Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PEMANFAATAN PEKARANGAN TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI HOLTIKULTURA DI KECAMATAN BULANGO SELATAN Riki Djamalu; Asda Rauf; Yanti Saleh
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 3, NO 3, 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PROFIL PETANI PADI SAWAH DI KECAMATAN BULANGO TIMUR KABUPATEN BONE BOLANGO Hendra S Yubi; Asda Rauf; Yanti Saleh
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 4, NO 2, 2020
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN PETANI JAGUNG HIBRIDA DI KECAMATAN ATINGGOLA KABUPATEN GORONTALO UTARA Sriwahyuni Palia; Asda Rauf; Yanti Saleh
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 3, NO 1, 2018
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Gorontalo merupakan salah satu provinsi yang memegang peranan penting dalam produksi jagung nasional. Kondisi produksi jagung khususnya di Provinsi Gorontalo tahun 2014 adalah 719.780 ton pipilan kering. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) penggunaan faktor-faktor produksi terhadap produksi usahatani jagung hibrida di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. 2) Pendapatan petani jagung hibrida di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah survey dengan analisis data adalah fungsi Cobb-Douglas dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menujukkan pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi berdasarkan hasil signifikan uji F atau secara simultan menujukkan secara bersama-sama berpengaruh positif dan nyata terhadap produksi jagung hibrida, sedangkan untuk uji t atau secara parsial yang berpengaruh nyata adalah benih dan pupuk phonska sedangkan yang berpengaruh tidak nyata adalah luas lahan, pupuk urea, Rambo, calaris,gauco, dan tenaga kerja. Koefisien korelasi (R )  = 0,807 ini menujukkan terdapat arah dan kekuatan antara faktor-faktor produksi terhadap produksi. Koefisien determinasi (R2) = 0,650 ini menujukkan bahwa terdapat 65 % kontribusi luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk phonska, gauco, rambo, calaris, tenaga kerja dan 35% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Pendapatan yang diterima petani sebesar Rp 8.824.057 permusim.
KARAKTERISTIK PETANI DAN UPAYA PENGEMBANGAN USAHA KELAPA DALAM DI DESA LAMU KECAMATAN TILAMUTA KABUPATEN BOALEMO Abdul Mahris Bakue; Yanti Saleh; Yuriko Boekoesoe
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 6, NO 1, 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Bagimana karakteristik petani kelapa dalam di Desa Lamu Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo. 2) Apa yang menjadi faktor internal dan eksternal usaha kelapa dalam di Desa Lamu Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo. 3) Bagaimana strategi pengembangan usaha kelapa dalam yang baik untuk diterapkan di Desa Lamu Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan Kuisioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil penelitian menujukkan bahwa 1) Aspek lingkungan internal, yaitu; (a) Kualitas bahan baku, (b) Harga jual kelapa, (c) Fasilitas fisik, sarana dan prasarana penunjang, (d) Pelayanan supplier/konsumen, dan 2) Aspek lingkungan eksternal, yaitu; (a) Ketersediaan bahan baku, (b) Persaingan usaha, (c) Kondisi ligkungan sosial, ekonomi dan budaya, (d) Perkembangan teknologi (e) Kebijakan pemerintah dan ketersediaan lembaga permodalan. 2) Strategi SO; dengan melakukan promosi yang lebih intensif dengan memperkenalkan berbagai keunggulan yang dimiliki para petani kelapa yang ada di Desa Lamu agar dapat dikenal oleh masyarakat luas, Strategi WO yaitu; menjaga ketersediaan menu dengan memanfaatkan hubungan kerja sama dengan produsen, pemasok dan distributor bahan baku, serta memperbaiki kualitas manajemen petani kelapa, Strategi ST yaitu; Mengatasi tingkat persaingan dengan meningkatkan lagi kualitas produk, Strategi WT antara lain; Memperbaiki kualitas manajemen petani.
ANALISIS BIAYA DAN PENDAPATAN USAHATANI KELAPA DI DESA TANAH PUTIH KECAMATAN DULUPI KABUPATEN BOALEMO Debi Sintia Abas; Yanti Saleh; Amelia Murtisari
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 3, NO 3, 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KARAKTERISTIK DAN PENDAPATAN PETANI JAGUNG DI DESA SIGASO KECAMATAN ATINGGOLA KABUPATEN GORONTALO UTARA Adrianto Kalamento; Irwan Bempah; Yanti Saleh
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 5, NO 2, 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk :  1) Mengetahui karakteristik petani jagung di Desa Sigaso, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, 2) Mengetahui Pendapatan Petani jagung di Desa Sigaso Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitan survey. Pengumpulan data diperoleh melalui kegiatan observasi, wawancara, dan penggunaan angket. Penelitian ini dilaksanakan di  Desa Sigaso, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara dengan jumlah responden yaitu 49 petani jagung. Hasil penelitian menunjukan karakterstik petani jagung terbagi menjadi dua aspek, yaitu aspek sosial dan aspek ekonomi. Aspek sosial yaitu umur petani 15-60 tahun berjumlah 45 petani, persentase 91,84% dengan rata-rata umur petani yaitu 40 tahun. Pengalaman berusahatani kurang dari 10 Tahun  berjumlah 37 petani, persentase 75,51 % dengan rata-rata lama berusahatani yaitu 6 tahun. Rendahnya tingkat pendidikan petani, yang masih sebagian besar lulusan Sekolah Dasar (SD), dengan tanggungan keluarga  rata-rata 2 orang yaitu berjumlah 36 petani dengan persentase 73,47 %. Aspek ekonomi untuk status kepemilikan lahan sebagaian besar  petani memiliki lahan milik sendiri, dengan jumlah 42 petani dan sisanya 7 petani sebagai petani penggarap. Petani yang memiliki luas lahan  1-3 Ha berjumlah 35 petani persentase 71,43 % dengan rata-rata 1,5 Ha. Hasil produksi petani jagung rata-rata lebih dari 5 Ton dalam setiap kali panen jagung. Total pendapatan yang diperoleh petani jagung  merupakan hasil pengurangan dari total penerimaan sebesar 720,850,000,  rata-rata Rp 14,711,224, dengan total biaya yaitu sebesar Rp 452,804,500, dengan rata-rata Rp 9,240,908. Pendapatan petani di Desa Desa Sigaso, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara adalah sebesar, Rp 268,045,500 dengan rata-rata Rp 5,470,316.
PEMETAAN PENERAPAN SISTEM AGRIBISNIS JAGUNG BERDASARKAN KARAKTERISTIK WILAYAH DAN STRATEGI PENGEMBANGAN DI KECAMATAN POPAYATO BARAT KABUPATEN POHUWATO Afdal Tanaiyo; Asda Rauf; Yanti Saleh
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 4, NO 1, 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PEMANFAATAN WAKTU LUANG PETANI JAGUNG DI KECAMATAN RANDANGAN KABUPATEN POHUWATO Nurmawi Ali; Yanti Saleh; Amelia Murtisari
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 3, NO 2, 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) alokasi waktu kerja pada usahatani jagung di Kecamatan Randangan, 2) pemanfaatan waktu luang petani jagung di Kecamatan Randangan, 3) sumber pendapatan utama pada rumah tangga petani jagung di Kecamatan Randangan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan randangan Kabupaten pohuwato dari bulan Mei sampai dengan bulan Juli 2018 dengan jumlah sampel 40 orang petani. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode survey. Analisis data yang digunakan yaitu analisis alokasi waktu, analisis waktu kerja dan analisis deskriptif kuantitatif serta analisi pendapatan usahatani. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alokasi waktu kerja petani jagung adalah sebesar 205 HKSP/musim tanam, waktu luang yang digunakan untuk bekerja oleh petani jagung adalah sebesar 92,97% dan waktu luang petani jagung adalah sebesar 7,03%. Pendapatan rumah tangga petani jagung sbeebsar Rp. 32.508.672.
STRATEGI PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIAN DALAM MERUBAH PARADIGMA PETANI PADA PENERAPAN SISTEM JAJAR LEGOWO DI KECAMATAN DUNGALIYO KABUPATEN GORONTALO Siswan Y Gaib; Asda Rauf; Yanti Saleh
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 2, NO 1, 2017
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.155 KB)

Abstract

This research aims to 1) investigate attitude and behavior of farmers in adopting information of extension man related to legowo row planting system in Sub-district of Dungaliyo; 2) identify internal and external factor which influence farmers in implementing legowo row planting system in Sub-district of Dungaliyo; and 3) compile strategy of counseling and agricultural communication in the implementation of legowo row planting system in Sub-district of Dungaliyo. The research applies survey method and it is conducted from April to May 2017. The aplied data analysis are descripteve and SWOT. Research samples are 54 respondents that are determined by purposive sampling. Research finding reveal that 1) implementation of legowo row planting system achieves positive response from majority of farmers in Sub-district of Dungaliyo, District of Gorontalo. Ther are 34 respondents or 62,97% out of 54 have implemented also this as it is profitable while the rest 20 respondents or 37,03% have implemented also the system only for trial; 2) internal factors are age, status of land, knowledge of farmers about advantage of legowo row planting system while external factors are role of counseling institution, support of government, alsintan aid and production facility; 3) strategy of counseling in the imlementation of legowo row planting system is through diagram of SWOT analysis which elaborates that its strength is greater than its weakness, it creates X axis in diagram SWOT and it is in quadrant I which means that it supports aggressive strategy or SO (Strength-Opportunities) strategy, very profitable situation since it has strength and opportunity that can be used as good and as much as possible.
PERSEPSI PETANI TERHADAP PENGELOLAAN GAPOKTAN SERUMPUN DAN PENDAPATAN PADI SAWAH Kasim Nusi; Asda Rauf; Yanti Saleh
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 2, NO 3, 2018
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1).mengetahui persepsi petani terhadap pengelolaan Gapoktan Serumpun di Kelurahan Dembe Jaya Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo, 2). mengetahui pendapatan padi sawah pada Gapoktan Serumpun di Kelurahan Dembe Jaya Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo. Penelitian ini dilakukan dikelurahan Dembe Jaya, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo.Selama dua bulan dari bulan Agustus-September tahun 2017.Lokasi ini dipilih karena umumnya petani dilokasi tersebut mayoritas mengusahakan tanaman padi sawah.Dengan jumlah sampel 43 orang petani, metode penelitian yang digunakan adalah metode survey.Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap pengelolaan Gapoktan Serumpun yang mengarah pada lima faktor persepsi petani berada pada kategori Sangat Baik dengan nilai persentase 88%, sedangkan aspek pengelolaan Gapoktan Serumpun berada pada kategori Sangat Baik dengan persentase 85%. Selanjutnya untuk pendapatan yang diperoleh petani sampel dari usahatani padi sawah di Gapoktan Serumpun Kelurahan Dembe Jaya Kota Utara Kota Gorontalo sebesar Rp. 4.604.417/petani dan Rp.12.796.187/Ha.
Co-Authors Abdul Fahmi A. Rasyid Abdul Gias Djafar Abdul Mahris Bakue Adelin Septianingsih Herson Adrianto Kalamento Afdal Tanaiyo Agustinus Moonti Ahmad Fadhli, Ahmad Ahmad Fadhly Ahmad Yusuf Ahmad, Merlin Ahmad, Sry Melisa Ali, Harisan Amelia Murtisari Amir Halid Amriyanti Ayuba Antuala, Sri Asmawati Anwar Fendy Aprilya, Lia Asda Rauf Astika, Lini Baruadi, Mahludin H Beby S D Banteng Bobihu, Ijhan Cahyani, Nisa Dwi Chossy, Achmad Datau, Elsy Febriani Daud, Sofyani David Dwiyahya M Tuna Debi Sintia Abas Denis Pangulili Desei, Frice Desriyanti Rasyid Echan Adam Efendi Yanto Elsy Febriani Datau Erwin Hujani Eyato, Fadila Fadel Amili Fahrul Ilham Febrianti Abubakar Febyola Abubakar Fitri Nur Hasanah Fitryane Lihawa Gaib, Siswan Y Haipi, Riski Hartin Ajuai Hasan, Fitran Hendra Habibu Hendra S Yubi Hendra, Mohamad Roqib Hendrawan, Wawan Ibrahim, Kristian Idris Bagu Indriani, Lusi Irmawati saul Irwan Bempah Ismail, Milawaty Jeflan Halidu Jusdin, Moh Jusuf, Maarifat Kadir, Liskawati Karlena Arsyad Kasim Nusi Kasim, Febby Sixtyani I. Kemi, Haddad Kono, Pardan Kunuti, Samsir A. Lagarusu, Liawati Larasati Sukmadewi Wibowo Lasena, Nurhayati Latif, Yopan Liskawati Kadir Machieu, Intan Nuraini Mahludin H. Baruwadi Mahmud, Sri Anggita Mandey, Moh Dandung Manto, Rizky Amalia Marike Mahmud Masenge, Cecenli Daeng Masni Masni Melana, Rahma Miftahuljannah Tanjung Api Miftha Hulzannah Alamri Mohamad Alfian Mantali Mohammad Zubair Hippy Moki, Nur Intan Monoarfa, Febri Yanti R. Mooduto, Serlin Nandaria Yakub Nindy Agustia Nunge Nur Mia Rahma Lahidjun Nur Silfiah Amin Nurmawi Ali Nurul Wakhidah Olii, Nur Ayin T. Pakaya, Mohammad Rivaldi Panigoro, Muhammad Abrar Panigoro, Soraya Pilowani, Nurfadilah K. Ponto, Moh Fais Pontoh, Moh Fais Pontoh, Siti Hajar Mirantia Rahayu Nangsi Paramata Rahayu, Baiq Handiningrat Rahim, Nur Cindi Rahmat Supu Ramlan Mustafa Rauf, Nurain Ria Indriani Ria Indriani Ria Indriani Rifni Mobi Riki Djamalu Rindiani Rajak Rischa Sherliyana Dewi Riska Halid Robiah Adhawiyah Rolianjana, I Putu Siska Ismail Siska Latongko Siswan Y Gaib Siswatiana Rahim Taha Siti Rahmatia Machieu Siti Yuliat Radji Sofyan duda, Felisha Putri Sofyan Duda Felisha putri Sriwahyuni Palia Sriwulanty Rudjua Sry Melisa Ahmad St Aisyah R St. Aisyah R Suangita, Indriyani Harmain Suci Puji Rahma Ahmad Suleman, Maryam Ulfa Supriyo Imran Suroto Suroto Tahala, Sri Indriyanti Tajeb, Widiawati Tamran Suaib Tangkudung, Anggun Juwita Tsamara, Devy Tune, Merlan Wahab, Wanti A. Wawan K Tolinggi Yasin, Aldi Adriansyah Yeri Mahalika Yuliana Bakari Yulista Razak Yuni Listyani Amu Yuriko Boekoesoe Yusuf, Hendrik Zulham Sirajuddin