Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Pelatihan Model-Model Pembelajaran Efektif pada Kurikulum Merdeka pada Guru-Guru di SMPN 3 Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan Yanti Sri Wahyuni; Harisnawati Harisnawati; Yuhelna Yuhelna; Maria Laras Pramesti; Annisa Salsabila
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.156

Abstract

Pengabdian ini dilakukan kepada guru-guru di SMPN 3 Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 05-13 Desember 2025. Tema pengabdian kepada masyarakat ini adalah Pendampingan Pelatihan Model-Model Pembelajaran Efektif pada Kurikulum Merdeka pada Guru-Guru di SMPN 3 Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Penerapan Kurikulum Merdeka cenderung baru sehingga tentu saja pemahaman dan penerapannya membutuhkan waktu, terutama dalam pelaksanaan model-model pembelajaran yang efektif. Dengan metode pengabdian dilakukan dengan dua cara yaitu metode pelatihan dan pendampingan intensif dalam Menyusun perangkat pembelajaran. Hasil dari kegiatan pengabdian ini diharapkan para guru mampu merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pelaksanaan model-model pembelajaran yang efektif di dalam kelas secara berkelanjutan dan meningkatkan mutu proses pembelajaran di SMP Negeri 3 Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan.
Pendampingan Pelatihan Model-Model Pembelajaran Efektif pada Kurikulum Merdeka pada Guru-Guru di SMPN 3 Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan Yanti Sri Wahyuni; Harisnawati Harisnawati; Yuhelna Yuhelna; Maria Laras Pramesti; Annisa Salsabila
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.156

Abstract

Pengabdian ini dilakukan kepada guru-guru di SMPN 3 Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 05-13 Desember 2025. Tema pengabdian kepada masyarakat ini adalah Pendampingan Pelatihan Model-Model Pembelajaran Efektif pada Kurikulum Merdeka pada Guru-Guru di SMPN 3 Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Penerapan Kurikulum Merdeka cenderung baru sehingga tentu saja pemahaman dan penerapannya membutuhkan waktu, terutama dalam pelaksanaan model-model pembelajaran yang efektif. Dengan metode pengabdian dilakukan dengan dua cara yaitu metode pelatihan dan pendampingan intensif dalam Menyusun perangkat pembelajaran. Hasil dari kegiatan pengabdian ini diharapkan para guru mampu merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pelaksanaan model-model pembelajaran yang efektif di dalam kelas secara berkelanjutan dan meningkatkan mutu proses pembelajaran di SMP Negeri 3 Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan.
Perkembangan Sosial Anak pada Keluarga Bercerai di Batuang Taba Fuja Saputra; Nilda Elfemi; Yuhelna Yuhelna
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.1954-1960

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan sosial anak dalam keluarga bercerai di Kelurahan Batuang Taba, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang. Perceraian orang tua berdampak signifikan pada perkembangan sosial anak, karena anak dituntut beradaptasi dengan perubahan struktur keluarga, pola komunikasi, dan hubungan emosional. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hubungan dalam keluarga lebih terbatas, anak lebih dekat dengan ibu, sementara interaksi dengan ayah berkurang; (2) hubungan dengan teman sebaya tetap baik dan menjadi sumber dukungan emosional; (3) anak berusaha mengembangkan disiplin dan kemandirian; (4) kondisi emosional bervariasi dari rasa kecewa hingga resiliensi. Dukungan sekolah, teman sebaya, dan keluarga besar sangat membantu anak melewati masa sulit pasca perceraian. Kesimpulannya, meskipun perceraian membawa dampak emosional yang berat, anak tetap mampu berkembang secara sosial apabila mendapat dukungan yang memadai dari lingkungan terdekat.