu minimalisir pembajakan lahan. Penyuluhan pertanian berperan penting dalam meningkatkan penerapan inovasi dalam penerapan pertanian berkelanjutan oleh petani jagung di Desa Bonedaa. Oleh karena itu, peningkatan kinerja penyuluh di Desa Bonedaa diperlukan agar petani dapat lebih paham terhadap pentingnya pertanian berkelanjutan dan dapat mengadopsinya, sehingga dapat meningkatkan upaya mitigasi perubahan iklim di masyarakat petani.
TINGKAT KEPUASAN PETANI PADA KINERJA PENYULUH DALAM MELAKSANAKAN PROGRAM PENYULUHAN PERTANIAN DI DESA PARIS KECAMATAN MOOTILANGO Rauf, Nurain; Bempah, Irwan; Saleh, Yanti
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 49, No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v49i3.15516

Abstract

The study aimed to determine the level of farmer satisfaction with the agricultural extension program in extension program in Paris Village. This research was conducted in Paris Village, Mootilango Subdistrict using a survey research type with information collection techniques carried out using a list of questions compiled in a questionnaire. This study had a sample of 39 respondents who used the Important Performance Analysis (IPA) analysis technique. Based on the results of this analysis, it is found that the performance of agricultural extension workers is good in carrying out extension activities on time and carrying out tasks according to their needs. Agricultural extension workers have good insight and communication skills so that farmers in Paris Village quickly understand the delivery provided by agricultural extension workers and extension workers can provide solutions to solving problems and work together in practicing farming activities, comply with each other in the agricultural system, have many ideas and offer innovations in guiding agricultural extension activities.
DIVERSIFIKASI BERBAGAI TANAMAN SELA PADA BUDIDAYA JAGUNG DI KABUPATEN BONE BOLANGO Amin, Nur Silfiah; Rauf, Asda; Saleh, Yanti
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 1, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.29416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan diversifikasi tanaman sela pada budidaya jagung yang berada di Desa Longalo Kecamatan Bulango Utara Kabupaten Bone Bolango. Penelitian dilakukan dengan melibatkan 60 responden petani jagung sistem tanam mereka. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali aspek teknis, ekonomi, dan sosial dari penerapan diversifikasi ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa petani responden lebih memilih cabai rawit sebanyak 35 orang karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan kebutuhan pasar yang stabil, sementara sistem tanam sela membantu memanfaatkan ruang antar barisan jagung secara efisien. Diversifikasi ini juga berkontribusi pada peningkatan pendapatan petani hingga dibandingkan sistem monokultur jagung, meskipun memerlukan tambahan tenaga kerja meskipun petani merasa tidak puas atau sangat tidak puas dengan pendapatan mereka, yaitu sebanyak 31 orang. Faktor-faktor keberhasilan meliputi akses ke pasar, ketersediaan benih berkualitas, dan pengetahuan petani tentang pengelolaan tanaman sela. Secara keseluruhan, diversifikasi tanaman jagung dengan cabai rawit terbukti menjadi pendekatan yang potensial untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani.
ANALISIS KESEDIAAN MEMBAYAR (WILLINGNESS TO PAY) PRODUK BERAS ORGANIK “SUKMA HUTABOHU” DI KELOMPOK TANI LAMUTA KLASTER III Panigoro, Muhammad Abrar; Halid, Amir; Saleh, Yanti
Jurnal Sains Agribisnis Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v4i2.1585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui harga yang bersedia dibayarkan oleh konsumen terhadap produk beras organik “sukma hutabohu” Kelompok Tani Lamuta Klaster III. Pengambilan sampel menggunakan Snowball Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Jenis dan sumber data penelitian menggunakan data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah Contingent Valuation Method (CVM) dengan 3 tahap operasional yaitu membangun pasar hipotesis, menentukan nilai lelang dan menghitung rataan nilai WTP. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 50 responden bersedia membayar lebih untuk 1 kg produk beras organik, sedangkan sebanyak 10 responden tidak bersedia membayar lebih. Nilai WTP produk beras organik diperoleh Rp. 19.913/1kg dan menunjukkan lebih tinggi dari harga yang berlaku di kelompok tani lamuta yaitu Rp. 15.000/kg.
kelayakan pendapatan petani pisang gapi (program upland) di desa dulamayo selatan kecamatan telaga kabupaten gorontalo Sofyan duda, Felisha Putri Sofyan Duda Felisha putri; Saleh, Yanti; Arsyad, Karlena
Mediagro: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 20 No 3 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i3.11855

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu pertama untuk menganalisis karakteristik petani pisang gapi di Desa Dulamayo Selatan Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo yang dilihat dari umur dengan nilai rata-rata 42 orang, untuk Pendidikan dengan presentase terbesar yaitu SMA dengan nilai 35,71%, untuk pengalaman ber- usahatani dengan nilai rata-rata 13 tahun, untuk jumlah tanggungan keluarga dengan nilai rata-rata 4 tahun. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yaitu penelitian kuantitatif menggunakan pertanyaan terstruktur yang sama kepada beberapa orang (kuisioner). Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin yang terdiri dari 42 petani responden. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis penerimaan,analisis biaya dan analisis pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sumber pendapatan petani yang berada di Desa Dulamayo Selatan berasal dari usahatani pisang gapi dengan nilai total biaya rata-rata yang dikeluarkan petani sebesar Rp. 1.726.077 yang terdiridari biaya tetap sebesar Rp. 55.157 per petani dan biaya variabel Rp. 1.670.920 per petani serta untuk penerimaan rata-rata petani itu sendiri yaitu sebesar Rp. 2.482.333 dengan asumsi untuk satu tandan diberi harga Rp. 7.000 maka pendapatan rata-rata yang didapat petani pisang gapi yaitu sebesar Rp. 756.256.Keyword : pisang gapi, karakteristik, pendapatan, dan kelayakan
Analisis Pendapatan Usaha Kopra Di Desa Butu Kecamatan Tilongkabila Hasan, Fitran; Rauf, Asda; Saleh, Yanti
MEDIAGRO Vol 20, No 3 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i3.12081

Abstract

Kopra merupakan salah satu komoditas utama di Desa Butu, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, memegang peranan penting dalam perekonomian lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usaha kopra di desa tersebut. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 9 Juni sampai 15 Agustus tahun 2024 dengan melibatkan 24 petani kopra sebagai subjek penelitian. Metode yang digunakan meliputi survei dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan usaha kopra di Desa Butu Kecamatan Tilongkabila per musim sebesar Rp.21.091.667 dan total biaya produksi rata-rata yang dikeluarkan oleh petani kopra adalah Rp.3.699.099 per kali panen. Dari total biaya tersebut, biaya tetap mencapai Rp.143.100 per petani, sedangkan biaya variabel rata-rata sebesar Rp.3.555.999. Pendapatan bersih usaha kopra yang diperoleh petani setelah penerimaan dikurangi total biaya produksi adalah Rp.17.392.568 dalam sekali panen, dengan harga jual kopra rata-rata Rp.9.521 per Kg dan produksi rata-rata 2,215.27854 kilogram per petani. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan pendapatan petani kopra, diperlukan upaya untuk menekan biaya produksi, khususnya biaya variabel, serta meningkatkan efisiensi dalam proses produksi dan hasil pendapatan usaha kopra.Kata kunci: Kopra, Analisis pendapatan, Biaya produksi.
Co-Authors Abdul Fahmi A. Rasyid Abdul Mahris Bakue Adelin Septianingsih Herson Adrianto Kalamento Afdal Tanaiyo Agustinus Moonti Ahmad, Merlin Ahmad, Sry Melisa Ali, Harisan Amelia Murtisari Amir Halid Amriyanti Ayuba Antuala, Sri Asmawati Aprilya, Lia Asda Rauf Astika, Lini Baruadi, Mahludin H Bobihu, Ijhan Cahyani, Nisa Dwi Chossy, Achmad Datau, Elsy Febriani Daud, Sofyani David Dwiyahya M Tuna Denis Pangulili Efendi Yanto Erwin Hujani Eyato, Fadila Fadel Amili Fitri Nur Hasanah Gaib, Siswan Y Haipi, Riski Hartin Ajuai Hasan, Fitran Hendra Habibu Hendra S Yubi Hendra, Mohamad Roqib Hendrawan, Wawan Ibrahim, Kristian Idris Bagu Indriani, Lusi Irwan Bempah Ismail, Milawaty Jusdin, Moh Jusuf, Maarifat Kadir, Liskawati Karlena Arsyad Kasim, Febby Sixtyani I. Kemi, Haddad Kono, Pardan Kunuti, Samsir A. Lagarusu, Liawati Larasati Sukmadewi Wibowo Lasena, Nurhayati Latif, Yopan Machieu, Intan Nuraini Mahludin H. Baruwadi Mahmud, Sri Anggita Mandey, Moh Dandung Manto, Rizky Amalia Masenge, Cecenli Daeng Masni Masni Melana, Rahma Miftahuljannah Tanjung Api Miftha Hulzannah Alamri Mohamad Alfian Mantali Mohammad Zubair Hippy Moki, Nur Intan Monoarfa, Febri Yanti R. Mooduto, Serlin Nandaria Yakub Nur Mia Rahma Lahidjun Nur Silfiah Amin Nurul Wakhidah Olii, Nur Ayin T. Pakaya, Mohammad Rivaldi Panigoro, Muhammad Abrar Panigoro, Soraya Pilowani, Nurfadilah K. Ponto, Moh Fais Pontoh, Moh Fais Pontoh, Siti Hajar Mirantia Rahayu Nangsi Paramata Rahayu, Baiq Handiningrat Rahim, Nur Cindi Rahmat Supu Ramlan Mustafa Rauf, Nurain Ria Indriani Riki Djamalu Rischa Sherliyana Dewi Riska Halid Rolianjana, I Putu Siska Ismail Siswatiana Rahim Taha Siti Rahmatia Machieu Siti Yuliat Radji Sofyan duda, Felisha Putri Sofyan Duda Felisha putri St Aisyah R St. Aisyah R Suangita, Indriyani Harmain Suci Puji Rahma Ahmad Suleman, Maryam Ulfa Tahala, Sri Indriyanti Tajeb, Widiawati Tangkudung, Anggun Juwita Tsamara, Devy Tune, Merlan Wawan K Tolinggi Yasin, Aldi Adriansyah Yuliana Bakari Yulista Razak Yuni Listyani Amu Yuriko Boekoesoe Yusuf, Hendrik Zulham Sirajuddin